Wawako Azhar Hamzah Pimpin Gerakan 3S, Bantuan Disalurkan untuk Balita Stunting

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggerakkan jajaran aparatur sipil negara (ASN) untuk membantu balita yang mengalami stunting melalui Gerakan 3S Serentak, Senin 5 Oktober 2026.
Gerakan tersebut mengajak jajaran Pemkot Sungai Penuh mengumpulkan sebutir telur, segenggam beras, dan Rp1.000.
Bantuan yang terkumpul nantinya akan diberikan kepada balita stunting yang membutuhkan perhatian khusus.
Aksi tersebut berlangsung setelah Apel Gabungan ASN Pemkot Sungai Penuh di Lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh.
Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, yang juga menjabat Ketua Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) Kota Sungai Penuh, turut mengikuti Gerakan 3S bersama jajaran pemerintah daerah.
Gerakan ini tidak sekadar mengumpulkan bahan pangan dan uang.
Pemkot Sungai Penuh menjadikannya sebagai bentuk gotong royong untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus memperkuat upaya penanganan stunting di daerah.
Hasil pengumpulan Gerakan 3S akan didistribusikan kepada balita stunting yang membutuhkan perhatian khusus.
Skema tersebut menempatkan pemenuhan kebutuhan gizi sebagai salah satu bagian dari upaya percepatan penurunan stunting.
Dengan melibatkan jajaran pemerintah daerah, Pemkot Sungai Penuh ingin membangun kepedulian bersama bahwa penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah.
Gerakan tersebut juga mendorong keterlibatan aparatur dalam mendukung program pemerintah yang menyasar kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Azhar Hamzah hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Pemkot Sungai Penuh.
Sejumlah pejabat turut mengikuti Gerakan 3S, mulai dari staf ahli wali kota, para asisten Sekda, kepala perangkat daerah, Direktur RSUD Mayjen H.A. Thalib, TP PKK Kota Sungai Penuh, pejabat struktural dan fungsional, hingga seluruh ASN di lingkungan Pemkot Sungai Penuh.
Keterlibatan lintas perangkat daerah tersebut memperlihatkan bahwa Pemkot Sungai Penuh ingin menjadikan pencegahan stunting sebagai gerakan bersama.
Bagi pemerintah daerah, dukungan pangan dan gizi menjadi bagian penting dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan intervensi khusus.
Melalui Gerakan 3S Serentak, Pemkot Sungai Penuh mendorong semangat gotong royong sekaligus memperkuat kepedulian terhadap balita stunting.
Gerakan ini diharapkan dapat ikut mendukung terwujudnya generasi Sungai Penuh yang lebih sehat sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di daerah.(*)