Comeback Elkan Baggott Langsung Diuji, Duel Panas Lawan Saint Kitts

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — Kembalinya Elkan Baggott ke skuad Timnas Indonesia langsung menghadirkan tantangan berat.

Bek berpostur 196 cm itu diprediksi akan menghadapi ujian fisik saat melawan Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026.

Pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat (27/3) ini diperkirakan menyajikan duel menarik, khususnya di lini pertahanan Indonesia.

Baggott kemungkinan besar akan berhadapan langsung dengan Jordan Bowery, striker berpengalaman yang pernah merumput di berbagai klub Inggris.

Duel udara dan adu fisik diprediksi menjadi sorotan utama dalam laga ini.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai pertandingan ini sebagai ujian penting bagi lini belakang Garuda yang kini dihuni kombinasi pemain diaspora dan talenta lokal.

Menurutnya, pengalaman pemain yang berkarier di Eropa menjadi modal penting untuk menghadapi lawan dengan karakter permainan cepat dan fisik kuat.

Selain Baggott, sektor pertahanan Indonesia juga diperkuat oleh nama-nama seperti Jay Idzes, Justin Hubner, dan Rizky Ridho yang menambah kedalaman skuad.

Di sisi lawan, Saint Kitts and Nevis juga membawa sejumlah pemain yang berkarier di Inggris, termasuk Tyrese Shade yang dikenal memiliki kecepatan dalam serangan balik.

Laga ini menjadi momen penting bagi Baggott setelah hampir dua tahun absen membela timnas.

FIFA Series 2026 pun menjadi panggung pembuktian bagi dirinya untuk kembali menunjukkan kualitas di level internasional.

Tak hanya itu, pertandingan ini juga memiliki arti strategis karena berstatus FIFA Grade A yang berpengaruh terhadap perolehan poin ranking dunia.

Saat ini, Indonesia masih berada di posisi ke-121 dunia dan berpeluang memperbaiki peringkat jika meraih hasil positif.

Dengan duel sengit yang diprediksi terjadi, laga ini tidak hanya menjadi ajang uji coba, tetapi juga kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan perkembangan di kancah internasional.(*)




Jelang Gubernur Cup 2026, FC Koja Luncurkan Logo dan Jersey Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang keikutsertaan dalam Kejuaraan Gubernur Cup 2026 yang digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi, Football Club Kota Jambi (FC Koja) resmi meluncurkan logo dan jersey terbaru.

Acara peluncuran berlangsung pada Kamis malam (8/1/2026) di Teanol Jelutung.

Jersey terbaru FC Koja tampil dengan nuansa elegan melalui perpaduan warna biru, ungu, dan putih.

Kombinasi warna tersebut menghadirkan kesan mewah sekaligus gagah, yang diharapkan mampu membangkitkan semangat juang para pemain saat berlaga di lapangan.

Peluncuran logo dan jersey FC Koja dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang juga menjabat sebagai Manajer FC Koja.

Kehadiran keduanya menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kota Jambi terhadap tim sepak bola kebanggaan daerah menjelang laga perdana Grup C Gubernur Cup 2026.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana memberikan motivasi dan dukungan kepada seluruh pemain dan jajaran pelatih FC Koja yang dijadwalkan menjalani pertandingan pertama pada 14 Januari 2026 melawan United Sarolangun FC.

“Saya yakin FC Koja mampu menjadi juara umum dalam gelaran Gubernur Cup 2026. Kota Jambi pernah menorehkan prestasi tersebut beberapa tahun lalu,” ujar Maulana.

Ia juga menyoroti peran Wakil Wali Kota Jambi sebagai Manajer FC Koja yang dinilai menjadi simbol optimisme dan motivasi kuat bagi tim.

Menurutnya, hal ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam mendorong prestasi olahraga daerah.

“Baru kali ini manajer klub sepak bola Kota Jambi dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota. Ini juga pertama kalinya dilakukan seremoni resmi peluncuran jersey, pemain, dan logo klub,” tambahnya.

Selain itu, Maulana turut menyampaikan apresiasi kepada para sponsor yang telah mendukung FC Koja, di antaranya Taman Wisata Donorejo, Bank 9 Jambi, BPPRD, Amfibi, dan Tuan Kreasi.

Sementara itu, Manajer FC Koja, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi dan seluruh sponsor atas dukungan yang diberikan.

Ia menegaskan bahwa target utama FC Koja pada Gubernur Cup 2026 adalah meraih juara umum.

