Antusias! Ribuan Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Hitam Mapolda Jambi untuk mengikuti nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 antara Timnas Argentina melawan Timnas Spanyol, Minggu 19 Juli 2026 malam hingga Senin 20 Juli 2026 dini hari.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak beberapa jam sebelum kick-off. Warga dari berbagai wilayah di Kota Jambi mulai berdatangan bersama keluarga, kerabat, hingga komunitas sepak bola untuk menyaksikan laga puncak Piala Dunia 2026 melalui videotron berukuran besar yang disiapkan Polda Jambi.

Antusiasme Warga Padati Area Mapolda Jambi

Tingginya animo masyarakat membuat kawasan Mapolda Jambi dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Area parkir di bagian depan, samping, hingga belakang Mapolda Jambi dipadati ratusan kendaraan milik warga yang ingin menikmati suasana nobar bersama.

Selain menyaksikan pertandingan final, masyarakat juga menikmati berbagai hiburan yang telah disiapkan panitia, mulai dari penampilan musik hingga sajian kuliner dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Panitia juga menyediakan berbagai doorprize yang menambah semarak suasana nobar Final Piala Dunia 2026.

Polda Jambi Kerahkan Personel Pengamanan

Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, Polda Jambi mengerahkan personel di sejumlah titik strategis.

Petugas disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, melakukan pengamanan lokasi, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan Mapolda Jambi selama acara berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan agar ribuan masyarakat dapat menikmati jalannya pertandingan dengan aman dan nyaman.

Polda Jambi: Nobar Jadi Ajang Pererat Kebersamaan

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa kegiatan nobar Final Piala Dunia 2026 merupakan salah satu bentuk upaya Polri menghadirkan ruang kebersamaan yang positif bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat yang telah menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung,” ujar Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan pesan Kapolda Jambi.

Masyarakat Diajak Junjung Sportivitas

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji juga mengajak masyarakat untuk terus menjunjung tinggi sportivitas dalam mendukung tim favoritnya.

Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari pertandingan.

Karena itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga persaudaraan, saling menghormati sesama pendukung, serta bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

“Menang ataupun kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga persaudaraan, menghormati sesama pendukung, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” kata Erlan Munaji.(*)




Drama 120 Menit! Ferran Torres Bungkam Argentina di Final

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Timnas Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB.

Gol tunggal kemenangan La Furia Roja dicetak Ferran Torres pada babak tambahan waktu kedua.

Hasil ini mengantarkan Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah, sekaligus menggagalkan ambisi Argentina mempertahankan dominasinya di panggung sepak bola dunia.

Spanyol Dominasi Babak Pertama, Argentina Bertahan Solid

Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil kendali permainan dengan penguasaan bola yang dominan.

Peluang pertama hadir pada menit kelima ketika Lamine Yamal melepaskan tembakan dari sisi kiri kotak penalti.

Namun, kiper Argentina Emiliano Martinez berhasil melakukan penyelamatan.

Meski terus menguasai pertandingan, Spanyol kesulitan menembus rapatnya pertahanan Argentina.

Sebaliknya, skuad Lionel Scaloni lebih banyak bertahan dan kesulitan mengembangkan permainan.

Peluang berikutnya baru tercipta pada menit ke-39 melalui sepakan Mikel Oyarzabal, tetapi kembali mampu diamankan Emiliano Martinez.

Menjelang turun minum, Argentina kehilangan Lisandro Martinez yang mengalami cedera dan digantikan Nicolas Otamendi.

Babak pertama pun ditutup tanpa gol dengan skor 0-0.

Argentina Kehilangan Enzo Fernandez

Memasuki babak kedua, Argentina memasukkan Leandro Paredes menggantikan Nico Gonzalez.

Pertandingan masih berjalan ketat. Spanyol tetap mendominasi penguasaan bola, sementara Argentina lebih mengandalkan pertahanan disiplin dan serangan balik.

Pelatih Luis de la Fuente kemudian melakukan perubahan dengan memasukkan Ferran Torres dan Pedri pada menit ke-62.

Pergantian tersebut membuat serangan Spanyol semakin berbahaya.

Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi Emiliano Martinez tampil gemilang di bawah mistar gawang Argentina.

