Rahasia Selebrasi Fabian Ruiz Terungkap, Gol ke Gawang Belgia Dipersembahkan untuk Sang Anak

SEPUCUKJAMBI.ID – Fabian Ruiz menjadi salah satu aktor utama di balik kemenangan dramatis Timnas Spanyol atas Belgia pada perempat final Piala Dunia 2026.

Gelandang berusia 30 tahun itu tak hanya membuka keunggulan La Furia Roja, tetapi juga mengungkap makna emosional di balik selebrasi golnya yang mencuri perhatian.

Ruiz dipercaya tampil sejak menit pertama oleh pelatih Luis De La Fuente dalam laga krusial tersebut.

Kepercayaan itu dijawab dengan performa impresif, termasuk gol pembuka yang membawa Spanyol mengendalikan jalannya pertandingan sebelum akhirnya menang 2-1 dan mengamankan tiket semifinal.

Usai pertandingan, Ruiz mengaku dirinya selalu mempersiapkan diri untuk setiap keputusan pelatih.

Karena itu, ketika namanya masuk dalam susunan pemain utama, ia bertekad memberikan kontribusi maksimal bagi tim.

“Pelatih baru mengumumkan susunan pemain beberapa saat sebelum pertandingan dimulai. Saya selalu mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan,” ujar Ruiz kepada DAZN.

Menurut pemain yang memperkuat Paris Saint-Germain itu, dirinya tidak menerima instruksi khusus dari Luis De La Fuente.

Ia hanya menjalankan skema yang selama ini telah dipersiapkan dalam sesi latihan bersama tim nasional.

“Hari ini saya mendapat kesempatan menjadi starter dan saya selalu siap melakukan apa pun yang dibutuhkan tim. Saya senang bisa mendapatkan menit bermain dan membantu tim meraih kemenangan,” katanya.

Selepas mencetak gol, Ruiz melakukan selebrasi dengan memasukkan bola ke dalam jersey sambil mengisap ibu jarinya.

Aksi tersebut langsung menjadi perhatian publik karena dianggap memiliki makna khusus.

Ruiz kemudian mengonfirmasi bahwa selebrasi tersebut dipersembahkan untuk calon buah hatinya yang saat ini masih berada dalam kandungan sang istri.

Ia mengaku telah lama berharap bisa mencetak gol di Piala Dunia untuk menghadiahkan momen spesial bagi keluarganya.

“Saya memang sangat ingin mencetak gol agar bisa mendedikasikannya untuk istri saya dan calon buah hati kami. Istri saya dan seluruh keluarga sangat bahagia sekaligus terharu,” ungkap Ruiz.

Gol tersebut menjadi salah satu momen emosional dalam perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026.

Selain mengantar La Furia Roja membuka keunggulan, gol itu juga memiliki nilai pribadi yang begitu besar bagi sang gelandang.

Kini fokus Ruiz dan rekan-rekannya beralih ke babak semifinal.

Tantangan yang menanti tidak ringan karena Spanyol akan menghadapi Prancis dalam duel yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbesar di Piala Dunia 2026.

Dengan performa yang terus meningkat, Ruiz diharapkan kembali menjadi salah satu motor permainan La Furia Roja dalam upaya merebut tiket menuju partai final.(*)




Drama Menit Akhir! Spanyol Tumbangkan Belgia 2-1 dan Tantang Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Spanyol memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah memenangi duel sengit melawan Belgia dengan skor 2-1.

Kemenangan La Furia Roja ditentukan lewat gol dramatis Mikel Merino pada menit-menit akhir pertandingan yang membuat asa Belgia pupus di depan mata.

Laga perempat final berlangsung dalam tensi tinggi.

Kedua tim sama-sama tampil agresif sejak menit awal, tetapi Spanyol lebih efektif memanfaatkan peluang yang mereka ciptakan.

Hasil ini sekaligus mengantarkan skuad asuhan Luis De La Fuente menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.

Spanyol membuka keunggulan pada menit ke-30 melalui Fabian Ruiz.

Gelandang Paris Saint-Germain itu berada di posisi tepat untuk menyelesaikan bola di depan gawang setelah pertahanan Belgia gagal mengantisipasi situasi berbahaya.

