Vaksinasi CJH Tebo Dimulai, Ini Jadwal dan Jenis Vaksinnya

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Persiapan keberangkatan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Tebo untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi terus dimatangkan.

Salah satu tahapan krusial yang kini berjalan adalah vaksinasi wajib sebagai syarat kesehatan sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo memastikan proses vaksinasi dilakukan secara bertahap melalui seluruh puskesmas yang telah ditunjuk.

Sebagian jamaah bahkan sudah menerima suntikan vaksin sebelum memasuki bulan Ramadan.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes Tebo, Ari Setiawan, menjelaskan bahwa vaksin tahap awal yang diberikan adalah vaksin polio.

Pelaksanaannya dilakukan serentak di seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayah tersebut.

“Vaksin jamaah haji sudah mulai diberikan sebelum puasa, yaitu vaksin polio di semua puskesmas,” jelas Ari.

Setelah Idul Fitri, para CJH dijadwalkan menerima vaksin lanjutan berupa meningitis dan influenza. Saat ini Dinkes masih menunggu distribusi vaksin dari Pemerintah Provinsi Jambi.

Total calon jamaah haji asal Kabupaten Tebo tahun ini tercatat sebanyak 198 orang.

Seluruhnya wajib menerima tiga jenis vaksin, yakni polio, meningitis, dan influenza, sebagai bagian dari standar kesehatan perjalanan ibadah haji.

Dinkes menargetkan seluruh proses vaksinasi rampung sebelum Mei 2026. Bahkan, penyuntikan ditargetkan selesai paling lambat pertengahan April 2026 agar tidak mengganggu tahapan keberangkatan.

Selain itu, pihak Dinkes juga menyiapkan skenario tambahan apabila terdapat jamaah cadangan yang berangkat tahun ini.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Tebo, Darmawi, menyampaikan bahwa koordinasi dengan Dinas Kesehatan terus dilakukan guna memastikan tahapan vaksinasi berjalan sesuai jadwal.

Dengan dimulainya vaksinasi ini, diharapkan seluruh CJH asal Kabupaten Tebo dapat memenuhi persyaratan kesehatan tepat waktu sehingga proses keberangkatan ke Tanah Suci berjalan aman, tertib, dan lancar.(*)




Kabar Baik! 400 Warga Tebo Dapat Operasi Katarak Gratis Tahun 2026

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Tebo kembali menghadirkan kabar positif bagi masyarakat di bidang kesehatan.

Pada tahun 2026, Kabupaten Tebo memperoleh kuota program operasi katarak gratis dengan jumlah yang meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Tebo, Arif Haryoko, mengungkapkan bahwa kuota operasi katarak gratis tahun ini meningkat hingga empat kali lipat.

Total penerima manfaat yang ditargetkan mencapai 400 orang.

“Alhamdulillah, tahun ini kuota operasi katarak untuk Kabupaten Tebo meningkat cukup besar. Target kita sebanyak 400 orang penerima manfaat,” ujar Arif Haryoko saat dikonfirmasi..

Program operasi katarak gratis ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya para lanjut usia yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.

Arif menjelaskan, pelaksanaan operasi katarak direncanakan akan dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Tebo.

Menurutnya, rumah sakit tersebut dinilai memiliki fasilitas dan tenaga medis yang memadai untuk mendukung kelancaran program.

“Untuk lokasi pelaksanaan operasi, rencananya akan dipusatkan di RSUD Sulthan Thaha Saifuddin Tebo,” jelasnya.

Terkait jadwal pelaksanaan, Arif menyebutkan bahwa operasi katarak gratis tersebut direncanakan berlangsung pada Juni 2026.

Meski demikian, pihaknya masih terus melakukan berbagai persiapan serta koordinasi lintas sektor agar program berjalan sesuai rencana.

Saat ini, Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Tebo juga tengah menjalin koordinasi dengan seluruh Puskesmas di setiap kecamatan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pendataan calon penerima manfaat tepat sasaran.

“Kami berkoordinasi dengan Puskesmas di tiap kecamatan, karena mereka yang paling memahami kondisi kesehatan masyarakat dan calon penerima manfaat,” ungkap Arif.

Ia menambahkan, sasaran utama program ini adalah lansia produktif yang masuk dalam kategori desil penerima manfaat sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.(*)




Cek Kesehatan Anak Sekolah di Tebo Dilakukan Bertahap, Sudah 50 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak sekolah di Kabupaten Tebo telah mencapai 50 persen.

Sisanya akan dilanjutkan pada minggu depan dengan pemeriksaan yang menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo, Riana Elizabeth, menjelaskan bahwa jumlah siswa yang diperiksa cukup banyak, sehingga pelaksanaan CKG dilakukan secara bertahap.

“Satu anak bisa mengisi hingga tiga lembar screening, karena cukup banyak pertanyaan yang harus dijawab,” ujar Riana.

Riana menyebutkan bahwa program ini melibatkan tim medis yang memeriksa kondisi kesehatan anak secara menyeluruh.

Pemeriksaan mencakup tinggi badan, berat badan, dan jika ditemukan indikasi kelebihan berat badan, maka dilakukan pemeriksaan gula darah.

“Kalau berat badan anak melebihi batas normal, langsung kita cek gula darahnya. Pemeriksaannya cukup lengkap,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa seluruh proses cek kesehatan anak sekolah di Kabupaten Tebo akan rampung dalam waktu dekat, sesuai dengan rencana Dinas Kesehatan.

“Kita lakukan bertahap karena jumlah siswa dan sekolah cukup banyak. Tapi targetnya akan selesai dalam waktu dekat,” tutup Riana.(*)