Siapa Julian Quinones? Penyerang Meksiko yang Cetak Gol Pertama Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Panggung Piala Dunia 2026 akhirnya resmi dibuka.

Namun sebelum turnamen berjalan lebih jauh, satu nama sudah lebih dulu mencuri sorotan dunia.

Julian Quinones menjadi pemain pertama yang mencatatkan namanya di papan skor edisi kali ini sekaligus mengawali sejarah baru turnamen sepak bola terbesar di planet ini.

Momen bersejarah itu tercipta saat Timnas Meksiko menghadapi Afrika Selatan dalam laga pembuka Grup A yang berlangsung di Stadion Azteca, Mexico City, Jumat 12 Juni 2026 dini hari WIB.

Bermain di hadapan lautan pendukung sendiri, El Tri tampil agresif sejak menit awal dan langsung mendapatkan hasil pada menit kesembilan.

Quinones sukses memanfaatkan peluang di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dijangkau kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams.

Bola bersarang di gawang dan seketika membuat Stadion Azteca bergemuruh.

Gol tersebut bukan sekadar membuka keunggulan Meksiko.

Catatan itu juga menempatkan Quinones sebagai pencetak gol pertama di Piala Dunia 2026, sebuah status yang akan selalu tercatat dalam sejarah kompetisi.

Keberhasilan tersebut semakin melengkapi performa impresif sang penyerang dalam dua musim terakhir.

Datang ke Piala Dunia dengan kepercayaan diri tinggi, Quinones berstatus sebagai salah satu penyerang paling produktif yang tampil di turnamen ini setelah menyabet gelar top skor Liga Pro Arab Saudi musim 2025/2026.

Perjalanan Quinones menuju titik ini juga terbilang unik.

Lahir di Kolombia, pemain berusia 29 tahun tersebut kemudian memilih membela Timnas Meksiko setelah menyelesaikan proses naturalisasi.

Keputusan yang sempat menjadi perbincangan itu kini terbukti memberikan dampak besar bagi El Tri.

Dalam beberapa tahun terakhir, Quinones menjelma sebagai sosok penting di lini depan Meksiko.

Kontribusinya turut membantu tim meraih sejumlah prestasi di kawasan CONCACAF, termasuk gelar Nations League dan Piala Emas.

Sebelum merumput di Arab Saudi, namanya lebih dulu dikenal publik sepak bola Amerika Utara berkat ketajamannya bersama Atlas dan Club America di Liga MX.

Konsistensi mencetak gol membuatnya menjadi salah satu striker paling berbahaya di kompetisi tersebut.

Pada musim 2023/2024, Quinones mencatatkan 18 gol bersama Club America. Produktivitas itu menjadi titik balik yang membuka jalan menuju karier internasional yang lebih besar.

Hingga akhirnya mengantarkannya tampil sebagai salah satu tokoh utama pada malam pembukaan Piala Dunia 2026.

Meski turnamen masih sangat panjang, Julian Quinones telah memastikan satu hal: namanya akan selalu dikenang sebagai pemain yang membuka keran gol Piala Dunia 2026.(*)




Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Meksiko vs Afrika Selatan Buka Turnamen, Korea Selatan Tantang Republik Ceko

SEPUCUKJAMBI.ID – Penantian pecinta sepak bola dunia akhirnya berakhir.

Piala Dunia 2026 resmi dimulai pada Jumat 12 Juni 2026 dini hari WIB dengan dua pertandingan pembuka yang langsung menyita perhatian publik internasional.

Sorotan utama tertuju pada duel tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan dalam laga pembuka Grup A yang akan berlangsung di Mexico City Stadium.

Pertandingan dijadwalkan kick-off pukul 02.00 WIB dan menjadi penanda dimulainya edisi terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia.

Atmosfer pertandingan diprediksi berlangsung panas. Bermain di depan puluhan ribu pendukung sendiri, Meksiko mengusung target meraih kemenangan perdana untuk membuka jalan menuju fase gugur.

Di sisi lain, Afrika Selatan datang dengan ambisi mencuri poin dan menciptakan kejutan pada laga yang akan disaksikan jutaan pasang mata di seluruh dunia.

Ulangan Laga Pembuka Piala Dunia 2010

Pertandingan ini menghadirkan cerita menarik. Meksiko dan Afrika Selatan pernah bertemu dalam laga pembuka Piala Dunia 2010 saat turnamen berlangsung di Johannesburg.

Kala itu, kedua tim bermain imbang 1-1 dalam pertandingan yang dikenang lewat gol spektakuler Siphiwe Tshabalala.

Kini, 16 tahun kemudian, kedua negara kembali dipertemukan di partai pembuka, menjadikannya salah satu duel paling menarik pada hari pertama kompetisi.

Piala Dunia Terbesar Sepanjang Sejarah

Piala Dunia 2026 mencatat sejarah baru bagi sepak bola dunia. Untuk pertama kalinya FIFA memperluas jumlah peserta menjadi 48 negara.

Turnamen ini juga menjadi edisi pertama yang digelar bersama oleh tiga negara, yakni Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

Sebanyak 104 pertandingan akan dimainkan hingga partai final yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026.

Format baru tersebut membuat persaingan diprediksi semakin ketat dengan lebih banyak negara yang berpeluang menciptakan kejutan.

Korea Selatan dan Republik Ceko Lengkapi Persaingan Grup A

Setelah laga pembuka selesai, perhatian beralih ke pertandingan kedua Grup A yang mempertemukan Korea Selatan melawan Republik Ceko.

Pertandingan tersebut akan digelar di Guadalajara Stadium pada pukul 09.00 WIB.

Hasil laga ini akan menentukan peta awal persaingan Grup A dan melengkapi klasemen sementara di hari pertama turnamen.

Bagi Korea Selatan maupun Republik Ceko, kemenangan akan menjadi modal penting untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini

Jumat, 12 Juni 2026

Grup A

  • Meksiko vs Afrika Selatan
    Mexico City Stadium, Mexico City
    Kick-off 02.00 WIB

Grup A

  • Korea Selatan vs Republik Ceko
    Guadalajara Stadium, Guadalajara
    Kick-off 09.00 WIB

Kedua pertandingan dijadwalkan disiarkan langsung melalui TVRI dan TVRI Sport.

Dengan dimulainya dua laga tersebut, perjalanan panjang menuju trofi paling bergengsi dalam sepak bola resmi dimulai.

Seluruh mata dunia kini tertuju ke Amerika Utara untuk menyaksikan siapa yang akan menjadi raja sepak bola dunia berikutnya.(*)




Ulangan Duel Bersejarah 2010, Afrika Selatan Kembali Bertemu Meksiko

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Afrika Selatan tidak punya banyak waktu untuk beradaptasi di Piala Dunia 2026.

Bafana Bafana langsung dihadapkan pada ujian berat saat menghadapi tuan rumah Meksiko pada pertandingan pembuka turnamen paling bergengsi di dunia tersebut.

