Libatkan Sejumlah Tim Penyelam, BPBD Kota Jambi dan Tim Masih Cari Warga Pematang Sulur yang Dikabarkan Tenggelam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang pria bernama Hendra dilaporkan diduga terjatuh ke aliran Sungai Batanghari saat sedang memancing di kawasan RT 02, Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanai Pura, Kota Jambi, Kamis malam 4 Juni 2026 sekitar pukul 22.30 WIB.

Hingga saat ini, korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki tersebut masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Korban diketahui berdomisili di RT 17 Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanai Pura. Usia korban belum diketahui secara pasti.

Berdasarkan informasi awal di lapangan, korban diduga terjatuh ke Sungai Batanghari saat sedang memancing di sekitar lokasi kejadian.

Warga yang mengetahui peristiwa tersebut kemudian melaporkan kepada pihak berwenang.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab korban terjatuh ke sungai.

Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menyampaikan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan berbagai unsur terkait untuk melakukan pencarian korban.

“Begitu laporan kami terima, langsung dilakukan koordinasi dengan Basarnas, Polairud, Polsek Telanai Pura, Danramil, Camat Telanai Pura, Lurah Buluran Kenali, serta masyarakat sekitar untuk membantu proses pencarian,” ujar Doni Sumatriadi.

Ia menjelaskan, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi dengan menggunakan sejumlah perahu karet dan perahu mesin untuk menyisir area Sungai Batanghari.

Dalam proses pencarian tersebut, dikerahkan sekitar 3 unit perahu karet, serta sejumlah penyelam dari tim gabungan dan relawan.

Pencarian dilakukan menyusuri area sekitar lokasi kejadian hingga ke kawasan Pasar Angso Duo.

Doni Sumatriadi menambahkan bahwa pencarian sempat dihentikan sementara pada malam hari mengingat kondisi gelap dan faktor keselamatan tim di lapangan.

“Pencarian sementara dihentikan malam ini dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pukul 07.30 WIB,” jelasnya.

Ia menegaskan, pencarian akan kembali difokuskan di sekitar lokasi kejadian hingga wilayah hilir Sungai Batanghari.

BPBD Kota Jambi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran Sungai Batanghari, terutama pada malam hari, mengingat kondisi arus dan minimnya penerangan di beberapa titik.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan oleh pihak berwenang.(*)




Layanan Darurat SAR Jambi: Masyarakat Bisa Hubungi Kontak Emergency, Aktif 24 Jam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Masyarakat yang membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan di Provinsi Jambi dapat langsung menghubungi tim SAR melalui Emergency Call 115 atau nomor 0851-7990-9115 yang aktif 24 jam.

Imbauan ini disampaikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jambi dalam rilis akhir tahun 2025, sebagai langkah memastikan keselamatan warga tetap terjaga.

Sepanjang 2025, Kantor SAR Jambi menangani 37 operasi di berbagai wilayah.

Dari total kejadian, 23 kasus termasuk kondisi membahayakan jiwa manusia, sebagian besar terkait orang tenggelam.

Sementara itu, tercatat 11 kecelakaan kapal dan 3 kejadian bencana, tanpa adanya kecelakaan pesawat.

“Kegiatan masyarakat di perairan masih menjadi risiko tertinggi dalam operasi pencarian dan pertolongan,” bunyi informasi Kantor SAR Jambi.

Pelaksanaan operasi dilakukan oleh Kantor SAR Jambi bersama unit siaga dan pos SAR di bawah naungannya.

Pos SAR Bungo menangani operasi terbanyak, 15 kejadian, diikuti Kantor SAR Jambi 10 kejadian, Unit Siaga SAR Nipah 5, Unit Siaga SAR Tungkal 4, dan Pos SAR Kerinci 3 kejadian.

Sebaran operasi ini menyoroti tingginya aktivitas darurat, terutama di kawasan sungai dan perairan.

Dari total 37 operasi, tim SAR gabungan mencatat 91 korban. Sebanyak 57 orang berhasil diselamatkan, 28 meninggal dunia, 5 hilang, dan 1 luka berat. Tidak ada korban luka ringan.

Kantor SAR Jambi menekankan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja sinergi tim SAR, TNI-Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

Kantor SAR Jambi kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di perairan, sungai, dan wilayah rawan bencana, serta tidak ragu untuk segera melapor ketika terjadi keadaan darurat.

“Jika membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan, masyarakat dapat menghubungi Emergency Call 115 atau nomor 0851-7990-9115 yang aktif 24 jam,” jelas imbauan resmi.(*)




Data Akhir Tahun: Aktivitas Perairan Jadi Penyebab Utama Operasi SAR di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sepanjang 2025, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jambi mencatat 37 operasi SAR yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Dari total kejadian, 23 masuk kategori membahayakan jiwa manusia, terutama kasus orang tenggelam.

Sedangkan 11 kejadian terkait kecelakaan kapal, 3 bencana alam, dan tidak ada kecelakaan pesawat.

Pelaksanaan operasi dilakukan oleh Kantor SAR Jambi bersama pos SAR dan unit siaga.

Pos SAR Bungo tercatat menangani paling banyak, yakni 15 operasi, diikuti Kantor SAR Jambi 10 operasi, Unit Siaga SAR Nipah 5, Unit Siaga SAR Tungkal 4, dan Pos SAR Kerinci 3 operasi.

Sepanjang tahun, tim SAR gabungan menolong 57 orang, sedangkan 28 orang meninggal dunia, 5 hilang, dan 1 mengalami luka berat.

Kantor SAR Jambi menegaskan keberhasilan ini merupakan hasil sinergi cepat tim SAR, TNI-Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

Kantor SAR Jambi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan dan daerah rawan bencana.

Laporan darurat dapat disampaikan melalui Emergency Call 115 atau 0851-7990-9115 yang aktif 24 jam.

“Sepanjang 2025, kami terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat demi keselamatan jiwa manusia di seluruh wilayah Provinsi Jambi,” tegas Kantor SAR Jambi.(*)