“Target kita juara umum. Kami melakukan seleksi ketat pemain dan menjalani latihan intensif dengan dukungan pelatih yang kompeten. Pelatih FC Koja merupakan mantan pemain Timnas Indonesia, Saktiawan Sinaga,” jelas Diza.

Ia berharap para pemain mampu memberikan performa terbaik demi mengharumkan nama Kota Jambi.

“Jika berhasil meraih juara umum, tentu akan ada apresiasi yang diberikan,” tambahnya singkat.

Dalam ajang tahunan ini, FC Koja diperkuat oleh 22 pemain beserta jajaran pelatih dan asisten pelatih.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Jambi, FC Koja optimistis target prestasi dapat tercapai dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Jambi di bidang olahraga.(*)




Dibayar US$40 Ribu per Bulan, Ini Alasan PSSI Pilih John Herdman

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia langsung menarik perhatian publik.

Terutama terkait besaran gaji yang diterimanya. Sejumlah media internasional melaporkan pelatih asal Inggris tersebut akan menerima bayaran sekitar US$40 ribu per bulan.

Angka yang dinilai lebih rendah, dibandingkan pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert.

Meski demikian, PSSI menegaskan bahwa nilai kontrak bukan tolok ukur utama.

Rekam jejak Herdman yang pernah membawa tim nasional putra dan putri ke Piala Dunia justru menjadi pertimbangan terbesar dalam penunjukan ini.

PSSI secara resmi mengumumkan Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Sekaligus menandai dimulainya era baru sepak bola nasional pasca perjalanan Garuda di Piala Dunia 2026.

Kontrak Hingga 2027, Ada Opsi Perpanjangan

Dalam keterangan resmi, PSSI tidak mengungkap secara detail durasi dan nilai kontrak Herdman.

Namun laporan dari media luar negeri menyebutkan bahwa Herdman dikontrak hingga 2027.

Mengikuti masa kepemimpinan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dengan opsi perpanjangan hingga 2030.

Selain menangani Timnas Indonesia senior, Herdman juga akan bertanggung jawab atas Timnas U-23, sebagai bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan PSSI.

“PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia. Kehadirannya menandai era baru sepak bola nasional. Herdman adalah pelatih dengan pengalaman membawa tim ke Piala Dunia,” tulis PSSI melalui pernyataan resminya.

Rekam Jejak Jadi Jaminan Kualitas

Meski menerima gaji yang relatif lebih rendah, Herdman memiliki reputasi global.

Ia tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional pria dan wanita dari satu negara lolos ke Piala Dunia.

Ia sukses menangani Timnas Wanita Kanada pada periode 2011–2018, dengan prestasi dua medali perunggu Olimpiade serta perempat final Piala Dunia Wanita 2015.

Setelah itu, ia membawa Timnas Pria Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian selama 36 tahun.

PSSI menilai pengalaman tersebut sejalan dengan visi jangka panjang pengembangan Timnas Indonesia.

Agenda Perdana Bersama Timnas Indonesia

Setelah penunjukan resmi ini, Herdman langsung dihadapkan pada agenda padat.

Tugas perdananya adalah memimpin Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Matchday 23–31 Maret 2026.

Selanjutnya, ia akan menangani Timnas Indonesia pada agenda FIFA bulan Juni, September, Oktober, dan November.

Serta memimpin skuad Garuda di Piala AFF 2026 yang dijadwalkan bergulir mulai 25 Juli 2026.(*)




Profil John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia Berpengalaman Piala Dunia

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, menandai dimulainya babak baru sepak bola nasional pasca keberhasilan skuad Garuda tampil di Piala Dunia 2026 di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert.

Pengumuman tersebut disampaikan PSSI pada Sabtu, 3 Januari 2026.

tidak mengungkap secara rinci nilai maupun durasi kontrak, kehadiran pelatih asal Inggris ini dinilai sebagai langkah strategis jangka panjang dalam pembangunan tim nasional.

Sejumlah laporan media internasional menyebutkan Herdman dikontrak hingga 2027, mengikuti masa kepemimpinan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dengan opsi perpanjangan hingga 2030.

Gaji Herdman disebut berada di kisaran US$40 ribu per bulan, lebih rendah dibandingkan pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert.

Rekam Jejak John Herdman Jadi Alasan Utama

PSSI menilai Herdman bukan sekadar pelatih biasa.

Ia memiliki reputasi global sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia.

“PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia. Penunjukan ini menandai era baru sepak bola nasional. Herdman adalah arsitek berpengalaman yang telah membawa tim ke panggung Piala Dunia,” tulis PSSI dalam pernyataan resminya.

Karier Herdman mencuat saat menangani Timnas Wanita Kanada pada periode 2011–2018.

Di bawah asuhannya, Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade (2012 dan 2016) serta mencapai perempat final Piala Dunia Wanita 2015.

Kesuksesan itu berlanjut ketika ia dipercaya melatih Timnas Pria Kanada, yang berhasil lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian selama 36 tahun.

Tangani Timnas Senior hingga U-23

Dalam struktur kepelatihan baru, Herdman tidak hanya bertanggung jawab atas Timnas Indonesia senior.

Tetapi juga akan menangani Timnas U-23, guna memastikan kesinambungan pembinaan pemain dari level usia muda ke tim utama.

PSSI menegaskan bahwa, pendekatan Herdman yang berbasis mentalitas, disiplin, dan identitas permainan menjadi nilai tambah penting bagi sepak bola Indonesia.

“Rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini. Ia memiliki pengalaman nyata membangun tim dari fondasi hingga mampu bersaing di level tertinggi,” lanjut pernyataan PSSI.

Agenda Perdana John Herdman Bersama Timnas Indonesia

Setelah kegagalan melaju ke fase lanjutan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani sejumlah agenda internasional sepanjang tahun ini.

Tugas pertama Herdman adalah memimpin Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Matchday 23–31 Maret 2026.

Setelah itu, ia akan memimpin skuad Garuda pada kalender FIFA bulan Juni, September, Oktober, dan November, serta menghadapi Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026.

PSSI berharap kehadiran John Herdman mampu membawa stabilitas, identitas permainan yang jelas, serta konsistensi prestasi Timnas Indonesia di level Asia dan dunia.(*)




Rizky Ridho hingga Kevin Diks Masuk Nominasi Pemain Terbaik PSSI Awards 2026

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PSSI resmi mengumumkan daftar kandidat Pemain Terbaik pada ajang PSSI Awards 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan pada Kamis (25/12/2025), dengan lima pemain masuk nominasi untuk memperebutkan penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola nasional.

Kelima pemain yang terpilih dinilai tampil menonjol sepanjang periode penilaian, baik bersama klub masing-masing maupun saat membela Timnas Indonesia.

Mereka adalah Rizky Ridho, Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Yakob Sayuri.

Rizky Ridho menjadi salah satu kandidat terkuat berkat performa konsisten dan kepemimpinannya di lini pertahanan Timnas Indonesia.

Bek berusia 24 tahun tersebut juga memegang peran krusial bersama Persija Jakarta di kompetisi domestik.

Nama Jay Idzes turut menghiasi daftar nominasi setelah dipercaya mengenakan ban kapten Timnas Indonesia sejak tahun lalu.

Pemain berusia 25 tahun itu kini berkarier di Serie A Italia bersama Sassuolo, menambah nilai plus dalam penilaian.

Calvin Verdonk juga masuk nominasi berkat kemampuannya bermain di berbagai posisi.

Pemain LOSC Lille itu kerap mengisi peran sebagai bek kiri, bek tengah kiri, hingga gelandang, dan menjadi salah satu andalan Timnas Indonesia.

Sementara itu, Kevin Diks menjadi representasi Indonesia yang tampil di Bundesliga bersama Borussia Monchengladbach.

Pengalaman serta konsistensinya bermain di level tertinggi Eropa membuat namanya layak diperhitungkan dalam perebutan gelar pemain terbaik.

Yakob Sayuri melengkapi daftar kandidat setelah menunjukkan performa impresif sebagai pemain serbabisa.

Pemain Malut United tersebut mampu bermain sebagai bek sayap maupun penyerang sayap dengan kontribusi nyata bagi timnya.

Pemenang kategori Pemain Terbaik PSSI Awards 2026 akan ditentukan melalui mekanisme voting terbuka.

Proses pemungutan suara dijadwalkan mulai dibuka pada 6 Januari 2026 melalui situs resmi PSSI.

Secara keseluruhan, PSSI Awards 2026 akan mempertandingkan 17 kategori penghargaan.

Sembilan kategori masuk dalam kelompok performance awards yang ditentukan melalui voting publik.

Kategori performance awards mencakup pemain terbaik pria dan wanita, penjaga gawang terbaik pria dan wanita, pemain muda terbaik pria dan wanita, gol terbaik, assist terbaik, serta penyelamatan terbaik.