Laga yang akan menjadi pembuka resmi Piala Dunia 2026 itu juga menjadi momen bersejarah bagi Afrika Selatan yang kembali tampil di putaran final Piala Dunia di luar kandang untuk pertama kalinya sejak edisi 2002.

Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, menyadari timnya akan menghadapi tekanan besar.

Selain berstatus tuan rumah, Meksiko datang dengan modal impresif dan dukungan puluhan ribu suporter yang diprediksi memenuhi stadion.

Karena itu, seluruh fokus persiapan Afrika Selatan kini diarahkan untuk menghadapi El Tri.

“Kami tahu apa yang harus dilakukan ketika Meksiko menguasai bola dan ketika kami memegang penguasaan bola. Semua persiapan kami difokuskan untuk pertandingan ini,” kata Broos.

Meksiko Datang dengan Modal Mentereng

Afrika Selatan menghadapi lawan yang sedang berada dalam performa terbaiknya.

Meksiko menyapu bersih seluruh pertandingan pemanasan menjelang Piala Dunia, termasuk kemenangan telak 5-1 atas Serbia.

Tidak hanya itu, Meksiko juga memiliki rekor kandang yang mengesankan.

Mereka belum pernah kalah dalam tujuh pertandingan Piala Dunia yang dimainkan di stadion yang akan menjadi venue laga pembuka tersebut.

Faktor tuan rumah menjadi keuntungan tambahan yang membuat Meksiko masuk daftar favorit untuk melaju jauh di turnamen ini.

Broos bahkan mengakui kualitas tim asuhan Meksiko tidak hanya bertumpu pada pemain bintang, tetapi juga kekuatan kolektif yang membuat mereka sulit dikalahkan.

“Mereka tim yang sangat bagus, memiliki banyak pergerakan dan sangat solid. Anda bisa melihat mereka benar-benar memiliki ambisi besar untuk menjadi juara dunia,” ujarnya.

Ulangan Bersejarah dari Piala Dunia 2010

Pertandingan ini juga menghadirkan catatan unik dalam sejarah Piala Dunia.

Afrika Selatan dan Meksiko pernah bertemu pada laga pembuka Piala Dunia 2010 saat turnamen digelar di Afrika Selatan.

Kala itu, pertandingan berakhir imbang 1-1 dan menjadi salah satu laga pembuka paling dikenang karena gol spektakuler Siphiwe Tshabalala.

Kini, 16 tahun berselang, kedua negara kembali dipertemukan dalam laga pembuka, sebuah situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam format pertandingan pembuka tunggal Piala Dunia.

Afrika Selatan Bidik Kejutan

Meski tidak diunggulkan, Afrika Selatan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil konsisten sepanjang babak kualifikasi zona Afrika.

Mereka berhasil finis sebagai juara grup, unggul atas Nigeria, dan hanya sekali kalah di lapangan selama fase kualifikasi.

Catatan tersebut menjadi modal penting bagi Broos untuk menanamkan keyakinan kepada skuadnya bahwa peluang menciptakan kejutan tetap terbuka.

Namun tugas mereka tidak akan mudah. Selain Meksiko, Afrika Selatan juga harus menghadapi Korea Selatan dan Republik Ceko dalam persaingan Grup A.

“Kami harus tampil di level terbaik jika ingin mendapatkan hasil positif. Meksiko adalah tim yang sangat lengkap,” kata Broos.

Ia menegaskan para pemainnya harus tetap disiplin menjalankan rencana permainan dan tidak terpengaruh atmosfer stadion yang dipastikan akan berpihak penuh kepada tuan rumah.

“Yang terpenting bagi kami adalah tetap fokus pada strategi dan tidak memikirkan apa yang terjadi di tribun,” tegasnya.

Hasil pertandingan melawan Meksiko diyakini akan menjadi penentu arah perjalanan Afrika Selatan di Piala Dunia 2026.

Jika mampu mencuri poin, peluang Bafana Bafana untuk mencatat sejarah dengan lolos dari fase grup untuk pertama kalinya akan semakin terbuka.(*)




Ditolak Masuk Amerika, Wasit Terbaik Afrika Terpaksa Kembali ke Turki

SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden FIFA Gianni Infantino angkat bicara terkait penolakan masuk yang dialami wasit asal Somalia, Omar Artan, oleh otoritas imigrasi Amerika Serikat.

Insiden tersebut memunculkan pertanyaan baru mengenai kesiapan negara tuan rumah dalam menjamin kelancaran mobilitas pelaku sepak bola internasional menjelang berbagai turnamen besar FIFA.

Omar Artan yang dikenal sebagai salah satu wasit terbaik Afrika dan calon wasit pertama Somalia yang berpeluang memimpin pertandingan Piala Dunia, dilaporkan gagal memasuki wilayah Amerika Serikat meski telah tiba di Bandara Internasional Miami.

Menanggapi kejadian itu, Gianni Infantino menyampaikan penyesalannya dan memastikan FIFA tengah berupaya mencari solusi bersama pihak terkait.

“Sangat disayangkan apa yang terjadi kepada Omar Artan dari Somalia,” kata Infantino dalam konferensi pers di Mexico City.

Meski demikian, Infantino meminta publik tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Ia menegaskan FIFA terus berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami tidak bisa mengendalikan semua hal. Namun kami akan berdiskusi, berbicara dengan pihak terkait, dan berupaya menemukan jalan keluar terbaik,” ujarnya.

Wasit Berprestasi yang Ditolak Masuk

Kasus ini menjadi perhatian karena Omar Artan bukan sosok biasa di dunia sepak bola Afrika.

Pada 2025, ia dinobatkan sebagai wasit terbaik versi Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) dan digadang-gadang menjadi wasit Somalia pertama yang memimpin laga Piala Dunia.

Namun perjalanan karier tersebut sempat terganggu setelah petugas imigrasi Amerika Serikat menolak akses masuknya.

Artan mengaku telah membawa seluruh dokumen perjalanan yang dibutuhkan sesuai prosedur.

Meski demikian, status Somalia yang masuk dalam daftar negara dengan pembatasan perjalanan ke Amerika Serikat disebut menjadi salah satu faktor yang mempersulit proses masuknya ke negara tersebut.

Akibat keputusan tersebut, Artan terpaksa kembali ke Istanbul, Turki, setelah tidak diizinkan melanjutkan aktivitasnya di Amerika Serikat.

Bukan Kasus Pertama

Penolakan terhadap Omar Artan bukan menjadi satu-satunya kasus yang terjadi menjelang berbagai agenda sepak bola internasional di Amerika Serikat.

Sebelumnya, sejumlah suporter, fotografer tim, hingga personel pendukung dari beberapa negara juga dilaporkan mengalami kendala visa maupun penolakan masuk ke wilayah AS.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan pengamat sepak bola internasional, mengingat Amerika Serikat akan menjadi salah satu tuan rumah berbagai kompetisi besar FIFA dalam beberapa tahun mendatang, termasuk Piala Dunia.