Drama terjadi pada masa injury time ketika Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran.

Argentina pun harus bermain dengan 10 orang hingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Ferran Torres Jadi Pahlawan Spanyol

Unggul jumlah pemain, Spanyol tampil semakin agresif pada babak perpanjangan waktu.

Nico Williams sempat mengancam melalui sundulan pada awal extra time, tetapi Emiliano Martinez kembali melakukan penyelamatan penting.

Spanyol bahkan sempat mencetak gol melalui Nico Williams. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan VAR menyatakan terjadi pelanggaran dalam proses gol.

Gol yang dinanti akhirnya lahir pada awal babak tambahan waktu kedua.

Berawal dari umpan sundulan Nico Williams di dalam kotak penalti, Ferran Torres berhasil menyambar bola dan menaklukkan Emiliano Martinez untuk membawa Spanyol unggul 1-0.

Argentina mencoba merespons dengan bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan.

Ferran Torres kembali sempat membobol gawang Argentina beberapa menit kemudian.

Namun, gol tersebut dianulir karena penyerang Spanyol itu lebih dulu berada dalam posisi offside.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Argentina gagal mencetak gol penyeimbang. Spanyol pun memastikan kemenangan 1-0 sekaligus mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Spanyol Raih Gelar Piala Dunia Kedua

Keberhasilan mengalahkan Argentina membuat Spanyol kembali menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara dunia untuk kedua kalinya.

Penampilan disiplin di lini belakang dan gol tunggal Ferran Torres menjadi pembeda dalam laga final yang berlangsung sengit hingga babak tambahan waktu.

Sementara itu, Argentina harus puas menjadi runner-up setelah gagal membongkar pertahanan solid La Furia Roja.

Susunan Pemain

Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Marc Cucurella, Aymeric Laporte, Pau Cubarsi, Pedro Porro; Fabian Ruiz, Rodri, Dani Olmo; Alex Baena, Mikel Oyarzabal, Lamine Yamal.

Pelatih: Luis de la Fuente.

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nicolas Tagliafico, Lisandro Martinez, Cristian Romero, Gonzalo Montiel; Nico Gonzalez, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Rodrigo De Paul; Julian Alvarez, Lionel Messi.

Pelatih: Lionel Scaloni.(*)




Bukayo Saka Tampil Gila! Cetak Hattrick dan Pecahkan Rekor di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Bukayo Saka tampil gemilang saat Timnas Inggris mengalahkan Timnas Prancis dengan skor 6-4 pada laga perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026.

Winger Arsenal itu mencetak hattrick dan menjadi pemain pertama yang mencatatkan tiga gol di fase gugur turnamen.

Penampilan impresif Saka membantu The Three Lions mengamankan posisi ketiga sekaligus menorehkan catatan istimewa dalam sejarah Piala Dunia 2026.

Bukayo Saka Jadi Penentu Kemenangan Inggris

Saka dipercaya pelatih Thomas Tuchel tampil sebagai starter di sisi kanan lini serang Inggris saat menghadapi Prancis di Miami Stadium, Minggu 19 Juli 2026.

Kepercayaan tersebut dibayar lunas oleh pemain berusia 24 tahun itu dengan performa luar biasa.

Saka mencetak dua gol pada babak pertama yang membawa Inggris unggul telak 4-0 sebelum turun minum.

Pada babak kedua, ketika Prancis sempat memangkas ketertinggalan menjadi 3-4, Saka kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti yang sukses menembus gawang Mike Maignan.

Gol tersebut memastikan hattrick sekaligus memperlebar keunggulan Inggris menjadi 5-3.

Hattrick Pertama di Fase Gugur Piala Dunia 2026

Tiga gol yang dicetak Bukayo Saka bukan hanya membantu Inggris meraih kemenangan, tetapi juga menghadirkan rekor baru di Piala Dunia 2026.

Saka menjadi pemain pertama yang mencetak hattrick pada fase gugur turnamen.

Sebelumnya, hanya tiga pemain yang berhasil membukukan hattrick sepanjang Piala Dunia 2026, yakni Lionel Messi saat menghadapi Aljazair, Jonathan David ketika melawan Qatar, dan Ousmane Dembele saat menghadapi Norwegia.