Belgia tidak membutuhkan waktu lama untuk bangkit. Menjelang turun minum, Charles De Ketelaere menyamakan kedudukan lewat sundulan terarah yang tak mampu dibendung Unai Simon.

Gol tersebut sekaligus mengakhiri catatan impresif Spanyol yang sebelumnya belum pernah kebobolan sepanjang perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

Memasuki babak kedua, duel berlangsung semakin terbuka.

Belgia beberapa kali mengancam melalui Kevin De Bruyne dan Jeremy Doku, sementara Spanyol terus mengandalkan penguasaan bola untuk mencari celah di lini belakang lawan.

Saat pertandingan diperkirakan akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Mikel Merino kembali muncul sebagai pembeda.

Gol bermula dari sepakan jarak jauh Pau Cubarsi yang gagal diamankan dengan sempurna oleh Senne Lammens. Bola muntah langsung disambar Merino menjadi gol pada menit ke-88.

Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Belgia yang kehilangan kiper utama Thibaut Courtois akibat cedera.

Lammens yang masuk sebagai pengganti gagal menghalau bola dengan sempurna sehingga membuka peluang emas bagi Merino untuk memastikan kemenangan Spanyol.

Bagi Merino, ini bukan kali pertama menjadi pahlawan negaranya di turnamen tersebut.

Sebelumnya, gelandang berusia 30 tahun itu juga mencetak gol penentu kemenangan ketika Spanyol menyingkirkan Portugal pada babak 16 besar.

Kemenangan atas Belgia membawa Spanyol kembali menembus semifinal Piala Dunia.

Tantangan berikutnya jauh lebih berat karena mereka akan menghadapi Prancis dalam duel dua raksasa Eropa untuk memperebutkan satu tiket menuju partai final.

Susunan pemain

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Marc Cucurella, Aymeric Laporte, Pau Cubarsi, Pedro Porro; Fabian Ruiz, Rodri; Alex Baena, Dani Olmo, Lamine Yamal; Mikel Oyarzabal.

Pelatih: Luis De La Fuente.

Belgia (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Maxim De Cuyper, Brandon Mechele, Nathan Ngoy, Timothy Castagne; Hans Vanaken, Nicolas Raskin; Leandro Trossard, Kevin De Bruyne, Jeremy Doku; Charles De Ketelaere.

Pelatih: Rudi Garcia.(*)




Mbappe Salip Messi, Perburuan Sepatu Emas Makin Sengit

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan memperebutkan gelar top skor atau Sepatu Emas Piala Dunia 2026 semakin menarik memasuki babak perempat final.

Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, kini menjadi pemain paling produktif setelah kembali menambah koleksi golnya bersama Les Bleus.

Sejak fase grup dimulai, daftar pencetak gol terbanyak terus mengalami perubahan.

Tingginya produktivitas para penyerang membuat edisi Piala Dunia 2026 menjadi salah satu turnamen dengan persaingan top skor paling ketat dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelum pertandingan perempat final digelar, Lionel Messi masih berada di posisi teratas daftar pencetak gol, ditempel ketat oleh Kylian Mbappe dan Erling Haaland.

Namun, hasil laga Prancis kontra Maroko pada Jumat (10/7/2026) mengubah peta persaingan.

Mbappe sukses mencetak satu gol dalam kemenangan 2-0 atas Maroko sekaligus membawa Prancis melangkah ke babak semifinal.

Tambahan satu gol tersebut membuat koleksi gol Mbappe kini mencapai delapan sepanjang Piala Dunia 2026.

Jumlah tersebut mengantarkannya ke puncak daftar top skor sementara dan membuat persaingan Sepatu Emas semakin terbuka.

Sebenarnya, Mbappe berpeluang menambah pundi-pundi gol lebih banyak pada pertandingan tersebut.

Ia sempat mendapatkan hadiah penalti di babak pertama, tetapi eksekusinya berhasil digagalkan kiper Maroko, Yassine Bounou.

Meski demikian, peluang pemain berusia 27 tahun itu untuk memperlebar jarak masih terbuka lebar karena Prancis telah memastikan tempat di semifinal.

Di sisi lain, persaingan belum berakhir. Lionel Messi bersama Argentina dan Erling Haaland yang memimpin lini depan Norwegia masih memiliki kesempatan menambah koleksi gol mereka pada laga perempat final masing-masing.