Otoritas AS Beri Penjelasan

Menanggapi polemik tersebut, juru bicara Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat menyatakan bahwa Omar Artan telah menjalani proses pemeriksaan tambahan saat tiba di Miami.

Namun pihak berwenang belum merinci alasan spesifik yang menyebabkan wasit asal Somalia tersebut akhirnya tidak diizinkan masuk ke negara itu.

Kasus ini kini menjadi perhatian FIFA karena menyangkut akses dan mobilitas perangkat pertandingan internasional yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola global.

Di tengah upaya FIFA memperluas inklusivitas sepak bola dunia, insiden yang menimpa Omar Artan dinilai menjadi ujian tersendiri bagi koordinasi antara organisasi olahraga internasional dan kebijakan imigrasi negara tuan rumah.(*)




Pulisic hingga Arda Guler, Inilah Kekuatan Empat Tim di Grup D Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan di Grup D Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sengit.

Empat negara yang menghuni grup ini, yakni Amerika Serikat, Paraguay, Australia, dan Turki, sama-sama datang dengan kekuatan terbaik serta ambisi besar untuk melaju ke babak 16 besar.

Menariknya, setiap tim memiliki karakter permainan yang berbeda.

Amerika Serikat mengandalkan kombinasi pemain muda dan bintang Eropa, Turki datang dengan generasi emasnya, Australia mengusung kolektivitas tim yang kuat, sementara Paraguay mengandalkan disiplin taktik khas Amerika Selatan.

Baca juga:  Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Dari Laga Pembuka hingga Final

Amerika Serikat Andalkan Generasi Emas

Sebagai salah satu tuan rumah, Amerika Serikat memikul ekspektasi tinggi di hadapan publik sendiri.

Pelatih Mauricio Pochettino membawa skuad yang dipenuhi pemain berpengalaman di kompetisi elite Eropa.

Nama-nama seperti Christian Pulisic, Weston McKennie, Tyler Adams, hingga Folarin Balogun menjadi kekuatan utama Tim Yanks.

Selain itu, kehadiran pemain Premier League seperti Antonee Robinson, Tyler Adams, Chris Richards, dan Haji Wright membuat kualitas skuad Amerika Serikat semakin kompetitif.

Dengan dukungan suporter tuan rumah serta kedalaman skuad yang merata di semua lini, Amerika Serikat layak disebut sebagai salah satu favorit untuk memuncaki Grup D.

Sebagai tuan rumah Timnas Amerika tak akan anggap remeh para lawannya di babak penyisihan Piala Dunia 2026

Skuad Amerika Serikat

Kiper: Chris Brady, Matt Freese, Matt Turner

Belakang: Max Arfsten, Sergino Dest, Alex Freeman, Mark McKenzie, Tim Ream, Chris Richards, Antonee Robinson, Miles Robinson, Joe Scally, Auston Trusty

Gelandang: Tyler Adams, Sebastian Berhalter, Weston McKennie, Gio Reyna, Cristian Roldan, Malik Tillman

Penyerang: Brenden Aaronson, Folarin Balogun, Ricardo Pepi, Christian Pulisic, Tim Weah, Haji Wright, Alejandro Zendejas

Paraguay Kembali ke Panggung Dunia

Setelah absen sejak Piala Dunia 2010, Paraguay akhirnya kembali tampil di putaran final.

Kehadiran mereka disambut antusias oleh para pendukung yang telah lama menanti kebangkitan La Albirroja.

Kekuatan Paraguay tetap berada di sektor pertahanan yang dipimpin Gustavo Gomez, Fabian Balbuena, dan Junior Alonso.

Sementara di lini depan, Julio Enciso, Miguel Almiron, dan Antonio Sanabria siap menjadi pembeda.

Meski tidak diunggulkan, Paraguay dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan dan sering merepotkan lawan-lawan besar dalam turnamen internasional.

Timnas Paraguay siap tampil all out di piala dunia 2026

Skuad Paraguay

Kiper: Orlando Hill, Gaston Oliveira, Roberto Fernandez

Bek: Juan Caceres, Gustavo Velazquez, Gustavo Gomez, Junior Alonso, Jose Canale, Omar Alderete, Alejandro Maidana, Fabian Balbuena

Gelandang: Diego Gomez, Mauricio Magalhaes, Damian Bobadilla, Braian Ojeda, Andres Cubas, Matias Galarza, Kaku, Ramon Sosa, Miguel Almiron

Penyerang: Gustavo Caballero, Alex Arce, Gabriel Avalos, Isidro Pitta, Julio Enciso, Antonio Sanabria

Australia Pertahankan Konsistensi

Australia kembali mencatatkan sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk keenam kalinya secara beruntun.

Konsistensi tersebut menunjukkan perkembangan sepak bola Negeri Kanguru yang semakin stabil dalam dua dekade terakhir.

Skuad asuhan Tony Popovic memadukan pemain senior dan talenta muda.

Sosok berpengalaman seperti Mathew Ryan, Aziz Behich, dan Martin Boyle tetap menjadi tumpuan, sementara nama-nama muda seperti Nestory Irankunda dan Cristian Volpato siap memberikan energi baru.

Australia dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan yang disiplin dan daya juang tinggi. Karakter tersebut berpotensi membuat mereka menjadi kuda hitam di Grup D.

Timnas Australia kerap tampil memukau di ajang piala dunia

Skuad Australia

Kiper: Ryan, Izzo, Beach

Belakang: Behich, Bos, Burgess, Circati, Degenek, Geria, Herrington, Italiano, Souttar, Trewin

Gelandang: Devlin, Hrustic, Irvine, Metcalfe, Okon-Englster, O’Neill

Penyerang: Irankunda, Leckie, Mabil, Toure, Velupilly, Volpato, Yengi

Turki Datang dengan Generasi Emas

Turki menjadi salah satu tim yang paling menarik perhatian di Grup D.

Skuad asuhan Vincenzo Montella dihuni banyak pemain yang tampil di liga-liga top Eropa.

Lini tengah Turki menjadi kekuatan utama dengan hadirnya Hakan Calhanoglu, Orkun Kokcu, dan Arda Guler.

Sementara di lini depan terdapat Kenan Yildiz, Kerem Akturkoglu, hingga Baris Alper Yilmaz yang sedang berada dalam performa terbaik.

Perpaduan pemain muda berbakat dan sosok berpengalaman membuat Turki diprediksi menjadi pesaing utama Amerika Serikat dalam perebutan posisi juara grup.