Namun, seluruh hattrick tersebut tercipta pada fase grup.

Catatan itu membuat hattrick Bukayo Saka semakin istimewa karena menjadi satu-satunya yang lahir pada fase gugur Piala Dunia 2026.

Bukti Kualitas Saka di Panggung Dunia

Sepanjang Piala Dunia 2026, Bukayo Saka sempat beberapa kali absen sebagai starter karena mengalami masalah kebugaran.

Meski demikian, Thomas Tuchel tetap memberikan kepercayaan kepada winger Arsenal tersebut pada laga perebutan tempat ketiga.

Saka menjawab kepercayaan itu dengan penampilan terbaiknya dan menjadi salah satu aktor utama kemenangan Inggris atas Prancis.

Hattrick yang dicetaknya semakin menegaskan status Bukayo Saka sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di Piala Dunia 2026.(*)




Rekor Pele Akhirnya Tumbang! Michael Olise Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Gelandang Timnas Prancis, Michael Olise, mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia 2026.

Pemain Bayern Munchen itu resmi memecahkan rekor legenda Brasil, Pele, sebagai pemain dengan jumlah assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.

Rekor tersebut tercipta setelah Olise menyumbang satu assist saat Prancis menghadapi Inggris pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Minggu 19 Juli 2026.

Assist untuk gol Kylian Mbappe itu menjadi assist ketujuh Olise sepanjang turnamen, sekaligus mengantarkannya sebagai raja assist Piala Dunia 2026 dan pemegang rekor baru sepanjang sejarah kompetisi.

Michael Olise Lewati Rekor Legendaris Pele

Dalam pertandingan melawan Inggris, Michael Olise memulai laga dari bangku cadangan sebelum masuk menggantikan Rayan Cherki pada awal babak kedua.

Kehadirannya langsung memberikan dampak bagi permainan Prancis. Olise mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Kylian Mbappe menjadi gol.

Assist tersebut menjadi assist ketujuh Olise di Piala Dunia 2026.

Catatan itu membuat pemain Bayern Munchen tersebut unggul jauh dari para pesaingnya dalam daftar pemberi assist terbanyak di turnamen.

Raja Assist Piala Dunia 2026

Sepanjang Piala Dunia 2026, Michael Olise mengoleksi tujuh assist.

Jumlah tersebut terpaut cukup jauh dari para pemain lain seperti Kylian Mbappe, Bruno Guimaraes, Martin Odegaard, dan Brahim Diaz yang masing-masing mencatatkan empat assist.

Berkat torehan tersebut, Olise dipastikan menjadi pemain dengan assist terbanyak sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Rekor Pele Bertahan 56 Tahun Akhirnya Pecah

Tak hanya menjadi raja assist Piala Dunia 2026, Michael Olise juga mengukir sejarah baru di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.

Sebelumnya, rekor assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia dipegang oleh legenda Brasil, Pele.

Pada Piala Dunia 1970, Pele mencatatkan enam assist dalam satu turnamen.

Rekor itu bertahan selama 56 tahun dan belum pernah mampu disamai maupun dilampaui pemain lain.

Kini, Michael Olise berhasil memecahkan rekor tersebut dengan koleksi tujuh assist di Piala Dunia 2026, menjadikannya sebagai pemilik rekor assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.

Prestasi itu sekaligus menempatkan nama pemain berusia 24 tahun tersebut dalam daftar pemain yang mencatatkan sejarah baru di panggung Piala Dunia.(*)




Hasil Prancis vs Inggris 4-6: Bukayo Saka Hattrick, The Three Lions Juara 3 Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris berhasil mengamankan posisi ketiga Piala Dunia FIFA 2026 usai mengalahkan Timnas Prancis dengan skor 6-4 pada laga perebutan juara ketiga yang berlangsung di Miami Stadium, Minggu 19 Juli 2026.

Kemenangan The Three Lions ditentukan lewat gol Declan Rice, Ezri Konsa, Jude Bellingham, serta hattrick Bukayo Saka.

Sementara empat gol Prancis dicetak oleh Kylian Mbappe (dua gol), Bradley Barcola, dan Ousmane Dembele.

Hasil ini memastikan Inggris menutup Piala Dunia 2026 dengan meraih medali perunggu.

