Porprov Jambi XXIV Ditunda ke 2027, Anggaran Kontingen Jadi Persoalan Utama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi XXIV yang semula dijadwalkan berlangsung pada 2026 dipastikan bergeser ke 2027.

Persoalan kesiapan anggaran kontingen kabupaten/kota menjadi salah satu alasan utama di balik perubahan jadwal tersebut.

Keputusan penundaan telah disepakati dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Provinsi Jambi pada 15–16 Desember 2025 di Kota Jambi.

Forum tersebut diikuti jajaran KONI Provinsi Jambi, KONI 11 kabupaten/kota, serta pengurus provinsi cabang olahraga.

Dalam Rakerprov itu, KONI Jambi menetapkan Keputusan Nomor 08/RAKERPROV-KONI JBI/XII/2025 mengenai penundaan pelaksanaan Porprov Jambi XXIV dari 2026 ke 2027.

Berdasarkan kesepakatan yang disampaikan KONI, penundaan dilakukan karena sebagian besar KONI kabupaten/kota menghadapi keterbatasan anggaran yang belum teralokasi secara memadai dalam APBD 2026.

Dalam keputusan Rakerprov, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) tetap dinyatakan sebagai tuan rumah Porprov Jambi XXIV.

KONI Provinsi Jambi juga mendapat mandat untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah guna mempersiapkan penyelenggaraan ajang olahraga tersebut pada 2027.

Sebelumnya, Tanjung Jabung Barat memang telah dipersiapkan sebagai lokasi utama Porprov Jambi 2026.

Pada tahap persiapan 2025, KONI Jambi menyebut sejumlah venue juga direncanakan berada di wilayah lain karena beberapa cabang olahraga membutuhkan lokasi pertandingan berbeda.

Namun, ada laporan terbaru yang menyebut keputusan final mengenai tuan rumah 2027 masih menjadi kewenangan KONI Provinsi Jambi.

Karena itu, status Tanjabbar sebagai tuan rumah perlu dibaca sesuai keputusan Rakerprov dan perkembangan penetapan teknis selanjutnya.

Setelah jadwal digeser, perhatian berikutnya diarahkan pada kesiapan pembiayaan kontingen.

Kabid Humas dan Pusdatin KONI Jambi, Raflis S.E., mengatakan Gubernur Jambi telah menerbitkan surat tertanggal 21 September 2026 kepada seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Jambi.

Surat bernomor B-800/365/DISPORA/IX/2026 tersebut berkaitan dengan alokasi anggaran Porprov XXIV.

Pemerintah kabupaten dan kota diminta mempersiapkan anggaran partisipasi kontingen melalui APBD 2027.

Anggaran tersebut dapat ditempatkan melalui hibah KONI kabupaten/kota ataupun program pada Dinas Pemuda dan Olahraga masing-masing daerah.

“Melalui surat bernomor B-800/365/DISPORA/IX/2026 perihal Alokasi Anggaran PORPROV XXIV/2026, Gubernur Jambi menyampaikan bahwa penyesuaian jadwal ini dilakukan dalam rangka mendukung pembangunan olahraga daerah serta pembuktian prestasi atlet,” kata Raflis.

Dengan perubahan jadwal tersebut, pemerintah kabupaten/kota memiliki waktu lebih panjang untuk menyiapkan kebutuhan kontingen, termasuk pembiayaan atlet dan persiapan keikutsertaan pada ajang multi-event tingkat provinsi tersebut.

Penundaan Porprov tidak hanya mengubah kalender pertandingan. Kesiapan anggaran menjadi persoalan penting karena Porprov melibatkan kontingen dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman sebelumnya menjelaskan bahwa apabila hanya sebagian daerah yang mampu menganggarkan keikutsertaan, penyelenggaraan Porprov tidak akan mencerminkan keterlibatan seluruh kabupaten/kota.

Karena itu, pemerintah daerah kini diminta memasukkan kebutuhan partisipasi kontingen dalam penyusunan APBD 2027.

Bagi KONI Jambi, penyesuaian ini sekaligus menjadi waktu tambahan untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan mematangkan penyelenggaraan.

Sementara itu, agenda Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) 2026 tetap menjadi bagian dari persiapan pembinaan atlet.

Pembiayaan Pelatda disebut akan disesuaikan melalui pengalihan alokasi anggaran dari agenda PON Bela Diri Sulawesi Utara yang juga mengalami penundaan hingga 2027.

Dengan demikian, meski Porprov Jambi XXIV tidak digelar pada 2026, aktivitas pembinaan dan persiapan atlet tetap diarahkan berjalan.

Perubahan jadwal Porprov kini menempatkan 2027 sebagai target penyelenggaraan.

Sementara itu, pemerintah kabupaten/kota harus menyiapkan dukungan anggaran dan KONI Provinsi Jambi melanjutkan koordinasi untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan.(*)




Tanjab Barat Jadi Tuan Rumah! Porprov Jambi ke‑24 Ditunda ke 2027, Berikut Penjelasan Ketua KONI Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi ke‑24 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 2026 resmi ditunda menjadi 2027.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jambi yang digelar pada 15‑16 Desember 2025 di Kota Jambi.