Timnas Turki siap tampil apik di Piala DUnia 2026

Skuad Turki

Kiper: Mert Gunok, Altay Bayindir, Ugurcan Cakir

Bek: Zeki Celik, Merih Demiral, Caglar Soyuncu, Eren Elmali, Abdulkerim Bardakci, Ozan Kabak, Mert Muldur, Ferdi Kadioglu, Samet Akaydin

Gelandang: Salih Ozcan, Orkun Kokcu, Hakan Calhanoglu, Ismail Yuksek, Kaan Ayhan

Penyerang: Kerem Akturkoglu, Arda Guler, Deniz Gul, Kenan Yildiz, Irfan Can Kahveci, Yunus Akgun, Baris Alper Yilmaz, Oguz Aydin, Can Uzun

Prediksi Persaingan Grup D

Di atas kertas, Amerika Serikat dan Turki memiliki kualitas skuad yang sedikit lebih unggul dibanding dua rival lainnya.

Namun Australia dan Paraguay bukan lawan yang bisa diremehkan karena memiliki organisasi permainan yang solid serta pengalaman menghadapi tekanan turnamen besar.

Jika melihat komposisi pemain saat ini, Amerika Serikat berpeluang finis sebagai juara grup, sementara Turki difavoritkan menemani ke fase gugur.

Meski demikian, persaingan Grup D dipastikan menjadi salah satu yang paling menarik untuk disaksikan pada Piala Dunia 2026.(*)




Daftar Skuad Grup E Piala Dunia 2026, Siapa yang Paling Kuat?

SEPUCUKJAMBI.ID – Grup E Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu grup paling kompetitif pada fase penyisihan.

Kehadiran Jerman sebagai raksasa sepak bola Eropa membuat persaingan semakin menarik.

Namun Pantai Gading, Ekuador, dan Curacao juga datang dengan komposisi pemain yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Jika melihat materi pemain yang tersedia, Jerman masih menjadi unggulan utama untuk memimpin klasemen grup.

Tim Panser membawa kombinasi pemain senior yang sarat pengalaman dan talenta muda yang sedang bersinar di level klub maupun tim nasional.

Di bawah mistar gawang, Jerman masih memiliki Manuel Neuer yang menjadi simbol pengalaman dan kepemimpinan.

Kehadiran Oliver Baumann serta Alexander Nubel membuat posisi penjaga gawang menjadi salah satu sektor paling aman dalam skuad mereka.

Lini belakang Jerman juga terlihat solid. Antonio Rudiger dan Jonathan Tah diprediksi menjadi duet utama di jantung pertahanan.

Selain itu, David Raum, Nico Schlotterbeck, hingga Malick Thiaw memberikan banyak pilihan bagi pelatih untuk menjaga keseimbangan permainan.

Kekuatan terbesar Jerman justru berada di sektor tengah dan depan. Joshua Kimmich, Leon Goretzka, Florian Wirtz, hingga Aleksandar Pavlovic siap mengontrol permainan.

Sementara di lini serang, Jamal Musiala, Kai Havertz, Leroy Sane, dan Deniz Undav menjadi deretan pemain yang berpotensi menjadi pembeda dalam pertandingan penting.

Timnas Jerma datang ke Piala Dunia 2026 dengan tekad yang kuat

Berikut daftar lengkap pemainnya:

  • Kiper: Oliver Baumann (Hoffenheim), Manuel Neuer (Bayern Munich), Alexander Nubel (Stuttgart)
  • Belakang: Waldemar Anton (Borussia Dortmund), Nathaniel Brown (Eintracht Frankfurt), David Raum (RB Leipzig), Antonio Rudiger (Real Madrid), Nico Schlotterbeck (Borussia Dortmund), Jonathan Tah (Bayern Munich), Malick Thiaw (Newcastle)
  • Gelandang: Pascal Gross (Brighton), Joshua Kimmich (Bayern Munich), Felix Nmecha (Borussia Dortmund), Aleksandar Pavlovic (Bayern Munich), Angelo Stiller (Stuttgart), Leon Goretzka (Bayern Munich), Florian Wirtz (Liverpool), Jamie Leweling (Stuttgart)
  • Penyerang: Maximilian Beier (Borussia Dortmund), Kai Havertz (Arsenal), Lennart Karl (Bayern Munich), Jamal Musiala (Bayern Munich), Leroy Sane (Galatasaray), Deniz Undav (Stuttgart), Nick Woltemade (Newcastle)

Meski Jerman difavoritkan, Pantai Gading berpotensi menjadi ancaman serius.

Wakil Afrika tersebut membawa banyak pemain yang tampil di kompetisi elite Eropa.

Nama-nama seperti Franck Kessie, Seko Fofana, Ibrahim Sangare, hingga Amad Diallo memberikan keseimbangan antara kekuatan fisik dan kreativitas permainan.

Di lini pertahanan, Pantai Gading diperkuat sejumlah pemain yang tampil konsisten di liga top Eropa seperti Evan Ndicka, Odilon Kossounou, Wilfried Singo, dan Ousmane Diomande.

Sementara lini serang mereka dihuni pemain-pemain cepat dan agresif seperti Simon Adingra, Nicolas Pepe, Elye Wahi, hingga Ange-Yoan Bonny.

Timnas Pantai Gading tidak bisa dianggap tim sembarangan di Piala Dunia 2026

Berikut daftar lengkap pemainnya:

  • Kiper: Yahia Fofana (Caykur Rizespor), Mohamed Kone (Charleroi), Alban Lafont (Panathinaikos).
  • Bek: Emmanuel Agbadou (Beşiktaş), Clement Akpa (AJ Auxerre), Ousmane Diomande (Sporting CP), Guela Doue (Strasbourg), Ghislain Konan (Gil Vicente), Odilon Kossounou (Atalanta BC), Evan Ndicka (AS Roma), Wilfried Singo (Galatasaray).
  • Gelandang: Seko Fofana (Porto), Parfait Guiagon (Charleroi), Christ Inao Oulai (Trabzonspor), Franck Kessie (Al-Ahli), Ibrahim Sangare (Nottingham Forest), Jean-Michael Seri (Maribor).
  • Penyerang: Simon Adingra (Monaco), Ange-Yoan Bonny (Inter Milan), Amad Diallo (Manchester United), Oumar Diakite (Cercle Brugge), Yan Diomande (RB Leipzig), Evann Guessand (Crystal Palace), Nicolas Pepe (Villarreal), Bazoumana Toure (TSG Hoffenheim), Elye Wahi (OGC Nice).

Sementara itu, Ekuador kembali mengandalkan generasi emas yang mulai berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Tim asal Amerika Selatan tersebut memiliki kombinasi pemain muda dan berpengalaman yang membuat mereka layak diperhitungkan dalam perebutan tiket ke babak gugur.

Nama Moises Caicedo menjadi sosok sentral di lini tengah Ekuador.

Gelandang tersebut akan mendapat dukungan dari Kendry Paez, Gonzalo Plata, Alan Franco, hingga Pedro Vite yang memiliki kemampuan menciptakan peluang dari berbagai situasi.

Di lini pertahanan, Ekuador memiliki fondasi yang kuat dengan kehadiran Pervis Estupinan, Piero Hincapie, Willian Pacho, dan Felix Torres.