Sebaliknya, Prancis harus puas finis di peringkat keempat sekaligus gagal memberikan akhir manis bagi pelatih Didier Deschamps, yang mengakhiri masa jabatannya setelah turnamen ini.

Inggris Langsung Tancap Gas di Babak Pertama

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Inggris langsung mengambil inisiatif serangan dan membuka keunggulan saat laga baru berjalan tiga menit.

Declan Rice menggiring bola hingga ke depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Mike Maignan. Inggris unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat pasukan Thomas Tuchel semakin percaya diri. Pada menit ke-18, sepak pojok Rice berhasil disundul Ezri Konsa menjadi gol untuk menggandakan keunggulan Inggris menjadi 2-0.

Prancis semakin tertekan setelah Bukayo Saka mencetak gol ketiga Inggris pada menit ke-37.

Berawal dari bola liar hasil umpan Marcus Rashford, Saka melepaskan tendangan mendatar yang bersarang di pojok gawang Prancis.

Menjelang turun minum, Bukayo Saka kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Memanfaatkan umpan terobosan Eberechi Eze, winger Arsenal itu sukses menaklukkan Maignan sehingga babak pertama ditutup dengan keunggulan telak Inggris 4-0.

Prancis Bangkit, tetapi Inggris Tetap Menang

Memasuki babak kedua, Didier Deschamps melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang timnya.

Perubahan tersebut langsung membuahkan hasil. Pada menit ke-48, Kylian Mbappe memperkecil ketertinggalan menjadi 1-4 setelah menerima umpan Michael Olise.

Enam menit kemudian, Bradley Barcola kembali membobol gawang Inggris usai memanfaatkan umpan Mbappe. Skor berubah menjadi 2-4.

Momentum Prancis terus berlanjut. Pada menit ke-66, Mbappe mencetak gol keduanya melalui kerja sama satu-dua dengan Olise, membuat kedudukan menjadi 3-4.

Namun saat Prancis terus menekan, Inggris justru mendapatkan hadiah penalti setelah Djed Spence dijatuhkan di kotak terlarang.

Bukayo Saka yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna sekaligus mencatatkan hattrick pada laga tersebut. Inggris kembali menjauh dengan skor 5-3.

Memasuki masa injury time, Ousmane Dembele sempat memperkecil ketertinggalan Prancis menjadi 4-5 melalui tendangan keras dari sisi kanan.

Harapan Prancis untuk menyamakan skor akhirnya pupus setelah Jude Bellingham mencetak gol pada menit-menit akhir pertandingan.

Gol tersebut memastikan kemenangan Inggris dengan skor akhir 6-4 sekaligus mengunci posisi ketiga Piala Dunia 2026.

Inggris Akhiri Turnamen dengan Posisi Ketiga

Kemenangan ini menjadi penutup manis bagi skuad asuhan Thomas Tuchel setelah gagal melaju ke final.

Inggris berhasil membawa pulang medali perunggu berkat penampilan impresif, terutama dari Bukayo Saka yang mencetak tiga gol dalam laga perebutan tempat ketiga.

Di sisi lain, Prancis harus mengakhiri turnamen tanpa gelar.

Laga melawan Inggris juga menjadi pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Les Bleus setelah memutuskan mundur usai Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Prancis (4-3-3): Maignan; Theo Hernandez, Lacroix, Konate, Gusto; Rabiot, Zaire-Emery, Cherki; Doue, Mbappe, Olise.

Pelatih: Didier Deschamps.

Inggris (4-2-3-1): Henderson; Spence, Guehi, Konsa, Quansah; Eze, Rice; Rashford, Rogers, Saka; Toney.

Pelatih: Thomas Tuchel.(*)




Warga Jambi Siap Meriahkan Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemkot Siapkan Hiburan dan Voucher Belanja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menghadirkan hiburan bagi masyarakat dengan menggelar nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Timnas Spanyol melawan Timnas Argentina.

Kegiatan nobar tersebut akan berlangsung di kawasan Tugu Keris Siginjai Kota Jambi pada Senin 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB dini hari.