Rakerprov dihadiri oleh 11 pengurus KONI kabupaten dan kota se‑Jambi serta seluruh pengurus cabang olahraga (cabor).

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyampaikan bahwa rapat menyepakati tiga keputusan utama:

  1. Tanjung Jabung Barat tetap menjadi tuan rumah Porprov ke‑24.

  2. Pelaksanaan Porprov ditunda dari 2026 ke 2027 karena sebagian besar KONI kabupaten dan kota belum memiliki alokasi anggaran dalam APBD 2026.

  3. KONI Provinsi Jambi diberi mandat untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam persiapan Porprov 2027 di Tanjabbar.

Mat Sanusi menambahkan, penundaan ini dimaksudkan agar event olahraga dapat lebih matang, berkualitas, dan menjadi ajang pencarian bibit atlet untuk PON mendatang.

Rakerprov juga menekankan evaluasi cabor dan penyusunan program kerja bersama KONI serta cabor menjelang prakualifikasi PON 2027 dan PON 2028.

Selain itu, rapat juga menekankan penguatan pembinaan atlet dan peningkatan target medali untuk PON 2028

KONI Jambi berharap semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, dapat bersinergi agar Porprov Jambi 2027 berjalan sukses

Informasi jadwal dan persiapan lebih lanjut akan diumumkan setelah koordinasi selesai.(*)




Waduh! Anggaran Jadi Kendala, Porprov Jambi di Tanjab Barat Terpaksa Digelar Tahun 2027

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi yang semula dijadwalkan berlangsung pada 2026 di Kabupaten Tanjab Barat resmi ditunda.

Keputusan tersebut diambil melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Provinsi Jambi yang digelar di Rumah Kito Resort Hotel, Kota Jambi, pada 15–16 Desember 2025.

Rakerprov ini dihadiri oleh pengurus KONI Provinsi Jambi, ketua KONI kabupaten/kota se-Jambi, serta perwakilan cabang olahraga (cabor).

Dalam forum tersebut, pembahasan terkait kesiapan pelaksanaan Porprov berlangsung cukup dinamis sebelum akhirnya menghasilkan keputusan bersama.

Ketua Umum KONI Kabupaten Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie, mengungkapkan bahwa proses pengambilan keputusan sempat berjalan alot.

Namun pada akhirnya, seluruh peserta rapat sepakat bahwa Porprov Jambi tetap dilaksanakan di Tanjab Barat dengan penyesuaian waktu.

“Keputusan ini memang melalui diskusi yang cukup panjang. Namun akhirnya semua peserta Rakerprov sepakat bahwa Tanjung Jabung Barat tetap menjadi tuan rumah Porprov Jambi,” ujar Jamal.

Berdasarkan hasil Rakerprov KONI Provinsi Jambi Tahun 2025, pelaksanaan Porprov yang semula direncanakan pada 2026 resmi diundur ke tahun 2027.

Penundaan tersebut dipicu oleh keterbatasan anggaran yang dialami sebagian besar KONI kabupaten/kota, di mana pembiayaan Porprov belum terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Selain itu, Rakerprov juga memberikan mandat kepada KONI Provinsi Jambi untuk melakukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah guna memastikan kesiapan anggaran dan teknis penyelenggaraan Porprov di tahun berikutnya.

Jamal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang tetap memberikan dukungan agar Tanjab Barat tidak kehilangan status sebagai tuan rumah Porprov Jambi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Provinsi Jambi serta seluruh KONI kabupaten/kota atas dukungannya. Ini menjadi semangat bagi kami untuk mempersiapkan Porprov 2027 dengan lebih matang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum Rakerprov berlangsung, Bupati Tanjung Jabung Barat telah menyampaikan pandangan terkait kondisi keuangan daerah.

Menurutnya, jika Porprov dipaksakan digelar pada 2026, Tanjab Barat sebenarnya siap secara teknis, namun kondisi fiskal daerah dinilai belum ideal.

“Bupati berpesan, Porprov 2026 sebenarnya bisa dilaksanakan, tetapi akan jauh lebih baik jika ditunda ke 2027 agar stabilitas keuangan daerah lebih memungkinkan,” ungkap Jamal.

Di akhir pernyataannya, Jamal menyampaikan permohonan maaf kepada pengurus cabor dan para atlet yang mungkin merasa kecewa dengan penundaan tersebut.

Namun ia memastikan bahwa pembinaan atlet tetap berjalan.

“Para atlet masih memiliki kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan, baik di tingkat provinsi maupun di luar Provinsi Jambi, sambil menunggu Porprov 2027,” pungkasnya.

Dengan penundaan ini, KONI Provinsi Jambi berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk mempersiapkan Porprov Jambi 2027 agar berlangsung sukses dan berdampak positif bagi prestasi olahraga daerah.(*)