Inspiratif! Taruna Akpol Isi Ramadan dengan Buka Bersama dan Polsanak di Magelang

MAGELANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana Ramadan yang hangat terasa di Masjid Ar Rasyid, Dusun Singonalan, Desa Krasak, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Rabu (18/3/2026) sore.

Puluhan warga tampak berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar dua taruna dari Akademi Kepolisian (Akpol).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga sarana edukasi bagi anak-anak desa.

Dua taruna tersebut, Ervin Adriananta Pradana Waluyo dan Muhammad Adi Laksono, memanfaatkan masa cuti Idul Fitri dengan mengadakan kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar.

Selain berbuka puasa bersama, mereka juga melaksanakan salat berjamaah serta program Polsanak (Polisi Sahabat Anak).

Dalam sesi ini, anak-anak diberikan pemahaman ringan tentang pentingnya disiplin, kebersamaan, serta menjaga keamanan lingkungan sejak usia dini.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 warga, termasuk Kepala Dusun Singonalan dan pengurus takmir masjid.

Kehadiran para taruna disambut dengan penuh antusias, terutama karena kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan inspirasi bagi generasi muda di desa.

Kepala Dusun Singonalan, Slamet Sarman, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.

Ia menilai kegiatan ini tidak hanya membawa kebahagiaan di bulan Ramadan, tetapi juga memberikan nilai edukatif yang penting bagi anak-anak.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam menanamkan nilai kedisiplinan dan kebersamaan sejak dini.

Momentum Ramadan dimanfaatkan para taruna untuk mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis.

Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa calon perwira Polri juga hadir sebagai bagian dari masyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi, meninggalkan kesan hangat dan penuh makna bagi seluruh peserta.(*)




Silaturahmi dan Sinergi, Bandara Sultan Thaha Jambi Siap Layani Pemudik Lebaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDBandara Sultan Thaha Jambi menggelar acara buka puasa bersama dengan seluruh stakeholder dan petugas bandara, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi pelayanan menjelang arus mudik Lebaran 2026.

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menyatakan acara ini sengaja digelar untuk menjaga kebersamaan dan kekompakan seluruh unsur yang terlibat dalam operasional bandara.

“Ini kita sengaja mengundang teman-teman untuk melaksanakan buka puasa bersama, menjaga persaudaraan dan silaturahmi, serta merasakan suasana Ramadan menjelang Lebaran,” ujar Ardon.

Menurut Ardon, kebersamaan ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan kekompakan seluruh petugas sehingga pelayanan kepada penumpang lebih optimal.

Meski dalam suasana Ramadan, seluruh petugas tetap dituntut profesional dalam menjalankan tugas, termasuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran aktivitas penerbangan.

“Kita tetap melaksanakan pekerjaan kita, terutama untuk melayani penumpang di bandara. Bagaimana penumpang yang datang dan pergi bisa merasa aman dan tentram,” tegasnya.

Kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi sarana memperkuat satu visi antar stakeholder, mulai dari otoritas bandara, maskapai penerbangan, hingga instansi terkait lainnya.

Sehingga pelayanan bandara selama arus mudik Lebaran dapat berjalan lancar dan optimal.(*)




22 Sampel Takjil di Pasar Bedug Bangko Diuji BPOM, Semua Negatif Bahan Berbahaya

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Muara Bungo melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap jajanan berbuka puasa di Pasar Bedug Bangko, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan keamanan pangan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Merangin M. Syukur yang diwakili Plt Asisten II Setda Merangin, Siahaan, turut mendampingi Kepala BPOM Muara Bungo, Pernanda Sapryanoki, bersama tim gabungan dari sejumlah instansi terkait.

Beberapa instansi yang terlibat di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Bappeda, Satpol PP, Polres Merangin, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Tim gabungan mengambil sebanyak 22 sampel makanan yang paling diminati pengunjung, mulai dari gorengan, es cendol, hingga berbagai kudapan berbahan dasar mie.

Pengujian sampel tersebut dilakukan langsung di lokasi menggunakan mobil laboratorium keliling milik BPOM.

Kepala BPOM Muara Bungo Pernanda Sapryanoki menjelaskan bahwa seluruh sampel makanan tersebut telah menjalani uji cepat atau rapid test untuk mendeteksi kemungkinan adanya bahan berbahaya.

Empat zat yang menjadi fokus pengujian antara lain boraks, formalin, serta pewarna tekstil berbahaya seperti Rhodamin B dan Methanyl Yellow.

“Sebanyak 22 jenis takjil telah kami lakukan pengujian dengan metode rapid test. Hasilnya seluruh sampel dinyatakan negatif dari kandungan bahan berbahaya,” jelas Pernanda.

Meski hasilnya aman, ia tetap mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap keamanan pangan secara mandiri.

