Sidak Jelang Lebaran, Wabup Tanjab Barat Cek Harga Pangan dan Transportasi Mudik

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak cepat memastikan stabilitas harga bahan pokok serta kesiapan transportasi mudik.

Wakil Bupati Katamso SA turun langsung melakukan peninjauan ke pasar tradisional dan sejumlah titik layanan transportasi, Selasa (17/3/2026).

Dalam kunjungannya, Wabup didampingi sejumlah pejabat terkait, mulai dari jajaran dinas hingga perwakilan instansi seperti Bulog, BPS, serta Satgas Pangan dari kepolisian.

“Kami ingin memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan stok mencukupi. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan harga,” ujar Katamso.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok di wilayah Tanjung Jabung Barat secara umum masih terkendali. Ketersediaan barang juga dinilai aman meskipun sempat ditemukan keterbatasan stok telur di tingkat pengecer.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah telah menyiapkan solusi dengan mengoptimalkan pasokan dari produksi lokal, termasuk dari peternakan Berkah Madani Farms, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta kandang petelur yang ada di daerah tersebut.

Tak hanya sektor pangan, Wabup juga melakukan inspeksi mendadak ke Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Terpadu di kawasan Pelabuhan Ro-Ro Kuala Tungkal serta Layanan Sarana Dermaga Penyeberangan.

Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas gabungan dalam menghadapi arus mudik jalur laut, yang melibatkan unsur Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, dan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup menegaskan pentingnya pelayanan maksimal dari para penyedia jasa transportasi, terutama terkait ketepatan waktu keberangkatan dan keselamatan penumpang.

“Kami berharap pelayanan transportasi berjalan optimal agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Wabup juga menyerahkan bingkisan kepada petugas yang berjaga di pos pengamanan.

Dengan langkah terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap perayaan Idulfitri 2026 dapat berlangsung lancar, aman, serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.(*)




Sidak Pasar Talang Banjar, Wali Kota Jambi Pastikan Harga Bapok Stabil Jelang Idul Fitri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), terutama Idul Fitri 2026, dalam kondisi aman dan terkendali.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik distribusi pangan pada Senin (9/3/2026).

Sidak dilakukan di Pasar Talang Banjar serta gudang penyimpanan bahan pangan yang berada di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah.

Dalam kegiatan ini turut hadir unsur Forkopimda Kota Jambi, perwakilan Bulog, Badan POM, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Setelah melakukan pengecekan langsung, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pokok penting seperti beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita masih mencukupi.

Harga komoditas tersebut juga terpantau tetap stabil dan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan di lapangan, stok bahan pokok masih tersedia dan harga juga masih sesuai dengan HET,” ujar Maulana.

Meski demikian, pemerintah mencatat adanya kenaikan pada harga beras premium yang saat ini meningkat sekitar 11 persen di pasaran Kota Jambi.

Untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga tersebut, Pemkot Jambi menyiapkan program bantuan cadangan pangan kepada masyarakat guna membantu menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli warga.

Melalui program ini, setiap kepala keluarga akan menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang diperuntukkan untuk kebutuhan selama dua bulan.

“Jumlah penerima bantuan diperkirakan mencapai sekitar 50 ribu kepala keluarga di Kota Jambi,” jelasnya.

Selain beras dan minyak goreng, pemerintah juga menyoroti ketersediaan gula yang mulai terbatas di pasaran.

Hal ini menjadi perhatian karena kebutuhan gula biasanya meningkat menjelang perayaan Idul Fitri.

Menurut Maulana, pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak Bulog untuk memastikan pasokan gula tetap aman.

“Kami sudah melakukan pengecekan ke Bulog dan stok gula sebenarnya masih tersedia. Namun kami juga akan mengusulkan melalui Satgas Pangan agar distribusinya semakin lancar,” katanya.

Saat ini, ketersediaan gula di Kota Jambi tercatat sekitar 30 ribu ton. Pemerintah juga mendorong para produsen agar meningkatkan suplai untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Lebaran.

Dengan kondisi pasokan bahan pokok yang relatif aman, Pemkot Jambi mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Harapan kami masyarakat tetap berbelanja secara wajar sehingga stabilitas harga di pasar tetap terjaga,” pungkas Maulana.(*)




Harga Cabai dan Ayam Naik, Wabup Tanjung Jabung Barat Pastikan Stok Aman

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Katamso melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kuala Tungkal, Rabu (18/2/2026).

Langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan bahan pangan serta menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan.

Wabup Katamso berinteraksi langsung dengan pedagang daging, cabai, beras, telur, hingga minyak goreng. Ia menanyakan kondisi stok, distribusi pasokan, serta perkembangan harga terkini di pasar.

Hasil pemantauan menunjukkan secara umum stok bahan pangan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.

Meski demikian, terjadi fluktuasi harga pada beberapa komoditas seperti cabai merah, telur ayam, dan ayam potong.