Argentina dijadwalkan menghadapi Kolombia, sedangkan Norwegia akan berduel melawan Inggris. Hasil kedua pertandingan tersebut diprediksi kembali mengubah klasemen pencetak gol terbanyak.

Menariknya, jika produktivitas para penyerang terus berlanjut hingga partai final, rekor legenda Prancis Just Fontaine sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia, yakni 13 gol, berpeluang dipatahkan pada turnamen tahun ini.

Sementara itu, Mbappe kini mengalihkan fokusnya untuk mempersiapkan kondisi fisik jelang semifinal.

Prancis masih menunggu lawan berikutnya yang akan ditentukan melalui pertandingan Spanyol melawan Belgia yang berlangsung pada Sabtu (11/7/2026) dini hari.(*)




Prancis Tampil Dominan, Kalahkan Maroko 2-0 untuk Rebut Tiket Semifinal

SEPUCUKJAMBI.ID – Prancis memastikan langkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Maroko dengan skor meyakinkan 2-0 pada pertandingan perempat final yang berlangsung di Boston Stadium.

Kemenangan Les Bleus ditentukan melalui gol Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele pada babak kedua.

Hasil tersebut sekaligus menjadikan Prancis sebagai tim pertama yang mengamankan tiket ke empat besar.

Selanjutnya, skuad asuhan Didier Deschamps akan menghadapi pemenang duel Spanyol kontra Belgia.

Sejak peluit awal dibunyikan, Prancis langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi jalannya pertandingan.

Baru empat menit laga berjalan, Dayot Upamecano hampir membawa timnya unggul, tetapi peluang emasnya masih mampu digagalkan oleh penjaga gawang Maroko, Yassine Bounou.

Tekanan Prancis terus berlanjut sepanjang babak pertama. Namun rapatnya lini pertahanan Maroko membuat sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol.

Kesempatan emas datang pada menit ke-25 setelah Kylian Mbappe dilanggar Noussair Mazraoui di dalam kotak penalti.

Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Sayangnya, eksekusi Mbappe berhasil dibaca dengan baik oleh Bounou yang melakukan penyelamatan gemilang sehingga skor tetap imbang tanpa gol.

Meski gagal memanfaatkan penalti, Prancis tetap menguasai permainan. Maroko lebih banyak bertahan dan kesulitan mengembangkan serangan.

Menjelang turun minum, Lucas Digne hampir memecah kebuntuan melalui tembakan keras yang membentur mistar gawang.

Di sisi lain, peluang terbaik Maroko lahir dari tendangan bebas Achraf Hakimi yang masih melenceng dari sasaran. Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, Maroko mencoba tampil lebih agresif.

Namun Prancis mampu mengimbangi permainan sehingga pertandingan berlangsung terbuka dengan saling melancarkan serangan.

Pada menit ke-55, Desire Doue menguji refleks Bounou lewat sepakan jarak jauh yang masih berhasil ditepis.

Beberapa menit kemudian, Mbappe kembali memperoleh peluang, tetapi penyelesaiannya melambung di atas mistar.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60.

Mbappe menunjukkan kualitas individunya dengan menggiring bola sebelum melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok kiri atas gawang Maroko. Gol spektakuler tersebut membawa Prancis unggul 1-0.

Keunggulan itu membuat Les Bleus semakin percaya diri. Enam menit kemudian, Ousmane Dembele menggandakan keunggulan melalui tendangan mendatar dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan Bounou. Skor berubah menjadi 2-0.

Setelah unggul dua gol, Didier Deschamps melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan tim sekaligus mempertahankan intensitas serangan.

Pergantian tersebut membuat Prancis tetap tampil dominan hingga pertandingan berakhir.

Maroko berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa waktu yang ada, tetapi kokohnya pertahanan Prancis membuat Singa Atlas gagal menciptakan gol balasan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan dan memastikan Prancis melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Prancis (4-2-3-1): Maignan; Digne, Saliba, Upamecano, Kounde; Rabiot, Kone; Doue, Olise, Dembele; Mbappe.
Pelatih: Didier Deschamps.

Maroko (4-2-3-1): Bounou; Salah-Eddine, Mazraoui, Diop, Hakimi; El Aynaoui, Bouaddi; El Khannouss, Ounahi, Diaz; Talbi.
Pelatih: Mohammed Ouahbi.(*)