Menurutnya, hasil pengujian ini menjadi indikasi bahwa takjil yang dijual di wilayah Kabupaten Merangin secara umum aman dan layak untuk dikonsumsi masyarakat.

Sementara itu, Plt Asisten II Setda Merangin Siahaan menyampaikan apresiasi kepada BPOM atas langkah proaktif dalam menjaga keamanan pangan masyarakat selama Ramadan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan makanan yang beredar di masyarakat tetap aman hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kami mewakili Bupati Merangin mengucapkan terima kasih kepada BPOM. Kehadiran berbagai instansi hari ini menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan di Pasar Bedug Bangko saja. Pemerintah daerah bersama BPOM akan terus melakukan pengawasan secara berkala mengingat tingginya aktivitas konsumsi masyarakat selama Ramadan.(*)




Wawako Jambi Tekankan Anti Radikalisme Saat Buka Puasa Bersama Densus 88

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat kebersamaan dan nilai toleransi terus digaungkan Pemerintah Kota Jambi selama Ramadan 1447 Hijriah.

Salah satunya melalui kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan warga binaan Densus 88 serta penyandang disabilitas, yang digelar di Aula Dinas Sosial Kota Jambi, Senin (9/3/2026).

Acara tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu ruang kebersamaan. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Sosial Kota Jambi sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Turut hadir sejumlah unsur terkait, mulai dari perwakilan Densus 88, Baznas Kota Jambi, hingga jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Dalam sambutannya, Diza menegaskan pentingnya menjaga Kota Jambi sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan persatuan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh paham radikalisme, intoleransi, maupun sikap diskriminatif yang berpotensi memecah belah kehidupan sosial.

Menurutnya, seluruh warga Kota Jambi adalah bagian dari satu keluarga besar yang harus hidup berdampingan dengan saling menghormati perbedaan.

“Momentum Ramadan ini menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata upaya pemerintah dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Ia menilai Ramadan menjadi momen strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Dalam rangkaian acara, panitia juga menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba membaca Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas serta lomba kaligrafi. Selain itu, diberikan pula tali asih kepada warga binaan Densus 88 sebagai bentuk perhatian dan dukungan sosial.

Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah menjelang waktu berbuka puasa, yang semakin menambah kekhidmatan suasana Ramadan di tengah semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kota Jambi.(*)




YRFI Jambi Gelar Touring dan Bagi Takjil, 100 Riders Yamaha Meriahkan Buka Puasa Bersama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komunitas motor Yamaha yang tergabung dalam Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) Jambi menggelar kegiatan buka puasa bersama sebagai ajang mempererat silaturahmi antar komunitas di Provinsi Jambi.

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 riders dari berbagai komunitas motor Yamaha yang berada di bawah naungan YRFI Jambi.

Rangkaian acara diawali dengan city touring yang diikuti seluruh peserta. Para riders melakukan konvoi melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Jambi dengan tetap mengutamakan keselamatan berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas.

Selain touring, para peserta juga menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat di beberapa titik jalan yang dilalui.

Kegiatan berbagi ini menjadi bentuk kepedulian komunitas motor terhadap masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan.

Tidak hanya itu, rombongan YRFI Jambi juga menyempatkan diri mengunjungi panti asuhan di kawasan TAC Jambi.

Dalam kunjungan tersebut, para riders bersilaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan kepada anak-anak panti asuhan.

Perwakilan Yamaha Jambi, Agus Sunanto, mengatakan kegiatan ini bertujuan mempererat kebersamaan antar anggota komunitas sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.

“Kegiatan ini menjadi momen untuk mempererat hubungan antar komunitas motor Yamaha di Jambi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujar Agus di sela kegiatan touring.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar agenda buka puasa bersama, tetapi juga menjadi wadah memperkuat solidaritas antar komunitas yang tergabung dalam YRFI Jambi.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan antar komunitas motor Yamaha di Jambi semakin solid dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.(*)




Wali Kota Sungai Penuh Sidak OPD Selama Ramadan, Pelayanan Tetap Optimal

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan pelayanan publik tetap optimal selama Ramadan 2026.

Sidak dimulai pukul 14.30 WIB, Jumat 6 Maret 2026, dan dilakukan secara langsung tanpa didampingi pejabat lain.

Alfin meninjau satu per satu ruangan kerja untuk memantau kehadiran aparatur, aktivitas pegawai, serta kelancaran pelayanan masyarakat hingga batas jam kerja Ramadan, yaitu pukul 15.00 WIB.

Beberapa OPD strategis yang dikunjungi meliputi Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik (Kominfosta), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pendidikan, dan Dinas Pemerintahan Desa.

Alfin memberikan apresiasi khusus kepada Dinas Kominfosta karena tingkat kehadiran pegawai mencapai 90 persen hingga pukul 15.00 WIB.