“Alhamdulillah, stok kita aman. Ada sedikit kenaikan harga karena meningkatnya permintaan menjelang Ramadan, namun masih wajar secara musiman. Pemerintah daerah akan terus memantau agar tidak terjadi lonjakan yang memberatkan masyarakat,” ujar Wabup Katamso.

Saat ini, harga ayam potong berada di kisaran Rp42.000 per kilogram, masih dianggap terkendali dan tidak mengganggu stabilitas pasar secara umum.

Wabup juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Pemerintah memastikan pasokan bahan pokok tetap lancar dan tersedia.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menyiapkan skema Operasi Pasar Murah di sejumlah titik strategis apabila terjadi kenaikan harga yang signifikan dalam beberapa hari ke depan.

“Kita ingin memastikan umat Muslim di Tanjung Jabung Barat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, tanpa khawatir soal ketersediaan bahan pokok,” tutup Wabup Katamso.

Dengan pemantauan intensif dan koordinasi lintas sektor, pemerintah daerah optimistis stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan 1447 H tetap terjaga.(*)




Antisipasi Lonjakan Harga, Satgas Pangan Muaro Jambi Turun ke Pasar

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menindaklanjuti instruksi langsung Kapolri melalui Kabareskrim Polri serta hasil rapat koordinasi lintas sektor, Tim Saber Perlindungan Pangan bersama Satgas Pangan Kabupaten Muaro Jambi menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sengeti, Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Senin (9/2/2026).

Sidak tersebut bertujuan menginventarisasi berbagai persoalan di pasar sekaligus memantau langsung perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok strategis.

Pengawasan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menjelang meningkatnya permintaan masyarakat pada bulan suci Ramadan.

Kegiatan dipimpin Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H Mahir, dan melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, unsur Forkopimda, serta jajaran Polres Muaro Jambi.

Dari unsur kepolisian, pengawasan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi, AKP Hanafi Dita Utama, S.T.K., S.I.K.

AKP Hanafi menjelaskan, sidak ini merupakan bentuk komitmen Polres Muaro Jambi bersama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga terhadap 10 komoditas pangan strategis.

Salah satu perhatian utama adalah Minyakita, minyak goreng bersubsidi yang wajib dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Minyakita menjadi fokus karena merupakan barang subsidi. Kami sudah memberikan penegasan langsung kepada pedagang agar tidak menjual di atas HET,” ujar AKP Hanafi.

Ia menambahkan, pengawasan ini juga bertujuan mencegah praktik penimbunan, permainan harga, serta memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Tim Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Kabupaten Muaro Jambi menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pedagang yang melanggar aturan, termasuk penimbunan beras, Minyakita, dan komoditas pangan lainnya.

Langkah penegakan hukum ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), serta Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP) berjalan sesuai ketentuan, baik di tingkat produsen maupun konsumen.

Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H Mahir, mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam kegiatan sidak tersebut.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas harga pangan.

“Kami mengapresiasi kolaborasi semua pihak. Pemerintah daerah dan kepolisian berkomitmen menjaga ketersediaan serta kestabilan harga bahan pokok menjelang Ramadan. Jika ditemukan pedagang yang sengaja menimbun atau memainkan harga, tentu akan ada konsekuensi hukum,” tegasnya.

Melalui sinergi antara Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan tenang, tanpa kekhawatiran akan kelangkaan maupun lonjakan harga pangan yang tidak wajar.(*)




Bupati Merangin Sidak Pasar Lereng dan Pasar Bawah, Siapkan Revitalisasi UMKM

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, M. Syukur, melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus meninjau kondisi terkini Pasar Lereng dan Pasar Bawah Bangko, Selasa (13/1).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan pedagang sekaligus merencanakan revitalisasi fasilitas UMKM di wilayah tersebut.

Dalam peninjauannya, Bupati Syukur menyusuri lorong-lorong pasar dan berdialog langsung dengan pedagang kaki lima maupun pemilik kios.

Ia menyoroti sejumlah infrastruktur yang perlu perbaikan, terutama sistem sanitasi dan kebersihan lingkungan pasar.

“Ada beberapa catatan penting, terutama soal saluran pembuangan air yang belum optimal sehingga menyebabkan becek saat hujan. Ini harus segera kita benahi agar masyarakat nyaman berbelanja di sini,” ujar Bupati M. Syukur.

Selain perbaikan drainase dan jalan, Bupati memberikan perhatian khusus pada penataan, ketertiban, dan keindahan pasar serta fasilitas pedagang.

Pemerintah daerah berencana menyediakan gerobak dan meja dagang yang layak dan seragam untuk meningkatkan daya tarik pasar.

“Kita akan data jumlah gerobak dan meja pedagang. Pemerintah akan carikan solusi agar lebih rapi. Namun, saya juga menitipkan pesan kepada pedagang untuk selalu menjaga kebersihan. Jangan buang sampah sembarangan,” tegasnya.