Tidak hanya menghadirkan tayangan pertandingan sepak bola dunia, Pemkot Jambi juga menyiapkan berbagai rangkaian hiburan untuk masyarakat, mulai dari penampilan musik, games interaktif, doorprize, hingga voucher belanja gratis.

Voucher tersebut dapat digunakan masyarakat untuk bertransaksi di stan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ikut meramaikan kegiatan nobar.

Nobar Gratis dan Terbuka untuk Masyarakat

Juru Bicara Pemkot Jambi, Saleh Ridho mengatakan, kegiatan nobar Final Piala Dunia 2026 merupakan lanjutan dari rangkaian nobar sebelumnya yang telah digelar sejak babak perempat final hingga semifinal.

Menurutnya, seluruh rangkaian nobar dipusatkan di kawasan Tugu Keris Siginjai dan dapat dinikmati masyarakat secara gratis.

“Nobar ini telah dimulai sejak babak perempat final, kemudian semifinal dan kali ini partai puncak final Piala Dunia 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di kawasan Tugu Keris Siginjai, terbuka untuk umum dan dapat dinikmati secara gratis oleh seluruh masyarakat,” ujar Saleh Ridho.

Selain final Piala Dunia 2026, Pemkot Jambi juga menyiarkan pertandingan perebutan posisi ketiga dan keempat antara Timnas Prancis menghadapi Timnas Inggris.

Pertandingan tersebut akan berlangsung Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB.

Rangkaian acara nobar dijadwalkan dimulai sejak Sabtu malam (18/7/2026) pukul 21.00 WIB hingga pertandingan selesai.

Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal

Pemkot Jambi menilai kegiatan nobar bukan hanya sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan aktivitas ekonomi pelaku UMKM.

Melalui kegiatan tersebut, para pelaku usaha lokal diberikan ruang untuk membuka stan kuliner maupun produk unggulan selama acara berlangsung.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan dan ajang kebersamaan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar,” kata Saleh Ridho.

Selain stan UMKM, Pemkot Jambi juga menghadirkan layanan publik berupa gerai aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), sosialisasi, serta pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital.

Layanan tersebut dihadirkan untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.

Gunakan Layar LED Besar dan Pengamanan Lokasi

Untuk memberikan pengalaman menonton yang nyaman, Pemkot Jambi menyiapkan layar LED berukuran besar di lokasi kegiatan.

Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi menjelaskan, fasilitas tersebut disiapkan agar masyarakat dapat menikmati pertandingan final Piala Dunia 2026 dengan suasana seperti menyaksikan langsung pesta sepak bola dunia.

“Kami ingin masyarakat Kota Jambi merasakan euforia final Piala Dunia dengan suasana yang meriah. Karena itu, kami siapkan layar LED berukuran besar agar seluruh penonton dapat menikmati pertandingan dengan nyaman,” jelasnya.

Selain hiburan dan fasilitas penonton, Pemkot Jambi juga telah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Masyarakat yang hadir diimbau menjaga ketertiban, kebersihan, serta memperhatikan kemungkinan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Tugu Keris Siginjai.

Pemkot Jambi berharap kegiatan nobar Final Piala Dunia 2026 dapat menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.(*)




Rekam Jejak Slavko Vincic! Wasit Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol

SEPUCUKJAMBI.ID – FIFA resmi menetapkan perangkat pertandingan untuk laga final Piala Dunia 2026 antara Timnas Argentina dan Timnas Spanyol.

Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, dipercaya menjadi pengadil utama dalam pertandingan perebutan gelar juara dunia tersebut.

Final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di New York New Jersey Stadium dan menjadi penutup perjalanan turnamen sepak bola terbesar dunia yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.

Pertemuan Argentina kontra Spanyol diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim memiliki kualitas pemain kelas dunia serta ambisi besar untuk mengangkat trofi juara.

Karena tingginya tensi pertandingan, FIFA memilih wasit dengan pengalaman dan rekam jejak kuat untuk memimpin laga puncak tersebut.

Rekam Jejak Slavko Vincic Jadi Pertimbangan FIFA

Pemilihan Slavko Vincic sebagai wasit final Piala Dunia 2026 bukan tanpa alasan.

Wasit asal Slovenia tersebut dikenal sebagai salah satu pengadil lapangan berpengalaman yang dimiliki FIFA.