Selain itu, terdapat delapan kategori special recognition awards yang pemenangnya ditentukan langsung oleh internal PSSI tanpa melalui voting.

Kategori ini meliputi wasit terbaik, asisten wasit terbaik, legenda sepak bola, Asprov terbaik, pembinaan usia muda terbaik, program pengembangan sepak bola terbaik, suporter terbaik, serta sosok di balik jersey terbaik.((*)_




Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026, untuk Pencinta Sepak Bola Indonesia

SEPUCUKJAMBI.ID – Kompetisi BRI Super League 2025/2026, kasta tertinggi sepak bola Indonesia, resmi digelar dengan diikuti 18 klub.

Termasuk tiga tim promosi, yakni PSIM Yogyakarta, Persijap Jepara, dan Bhayangkara FC. Meskipun berstatus tim promosi.

Ketiga klub ini tampil agresif di bursa transfer untuk menghadirkan skuad kompetitif.

Dewa United menjadi salah satu tim yang patut diwaspadai musim ini.

Setelah menjadi runner-up pada musim 2024/2025, Dewa United menargetkan gelar juara dengan mendatangkan pemain bermental juara seperti Nick Kuipers, Stefano Lilipaly, dan Edo Febriansah.

Bali United juga memulai musim dengan wajah baru.

Posisi pelatih kepala yang sebelumnya dipegang Stefano Cugura kini digantikan Johnny Jansen, pelatih asal Belanda dengan pengalaman panjang di negaranya.

Berikut jadwal lengkap pertandingan BRI Super League musim 2025/2026:

Jadwal Pekan ke-14 BRI Super League

Kamis, 27 November 2025

  • PSBS Biak vs Persijap Jepara – 15.30 WIB

  • Persik Kediri vs Semen Padang – 19.00 WIB

Jumat, 28 November 2025

  • Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya – 15.30 WIB

  • Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta – 19.00 WIB

Sabtu, 29 November 2025

  • Malut United FC vs Arema FC – 13.30 WIB

  • Dewa United FC vs Persita – 15.30 WIB

  • Persis Solo vs PSM Makassar – 19.00 WIB

Minggu, 30 November 2025

  • Borneo FC vs Bali United FC – 15.30 WIB

  • Madura United vs Persib Bandung – 19.00 WIB

Jadwal Pekan ke-15 BRI Super League

Jumat, 5 Desember 2025

  • Persib Bandung vs Borneo FC – 19.00 WIB

Sabtu, 6 Desember 2025

  • PSM Makassar vs Persebaya Surabaya – 19.00 WIB

Minggu, 14 Desember 2025

  • Malut United FC vs Persib Bandung – 13.30 WIB

Sabtu, 20 Desember 2025

  • Dewa United Banten FC vs Persis Solo – 15.30 WIB

  • Persebaya Surabaya vs Borneo FC – 19.00 WIB

Minggu, 21 Desember 2025

  • PSM Makassar vs Malut United FC – 15.30 WIB

  • Persita vs Persik Kediri – 15.30 WIB

  • Persib Bandung vs Bhayangkara FC – 19.00 WIB

Senin, 22 Desember 2025

  • PSBS Biak vs Bali United FC – 15.30 WIB

  • Semen Padang FC vs Persija Jakarta – 19.00 WIB

Selasa, 23 Desember 2025

  • Arema FC vs Madura United FC – 15.30 WIB

  • Persijap Jepara vs PSIM Yogyakarta – 19.00 WIB

Jadwal Pekan ke-16 BRI Super League

Sabtu, 3 Januari 2026

  • Borneo FC Samarinda vs PSM Makassar – 15.30 WIB

  • Persija Jakarta vs Persijap Jepara – 15.30 WIB

  • Madura United FC vs Persebaya Surabaya – 19.00 WIB

Minggu, 4 Januari 2026

  • Persis Solo vs Persita – 15.30 WIB

  • PSIM Yogyakarta vs Semen Padang FC – 15.30 WIB

  • Malut United FC vs PSBS Biak – 19.00 WIB

  • Bali United FC vs Arema FC – 19.00 WIB

Senin, 5 Januari 2026

  • Bhayangkara FC vs Dewa United FC – 15.30 WIB

  • Persik Kediri vs Persib Bandung – 19.00 WIB




Timnas Indonesia U-22 Hadapi Mali U-22: Uji Coba Berat Jelang SEA Games 2025

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Indonesia U-22 mendapat tantangan berat dari Timnas Mali U-22 dalam dua laga uji coba di Stadion Pakansari, Bogor.