Sedangkan sektor penyerangan masih bertumpu pada ketajaman Enner Valencia yang menjadi salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad.

Timnas Ekuador menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di Grup E Piala Dunia 2026

Berikut daftar lengkap pemainnya:

  • Kiper: Hernan Galindez, Moises Ramire, Gonzalo Valle, David Cabezas
  • Bek: Angelo Preciado, Pervis Estupinan, Piero Hincapie, Felix Torres, Willian Pacho, Joel Ordonez, Jose Hurtado, Jackson Porozo, Leonardo Realpe
  • Gelandang: Moises Caicedo, Alan Franco, Gonzalo Plata, Kendry Paez, John Yeboah, Alan Minda, Pedro Vite, Jordy Alcivar, Denil Castillo, Yaimar Medina, Patrik Mercado, Bryan Ramirez
  • Penyerang: Enner Valencia. Kevin Rodriguez, Jordy Caicedo, Nilson Angulo, Janner Corozo, John Mercado, Jeremy Arevalo, Elias Legendre, Anthony Valencia

Curacao mungkin menjadi tim yang paling minim sorotan di Grup E.

Namun komposisi pemain yang mereka miliki menunjukkan bahwa tim ini tidak bisa diremehkan.

Mayoritas pemain Curacao berkarier di kompetisi Eropa, terutama Belanda, yang membuat kualitas permainan mereka cukup kompetitif.

Nama-nama seperti Leandro Bacuna, Juninho Bacuna, Tahith Chong, Jurgen Locadia, hingga Kenji Gorre menjadi pemain yang dapat memberikan ancaman bagi lawan.

Timnas Curacao termasuk tim yang tak bisa diremehkan di Piala Dunia 2026

Curacao berpotensi menjadi kuda hitam yang bisa mengganggu ambisi tim-tim unggulan. Berikut daftar pemainnya:

  • Penjaga Gawang: Tyrick Bodak (SC Telstar), Trevor Doornbusch (VVV-Venlo), Eloy Room (Miami FC).
  • Bek: Riechedly Bazoer (Konyaspor), Joshua Brenet (Kayserispor), Roshon Van Eijma (RKC Waalwijk), Sherel Floranus (PEC Zwolle), Deveron Fonville (NEC Nijmegen), Jurien Gaari (Abha Club), Armando Obispo (PSV Eindhoven), Shurandy Sambo (Sparta Rotterdam).
  • Gelandang: Juninho Bacuna (FC Volendam), Leandro Bacuna (Igdır), Livano Comenencia (FC Zurich), Kevin Felida (FC Den Bosch), Ar’Jany Martha (Rotherham United), Tyrese Noslin (SC Telstar), Godfried Roemeratoe (RKC Waalwijk).
  • Penyerang: Jeremy Antonisse (AE Kifisia), Tahith Chong (Sheffield United), Kenji Gorre (Maccabi Haifa), Sontje Hansen (Middlesbrough), Gervane Kastaneer (Terengganu FC), Brandley Kuwas (FC Volendam), Jurgen Locadia (Miami FC), Jearl Margaritha (SK Beveren).

Jika melihat kedalaman skuad secara keseluruhan, Jerman memang masih berada satu tingkat di atas pesaing lainnya.

Namun Pantai Gading dan Ekuador memiliki kualitas yang cukup untuk memberikan perlawanan sengit.

Sementara Curacao berpeluang menciptakan kejutan jika mampu tampil konsisten sepanjang fase grup.

Dengan komposisi pemain yang dimiliki masing-masing negara, Grup E berpotensi menghadirkan persaingan ketat hingga laga terakhir.

Perebutan dua tiket otomatis ke babak gugur diperkirakan akan menjadi salah satu yang paling menarik untuk disaksikan pada Piala Dunia 2026.(*)




Neymar Comeback! Ini Daftar Lengkap Skuad Grup C Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Grup C Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu grup paling menarik untuk disaksikan.

Kehadiran Brasil sebagai salah satu favorit juara membuat persaingan semakin ketat.

Terlebih dengan hadirnya Skotlandia, Haiti, dan Maroko yang siap memberikan kejutan di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

1. Brasil datang dengan kekuatan yang bertabur bintang.

Pelatih Selecao memanggil sejumlah pemain top yang berkarier di kompetisi elite Eropa maupun Amerika Selatan untuk menghadapi Piala Dunia 2026.

Timnas Brasil bertabur bintang di Piala Dunia 2026

Di bawah mistar gawang, Brasil masih mengandalkan pengalaman Alisson dan Ederson.

Sementara di lini belakang, nama-nama seperti Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Bremer, hingga Danilo diproyeksikan menjadi tembok utama pertahanan Tim Samba.

Lini tengah Brasil juga tidak kalah solid. Casemiro, Bruno Guimaraes, Lucas Paqueta, hingga Fabinho memberikan kombinasi pengalaman dan kreativitas yang dibutuhkan untuk mengendalikan jalannya pertandingan.

Yang paling mencuri perhatian tentu sektor penyerangan. Neymar kembali masuk dalam daftar pemain setelah sebelumnya sempat absen cukup lama dari tim nasional.

Selain itu, Brasil juga membawa sejumlah pemain muda dan bintang masa depan seperti Endrick, Vinicius Junior, Gabriel Martinelli, Raphinha, hingga Matheus Cunha. Berikut daftar lengkapnya:

  • Kiper: Alisson (Liverpool), Ederson (Fenerbahce), Weverton (Grêmio).
  • Bek: Alex Sandro (Flamengo), Bremer (Juventus), Danilo (Flamengo), Douglas Santos (Zenit Saint Petersburg), Gabriel (Arsenal), Roger Ibanez (Al-Ahi), Leo Pereira (Flamengo), Marquinhos (Paris Saint-Germain), Wesley (Roma).
  • Gelandang: Bruno Guimarães (Newcastle), Casemiro (Manchester United), Danilo (Botafogo), Fabinho (Al-Ittihad), Lucas Paquetá (Flamengo).
  • Penyerang: Endrick (Lyon), Gabriel Martinelli (Arsenal), Igor Thiago (Brentford), Luis Henrique (Zenit Saint Petersburg), Matheus Cunha (Manchester United), Neymar (Santos), Raphinha (Barcelona), Rayan (Bournemouth), Vinicius Junior (Real Madrid).

2. Maroko diprediksi tetap menjadi salah satu pesaing kuat di Grup C.

Pelatih tim nasional Maroko, Mohamed Ouahbi, secara resmi telah menetapkan daftar 26 pemain yang akan berlaga di putaran final Piala Dunia 2026.

Timnas Maroko siap berlaga di Piala Dunia 2026

Dalam komposisi tim kali ini, Mohamed Ouahbi tetap memprioritaskan kombinasi pemain berpengalaman yang saat ini berkarier di berbagai klub papan atas Eropa.

