Antoine Semenyo Menjauh dari MU! Amorim Sebut Bukan Lagi Target Setan Merah

SEPUCUKJAMBI.ID – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, mengonfirmasi bahwa manajemen klub telah mematangkan rencana untuk menghadapi bursa transfer Januari 2026.

Meski masih memiliki ruang untuk mendatangkan pemain baru, Amorim memastikan tidak semua target akan dikejar.

Salah satu nama yang hampir dipastikan tidak akan bergabung dengan Setan Merah adalah Antoine Semenyo.

Penyerang Bournemouth tersebut sebelumnya sempat masuk dalam radar Manchester United.

Namun, peluang MU untuk merekrut Semenyo kian menipis lantaran sang pemain diprediksi akan merapat ke rival sekota, Manchester City, saat jendela transfer dibuka pada Kamis mendatang.

City dikabarkan siap menebus klausul rilis Semenyo senilai £65 juta.

Langkah tersebut membuat Manchester City berada di posisi terdepan, mengungguli Manchester United, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham Hotspur dalam perburuan tanda tangan pemain asal Ghana itu.

Meski gagal mendapatkan Semenyo, Manchester United tetap bersiap menghadapi periode transfer yang sibuk.

Namun, Amorim menegaskan bahwa klub tidak akan merekrut pemain hanya untuk menambah jumlah skuad.

“Kami masih punya ruang untuk menambah pemain, tetapi yang terpenting adalah memiliki rencana yang jelas dan mendatangkan pemain yang benar-benar kami kenal,” ujar Amorim, dikutip dari Mirror, Kamis (25/12/2025).

Menurut Amorim, keyakinan terhadap karakter dan kualitas pemain menjadi faktor utama sebelum klub mengambil keputusan.

Ia menilai lebih baik tidak merekrut siapa pun jika tidak sepenuhnya yakin.

“Kami tidak boleh mengulangi kesalahan masa lalu. Jika saya tidak yakin, lebih baik bekerja dengan pemain yang sudah kami miliki,” tegasnya.

Pelatih asal Portugal tersebut juga menilai dirinya tidak membutuhkan waktu lama untuk menilai kecocokan seorang pemain.

Pertemuan langsung menjadi faktor penting dalam proses pengambilan keputusan.

“Saya percaya pada feeling. Dari cara mereka berbicara dan bersikap, saya biasanya bisa menilai apakah seseorang cocok atau tidak,” pungkas Amorim.(*)




Amorim Angkat Bicara, Soal Performa Manchester United yang Terus Dikritik!

SEPUCUKJAMBI.ID – Pelatih Manchester United (MU), Ruben Amorim, buka suara terkait kritik tajam yang menghujani timnya sepanjang musim 2024/2025.

Amorim menyoroti banyaknya kekalahan yang dialami Setan Merah, baik di Liga Inggris maupun Liga Europa UEFA, yang membuat tekanan terhadap dirinya dan tim semakin meningkat.

“Musim lalu, kami harus menang di setiap pertandingan, dan ketika gagal, kritik pun datang tanpa henti. Di klub ini, tidak ada toleransi untuk kegagalan,” ujar Amorim, dikutip dari laman resmi Manchester United, Sabtu (29/11/2025).

Di bawah kepemimpinan Amorim, MU menunjukkan performa yang tidak konsisten.

Dari total 42 laga pada musim 2024/2025, tim hanya meraih 17 kemenangan, 17 kekalahan, dan delapan hasil imbang.

Kekalahan di final Liga Europa UEFA menjadi salah satu momen paling disorot karena membuat MU gagal tampil di kompetisi Eropa pada musim 2025/2026.

Meski demikian, Amorim menegaskan bahwa bermain di kompetisi Eropa atau tidak, tekanan bagi MU tetap sama.

“Saya katakan tahun lalu dan saya katakan lagi sekarang: tidak ada alasan. Baik bermain di Eropa atau tidak, kami selalu dituntut menang di setiap pertandingan,” tegas Amorim.

Pada musim 2025/2026, The Red Devils mulai menunjukkan sedikit tanda perbaikan. Saat ini, MU menempati posisi ke-10 klasemen Liga Inggris dengan 18 poin dari 12 pertandingan.

Kehadiran Ruben Amorim di kursi pelatih MU menjadi sorotan utama karena ia dianggap berani menghadapi tekanan tinggi sekaligus menuntut konsistensi kemenangan dari seluruh skuad.

Tantangan berikutnya bagi tim adalah menghadapi tuan rumah Crystal Palace di Stadion Selhurst Park, London, Minggu malam WIB.

Crystal Palace saat ini tampil impresif dan berada di posisi keenam klasemen sementara dengan 20 poin dari 12 pertandingan.

“Setiap laga adalah kesempatan untuk menunjukkan kualitas kami. Tidak peduli musim sebelumnya atau kompetisi yang kami ikuti, fokus kami tetap sama: meraih kemenangan dan meningkatkan performa tim,” jelas Amorin,

Dengan pernyataan tersebut, pelatih berusia 40 tahun ini berharap dapat memotivasi skuad MU untuk bangkit, memperbaiki catatan kekalahan, dan kembali ke jalur kemenangan di Liga Inggris musim ini.(*)