Revitalisasi Pasar Sijimat Dimulai, Kios Kosong dan Melanggar Aturan Ditindak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mulai mengambil langkah tegas dalam penataan kawasan Pasar Sijimat, yang berlokasi di Jalan WR Supratman, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.

Sejumlah kios dan lapak yang dinilai melanggar aturan ditertibkan oleh tim gabungan yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, A Ridwan, pada Rabu 10 Juni 2026 pagi.

Penertiban dilakukan setelah pemerintah mengklaim telah menjalankan berbagai tahapan pembinaan, mulai dari sosialisasi, pemberian teguran hingga peringatan tertulis kepada pemilik kios.

Namun, sebagian pedagang disebut tidak mengindahkan aturan yang telah ditetapkan.

A Ridwan mengatakan, tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengembalikan fungsi kawasan pasar agar lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.

“Hari ini tim melakukan penertiban, pembersihan, dan pembenahan di sejumlah titik Pasar Sijimat,” kata dia.

“Beberapa kios yang ditindak sebelumnya sudah melalui tahapan sesuai regulasi, termasuk pemberian surat teguran. Karena tidak ada tindak lanjut dari pemilik kios, maka penertiban harus dilakukan,” ujarnya di lokasi.

Selain menindak kios yang dianggap melanggar ketentuan, Pemkot Jambi juga berencana memperbaiki sejumlah bangunan kios yang sudah lama terbengkalai dan tidak lagi dimanfaatkan oleh pedagang.

Menurut Ridwan, kondisi sejumlah kios yang kosong bertahun-tahun membuat kawasan pasar terlihat semrawut dan kurang produktif.

Karena itu, revitalisasi akan dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan perdagangan tradisional di pusat Kota Jambi.

Di sisi lain, pemerintah memastikan para pedagang yang terdampak tidak akan dibiarkan tanpa solusi.

Pendataan akan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan serta kemungkinan relokasi ke lokasi yang sesuai dengan aturan dan kapasitas yang tersedia.

“Pemerintah akan mendata para pedagang dan mencarikan alternatif penempatan yang memungkinkan,” jelasnya.

“Namun, setiap pedagang tetap harus mematuhi aturan yang berlaku agar kawasan pasar dapat tertata dengan baik,” katanya.

Penertiban ini juga menjadi sinyal bahwa Pemkot Jambi mulai memperketat pengawasan terhadap pemanfaatan aset dan fasilitas pasar.

Selama ini, pemerintah mengaku lebih mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan pembinaan sebelum mengambil langkah penegakan aturan.

Meski demikian, kebijakan penertiban di kawasan pasar kerap menjadi perhatian karena menyangkut aktivitas ekonomi masyarakat.

Oleh sebab itu, proses pendataan dan penempatan ulang pedagang menjadi faktor penting agar penataan kawasan tidak mengganggu keberlangsungan usaha mereka.

Pemkot Jambi berharap langkah pembenahan Pasar Sijimat dapat menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertib, bersih, aman, serta memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.(*)




Hujan Masih Mengintai Jambi hingga Pertengahan Juni, Ini Imbauan Pemprov

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa pekan ke depan.

Meskipun sebagian wilayah telah memasuki musim kemarau, curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih diperkirakan terjadi hingga pertengahan Juni 2026.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan sejumlah daerah di Provinsi Jambi masih berpotensi diguyur hujan, terutama pada sore hingga malam hari.

Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan air, hingga pohon tumbang di beberapa wilayah yang rawan terdampak.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, mengatakan masyarakat tidak boleh lengah meskipun secara klimatologis Jambi mulai memasuki periode musim kemarau.

Menurutnya, perubahan cuaca yang masih cukup dinamis perlu menjadi perhatian bersama, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana.

“Kita sudah memasuki musim kemarau berdasarkan catatan BMKG. Namun masyarakat tetap harus waspada karena potensi hujan masih cukup tinggi, terutama pada sore hari. Ini perlu diantisipasi karena dapat memicu banjir maupun tanah longsor di sejumlah wilayah,” ujar Sudirman.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi BMKG, peluang hujan di Provinsi Jambi masih cukup besar hingga memasuki dasarian kedua Juni atau sekitar tanggal 20 Juni 2026.

Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi.

Sudirman menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam upaya mitigasi bencana.

Warga yang tinggal di daerah bantaran sungai, kawasan perbukitan, maupun wilayah dengan riwayat longsor diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk rutin memantau informasi cuaca resmi dari BMKG, membersihkan saluran drainase dan lingkungan sekitar, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana.