Strategi ini diharapkan mampu menjaga level kompetitif tim di panggung sepak bola paling bergengsi sejagat tersebut.

Bintang Real Madrid, Brahim Diaz, dipastikan akan mengemban tugas berat sebagai motor serangan utama di barisan depan Maroko.

Kreativitas dan ketajaman Diaz dianggap menjadi faktor kunci dalam membongkar pertahanan lawan-lawan mereka di fase grup nanti. Berikut daftar lengkap pemainnya:

  • Kiper: Yassine Bounou, Munir El Kajoui, Ahmed Reda Tagnaouti.
  • Bek: Achraf Hakimi, Noussair Mazroui, Anass Salah-Eddine, Youssef Belammari, Issa Diop, Chadi Riad, Zakaria El Ouahdi, Redouane Halhal, Nayef Aguerd
  • Gelandang: Sofyan Amrabat, Neil El Aynaoui, Bilal El Khannouss, Azzedine Ounahi, Ayyoub Bouaddi, Ismael Saibari, Samir El Mourabet
  • Penyerang: Brahim Diaz, Ez Abde, Ayoube Amaimouni, Soufiane Rahimi, Chemsoine Talbi, Gessime Yassine, A

3. Haiti berupaya mencetak sejarah.

Timnas Haiti siap cetak sejarah dengan membawa sejumlah pemain yang berkarier di Eropa dan Amerika Utara.

Timnas Haiti siap cetak sejarah di Piala Dunia 2026

Nama Duckens Nazon, Frantzdy Pierrot, hingga Jean-Ricner Bellegarde menjadi tumpuan utama dalam upaya memberikan perlawanan kepada lawan-lawan yang lebih diunggulkan.

Skuad Haiti juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman seperti Johnny Placide di posisi penjaga gawang serta Jean-Kevin Duverne yang diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini pertahanan.

Berikut daftar lengkap pemainnya:

  • Kiper: Johnny Placide (Bastia), Alexandre Pierre (Sochaux), Josue Duverger (FC Cosmos Koblenz).
  • Belakang: Carlens Arcus (Angers), Wilguens Pauguain (Zulte Waregem), Duke Lacroix (Colorado Springs), Martin Expérience (Nancy), Jean-Kevin Duverne (KAA Gent), Ricardo Ade (LDU Quito), Hannes Delcroix (Lugano), Keeto Thermoncy (Young Boys Berne).
  • Gelandang: Leverton Pierre (Vizela), Carl-Fred Sainthe (El Paso Locomotive), Jean-Jacques Danley (Philadelphia Union), Jean-Ricner Bellegarde (Wolves), Pierre Woodenski (Violette), Dominique Simon (Tatran Presov).
  • Penyerang: Louicius Deedson (Dallas), Ruben Providence (Almere City), Josue Casimir (Auxerre), Derrick Etienne (Toronto), Wilson Isidor (Sunderland), Duckens Nazon (Esteghlal), Frantzdy Pierrot (Caykur Rizespor), Yassin Fortune (Vizela), Lenny Joseph (Ferencvaros).

4. Skotlandia tak ingin hanya menjadi pelengkap di Grup C.

Tim berjuluk Tartan Army tersebut membawa banyak pemain yang memiliki pengalaman bermain di Premier League dan kompetisi elite Eropa lainnya.

Timnas Skotlandia tak mau hanya jaid pelengkap di Piala Dunia 2026

Kapten tim Andy Robertson kembali menjadi sosok penting di lini belakang.

Selain itu, Skotlandia juga diperkuat Scott McTominay, Billy Gilmour, John McGinn, Ryan Christie, hingga Che Adams yang menjadi andalan dalam membangun serangan.

Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta yang sedang berkembang membuat Skotlandia berpotensi menjadi salah satu kuda hitam di grup ini.

Kehadiran sejumlah pemain yang tampil konsisten bersama klub masing-masing menjadi modal penting untuk bersaing memperebutkan tiket ke fase gugur. Berikut daftar lengkap pemainnya:

  • Kiper: Craig Gordon (Hearts), Angus Gunn (Nottingham Forest), Liam Kelly (Rangers).
  • Belakang: Grant Hanley (Hibernian), Jack Hendry (Al Etiffaq), Aaron Hickey (Brentford), Dom Hyam (Wrexham), Scott McKenna (Dinamo Zagreb), Nathan Patterson (Everton), Anthony Ralston (Celtic), Andy Robertson (Liverpool), John Souttar (Rangers), Kieran Tierney (Celtic).
  • Gelandang: Ryan Christie (Bournemouth), Findlay Curtis (Kilmarnock), Lewis Ferguson (Bologna), Ben Gannon-Doak (Bournemouth), Billy Gilmour (Napoli), John McGinn (Aston Villa), Kenny McLean (Norwich), Scott McTominay (Napoli).
  • Penyerang: Che Adams (Torino), Lyndon Dykes (Charlton Athletic), George Hirst (Ipswich), Lawrence Shankland (Hearts), Ross Stewart (Southampton).

Dengan materi pemain yang dimiliki masing-masing negara, Grup C diprediksi menghadirkan persaingan sengit sejak pertandingan pertama.

Brasil memang menjadi unggulan utama, namun Haiti, Skotlandia, dan Maroko tetap memiliki peluang untuk menciptakan kejutan di Piala Dunia 2026.

Daftar pemain yang beredar saat ini masih bersifat sementara dan masih dapat mengalami perubahan sebelum FIFA menetapkan skuad final setiap peserta menjelang dimulainya turnamen.(*)




Daftar Skuad Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Bertabur Bintang, Qatar Andalkan Akram Afif

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan di Grup B Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung ketat setelah sejumlah negara mulai mengumumkan daftar pemain yang akan dipersiapkan menuju turnamen akbar tersebut.

Bosnia dan Herzegovina, Qatar, Kanada serta Swiss telah merilis skuad sementara mereka.

  1.  Swiss menjadi salah satu tim yang paling menarik perhatian di Grup B.

Negara Eropa tersebut membawa banyak pemain yang berkiprah di kompetisi elite Benua Biru.

Timnas Swiss siap berlaga di Piala Dunia 2026

Nama kiper Gregor Kobel dipastikan menjadi salah satu andalan di bawah mistar gawang. Sementara lini belakang diperkuat Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez, hingga Nico Elvedi.

Di sektor tengah, Swiss memiliki kombinasi pengalaman dan kreativitas. Granit Xhaka masih dipercaya sebagai pemimpin permainan, didukung Denis Zakaria, Remo Freuler, dan Ardon Jashari yang tampil impresif bersama klub masing-masing.