Bupati Syukur juga menekankan strategi untuk menghidupkan kembali Pasar Lereng, yang dinilai memiliki lokasi strategis namun belum terkelola maksimal.

Rencana penataan mencakup area terbuka menjadi ruang publik fungsional dan penyediaan kantong parkir yang lebih teratur.

“Kita ingin Pasar Lereng lebih hidup. Parkirnya akan kita rapikan sehingga akses pengunjung ke lantai atas lebih mudah. Jika fasilitas bersih dan rapi, ekonomi masyarakat akan bergerak lebih cepat,” tambah Bupati.

Kunjungan ini menjadi langkah awal pemerintah Merangin dalam meningkatkan kualitas pasar dan mendukung UMKM, sekaligus memberi pengalaman berbelanja yang lebih nyaman bagi masyarakat.(*)




Harga Cabai Setan dan Cabai Merah Keriting Naik di Pasar Angso Duo , Ini Penyebabnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga cabai setan dan cabai merah keriting mengalami kenaikan di Pasar Tradisional Angso Duo Kota Jambi, menyusul berkurangnya pasokan dari Pulau Jawa.

Hal ini ditemukan dalam pemantauan yang dilakukan oleh Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Jambi pada hari kedua Bulan Ramadan, Minggu (2/3/2025).

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol DR Bambang Yugo Pamungkas, melalui Kasubdit I Indagsi AKBP Hernawan Rizky, menjelaskan bahwa pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kestabilan harga bahan pokok di pasar tradisional selama Bulan Suci Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri mendatang.

“Pada pemantauan hari ini, kami menemukan sedikit kenaikan harga pada cabai setan dan cabai merah keriting. Kenaikan harga cabai merah keriting disebabkan oleh berkurangnya pasokan dari Pulau Jawa,” ungkap AKBP Hernawan Rizky.

Baca juga: Polda Jambi Lakukan Sidak Pasar Tradisional Angso Duo, Harga Bahan Pokok Masih Stabil di Awal Ramadan

Baca juga: Pasar Bedug Kota Jambi Sumbang PAD Rp 110 Juta Rupiah, Tingkatkan Ekonomi UMKM

Berdasarkan hasil pemantauan, harga cabai merah keriting kini mencapai Rp 85.000/kg, sementara harga cabai setan/geprek naik menjadi Rp 120.000/kg.

Adapun harga cabai rawit kampung tetap berada pada angka Rp 40.000/kg, cabai rawit hijau pedas Rp 65.000/kg, dan cabai hijau seharga Rp 20.000/kg.

Sementara itu, harga bahan pokok lainnya di pasar tersebut masih relatif stabil. Seperti harga daging ayam broiler yang dijual seharga Rp 33.000/kg, daging sapi segar Rp 140.000/kg, dan daging beku yang bervariasi antara Rp 98.000/kg hingga Rp 118.000/kg.

Untuk beras, harga juga terpantau stabil dengan beras premium dijual seharga Rp 14.400/kg, beras medium Rp 12.400/kg, serta beberapa merek beras lainnya, seperti merek Naruto dengan harga kemasan 5 kg Rp 76.000, kemasan 10 kg Rp 146.000, dan kemasan 20 kg Rp 290.000.

Baca juga: Waspada! Merangin hingga Tebo Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir Siang Ini

Baca juga: Pemerintah Terapkan Flexible Work Arrangement (FWA) Mulai H-7 Lebaran 2025, Fokus Kelancaran Arus Mudik

Selain itu, komoditas lain seperti minyak sayur, gula pasir, bawang merah, bawang putih, telur ayam, telur bebek, dan telur ayam kampung tidak mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Berikut adalah harga beberapa bahan pokok lainnya di pasar tradisional:

  • Minyak sayur curah: Rp 19.000/liter
  • Gula pasir curah: Rp 18.000/kg
  • Bawang merah: Rp 25.000 – Rp 30.000/kg
  • Bawang putih: Rp 38.000/kg
  • Telur ayam: Rp 1.500 – Rp 1.900/butir
  • Telur bebek: Rp 3.000/butir
  • Telur ayam kampung: Rp 2.500/butir

AKBP Hernawan Rizky menambahkan bahwa pemantauan harga bahan pokok ini akan terus dilakukan oleh Tim Satgas Pangan Polda Jambi sepanjang bulan Ramadhan.

Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada praktik permainan harga atau penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat.

“Tim Satgas Pangan Polda Jambi akan terus memantau harga di pasar tradisional dan memastikan ketersediaan bahan pokok sampai akhir Ramadhan. Kami berharap harga bahan pokok tetap terjangkau dan stabil selama Ramadan,” pungkasnya.

Dengan terus dipantaunya harga bahan pokok, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga yang signifikan.(*)