Pemerintah berharap langkah antisipasi yang dilakukan sejak dini dapat meminimalkan risiko kerugian akibat cuaca ekstrem, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan lancar selama masa peralihan musim.

Dengan kondisi cuaca yang masih fluktuatif, warga diharapkan tidak mengabaikan peringatan dini yang dikeluarkan instansi terkait dan selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di luar ruangan.(*)




Rejuvenasi Organisasi Kepemudaan, Sekda Jambi: Pemuda Harus Adaptif dan Inovatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan pentingnya penguatan peran generasi muda melalui langkah strategis rejuvenasi organisasi kepemudaan agar mampu menjawab tantangan era industri dan digitalisasi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, dalam forum bertajuk penguatan organisasi kepemudaan yang digelar di Swiss-Belhotel Jambi, Jumat (10/4/2026).

Menurut Sudirman, rejuvenasi organisasi tidak hanya sebatas pergantian kepengurusan, tetapi juga menyangkut pembaruan cara berpikir, program kerja, hingga nilai perjuangan yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Organisasi pemuda harus berani bertransformasi. Tidak cukup hanya aktif secara administratif, tapi juga harus mampu menjadi ruang tumbuh yang adaptif dan produktif bagi generasi muda,” ujarnya.

Ia menekankan, perubahan besar akibat perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), digitalisasi, dan otomasi industri menuntut pemuda untuk memiliki keterampilan yang lebih luas.

Tidak hanya pendidikan formal, tetapi juga kemampuan seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas.

Dalam kesempatan itu, Sudirman juga memaparkan capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) terbaru. Provinsi Jambi mencatat angka 62,96, sedikit di atas rata-rata nasional sebesar 62,88.

Capaian ini dinilai sebagai potensi besar yang harus terus dikembangkan.

“Ini menunjukkan bahwa pemuda Jambi punya peluang besar untuk berkembang. Tinggal bagaimana kita arahkan agar lebih siap menghadapi dunia kerja dan perubahan global,” jelasnya.

Ia berharap organisasi kepemudaan dapat berperan sebagai pusat pengembangan kapasitas generasi muda, sekaligus menjadi wadah pembentukan karakter, integritas, dan jiwa kepemimpinan.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menegaskan bahwa gerakan rejuvenasi harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Pemuda harus progresif, menguasai teknologi, punya jiwa wirausaha, dan tetap menjaga nilai moral. Mereka harus menjadi motor perubahan di tengah tantangan global,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi, Novriadi, menyebut kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai organisasi kepemudaan sebagai bagian dari upaya membangkitkan semangat kolaborasi.

Ia berharap forum ini mampu melahirkan gagasan dan langkah konkret dalam memperkuat peran pemuda sebagai pilar pembangunan daerah.(*)




Kepala Samsat dan Wadirum RSUD Digeser! Berikut Nama-nama Pejabat Pemprov Jambi yang Dilantik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan 13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam Jabatan Administrator atau eselon III.

Pelantikan ini digelar Senin (6/4/2026) malam di ruang kerja Rumah Dinas Sekda dan dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sudirman mewakili Gubernur Jambi, Al Haris.

Pengangkatan resmi tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jambi Nomor: 264/KEP.GUB/BKD-3.3/2026.

Rotasi dan promosi jabatan ini menyasar berbagai instansi strategis, termasuk Inspektorat Daerah, RSUD Raden Mattaher, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Dinas Kehutanan dan Perkebunan.

Beberapa nama tenar ikut dilantik, seperti Dr. Mustarhadi yang sebelumnya menjabat Kepala UPTB (Samsat) Kota Jambi kini menjadi Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Raden Mattaher.

Ferdiansyah, Wadirum sebelumnya, kembali ke Inspektorat Provinsi Jambi sebagai Inspektur Pembantu I.

Sementara dr. Sephelio, mantan Direktur RSUD Kolonel Abunjabi Bangko, kini memimpin Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.

Berikut daftar lengkap 13 pejabat administrator baru beserta jabatan mereka:

  1. Ferdiansyah, S.STP., MA – Inspektur Pembantu I, Inspektorat Daerah Provinsi Jambi
  2. Dr. Mustarhadi, S.HI., M.H – Wakil Direktur Umum & Keuangan, RSUD Raden Mattaher
  3. Helvirani, SE – Kepala UPTB (Samsat) Kota Jambi, Bapenda
  4. M. Ridwan, SH – Kepala Bidang Perencanaan & Pengembangan Iklim Penanaman Modal, DPMPTSP
  5. Makhbub Junaidi, S.T – Kepala UPTB (Samsat) Kabupaten Tebo, Bapenda
  6. Isro Handayani, SH – Kepala UPTB Kabupaten Merangin, Bapenda
  7. dr. Sephelio – Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Provinsi Jambi
  8. Benny Pardilah, SH., MAP – Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur & Penghargaan, BKD
  9. Pahari, SH – Kepala Bidang Sertifikasi, Kompetensi, & Pengelolaan Kelembagaan, BPSDM
  10. Misriadi, SP., M.Sc – Kepala Bidang Sarana Prasarana & Perlindungan Perkebunan, Dinas Perkebunan
  11. Budi Kus Yulianto, S.Hut – Kepala UPTD KPHP Unit VIII Hilir Sarolangun, Dinas Kehutanan
  12. Rauyani, SP., M.Eng – Kepala UPTD KPHP Tebo Timur Unit X, Dinas Kehutanan
  13. Yopie Said Ramadhany, SE., M.Ak – Kepala Bidang Pengendalian, Evaluasi & Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah, Bapenda

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jambi untuk meningkatkan kinerja birokrasi, memastikan pengelolaan instansi strategis lebih efektif, dan mendukung pelayanan publik bagi masyarakat.(*)




Sekda Sudirman Ajak Lestarikan Nilai Perjuangan Veteran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, menekankan pentingnya peran Pemuda Panca Marga (PPM) sebagai organisasi yang menghimpun anak cucu pahlawan dalam melestarikan nilai perjuangan para veteran.

Hal ini disampaikan Sekda Sudirman saat menghadiri peringatan HUT ke-69 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan HUT ke-45 PPM Provinsi Jambi di Auditorium Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (22/01/2026).

Menurut Sekda, PPM dan LVRI memiliki peran strategis dalam meneruskan cita-cita proklamasi dan mendorong kemajuan serta kesejahteraan masyarakat.

“Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para veteran atas pengorbanan luar biasa dalam mempertahankan kemerdekaan. Peringatan ini menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk mengenang jasa-jasa para veteran yang menjadi fondasi kebebasan dan keberlanjutan bangsa,” ujar Sekda.

Sekda Sudirman menambahkan bahwa perjuangan para veteran adalah teladan keberanian, ketulusan, dan keteguhan hati yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun bangsa, menjaga persatuan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap setiap kontribusi yang diberikan oleh veteran menjadi warisan abadi bagi bangsa.

Dalam arahannya, Sekda juga menekankan pentingnya sinergi antara generasi pendahulu dan generasi penerus.

“Kami berharap PPM dapat menjadi garda terdepan dalam menerjemahkan pengalaman veteran menjadi aksi nyata yang berdampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Nilai-nilai perjuangan veteran harus terus menjadi kekuatan membangun Provinsi Jambi yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Acara ini tidak hanya menjadi peringatan hari jadi organisasi LVRI dan PPM, tetapi juga momentum memperjuangkan kesejahteraan, kehormatan, dan martabat para veteran dan keluarganya.

Sekda menekankan, LVRI dan PPM Provinsi Jambi diharapkan terus aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya, serta menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa.

“Selamat HUT ke-69 LVRI dan HUT ke-45 PPM. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan keberkahan bagi para veteran yang terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Jambi,” tutup Sekda Sudirman.(*)




Jelang Muskomwil II, Sekda Jambi Pimpin Apel Penanganan Gepeng dan Anak Jalanan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan, bersama Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita, memimpin apel gabungan Kasi Trantib se-Kota Jambi pada Rabu (26/11) di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi.

Apel ini menjadi bagian dari upaya terpadu penanganan gelandangan, pengemis (gepeng), dan anak jalanan menjelang pelaksanaan Muskomwil II se-Sumatera Selatan, di mana Kota Jambi bertindak sebagai tuan rumah.

Dalam arahannya, A. Ridwan menegaskan bahwa penataan ruang publik menjadi hal penting untuk menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan Kota Jambi, terlebih dengan kedatangan tamu dari berbagai daerah selama kegiatan Muskomwil II.

“Penanganan terpadu ini kita lakukan untuk memastikan jalan-jalan protokol tetap rapi dan tertib. Kota Jambi sebagai tuan rumah tentu ingin memberikan kenyamanan bagi para tamu,” ujarnya.

Ia juga menyoroti keberadaan gepeng yang sering meminta-minta di persimpangan lampu merah, dan menegaskan perlunya penertiban secara konsisten.

“Kita ingin gelandangan dan pengemis tidak lagi berada di simpang-simpang utama agar ketertiban kota tetap terjaga dan memberikan kesan baik bagi tamu yang datang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tim terpadu penanganan gepeng dan anak jalanan, namun pada periode ini diperkuat karena adanya agenda Muskomwil II.

