SMKN 2 Kota Jambi Gelar Upacara Khidmat, Siswa Didorong Bangun Karakter

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upacara bendera di SMKN 2 Kota Jambi pada Senin (6/4/2026) berlangsung berbeda dari biasanya.
Irup dari Polda Jambi, AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, M.H., M.Pd., menekankan bahwa penguatan karakter siswa menjadi kunci utama menghadapi tantangan masa depan.
Dalam amanatnya, AKBP Dadang menekankan bahwa kecerdasan akademik saja tidak cukup. Para siswa harus dibekali integritas, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal untuk sukses di dunia kerja dan kehidupan.
“Di dunia kerja, nilai akademik hanya satu bagian. Kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab menjadi penentu keberhasilan,” ujarnya di hadapan seluruh peserta upacara.
Penguatan karakter ini selaras dengan Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila, di mana siswa didorong memiliki enam karakter utama: beriman dan bertakwa, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
AKBP Dadang juga mengingatkan agar siswa menjauhi kebiasaan buruk, seperti menyontek atau melanggar disiplin waktu, karena hal kecil bisa membentuk perilaku tidak jujur di masa depan.
“Karakter yang baik terbentuk dari kebiasaan sehari-hari. Jangan biasakan hal-hal yang merusak integritas,” tegasnya.
Sebagai persiapan menghadapi dunia industri, siswa SMK dituntut memiliki etos kerja tinggi, disiplin waktu, serta kemampuan bekerja sama. Hal ini dianggap penting agar siap bersaing di era global yang kompetitif.
Kepala SMKN 2 Kota Jambi, Dr. Woro Handayani, S.Pd., M.Pd, menyambut positif motivasi yang diberikan oleh Irup dari Polda Jambi.
Pihak sekolah menegaskan bahwa penguatan karakter menjadi fokus pendidikan di sekolah, selain prestasi akademik.
“Pesan Irup hari ini sangat relevan. Kami terus mendorong siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik,” ujar Dr. Woro.
Di akhir amanat, AKBP Dadang mengajak siswa untuk mulai membangun karakter dari diri sendiri sebagai fondasi masa depan.
“Masa depan kalian tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh karakter yang kalian bentuk setiap hari,” pungkasnya.
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti seluruh siswa, guru, serta jajaran sekolah, dengan harapan pesan penguatan karakter dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.(*)