Tegas! Walikota Jambi Maulana sebut Tak Ada ‘Fresh Money’ untuk PT Siginjai Sakti

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi,  Maulana, secara resmi melantik jajaran direksi baru PT Siginjai Sakti (Perseroda) untuk masa jabatan 2025–2029.

Dalam pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Jambi, Maulana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi tidak memberikan modal dalam bentuk dana segar (fresh money), melainkan legitimasi sebagai bentuk dukungan utama kepada manajemen baru.

“Saya sudah sampaikan ke Kemendagri, bahwa legitimasi pertama adalah mandat bahwa perusahaan ini sah dan resmi menjalankan usahanya. Kelola perusahaan dengan cara yang baik, usaha yang baik, karena Perseroda ini adalah pionir ekonomi daerah,” kata Maulana dalam sambutannya, Kamis (28/8/2025).

Ia menambahkan bahwa kehadiran PT Siginjai Sakti sebagai perusahaan daerah harus menjadi motor penggerak iklim usaha di Kota Jambi.

Dukungan legitimasi ini menjadi dasar hukum dan operasional bagi perusahaan untuk bergerak, bermitra, dan berinovasi dalam menjalankan usaha-usaha strategis.

“Perusahaan pelat merah ini didorong agar bisa menjadi pelaku usaha yang sehat dan adaptif di tengah kompetisi ekonomi. Legitimasi ini adalah bentuk kepercayaan penuh dari pemerintah kota kepada direksi baru,” tegasnya.

Dalam susunan kepengurusan yang baru, nama Marsono ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Siginjai Sakti.

Ia akan bekerja bersama Sasli Rais sebagai Manajer Operasional, Ardiansyah sebagai Manajer Administrasi dan Keuangan, serta Reza Fahlevi yang menjabat sebagai Manager Bisnis.

Wali Kota Jambi menyampaikan harapan besar kepada jajaran direksi baru agar bekerja secara profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil.

PT Siginjai Sakti diminta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Direksi harus membawa perubahan nyata, bukan hanya menjalankan roda usaha, tapi juga meningkatkan nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat Kota Jambi,” ujarnya.

PT Siginjai Sakti merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Jambi yang bergerak di berbagai sektor usaha strategis.

Sebagai Perseroda, perusahaan ini memiliki mandat untuk mendukung pembangunan daerah, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan sektor riil di tingkat lokal.

Dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan PT Siginjai Sakti dapat memperluas portofolio bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjadi salah satu kontributor utama dalam pembangunan ekonomi Kota Jambi.(*)




Marsono Resmi Jabat Direktur Utama PT Siginjai Sakti, Siap Jawab Tantangan KPM

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID  – Marsono resmi dilantik sebagai Direktur Utama PT Siginjai Sakti (Perseroda) masa bakti 2025-2029 oleh Walikota Jambi.

Pelantikan digelar di Aula Kantor Walikota Jambi dan turut dihadiri oleh para pejabat daerah serta sejumlah tokoh masyarakat dan pelaku usaha.

Dalam struktur organisasi baru PT Siginjai Sakti, Marsono akan memimpin perusahaan bersama Sasli Sirait sebagai Manager Operasional, Ardiansyah sebagai Manager Administrasi dan Keuangan, serta Reza Fahlevi yang menjabat sebagai Manager Keuangan.

Usai pelantikan, Marsono menyampaikan bahwa amanah yang diberikan oleh Kuasa Pemilik Modal (KPM) merupakan sebuah tantangan yang siap ia jawab bersama timnya.

“Ini adalah amanah besar yang tentu kami terima dengan penuh tanggung jawab. Arahan dari KPM menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami untuk melakukan transformasi dan inovasi di tubuh PT Siginjai Sakti,” ujar Marsono kepada media.

Ia menambahkan, langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan evaluasi internal, menyusun roadmap strategis, serta membangun tata kelola perusahaan yang profesional dan transparan.

“Kami berkomitmen untuk membawa PT Siginjai Sakti menjadi BUMD yang tidak hanya sehat secara finansial, tetapi juga berdaya saing dan berdampak langsung terhadap perekonomian Kota Jambi,” lanjutnya.

Sementara itu, Walikota Jambi dalam sambutannya mengharapkan agar direksi baru mampu mengoptimalkan peran PT Siginjai Sakti sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah.

“PT Siginjai Sakti harus tampil sebagai perusahaan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan menyumbang signifikan terhadap PAD (Pendapatan Asli Daerah). Direksi baru harus bekerja dengan integritas tinggi dan semangat kolaborasi,” tegas Walikota.

PT Siginjai Sakti merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Jambi yang bergerak di berbagai sektor usaha strategis.

Perusahaan ini dibentuk untuk meningkatkan pendapatan daerah, membuka lapangan kerja, serta mendukung pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.(*)




Walikota Jambi Lantik Direksi Baru PT Siginjai Sakti Masa Bakti 2025-2029

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, secara resmi melantik jajaran direksi baru PT Siginjai Sakti (Perseroda) untuk masa bakti 2025-2029.

Acara pelantikan berlangsung di Aula Kantor Walikota Jambi, Kamis 28 Agustus 2025 dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta tamu undangan dari berbagai kalangan.

Dalam struktur kepengurusan yang baru, Marsono ditetapkan sebagai Direktur Utama PT Siginjai Sakti.

Ia akan didampingi oleh Sasli Rais sebagai Manager Operasional, Ardiansyah Manager ADM Keuanhan dan Reza Fahlevi sebagai Manager Keuangan.

Walikota Jambi dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap jajaran direksi baru untuk membawa PT Siginjai Sakti menjadi perusahaan daerah yang lebih maju, transparan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Kota Jambi.

“PT Siginjai Sakti harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Direksi yang baru harus bekerja profesional dan penuh integritas demi kemajuan perusahaan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Walikota Jambi.

PT Siginjai Sakti merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Jambi yang bergerak di berbagai sektor usaha strategis.

Di bawah kepemimpinan baru, diharapkan perusahaan ini dapat memperluas portofolio bisnis serta meningkatkan efisiensi dan pelayanan.

PT Siginjai Sakti adalah perusahaan daerah (Perseroda) yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Jambi untuk menjalankan kegiatan usaha yang mendukung pembangunan daerah, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), dan menciptakan lapangan kerja.(*)