Ratusan Lansia Jambi Terima Bantuan, Dinsos Dorong Kota Ramah Lansia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Sosial Kota Jambi menjadi motor utama dalam pelaksanaan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis 4 Juni 2026.

Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Kota Jambi menyalurkan bantuan alat bantu jalan bagi lansia serta menggelar Nonton Bareng (Nobar) bertajuk “Lansia Bahagia” yang diikuti para lanjut usia dari berbagai wilayah di Kota Jambi.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Sosial bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, sekaligus bentuk dukungan terhadap gerakan “Semua Cinta Lansia” dari Konsulat Jenderal India.

Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan pemberdayaan lansia di Kota Jambi.

Menurutnya, kegiatan Nobar Lansia Bahagia dirancang sebagai ruang interaksi sosial yang aman dan menyenangkan, sehingga para lansia tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga manfaat psikologis dan sosial.

“Kegiatan ini kami rancang bukan sekadar hiburan, tetapi sebagai ruang interaksi sosial yang dapat meningkatkan kebahagiaan, kesehatan mental, serta memperkuat hubungan sosial para lansia,” ujar Yunita.

Ia menegaskan bahwa Dinas Sosial Kota Jambi terus berkomitmen menghadirkan layanan yang berpihak kepada kelompok rentan, termasuk lansia, melalui berbagai program berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2026, Dinas Sosial Kota Jambi telah menyalurkan sebanyak 71 bantuan alat bantu jalan berupa kursi roda dan tongkat melalui kerja sama dengan Sentra Alyatama Jambi.

Selain itu, melalui dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), hingga Mei 2026 telah disalurkan bantuan kepada 79 lansia penerima manfaat di Kota Jambi.

Dinsos juga mencatat bahwa sekitar 6.080 lansia di Kota Jambi telah terdata dalam Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai penerima bantuan sosial.

Yunita menjelaskan bahwa seluruh program tersebut merupakan bagian dari upaya membangun Kota Jambi yang inklusif, ramah lansia, dan berkeadilan sosial.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kota Jambi atas peran aktifnya dalam memastikan layanan sosial bagi lansia berjalan dengan baik.

Menurut Maulana, program Lansia Bahagia menjadi salah satu prioritas dalam 11 program unggulan Kota Jambi Bahagia yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

“Pemerintah ingin memastikan para lansia hidup sehat, mandiri, dan bermartabat serta tetap memiliki ruang untuk bersosialisasi di tengah masyarakat,” ujar Maulana.

Melalui peringatan HLUN 2026 ini, Dinas Sosial Kota Jambi kembali menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam pelayanan sosial, khususnya dalam mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan para lansia di Kota Jambi.(*)




Maulana Pastikan Lansia di Kota Jambi Hidup Bahagia, Pemkot Salurkan Ratusan Bantuan Alat Jalan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan kota yang ramah lansia melalui berbagai program nyata yang berkelanjutan.

Hal itu kembali ditegaskan Wali Kota Jambi Maulana dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (4/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Jambi menggelar penyerahan simbolis alat bantu jalan bagi lansia serta kegiatan Nonton Bareng (Nobar) bertajuk “Lansia Bahagia” yang diikuti puluhan peserta lanjut usia.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Dinas Sosial Kota Jambi bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi sebagai bagian dari dukungan terhadap gerakan “Semua Cinta Lansia” dari Konsulat Jenderal India.

Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kelompok lanjut usia agar tetap mendapatkan ruang sosial yang layak dan bermartabat.

Menurutnya, program “Lansia Bahagia” menjadi salah satu prioritas dalam 11 program unggulan Kota Jambi Bahagia yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk para lansia.

“Program ini kita hadirkan agar para lansia tetap bisa bersilaturahmi, merasa dihargai, dan memiliki ruang untuk tetap aktif di tengah masyarakat. Pemerintah ingin memastikan lansia di Kota Jambi hidup sehat, mandiri, dan bermartabat,” ujar Maulana.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Jambi terus memperkuat layanan bagi lansia, mulai dari bantuan alat bantu jalan, layanan kesehatan gratis, layanan kunjungan rumah, hingga kegiatan sosial seperti senam lansia dan rehabilitasi sosial.