Menurutnya, sekitar 100 personel diturunkan dan ditempatkan pada titik-titik yang telah ditetapkan.

“Ada 19 simpang yang menjadi target penertiban. Setiap tim akan melakukan penjagaan dan penindakan secara bergiliran setiap dua jam,” jelasnya.

Sejumlah lokasi keramaian yang menjadi fokus pengawasan antara lain Simpang Bukit Baling, Simpang BI, Simpang JBC, serta beberapa simpang lainnya.

Yunita juga menyampaikan bahwa penertiban tidak akan efektif tanpa kesadaran masyarakat.

Ia menegaskan bahwa, kebiasaan warga memberikan uang atau barang secara langsung di jalan menjadi faktor meningkatnya jumlah gepeng.

“Penegakan peraturan saja tidak cukup. Jika masyarakat konsisten tidak memberikan donasi di jalan, jumlah pengemis bisa ditekan,” tegasnya.

Ia berharap operasi terpadu ini dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman, khususnya dalam menyambut tamu Muskomwil II.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa ketertiban kota adalah tanggung jawab kita semua,” tutupnya.(*)




Sekda Kota Jambi Raih Penghargaan Nasional ADLGA 2025, Bukti Komitmen Transformasi Digital

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Sekretaris Daerah Kota Jambi, Drs. H. A. Ridwan, M.Si, berhasil meraih Piagam Penghargaan Digital Leadership Government Award (ADLGA) 2025 pada ajang ASKOMPSI yang digelar di Surabaya pada 19–20 November 2025.

Penghargaan tersebut mengusung tema “Kita Mantapkan Percepatan Pemerintahan Digital Melalui Kerja Hebat Sekretaris Daerah sebagai Provokator Digitalisasi Indonesia di Daerah.” Piagam diterima langsung oleh Sekda A. Ridwan pada Kamis (20/11/2025).

Dalam kompetisi nasional ini, Ridwan sukses masuk 5 besar ADLGA 2025 dari 98 kota se-Indonesia, sekaligus meraih predikat Sekretaris Daerah Terbaik Kategori Vision.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan Sekda Kota Jambi yang dinilai mampu mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan Pemkot Jambi.

Termasuk peningkatan kualitas layanan publik, tata kelola pemerintahan berbasis teknologi, dan akselerasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Alhamdulillah Kota Jambi berhasil meraih Digital Leadership Government Award 2025,” ujar Sekda A. Ridwan usai menerima penghargaan.

Ridwan menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi, termasuk dukungan penuh dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi.

“Pengelolaan pemerintahan di Kota Jambi sudah berbasis elektronik dan digitalisasi, sehingga pelayanan semakin mudah dan efisien. Ini buah dari kolaborasi seluruh pihak,” jelasnya.

“Capaian ini juga tidak terlepas dari arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang terus mendorong percepatan transformasi digital menuju Kota Jambi Bahagia yang modern, transparan, dan melayani,” lanjut Ridwan.

ADLGA 2025 menilai kepemimpinan digital para Sekda dalam berbagai kategori, mulai dari Vision, Engagement, Technology Leadership, hingga Best Digital Leadership Government.

Seluruh peserta melewati proses seleksi ketat, termasuk pra-asesmen, visitasi lapangan, dan paparan inovasi digital di hadapan Menteri Dalam Negeri.

Dengan penghargaan ini, Kota Jambi dinilai setara dengan daerah yang sukses menjadi “provokator digital” di wilayahnya masing-masing.

Prestasi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh OPD untuk terus memperkuat inovasi dan pelayanan publik berbasis digital.(*)




Sekda Jambi Teken Surat Pernyataan, Pembangunan Stockpile PT SAS Dihentikan Sementara

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah aksi demonstrasi dan blokade jalan lintas timur oleh warga RT 3 Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, akhirnya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, H. Sudirman, SH, MH, menandatangani surat pernyataan resmi mewakili Pemerintah Provinsi Jambi.

Surat pernyataan ini disampaikan usai gelombang protes dari warga yang menolak pembangunan stockpile batu bara milik PT Sinas Anugerah Sukses (PT SAS) dan pembangunan jalur hauling (houling) yang berada sangat dekat dengan permukiman padat penduduk di wilayah Aur Kenali, Mendalo Darat, dan sekitarnya.

Dalam surat yang juga turut ditandatangani oleh Sekda Kota Jambi, Drs. H.A. Ridwan, M.Si, terdapat tiga poin utama sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap tuntutan warga:

  1. Menghentikan pembangunan jalur hauling di kawasan padat penduduk di wilayah Aur Kenali, Mendalo Darat, dan sekitarnya secara permanen.