Sementara di lini depan, Breel Embolo, Noah Okafor, Dan Ndoye, dan Zeki Amdouni siap menjadi tumpuan untuk membongkar pertahanan lawan. Berikut daftar lengkap pemains Swiss:

  • Kiper: Marvin Keller (Young Boys), Gregor Kobel (Borussia Dortmund), Yvon Mvogo (Lorient).
  • Bek: Manuel Akanji (Inter Milan), Aurele Amenda (Eintracht Frankfurt), Eray Comert (Valencia), Nico Elvedi (Borussia Monchengladbach), Luca Jaquez (VfB Stuttgart), Miro Muheim (Hamburg), Ricardo Rodriguez (Real Betis), Silvan Widmer (Mainz).
  • Gelandang: Michel Aebischer (Pisa), Christian Fassnacht (Young Boys), Remo Freuler (Bologna), Ardon Jashari (AC Milan), Johan Manzambi (Freiburg), Fabian Rieder (Augsburg), Djibril Sow (Sevilla), Ruben Vargas (Sevilla), Granit Xhaka (Sunderland), Denis Zakaria (Monaco).
  • Penyerang: Zeki Amdouni (Burnley), Breel Embolo (Stade Rennais), Cedric Itten (Fortuna Dusseldorf), Dan Ndoye (Nottingham Forest), Noah Okafor (Leeds).

2. Bosnia dan Herzegovina juga datang dengan komposisi pemain yang cukup menjanjikan.

Meski diperkuat sejumlah wajah muda, tim ini tetap mengandalkan pengalaman striker veteran Edin Dzeko yang masih menjadi figur penting di lini serang.

Pemain Timnas Bosnia and Herzegovina

Selain Dzeko, Bosnia memiliki sejumlah pemain yang merumput di liga-liga Eropa seperti Sead Kolasinac, Amar Dedic, Benjamin Tahirovic, hingga Ermedin Demirovic.

Kehadiran para pemain tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing Bosnia dalam menghadapi lawan-lawan berat di fase grup. Berikut daftar lengkap pemainnya:

  • Kiper: Nikola Vasilj (St Pauli), Martin Zlomislic (Rijeka), Osman Hadzikic (Slaven Belupo).
  • Bek: Sead Kolasinac (Atalanta), Amar Dedic (Benfica), ⁠Nihad Mujakic (Gaziantep), Nikola Katic (Schalke 04), Tarik Muharemovic (Sassuolo), Stjepan Radeljic (Rijeka), Dennis Hazekadunic (Sampdoria), Nidal Celik (Lens).
  • Gelandang: Amir Hadziahmetovic (Hull City), Ivan Sunjic (Pafos), Ivan ‌Basic (Astana), Dzenis Burnic (Karlsruher SC), Ermin Mahmic (Slovan Liberec), Benjamin Tahirovic (Brondby), Amar Memic (Vikgoyongys PlArmi), Kerim Alajbegovic (RB Salzburg), Esmir Bajraktarevic (PSV Eindhoven).
  • Penyerang: Ermedin Demirovic (VfB Stuttgart), Jovo Lukic (Universitea Cluj), Samed Bazdar (Jagiellonia Bialystok), Haris Tabakovic (Borussia Monchengladbach), Edin Dzeko (Schalke).

3. Sementara itu, Qatar berupaya melanjutkan perkembangan sepak bola mereka.

Di antarnaya dengan mempertahankan banyak pemain inti yang sebelumnya menjadi tulang punggung tim nasional.

Timnas Qatar siap berlaga di Piala Dunia 2026

Nama Akram Afif dan Almoez Ali kembali menjadi sorotan setelah konsisten tampil sebagai pemain kunci dalam beberapa tahun terakhir.

Skuad Qatar juga masih diperkuat sejumlah pemain berpengalaman seperti Hassan Al-Haydos, Karim Boudiaf, Boualem Khoukhi, hingga Pedro Miguel.

Kombinasi pengalaman dan regenerasi menjadi strategi yang diterapkan untuk menghadapi persaingan sengit di Piala Dunia 2026. Berikut daftar lengkap pemainnya:

  • Kiper: Shehab Elleithy (Al Shahania), Salah Zakaria (Al Duhail), Meshaal Barsham (Al Sadd), Mahmoud Abunada (Al Rayyan).
  • Bek: Boualem Khoukhi (Al Sadd), Pedro Miguel (Al Sadd), Sultan Al Brake (Al Duhail), Tarek Salman (Al Sadd), Al-Hashmi Al-Hussain (Al Arabi), Ayoub Al-Alawi (Al Gharafa), Bassam Al-Rawi (Al Duhail), Rayyan Al-Ali (Al Gharafa), Issa Laye (Al Arabi), Lucas Mendes (Al Wakrah), Mohammed Waad (Al Shamal), Niall Mason (Qatar).
  • Gelandang: Ahmed Fathi (Al Arabi), Jassim Gaber (Al Rayyan), Assim Madibo (Al Wakrah), Abdulaziz Hatem (Al Rayyan), Karim Boudiaf (Al Duhail), Mohammed Mannai (Al Shamal), Homam Al-Amin (Cultural Leonesa).
  • Penyerang: Almoez Ali (Al Duhail), Akram Afif (Al Sadd), Tahsin Mohammed (Al Duhail), Edmílson Junior (Al Duhail), Ahmed Al-Ganehi (Al Gharafa), Ahmed Alaa (Al Rayyan), Sebastián Soria (Qatar), Hassan Al-Haydos (Al Sadd), Mubarak Shannan (Al Duhail), Mohammed Muntari (Al Gharafa), Yusuf Abdurisag (Al Wakrah).

4. Timnas Kanada pun tak mau kalah soal komposisi pemain mereka di ajang bergengsi ini.

Sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, Kanada punya misi menampilkan performa maksimal di depan publik sendiri.

Pelatih Jesse Marsch memfasilitasinya dengan membentuk skuad penuh talenta segar yang berpotensi bikin kejutan selama turnamen.

Eks pelatih Leeds United tersebut mengumumkan 26 pemain pilihannya untuk berlaga di Piala Dunia, Jumat (29/5/2026).

Marsch kelihatan ingin membangun era baru bagi The Canucks dengan memangkas separuh dari anggota kontingen timnas Kanada di Piala Dunia 2022. Berikut daftar pemainnya:

  • Kiper: Dayne St. Clair (Inter Miami), Maxime Crepeau (Orlando SC), Owen Goodman (Barnsley).
  • Bek: Alistair Johnston (Celtic), Derek Cornelius (Rangers), Ritchie Laryea (Toronto FC), Niko Sigur (Hajduk Split), Joel Waterman (Chicago Fire), Luc De Fougerolles (Dender), Moise Bombito (OGC Nice), Alphonso Davies (Bayern), Alfie Jones (Middlesbrough)
  • Gelandang: Stephen Eustaquio (Los Angeles FC), Ismael Kone (Sassuolo), Tajon Buchanan (Villarreal), Mathieu Choiniere (Los Angeles FC), Ali Ahmed (Norwich City), Nathan Saliba (Anderlecht), Liam Millar (Hull City), Marcelo Flores (Tigres), Jacob Shaffelburg (Los Angeles FC), Jonathan Osorio (Toronto FC)
  • Penyerang: Jonathan David (Juventus), Cyle Larin (Southampton), Tani Oluwaseyi (Villarreal), Promise David (Union Saint-Gilloise)

Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.