Vincic telah mengantongi lisensi wasit FIFA sejak 2010.

Dalam kariernya, ia juga sudah memiliki pengalaman memimpin pertandingan final bergengsi, termasuk final Liga Europa musim 2021/2022 dan final Liga Champions 2023/2024.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membuat Vincic dinilai layak memimpin pertandingan sebesar final Piala Dunia.

Vincic Sudah Pimpin Tiga Laga Piala Dunia 2026

Sebelum mendapatkan tugas sebagai wasit final, Slavko Vincic telah tiga kali dipercaya memimpin pertandingan pada Piala Dunia 2026.

Laga pertama yang dipimpinnya adalah duel Brasil melawan Maroko pada fase grup C.

Selanjutnya, Vincic bertugas pada pertandingan fase grup J yang mempertemukan Aljazair kontra Yordania.

Ia juga memimpin laga babak 32 besar antara Meksiko melawan Ekuador, pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi.

Kini, Vincic akan menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan tugas terbesar, yakni memimpin final antara Argentina dan Spanyol.(*)

Susunan Wasit Final Piala Dunia 2026

Wasit Utama: Slavko Vincic (Slovenia)
Asisten Wasit 1: Tomaz Klancnik (Slovenia)
Asisten Wasit 2: Andraz Kovacic (Slovenia)
Wasit Keempat: Adham Makhadmeh (Yordania)
Asisten Cadangan: Mohammad Alkalaf (Yordania)




Jelang Final Piala Dunia 2026, Lionel Messi Ungkap Kekhawatiran Hadapi Spanyol

SEPUCUKJAMBI.ID – Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, mengakui pertandingan final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol akan menjadi ujian berat bagi skuad La Albiceleste.

Meski menghadapi lawan tangguh, Messi memastikan Argentina akan memberikan kemampuan terbaik demi meraih gelar juara dunia secara beruntun.

Argentina memastikan langkah ke final Piala Dunia 2026 setelah melewati laga semifinal dramatis melawan Timnas Inggris.

Sempat tertinggal, Argentina mampu melakukan comeback dan menang dengan skor 2-1 untuk mengamankan tiket ke partai puncak.

Kemenangan tersebut membuat Argentina semakin dekat dengan ambisi mempertahankan gelar juara dunia.

Namun, perjuangan mereka dipastikan tidak mudah karena harus menghadapi salah satu tim terbaik Eropa, Timnas Spanyol.

Spanyol melaju ke final setelah menyingkirkan salah satu kandidat juara lainnya, Timnas Prancis, pada babak semifinal.

Messi Sebut Spanyol Tim Berkualitas

Menjelang pertandingan final, Messi mengungkapkan rasa hormatnya terhadap kekuatan Spanyol.

Menurut pemain berjuluk La Pulga tersebut, La Furia Roja memiliki kualitas luar biasa dan dihuni banyak pemain yang sudah dikenalnya.

Messi juga menyebut kedekatannya dengan sejumlah pemain Spanyol, terutama mereka yang pernah atau masih memperkuat Barcelona, klub yang memiliki tempat istimewa dalam kariernya.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Spanyol adalah tim yang sangat bagus. Saya mengenal banyak pemain mereka, dan banyak di antaranya bermain untuk Barcelona, klub yang saya cintai dan masih saya ikuti sampai sekarang,” ujar Messi.

Atmosfer Argentina Jadi Kekuatan Tambahan

Selain membahas kualitas Spanyol, Messi juga mengenang atmosfer luar biasa yang dirasakan Argentina dalam perjalanan menuju final.

Menurutnya, dukungan masyarakat Argentina sudah terasa sejak momen lagu kebangsaan dikumandangkan sebelum pertandingan.

“Meskipun ini hanya sebuah pertandingan sepak bola, sejak lagu kebangsaan dikumandangkan kami sudah merasakan sesuatu yang istimewa.”

Messi menilai keberhasilan mencapai final bukan hanya tentang pertandingan sepak bola, tetapi juga membawa harapan besar bagi seluruh masyarakat Argentina.

“Ini bukan sekadar kemenangan biasa. Rakyat Argentina benar-benar sangat menginginkan hasil ini,” pungkas Messi.