  2. Menghentikan pembangunan stockpile PT SAS dan RMKE di wilayah Aur Kenali dan sekitarnya yang terdampak.

  3. Jika Sekda tidak memiliki kewenangan menutup langsung aktivitas proyek, maka Sekda wajib memfasilitasi pertemuan antara Gubernur Jambi, pihak perusahaan, dan warga pada Selasa, 16 September 2025.

Penandatanganan surat ini dilakukan di hadapan massa aksi yang sebelumnya melakukan penyegelan langsung ke lokasi proyek underpass dan pintu gerbang stockpile PT SAS.

Aksi warga pada Sabtu (11/9) tersebut sempat membuat lalu lintas di Jalan Lintas Timur lumpuh total selama hampir delapan jam.

Warga mengaku telah merasakan dampak langsung dari aktivitas pembangunan, mulai dari kebisingan hingga getaran yang menyebabkan kaca rumah pecah.

Mereka menilai proyek ini tidak ramah lingkungan dan membahayakan keselamatan warga sekitar.

Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan hasil aksi dan isi surat pernyataan tersebut kepada Gubernur Jambi, Al Haris, sebagai bahan tindak lanjut dalam pertemuan resmi pada tanggal 16 September.

“Kami minta semua pihak menahan diri dan menunggu pertemuan selanjutnya. Surat ini sebagai bentuk keseriusan Pemprov dalam menanggapi keresahan warga,” ujar Sudirman.

Sementara itu, Sekda Kota Jambi Ridwan menyampaikan bahwa pihaknya siap memfasilitasi pertemuan antara warga, perusahaan, dan pemerintah kota, sesuai instruksi Wali Kota Jambi.(*)




Pemprov Jambi Bersiap Sambut Kembalinya Gubernur Al Haris, Ini Jadwalnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemprov Jambi tengah mempersiapkan rangkaian acara untuk menyambut kembalinya Gubernur Jambi, Al Haris, yang baru saja dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, mengungkapkan bahwa rapat koordinasi bersama kabupaten/kota akan segera dilakukan untuk memastikan persiapan acara penyambutan berjalan lancar.

“Kami akan menggelar rapat koordinasi dengan melibatkan seluruh kabupaten/kota untuk membahas detil penyambutan Gubernur dan para kepala daerah lainnya,” kata Sudirman.

“Jadwal pasti akan ditentukan dalam rapat tersebut, namun berdasarkan informasi awal, kepulangan Gubernur kemungkinan besar pada 1 Maret mendatang, meskipun masih akan dikonfirmasi lebih lanjut,” ujar Sudirman.

Baca juga: Jelang Ramadan, Satgas Pangan Jambi Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo

baca juga: Bupati HM Syukur dan Gubernur Al Haris Bertemu di Retreat Kepala Daerah, Bahas Sinergi Pemerintah

Sudirman juga menambahkan bahwa, undangan resmi telah disebarkan kepada semua kabupaten/kota, dan koordinasi dengan pihak bandara telah dilakukan untuk memastikan penyambutan di ruang VVIP Bandara berjalan sesuai rencana, berkolaborasi dengan Lembaga Adat Melayu.

Saat ini, Gubernur Al Haris tengah menjalani retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Meskipun cuaca dingin menyebabkan sedikit demam, Sudirman menegaskan bahwa kondisi kesehatan Gubernur tetap terjaga.

“Gubernur dalam kondisi baik, meskipun sempat sedikit demam. Aktivitas di retret cukup padat, dengan rutinitas yang dimulai dari pukul 4 pagi dan berlangsung hingga malam hari,” kata Sudirman.

Sementara itu, Wakil Gubernur Abdullah Sani juga hadir dalam retret tersebut, meskipun dalam kondisi khusus karena baru saja menjalani operasi.

Penyambutan resmi Gubernur Jambi juga akan diadakan di DPRD Provinsi Jambi. Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, menjelaskan bahwa Gubernur dijadwalkan kembali ke Jambi pada 2 Maret 2025 pukul 14.00 WIB.

Rangkaian acara penyambutan resmi akan dilaksanakan pada Senin, 3 Maret 2025, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jambi.

“Acara rapat paripurna akan berlangsung pada pagi hari dan diikuti dengan serah terima jabatan di Kota Jambi dan Muarojambi,” pungkas Hafiz.

Dengan persiapan yang matang, Pemprov Jambi memastikan bahwa penyambutan ini akan berlangsung khidmat dan penuh makna, menyambut Gubernur Al Haris yang siap menjalankan tugasnya dalam periode 2025-2030.(*)