Mali bukan sekadar tim muda, tetapi skuad bertalenta dengan mayoritas pemain yang berkarier di kompetisi Eropa.

Pertemuan ini menjadi ajang penting untuk mengukur perkembangan pemain muda Indonesia jelang agenda internasional.

Skuad Mali datang dengan kepercayaan diri tinggi.

Mereka membawa sejumlah pemain yang tampil reguler di liga-liga kompetitif Eropa, termasuk gelandang Manchester United, Sekou Kone.

Namun, pelatih Mali U-22, Fousseni Diawara, menegaskan bahwa fokus utama timnya bukan sekadar mengandalkan pemain bintang, melainkan membangun fondasi kolektif yang solid untuk masa depan.

Dua pertandingan pada Sabtu (15/11/2025) dan tiga hari setelahnya akan menjadi ruang eksperimen bagi kedua tim.

Indonesia U-22 ingin memaksimalkan keuntungan tampil di kandang sebagai persiapan menuju SEA Games 2025/

Sedangkan Mali U-22 membawa misi jangka panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Kedatangan Mali U-22 ke Indonesia bukan hanya untuk unjuk kualitas individu pemain. Pelatih Diawara menegaskan bahwa timnya mengutamakan pembentukan karakter dan identitas bermain.

“Ada pemain kami yang bermain untuk Manchester United dan kapten yang bermain di Brest,” kata dia.

“Namun fokus kami adalah menciptakan kelompok dengan identitas kolektif yang kuat,” ujar Diawara dalam konferensi pers di Jakarta.

Diawara melihat dua laga uji coba ini sebagai bagian dari proses panjang untuk melahirkan generasi baru sepak bola Mali yang mampu bersaing di level global.

“Tujuannya adalah membangun tim U-23 yang kuat dan mendorong kemajuan generasi baru,” tegasnya.

Dengan materi pemain yang ditempa di Eropa, Mali U-22 disiapkan menjadi fondasi tim U-23 yang akan mengejar tiket Olimpiade 2028.

Meski demikian, Diawara tetap menekankan pentingnya kekuatan mental dan kekompakan tim sebagai kunci keberhasilan masa depan mereka.(*)




Timnas Indonesia Segera Punya Pelatih Baru, PSSI Tunggu Waktu yang Tepat

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan akan menetapkan pelatih baru Timnas Indonesia sebelum agenda FIFA Match Day (FMD) pada Maret 2026.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menyampaikan hal itu saat menghadiri turnamen mini soccer antar media bertajuk Media Cup 2025 di Pendekar Goozone Mini Soccer, Cibis, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025).

“FIFA Matchday berikutnya kan Maret. Sekarang yang November dipakai untuk tim U-22 SEA Games. Jadi kebutuhan kita nanti di Maret. Kita cari dulu (pelatihnya). Seperti kata Pak Ketum PSSI, kita harus memperbaiki dulu citra di luar karena banyak yang bully terhadap mantan pelatih,” ujar Arya.

Arya menjelaskan, keputusan memilih pelatih baru sebelum Maret 2026 dilakukan agar proses berjalan tenang dan matang.

“Kalau mau memilih sesuatu, jangan pas lagi bahagia-bahagianya, jangan juga pas lagi sebel-sebelnya. Jadi pilih saat tenang, supaya objektif,” tambahnya.

Setelah Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, suasana sepak bola nasional disebut masih panas.

Indonesia tersingkir di babak kualifikasi putaran keempat setelah kalah dari Arab Saudi (2–3) dan Irak (0–1).

Kegagalan itu membuat PSSI memutus kerja sama dengan pelatih kepala Patrick Kluivert dan jajaran tim asal Belanda, seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, serta Gerald Vanenburg.

Arya menegaskan hingga kini belum ada rapat resmi Exco PSSI yang membahas pelatih baru.

“Kalau ada isu katanya Exco sudah setuju atau tidak setuju, itu nggak benar. Rapat aja belum ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, Ketua Umum PSSI dan Direktur Teknik kini sedang mengumpulkan daftar calon pelatih.

Setelah itu, hasilnya akan dibahas bersama dalam rapat Exco untuk diputuskan secara resmi.

