TP PKK Tanjab Barat Ringankan Beban Warga Lewat Pasar Murah

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini berlangsung di depan Kantor TP PKK di wilayah Tanjung Jabung Barat, Rabu (18/03), dan mendapat sambutan antusias dari warga yang sejak pagi sudah memadati lokasi.

Pasar murah tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK, Fadhilah Sadat, serta dihadiri Dinas Ketahanan Pangan dan Perum Bulog.

Harga Lebih Murah dari Pasaran

Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasar, di antaranya:

  • Beras 5 kg: Rp58.000

  • Minyak goreng: Rp15.500/liter

  • Bawang merah: Rp16.000

  • Bawang putih: Rp15.000

  • Telur ayam: Rp16.000/10 butir

  • Daging ayam: Rp40.000/kg

  • Ikan lele: Rp18.000/kg

Kondisi ini menjadi daya tarik utama bagi masyarakat, terutama menjelang Lebaran yang biasanya diikuti kenaikan harga bahan pangan.

Bentuk Kepedulian untuk Masyarakat

Ketua TP PKK, Fadhilah Sadat, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, meningkatnya permintaan jelang Idulfitri kerap memicu kenaikan harga bahkan kelangkaan sejumlah komoditas.

Oleh karena itu, kolaborasi antara TP PKK, pemerintah daerah, dan Bulog menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan.

Ia juga memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran tetap aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam memenuhi kebutuhan.

Antusiasme Warga Tinggi

Sejak pagi hari, warga terlihat memadati lokasi pasar murah. Banyak di antaranya memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih hemat.

Selain membantu secara ekonomi, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

Di akhir kegiatan, Ketua TP PKK turut menyampaikan ucapan menyambut Idulfitri kepada masyarakat, sekaligus berharap momentum Lebaran dapat mempererat kebersamaan dan silaturahmi.(*)




Lonjakan Harga Awal Puasa, Bupati Muaro Jambi Turunkan Operasi Pasar

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menggelar pasar murah sebagai langkah pengendalian harga kebutuhan pokok pada awal Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan yang dikemas dalam Gebyar Ramadan ini berlangsung selama dua hari di Lapangan Masjid Jami’ Miftahurrahman, Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), mulai Minggu (1/3/2026).

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, mengatakan pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di tengah peningkatan konsumsi saat awal Ramadan.

Menurutnya, sejumlah komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar umum, sehingga dapat membantu meringankan beban warga, terutama masyarakat berpenghasilan rendah.

“Pasar murah ini menawarkan harga yang relatif lebih rendah dibanding harga di pasaran. Masyarakat yang berhak hendaknya dapat memanfaatkannya dengan baik,” ujar Bambang.

Bupati yang akrab disapa BBS itu menjelaskan bahwa kenaikan harga bahan pokok di awal Ramadan merupakan pola tahunan yang kerap terjadi.

Lonjakan tersebut, katanya, berdampak langsung terhadap rumah tangga dengan pendapatan terbatas.

Karena itu, pemerintah daerah melakukan intervensi melalui operasi pasar murah sebagai bentuk pengendalian harga dan stabilisasi pasokan.

“Kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Ia menambahkan, tingginya partisipasi warga dalam kegiatan Gebyar Ramadan menjadi indikator bahwa program tersebut menyasar kebutuhan riil masyarakat.

Pemkab Muaro Jambi, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan harga bahan pokok sepanjang Ramadan.

Evaluasi akan dilakukan jika terjadi lonjakan signifikan pada komoditas tertentu.

“Kami akan melihat dinamika harga di lapangan. Jika diperlukan langkah tambahan, tentu akan kita tindak lanjuti,” tegasnya.(*)




Jelang Ramadan 1447 H, Disperindag Kota Jambi Gelar Operasi Pasar Murah untuk Tekan Harga Sembako

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menggelar operasi pasar murah sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga serta ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting pada Tahun Anggaran 2026.

Program ini difokuskan untuk membantu masyarakat menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi, Nella Ervina, mengungkapkan bahwa total sebanyak 4.000 paket sembako disiapkan dan akan disalurkan secara bertahap ke seluruh kecamatan di Kota Jambi.

Khusus Kecamatan Jambi Timur, sebanyak 703 paket telah dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat.

Menurut Nella, penerima bantuan ditetapkan berdasarkan data ekonomi nasional yang kemudian diverifikasi ulang di tingkat kecamatan.

Proses verifikasi dilakukan dua tahap untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Data penerima manfaat sudah melalui verifikasi dua kali agar program ini sesuai dengan tujuan dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Setiap paket sembako mendapatkan subsidi dari Pemerintah Kota Jambi sebesar Rp50.000.

Dengan nilai paket mencapai Rp162.000, masyarakat hanya perlu membayar Rp112.000.

Paket tersebut terdiri dari beras premium 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan satu kaleng susu kental manis.

Nella menambahkan, operasi pasar murah ini dibiayai melalui APBD Kota Jambi dalam Program Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai hari ini hingga 24 Februari 2026 dan menjangkau 11 kecamatan se-Kota Jambi.

“Dengan adanya subsidi ini, harga yang diterima masyarakat jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar. Harapannya, kebutuhan pokok tetap terjangkau dan harga di pasaran tetap stabil menjelang Ramadan,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa operasi pasar murah merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

Menurut Maulana, lonjakan kebutuhan menjelang Ramadan kerap berpotensi memicu kenaikan harga jika tidak diimbangi dengan intervensi pemerintah.

“Permintaan biasanya meningkat menjelang Ramadan. Jika tidak diantisipasi, hal ini bisa berdampak pada inflasi. Karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan harga tetap terkendali,” katanya.

Ia menyebutkan, melalui program ini, Pemkot Jambi menargetkan sedikitnya 4.000 keluarga dapat terbantu melalui penyediaan sembako bersubsidi, sekaligus menjaga harga di tingkat pasar.

“Bukan harganya yang naik, justru kita tekan agar harga sembako tetap stabil. Mudah-mudahan distribusi hari ini berjalan lancar, dimulai dari Jambi Timur dan berlanjut ke kecamatan lainnya,” pungkasnya.

Maulana berharap, operasi pasar murah ini dapat membantu masyarakat menyambut Ramadan dengan lebih tenang serta memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.(*)