Selain itu, Pemkot Jambi juga telah mengembangkan program Sekolah Lansia sebagai wadah pemberdayaan agar para lansia tetap aktif dan produktif di usia senja.

“Melalui berbagai program ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi lansia yang merasa sendiri atau terlantar. Lansia harus tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga mengapresiasi seluruh lansia yang hadir dan ikut meramaikan kegiatan.

Ia menilai kehadiran para lansia menjadi energi positif bagi pembangunan Kota Jambi.

“Usia hanyalah angka. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap memberi makna, berbagi pengalaman, dan menjadi teladan bagi generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, menjelaskan bahwa kegiatan Nobar Lansia Bahagia dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana interaksi sosial yang dapat meningkatkan kesehatan mental dan emosional para lansia.

Menurutnya, kegiatan ini juga memiliki dampak sosial yang luas karena menciptakan ruang kebersamaan yang aman, murah, dan menyenangkan bagi para peserta.

Pada kesempatan yang sama, Dinas Sosial Kota Jambi mencatat bahwa sepanjang tahun 2026 telah disalurkan sebanyak 71 bantuan alat bantu jalan melalui kerja sama dengan Sentra Alyatama Jambi, berupa kursi roda dan tongkat.

Selain itu, melalui dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), hingga bulan Mei 2026 telah tersalurkan bantuan kepada 79 penerima manfaat lansia di Kota Jambi.

Data Program Keluarga Harapan (PKH) juga menunjukkan bahwa sekitar 6.080 lansia di Kota Jambi telah terdata sebagai penerima manfaat bantuan sosial.

Melalui peringatan HLUN 2026 ini, Pemerintah Kota Jambi kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kota yang inklusif, humanis, dan berpihak kepada seluruh kelompok masyarakat, termasuk para lanjut usia.(*)




Ketua DPRD Kota Jambi Apresiasi Sinergi Pemkot dan BPJS Lindungi Pekerja Rentan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota Jambi yang kembali menghadirkan program perlindungan sosial bagi masyarakat melalui fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan gratis untuk ribuan pekerja rentan.

Program tersebut diluncurkan dalam agenda Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi Pekerja Rentan Kota Jambi Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Menurut Kemas Faried, kebijakan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kelompok pekerja informal yang selama ini memiliki kontribusi besar terhadap roda perekonomian daerah, namun belum sepenuhnya mendapatkan perlindungan kerja.

“Atas nama DPRD Kota Jambi, kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi dan seluruh pihak yang telah bersinergi menghadirkan program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kemas Faried.

Ia menyebut pekerja rentan seperti buruh harian lepas, pelaku UMKM, pengemudi ojek, marbot masjid, hingga operator kebersihan memiliki risiko kerja cukup tinggi sehingga perlu mendapatkan jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Karena itu, DPRD Kota Jambi mendukung penuh keberlanjutan program tersebut agar cakupan penerima manfaat dapat terus diperluas pada tahun-tahun berikutnya.

Menurutnya, kehadiran jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya memberikan rasa aman bagi pekerja, tetapi juga mampu mencegah munculnya persoalan sosial baru ketika terjadi kecelakaan kerja maupun musibah dalam keluarga pekerja.

“Program seperti ini sangat penting dan harus terus dilanjutkan karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya pekerja informal yang rentan terhadap risiko kerja,” katanya.

Kemas Faried juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Jambi dalam menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kecil.

Sementara itu, Pemerintah Kota Jambi pada tahun 2026 memfasilitasi sebanyak 3.996 pekerja rentan untuk mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan gratis.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3.000 penerima manfaat.

Program tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan dan kepastian bagi pekerja informal di Kota Jambi agar dapat menjalankan aktivitas dengan lebih aman dan tenang.)(*)




Wali Kota Jambi Maulana Bantu Warga Penderita Stroke, BPJS Langsung Diaktifkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial dan layanan kesehatan.

Wali Kota Jambi Maulana turun langsung mengunjungi kediaman Afriyanto (43), warga RT 28 Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, Rabu (13/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Maulana menyerahkan bantuan satu unit kursi roda kepada Afriyanto yang saat ini tengah mengalami sakit stroke dan mengalami keterbatasan mobilitas.

Kedatangan Wali Kota Jambi turut didampingi Kepala Baznas Kota Jambi Muhamad Padli beserta jajaran Pemerintah Kota Jambi.