Jadwal Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina

Pertandingan final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol akan menjadi duel antara juara bertahan Argentina dan kekuatan baru sepak bola Eropa.

Spanyol vs Argentina
Hari/Tanggal: Senin, 20 Juli 2026
Kick Off: 02.00 WIB
Venue: New York New Jersey Stadium
Live TV: TVRI, TVRI Sports
Live Streaming: Maxstream, Folaplay.(*)




Spanyol vs Argentina, Duel Penentu Juara Dunia 2026: La Roja Hadang Misi Messi

SEPUCUKJAMBI.ID – Final Piala Dunia 2026 akan menyajikan laga bergengsi antara Spanyol vs Argentina di MetLife Stadium, Senin 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.

Duel ini mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia yang datang dengan modal dan karakter permainan berbeda.

Argentina mengusung misi mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada edisi sebelumnya.

Di sisi lain, Spanyol memburu trofi Piala Dunia kedua setelah terakhir menjadi kampiun pada 2010.

Sorotan utama pertandingan tentu mengarah kepada Lionel Messi.

Kapten Argentina itu berpeluang menutup karier internasional dengan mempertahankan trofi Piala Dunia sekaligus menghadapi Spanyol, negara yang menjadi saksi perjalanan gemilangnya bersama Barcelona.

Spanyol Tampil Solid Sepanjang Turnamen

La Roja melangkah ke partai puncak dengan performa yang konsisten.

Tim besutan Luis de la Fuente tampil dominan saat menyingkirkan Prancis di semifinal dan menunjukkan permainan kolektif yang sulit dihentikan.

Perjalanan Spanyol memang sempat tersendat ketika bermain imbang tanpa gol melawan Cape Verde pada fase grup.

Namun setelah itu mereka bangkit dengan mengalahkan Arab Saudi dan Uruguay untuk mengamankan tiket ke babak gugur.

Di fase knockout, Spanyol menyingkirkan Austria dengan skor telak 3-0 sebelum melewati Portugal dan Belgia melalui gol-gol krusial pada menit akhir pertandingan.

Ketangguhan lini belakang menjadi salah satu kekuatan utama La Roja. Hingga menembus final, mereka baru sekali kebobolan sepanjang turnamen.

Argentina Tunjukkan Mental Juara

Sementara itu, Argentina kembali membuktikan statusnya sebagai juara bertahan dengan melewati jalur yang jauh lebih menegangkan.

Tim asuhan Lionel Scaloni menyapu bersih tiga pertandingan fase grup sebelum menghadapi ujian berat di fase gugur.

Argentina harus bermain hingga babak tambahan saat menghadapi Cape Verde dan Swiss.

Mereka juga menunjukkan mental luar biasa ketika bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir.

Drama kembali terjadi pada semifinal.

Menghadapi Inggris, Argentina sempat tertinggal hingga memasuki lima menit terakhir pertandingan.

Namun gol Enzo Fernandez dan sundulan Lautaro Martinez di masa injury time memastikan kemenangan dramatis 2-1 sekaligus mengantar Albiceleste ke final.

Messi Masih Jadi Pembeda

Meski telah berusia 39 tahun, Lionel Messi tetap menjadi pusat permainan Argentina.

Mega bintang tersebut sudah mengoleksi delapan gol sepanjang turnamen dan terus menunjukkan pengaruh besar melalui visi bermain, kreativitas, serta kemampuan menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.

Pada semifinal melawan Inggris, Messi memang tidak mencetak gol. Namun dua assist yang ia berikan menjadi kunci kebangkitan Argentina menuju final.

Rekor Pertemuan Spanyol vs Argentina

Final ini menjadi pertemuan kedua Spanyol dan Argentina dalam sejarah Piala Dunia.

Pertemuan pertama terjadi pada edisi 1966 ketika Argentina menang 2-1 berkat dua gol Luis Artime.

Di luar ajang Piala Dunia, kedua negara telah bertemu 13 kali dalam pertandingan internasional.

Spanyol mencatat enam kemenangan, Argentina lima kemenangan, sedangkan dua laga lainnya berakhir imbang.

Adu Filosofi Menuju Gelar Juara

Final Piala Dunia 2026 diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim memiliki pendekatan permainan yang berbeda.