Ia menilai ini sebagai bentuk kedisiplinan dan komitmen aparatur dalam menjaga kualitas pelayanan di bulan suci.

“Ramadan bukan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan. Justru ini momentum untuk meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat,” tegas Wali Kota Alfin.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa pelayanan di masing-masing OPD berjalan normal dan sesuai ketentuan jam kerja Ramadan.

Kehadiran pegawai relatif baik, dan aktivitas pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung seperti biasanya.

Langkah sidak ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menjaga kualitas pelayanan publik, sekaligus memastikan roda pemerintahan tetap efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(*)




Ketua DPRD Tebo: Bangun Daerah Butuh Kerja Sama dan Dukungan Masyarakat

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID– Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tebo menggelar Safari Ramadan di Masjid Al-Mubarokah, Jalan 15 Unit 3, Desa Jaya Mulya, Kecamatan Rimbo Bujang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Tebo, Khalis Mustiko, yang menegaskan pentingnya momentum Safari Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Menurut Khalis, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah bersama, tetapi juga ruang komunikasi langsung untuk menyerap aspirasi warga terkait pembangunan dan pelayanan publik di seluruh kecamatan di Kabupaten Tebo.

“Melalui Safari Ramadan, kita bisa berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengar berbagai persoalan dan harapan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, membangun Kabupaten Tebo membutuhkan kerja sama dan kerja keras semua pihak.

Forkopimda bersama pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat.

“Untuk membangun kabupaten yang kita cintai ini, kita harus bersama-sama bahu membahu dan bergandengan tangan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khalis juga mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan dengan memperbanyak amal ibadah sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT.

Ia mendorong warga untuk terus meningkatkan semangat pengabdian sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa, mengingat perubahan cuaca yang terjadi cukup cepat belakangan ini.

“Mari kita jadikan bulan penuh berkah ini sebagai wahana pembinaan diri agar menjadi pribadi muslim yang bertakwa dan berakhlakul karimah,” tandasnya.

Safari Ramadan Forkopimda ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Tebo yang lebih baik.(*)




Enam Kebakaran Awal 2026, Bupati Tanjab Timur Gerakkan RT Edukasi IRT

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur, Provinsi Jambi, meningkatkan langkah pencegahan kebakaran dengan menyasar kelompok ibu rumah tangga (IRT) sebagai garda terdepan mitigasi di lingkungan keluarga.

Bupati Tanjabtim, Dillah Hikmah Sari, menegaskan bahwa edukasi telah dilakukan secara berjenjang melalui camat, kepala desa hingga ketua RT untuk memastikan pesan kewaspadaan benar-benar sampai ke masyarakat.

Menurutnya, potensi kebakaran cenderung meningkat menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

Perubahan pola aktivitas rumah tangga, terutama meningkatnya intensitas memasak saat menyiapkan sahur dan berbuka puasa, menjadi faktor risiko utama.

“Seluruh masyarakat, khususnya ibu-ibu, terus kami ingatkan agar lebih waspada terhadap penggunaan kompor, instalasi listrik, dan sumber api lainnya,” ujar Dillah di Muara Sabak, Minggu (1/3/2026).

Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur sendiri didominasi permukiman padat dengan konstruksi bangunan berbahan kayu.

Kondisi ini membuat api lebih cepat merambat apabila terjadi kelalaian kecil sekalipun.

Pemerintah daerah kini menggerakkan seluruh ketua RT untuk aktif memberikan imbauan langsung kepada warga.

Masyarakat diminta disiplin memeriksa peralatan dapur sebelum tidur atau saat meninggalkan rumah.

Data dari Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Tanjabtim mencatat enam kejadian kebakaran rumah sepanjang Januari hingga akhir Februari 2026.

Dua di antaranya terjadi menjelang Ramadan di Kecamatan Muara Sabak Timur.

Peristiwa pertama terjadi pada 20 Februari 2026 di Desa Kota Raja yang menghanguskan satu unit rumah.

Tiga hari berselang, kebakaran kembali melanda Desa Lambur Luar dan menyebabkan tiga rumah non permanen ludes terbakar.

Pemerintah berharap edukasi yang menyasar ibu rumah tangga dapat menekan angka kejadian serupa, terutama selama Ramadan ketika aktivitas dapur meningkat signifikan.

“Kami ingin budaya waspada ini menjadi kebiasaan bersama,” tegasnya.(*)




Bangun Spiritualitas Kota Jambi, Maulana Gelar Buka Bersama Ulama dan Ormas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Momentum Ramadan dimanfaatkan secara maksimal oleh Wali Kota Jambi, Maulana, untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat.

Tidak hanya bersama jajaran Pemerintah Kota, silaturahmi juga diperluas dengan organisasi kemasyarakatan dan tokoh agama di Kota Jambi.

Kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung Sabtu (28/02/2026) di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota, menjadi ruang dialog hangat antara pemerintah dan para pimpinan pondok pesantren, organisasi keagamaan, serta organisasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa pembangunan Kota Jambi tidak hanya berorientasi pada fisik dan infrastruktur.

Menurutnya, kebahagiaan sejati masyarakat dimulai dari kekuatan spiritual dan akhlak generasi muda.

“Visi Kota Jambi Bahagia diawali dari kebahagiaan spiritual. Infrastruktur penting, tetapi tanpa akhlak yang baik, kota ini belum sepenuhnya bahagia,” tegasnya.

BPJS untuk Marbot dan Imam Masjid

Dalam kesempatan itu, Maulana juga mengungkapkan komitmen Pemkot untuk meningkatkan kesejahteraan petugas keagamaan.

Saat ini, pemerintah tengah memperjuangkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh marbot dan imam masjid di Kota Jambi.

Langkah ini menjadi bagian dari perhatian serius terhadap peran penting tokoh agama dalam menjaga harmoni dan stabilitas sosial masyarakat.

Program Kampung Bahagia Sentuh 1.583 RT

Selain itu, Program Kampung Bahagia terus digulirkan secara bertahap. Hingga Juni 2026, sebanyak 803 RT akan menjadi sasaran program, sementara sisanya akan direalisasikan pada Juli hingga Desember 2026.

Secara total, 1.583 RT di Kota Jambi akan merasakan dampaknya.

Setiap RT diwajibkan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) yang melibatkan unsur tokoh perempuan, pemuda, tokoh agama, serta perangkat RT.

Skema ini dirancang untuk memastikan pembangunan berjalan partisipatif dan tepat sasaran.

Maulana menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, rasa memiliki akan tumbuh kuat jika warga dilibatkan secara langsung.

“Kebersamaan adalah kunci. Jika semua terlibat, pembangunan akan merata dan berkelanjutan,” ujarnya optimistis.

Acara tersebut turut dihadiri Plh Sekretaris Kota Jambi, Ketua Baznas Kota Jambi, Sekretaris MUI Kota Jambi, serta para pimpinan pondok pesantren dan organisasi kemasyarakatan.(*)




Pesan Menyentuh Wali Kota Jambi Jelang Puasa 1447 H, Tekankan Doa dan Kebersamaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Wali Kota Jambi, Maulana, mengungkapkan rasa syukur karena kembali diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan penuh ampunan dan keberkahan tersebut.

Ia mengajak seluruh masyarakat di Kota Jambi untuk mempersiapkan diri, baik secara lahir maupun batin, agar Ramadan tahun ini menjadi momentum perbaikan diri dan penguatan kebersamaan.

Menurutnya, menjelang Ramadan adalah saat terbaik untuk membersihkan hati, mempererat silaturahmi, serta saling memaafkan.

Dalam suasana penuh kekhidmatan, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan sebagai pemimpin pemerintahan, saya memohon maaf apabila selama menjalankan amanah terdapat sikap atau kebijakan yang kurang berkenan. Semua dilakukan demi kepentingan masyarakat,” ujarnya tulus.

Maulana menegaskan, semangat saling memaafkan tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata.

Nilai tersebut harus benar-benar dihayati sebagai fondasi memperkuat persatuan di tengah dinamika kehidupan sosial.

Ia juga menyoroti besarnya tanggung jawab Pemerintah Kota Jambi yang menaungi lebih dari 10 ribu aparatur serta melayani sekitar 654 ribu masyarakat.

Dengan cakupan pelayanan yang luas, ia menyadari masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu terus diperbaiki.

Dalam momentum Ramadan 1447 H, Maulana meminta seluruh aparatur sipil negara untuk tetap menjaga disiplin, integritas, dan kualitas pelayanan publik meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.

Menurutnya, Ramadan justru harus menjadi pendorong peningkatan etos kerja.

Selain itu, menghadapi tantangan global dan dinamika geopolitik yang tidak menentu, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen memperkuat ikhtiar spiritual melalui kegiatan doa dan istighosah rutin di lingkungan balai kota.

Ia juga mengajak para ulama, tokoh agama, serta pengurus masjid untuk terus mendoakan Kota Jambi agar tetap dalam suasana aman, damai, dan penuh keberkahan.

Tak hanya soal pemerintahan, Maulana turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketertiban selama Ramadan, menghormati pelaksanaan ibadah seperti Shalat Tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan i’tikaf, serta mengajak generasi muda mengisi bulan suci dengan kegiatan positif.

“Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan amarah, memperbanyak sedekah, dan memperkuat kepedulian sosial,” tegasnya.

Pemerintah Kota Jambi berharap Ramadan 1447 H menjadi bulan yang membawa kedamaian, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat.(*)