Bantuan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Maulana-Diza untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan bergerak cepat menangani persoalan warga sebelum berkembang menjadi krisis sosial maupun kesehatan.

“Kami menerima laporan bahwa Pak Afriyanto mengalami stroke sehingga kesulitan beraktivitas. Hari ini kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan bantuan kursi roda dan mendoakan beliau segera pulih,” ujar Maulana.

Selain bantuan alat kesehatan, Maulana juga memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan milik Afriyanto akan segera diaktifkan kembali melalui program Kartu Bahagia milik Pemerintah Kota Jambi.

Dari hasil pengecekan, Afriyanto sebelumnya merupakan peserta BPJS kategori penerima upah. Namun kepesertaannya terhenti setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Saya sudah perintahkan dinas terkait agar BPJS beliau diaktifkan kembali dalam waktu 1×24 jam karena beliau membutuhkan pengobatan rutin akibat penyakit darah tinggi yang dideritanya,” kata Maulana.

Tak hanya itu, Pemkot Jambi bersama Baznas juga memberikan bantuan paket sembako untuk membantu kebutuhan sehari-hari keluarga.

Wali Kota Jambi turut mengapresiasi peran Ketua RT, lurah, dan camat yang aktif melaporkan kondisi warga di lingkungan masing-masing.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan laporan apabila terdapat warga yang membutuhkan bantuan pemerintah.

“Silakan segera laporkan jika ada warga yang membutuhkan bantuan. Pemerintah akan hadir bersama Baznas dan pihak terkait lainnya karena ini memang bagian dari tugas kami melayani masyarakat,” tegasnya.

Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Pemkot Jambi dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berpihak kepada masyarakat, tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur tetapi juga perlindungan sosial dan kesehatan warga.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati, Camat Paal Merah Abdul Salim, Lurah Bakung Jaya Purwanoto, serta Forum RT se-Kecamatan Paal Merah.(*)




Bantuan Bedah Rumah Disalurkan, Wujud Nyata Kepedulian Pemkot Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, menyerahkan bantuan bedah rumah, kursi roda, serta bantuan sosial kepada warga kurang mampu di Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Rabu (8/4/2026).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan bersamaan dengan peresmian Pondok Pesantren Al-Alzari Al-Mubarak Litahfizil Qur’an yang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemberian bantuan operasional.

🏠 Bantuan Bedah Rumah dan Kursi Roda

Dalam kegiatan ini, dua unit rumah hasil program bedah rumah diserahkan kepada warga penerima manfaat.

Program ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Jambi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi melalui skema Rumah Layak Huni.

Selain itu, bantuan kursi roda juga diberikan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan.

Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, sehat, dan aman.

🌙 Wujud Program “Kota Jambi Bahagia”

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas “Kota Jambi Bahagia”, khususnya dalam aspek keagamaan dan sosial.

Menurutnya, kebahagiaan kota tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari hubungan spiritual masyarakat dengan Tuhan serta kepedulian sosial antarwarga.

Ia juga mengapresiasi keberadaan pondok pesantren yang dinilai turut mendukung program pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak.

🤝 Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah Kota Jambi berharap kolaborasi dengan Baznas dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Program bantuan sosial seperti ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, pihak pondok pesantren menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah serta berharap adanya bimbingan dan sinergi ke depan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan lembaga sosial dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di Kota Jambi.(*)




Program Rumah Layak Huni, Walikota Jambi Wujudkan Hunian Sehat untuk Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menyalurkan bantuan program bedah rumah tidak layak huni kepada seorang warga lanjut usia, Rusmaini (80), yang berdomisili di RT 01, Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, pada Rabu (25/03/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus memastikan masyarakat dapat tinggal di hunian yang layak dan sehat.

Program ini juga melibatkan kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi melalui skema Rumah Layak Huni dengan nilai bantuan sebesar Rp25 juta.

Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa proses pembangunan rumah akan segera dilakukan dengan melibatkan gotong royong masyarakat setempat, yang dikoordinasikan oleh pihak kecamatan bersama Ketua RT.

“Pengerjaannya akan dilakukan secara bersama-sama, melibatkan warga dan dipimpin oleh Pak Camat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kondisi rumah milik Rusmaini sudah tidak layak huni dan membutuhkan perbaikan segera, mengingat hal tersebut juga berdampak pada kesehatan penghuni.