“Pak Ketum sudah komunikasi dengan Direktur Teknik. Mereka lagi kumpulkan nama pelatih dulu, nanti baru dibawa ke rapat Exco untuk diputuskan,” jelas Arya.

Dengan demikian, publik diperkirakan baru akan mengetahui siapa pelatih baru Timnas Indonesia pada awal 2026 sebelum skuad Garuda kembali berlaga di FIFA Matchday 23–31 Maret 2026.(*)




Piala AFF U-23 2025 Digelar di Jakarta dan Bekasi, Berikut Jadwalnya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID -Piala AFF U-23 2025 dipastikan akan digelar di dua stadion megah Indonesia, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta dan Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi.

Turnamen bergengsi A sia Tenggara untuk kelompok usia muda ini dijadwalkan berlangsung dari 15 hingga 31 Juli 2025.

Informasi resmi tersebut disampaikan oleh PSSI melalui situs resminya, Sabtu (19/4). Selain mengumumkan venue, PSSI juga memastikan bahwa proses drawing Piala AFF U-23 2025 akan dilangsungkan pada 30 Mei 2025 di Jakarta.

“Proses drawing Mandiri ASEAN U-23 Championship 2025 akan dilakukan pada Jumat (30 Mei) mendatang di Jakarta,” tulis PSSI.

Sebanyak 12 negara dipastikan ambil bagian dalam turnamen ini dan akan dibagi ke dalam tiga grup.

Penunjukan GBK dan Stadion Patriot sebagai venue merupakan langkah strategis PSSI dalam menunjukkan kesiapan infrastruktur sepak bola nasional.

Ajang ini juga akan menjadi debut Gerald Vanenburg sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-23, yang sebelumnya menjadi runner-up dalam Piala AFF U-23 2023 usai kalah dari Vietnam melalui adu penalti.

Sebelumnya, PSSI sempat mempertimbangkan Stadion Gelora Delta Sidoarjo untuk menjadi tuan rumah.

Namun kini stadion tersebut dipersiapkan untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang rencananya akan berlangsung 1-9 September 2025.

Tak hanya itu, tahun ini PSSI juga telah mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk beberapa turnamen lain seperti:

  • ASEAN U-16 Girls Championship 2025 (akan digelar di Semarang, Kudus, dan Pati)

  • Kualifikasi Piala Asia U-17 Putri 2026 (direncanakan berlangsung di Kudus)

PSSI juga menyatakan bahwa keputusan resmi terkait tuan rumah Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 akan diumumkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada akhir April 2025, sedangkan proses drawing kualifikasi akan dilakukan pada Juni 2025.(*)




Jelang Duel Kontra Korea Utara, Timnas U-17 Digenjot Perbaikan Passing dan Taktik

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Indonesia U-17 terus melakukan pembenahan jelang duel krusial melawan Korea Utara di perempat final Piala Asia U-17 2025. Meskipun tampil impresif di fase grup dengan tiga kemenangan beruntun, pelatih Nova Arianto mengakui bahwa performa anak asuhnya masih belum sempurna.

Dalam evaluasi internal, Nova menyoroti dua hal utama yang harus dibenahi: akurasi passing dan pengambilan keputusan di lapangan.

“Evaluasi memang sudah kita lakukan. Kita lihat masalah terbesar masih soal passing dan pengambilan keputusan. Saat lawan Afghanistan, banyak momen di mana pemain terlambat mengambil keputusan,” ujar Nova dalam wawancara yang dirilis oleh PSSI.

Menurut Nova, masalah pengambilan keputusan seperti kapan harus menembak dan kapan harus mengoper, menjadi krusial di level pertandingan seperti ini.

“Eksekusi bola penting: kapan harus shooting, kapan harus passing. Mudah-mudahan dalam dua hari ini kita bisa maksimalkan latihan, dan lawan Korea Utara nanti pemain bisa tampil lebih baik,” tambahnya.

Lawan yang akan dihadapi bukan tim sembarangan. Korea Utara U-17 dikenal punya kualitas permainan solid dan kekuatan fisik yang konsisten.

“Mereka tim kuat dengan kualitas bagus. Tapi kita akan fight untuk bisa lolos ke semifinal,” tegas Nova.

Pertandingan ini akan menjadi penentu langkah Garuda Asia ke babak semifinal, di mana mereka akan berhadapan dengan pemenang dari laga antara Uzbekistan vs Uni Emirat Arab.

Dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, Timnas U-17 diharapkan mampu mengukir sejarah dan terus melaju di ajang bergengsi ini.