Format baru tersebut membuat persaingan semakin menarik karena lebih banyak negara memiliki kesempatan tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.

Meski daftar pemain yang diumumkan masih bersifat sementara, skuad-skuad tersebut memberikan gambaran awal mengenai kekuatan masing-masing tim.

Perubahan masih bisa terjadi hingga batas akhir pendaftaran resmi FIFA menjelang dimulainya turnamen.(*)




Daftar Lengkap Skuad Mesir di Piala Dunia 2026: Salah Pimpin The Pharaohs

SEPUCUKJAMBI.ID – Pelatih Hossam Hassan resmi mengumumkan daftar skuad Timnas Mesir untuk menghadapi Piala Dunia 2026.

Pengumuman ini menjadi langkah awal penting bagi The Pharaohs dalam persiapan menuju turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Mesir menyiapkan total 26 pemain utama serta satu nama cadangan untuk memperkuat tim dalam kompetisi empat tahunan itu.

Kehadiran skuad ini disambut antusias oleh publik sepak bola Mesir yang berharap tim nasional mereka mampu mencetak sejarah baru.

Salah satu sorotan utama tentu tertuju kepada Mohamed Salah yang kembali dipercaya sebagai kapten tim.

Penyerang Liverpool tersebut diharapkan menjadi motor serangan sekaligus pemimpin di lapangan.

Pemain berusia 33 tahun itu tidak hanya membawa pengalaman, tetapi juga ambisi besar untuk membantu Mesir tampil lebih kompetitif di panggung dunia.

Salah saat ini telah mengoleksi 67 gol untuk tim nasional dan hanya terpaut dua gol dari rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa milik Hossam Hassan.

Selain mengejar rekor individu, Mesir juga bertekad memperbaiki catatan buruk mereka di ajang Piala Dunia.

Sepanjang sejarah, The Pharaohs belum pernah meraih kemenangan di putaran final.

Pada edisi 1934, Mesir tersingkir di fase awal akibat format kompetisi.

Sementara di Piala Dunia 1990 dan 2018, mereka gagal lolos dari fase grup dan selalu mengakhiri turnamen di posisi terbawah.

Kini, generasi baru yang dipimpin Salah diharapkan mampu mengubah sejarah tersebut dengan performa yang lebih solid dan konsisten.

Selain Salah, Mesir juga diperkuat sejumlah pemain yang berkarier di liga top dunia, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing tim di level internasional.

Berikut daftar lengkap skuad Timnas Mesir untuk Piala Dunia 2026:

Kiper: Mohamed El Shenawy (Al-Ahly), Moustafa Shobeir (Al-Ahly), El Mahdy Soliman (Al-Zamalek), Mohamed Alaa (El Gouna)

Bek: Mohamed Hany (Al-Ahly), Tarek Alaa (ZED FC), Hamdy Fathy (Al-Wakrah), Ramy Rabia (Al Ain), Yasser Ibrahim (Al-Ahly), Hossam Abdelmaguid (Al-Zamalek), Mohamed Abdelmonem (OGC Nice), Ahmed El Fotouh (Al-Zamalek), Karim Hafez (Pyramids)

Gelandang: Marwan Attia (Al-Ahly), Mohanad Lasheen (Pyramids), Donga (Al Najma), Mahmoud Saber (ZED FC), Zizo (Al-Ahly), Trézéguet (Al-Ahly), Emam Ashour (Al-Ahly), Mostafa Ziko (Pyramids), Ibrahim Adel (Nordsjaelland), Haissem Hassan (Real Oviedo), Mohamed Salah (Liverpool)

Penyerang: Omar Marmoush (Manchester City), Aktay Abdallah (ENPPI), Hamza Abdelkarim (Barcelona B).(*)




Daftar Lengkap Skuad Norwegia di Piala Dunia 2026: Era Baru Setelah 28 Tahun

SEPUCUKJAMBI.ID – Norwegia akhirnya resmi mengumumkan daftar skuad yang akan berlaga di Piala Dunia 2026.

Turnamen ini menjadi momen bersejarah karena merupakan penampilan pertama mereka setelah terakhir kali tampil pada edisi 1998 di Prancis.

Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan format baru yang melibatkan 48 tim peserta.

Kompetisi dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Pelatih Stale Solbakken telah menetapkan 26 pemain terbaik yang akan memperkuat Norwegia dalam ajang tersebut.

Meski kembali tampil setelah cukup lama absen, Norwegia langsung dihadapkan pada grup yang tidak mudah.

Tim Skandinavia itu tergabung di Grup I bersama Prancis, Irak, dan Senegal.

Tiga lawan tersebut dikenal memiliki karakter permainan yang berbeda dan diprediksi akan menjadi tantangan berat bagi Norwegia.

Norwegia akan memulai perjalanan mereka dengan menghadapi Irak di Boston pada 16 Juni 2026.

Setelah itu, mereka akan melanjutkan pertandingan melawan Senegal dan Prancis pada fase grup.

Harapan publik Norwegia kembali meningkat seiring hadirnya sejumlah pemain bintang di skuad mereka.

Erling Haaland menjadi tumpuan utama di lini depan, didukung Alexander Sorloth yang siap menambah daya gedor serangan.

Di lini tengah, Martin Odegaard akan berperan sebagai motor permainan sekaligus kapten tim.

Selain itu, Norwegia juga membawa sejumlah pemain yang tampil konsisten di klub masing-masing seperti Antonio Nusa dan Julian Ryerson.

Berikut daftar lengkap 26 pemain Timnas Norwegia untuk Piala Dunia 2026:

Penjaga Gawang: Orjan Haskjold Nyland (Sevilla), Egil Selvik (Watford), Sander Tangvik (Hamburger SV).

Bek: Julian Ryerson (Borussia Dortmund), Marcus Holmgren Pedersen (Torino), David Moller Wolfe (Wolverhampton), Fredrik Bjorkan (Bodo/Glimt), Kristoffer Ajer (Brentford), Torbjorn Heggem (Bologna), Leo Skiri Ostigard (Genoa), Sondre Langas (Derby County), Henrik Falchener (Viking).

Gelandang: Martin Odegaard (Arsenal), Sander Berge (Fulham), Fredrik Aursnes (Benfica), Patrick Berg (Bodo/Glimt), Kristian Thorstvedt (Sassuolo), Morten Thorsby (Cremonese), Thelo Aasgaard (Rangers).

Penyerang: Erling Haaland (Manchester City), Alexander Sorloth (Atletico Madrid), Jorgen Strand Larsen (Crystal Palace), Antonio Nusa (RB Leipzig), Oscar Bobb (Fulham), Andreas Schjelderup (Benfica), Jens Petter Hauge (Bodo/Glimt).(*)