Spanyol mengandalkan penguasaan bola, sirkulasi umpan cepat, serta organisasi permainan yang disiplin.

Sebaliknya, Argentina dikenal lebih fleksibel dengan mengandalkan efektivitas serangan, pengalaman, serta kemampuan bangkit dalam situasi sulit.

Jika La Roja ingin mengangkat trofi dunia untuk kedua kalinya, mereka harus mampu membatasi ruang gerak Messi.

Sebaliknya, Argentina hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mempertahankan gelar sekaligus menegaskan dominasinya sebagai raja sepak bola dunia.(*)




Argentina Comeback Dramatis! Messi Bawa Albiceleste Singkirkan Inggris dan Lolos ke Final

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Argentina memastikan satu tempat di final Piala Dunia 2026 usai menumbangkan Inggris dengan skor dramatis 2-1 pada laga semifinal di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis 16 Juli 2026 dini hari WIB.

Kemenangan ini membawa Albiceleste menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia.

Di partai puncak, Argentina akan menghadapi Spanyol yang lebih dulu menyingkirkan Prancis pada semifinal lainnya.

Laga sempat mengarah menjadi milik Inggris setelah Anthony Gordon membawa The Three Lions unggul lebih dulu. Namun, mental juara Argentina kembali berbicara.

Dua gol telat dari Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez membalikkan keadaan sekaligus mengakhiri langkah Inggris menuju final.

Sosok Lionel Messi kembali menjadi pembeda.

Kapten Argentina itu memang tidak mencetak gol, tetapi dua assist yang diciptakannya menjadi kunci kemenangan tim asuhan Lionel Scaloni.

Babak Pertama Berjalan Ketat

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan tempo sedang dan cenderung hati-hati.

Kedua tim lebih banyak bertarung di sektor tengah sehingga peluang bersih sangat minim.

Inggris memperoleh kesempatan terbaik pada menit ke-33 melalui sundulan John Stones yang memanfaatkan tendangan bebas Declan Rice.

Namun bola hanya menyamping tipis dari gawang Emiliano Martinez.

Argentina membalas lewat tembakan jarak jauh Enzo Fernandez enam menit kemudian. Upaya gelandang Chelsea itu masih meluncur tipis di sisi gawang Jordan Pickford.

Babak pertama juga diwarnai permainan keras. Elliot Anderson dan Lisandro Martinez sama-sama menerima kartu kuning. Hingga turun minum, skor tetap 0-0.

Inggris Pecah Kebuntuan

Selepas jeda, Argentina langsung mengambil inisiatif menyerang.

Julian Alvarez nyaris membuka keunggulan pada menit ke-47, tetapi Jordan Pickford melakukan penyelamatan gemilang.

Justru Inggris yang berhasil memecahkan kebuntuan.

Pada menit ke-55, Anthony Gordon menyelesaikan umpan matang Morgan Rogers dengan penyelesaian tenang yang membuat Inggris unggul 1-0.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka.

Lionel Scaloni merespons dengan memasukkan sejumlah pemain segar, termasuk Lautaro Martinez, Nico Gonzalez, Rodrigo De Paul, Nicolas Otamendi, dan Gonzalo Montiel untuk meningkatkan tekanan.

Messi Jadi Pembeda

Serangan Argentina semakin intens memasuki 15 menit terakhir pertandingan.

Peluang emas Alexis Mac Allister sempat membentur tiang gawang sebelum Pickford kembali menggagalkan peluang Enzo Fernandez.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-85.

Lionel Messi mengirim umpan matang kepada Enzo Fernandez yang melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti.

Bola gagal dijangkau Pickford dan mengubah skor menjadi 1-1.

Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Argentina justru mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Memasuki menit ke-90+2, Messi kembali memperlihatkan kelasnya lewat umpan silang akurat yang disambut sundulan Lautaro Martinez untuk membawa Argentina berbalik unggul 2-1.

Inggris mencoba merespons dengan memasukkan Ivan Toney dan Marcus Rashford. Namun waktu yang tersisa tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan.

Peluit panjang memastikan Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026. Sementara Inggris harus puas bertanding melawan Prancis dalam perebutan tempat ketiga.(*)