“Selain rumahnya tidak layak, kondisi kesehatan beliau juga sedang menurun, sehingga perlu perhatian khusus,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kota Jambi juga akan menurunkan tim medis dari puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Rusmaini.

Jika diperlukan, pemerintah akan membantu proses rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

“Apabila perlu dirujuk, kami akan siapkan seluruh prosesnya agar beliau bisa mendapatkan perawatan yang optimal tanpa terbebani biaya,” tegasnya.

Penyerahan bantuan ini turut dihadiri Plh Sekretaris Daerah Mulyadi, jajaran Pemerintah Kota Jambi, perwakilan BAZNAS Kota Jambi, serta forum Ketua RT Kecamatan Danau Teluk.

View this post on Instagram

Program bedah rumah ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan hunian yang layak bagi seluruh warga.(*)




Kampung Bahagia Wali Kota Jambi: RT 22 Kebun Handil Nikmati Manfaat Infrastruktur Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga RT 22, Kelurahan Kebun Handil, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Wali Kota Jambi, Maulana, atas pelaksanaan program Kampung Bahagia, yang kini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Program ini memfokuskan pembangunan infrastruktur lingkungan, termasuk pembuatan parit drainase yang selama ini menjadi kendala di wilayah RT 22.

Menurut perwakilan warga, kegiatan gotong royong yang digelar pagi ini dihadiri juga oleh Camat Kecamatan setempat, dan seluruh keluarga besar RT 22 menyampaikan apresiasi secara langsung.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Jambi, Pak Maulana, karena telah mempercayakan RT 22 untuk melaksanakan kegiatan di Kampung Bahagia,” kata seorang perwakilan warga di RT 22.

“Pembuatan parit drainase yang selama ini menjadi kendala, kini telah dimulai dan hampir selesai. Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Wali Kota terhadap lingkungan kami,” ujar perwakilan warga RT 22.

Program Kampung Bahagia merupakan salah satu inisiatif Pemkot Jambi yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Dengan program ini, warga tidak hanya mendapatkan fasilitas yang lebih baik.

 Tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan gotong royong untuk menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan.

Keberhasilan pembangunan parit drainase di RT 22 diharapkan menjadi contoh implementasi program Kampung Bahagia di wilayah lain, sehingga kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga Kota Jambi semakin meningkat.(*)




Sekolah Lansia Tangguh Rahma Luluskan Puluhan Lansia, Wali Kota Jambi: Mereka Harus Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Sebanyak 64 orang lanjut usia (lansia) mengikuti prosesi wisuda yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rabu (27/8/2025).

Mereka merupakan peserta program Sekolah Lansia Tangguh Rahma yang telah menyelesaikan 13 sesi pembelajaran.

Selain memimpin wisuda, Maulana juga meresmikan pembukaan Sekolah Lansia Tangguh Purnawira, sebagai bentuk penguatan program pembelajaran bagi lansia di Kota Jambi.

“Ini adalah bentuk penghargaan bagi para lansia yang ingin tetap aktif, sehat, dan bahagia. Kami ingin mereka merasa dihormati dan tetap punya peran di masyarakat,” ujar Maulana.

Program Sekolah Lansia ini dirancang untuk mendukung kualitas hidup lansia melalui kegiatan positif seperti senam sehat, kegiatan seni, pengajian, cek kesehatan rutin, hingga kunjungan wisata.

Peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan literasi dan sastra, seperti berpuisi dan berpantun.

Wisudawan tertua dalam kegiatan ini berusia 78 tahun, menjadi simbol bahwa usia bukan batas untuk terus belajar dan berkegiatan. Setelah diwisuda, peserta akan tetap dibina sebagai bagian dari komunitas alumni.

Maulana mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk memperluas jangkauan program ini ke seluruh wilayah kota.

Dalam waktu dekat, Sekolah Lansia akan dibuka di Kecamatan Danau Sipin sebagai tahap awal dari pemerataan program.

“Kami ingin seluruh kecamatan dan kelurahan punya Sekolah Lansia agar mereka tidak merasa sendiri dan tetap mendapat hak-hak dasar mereka,” tegas Maulana.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut peduli terhadap lansia di sekitar lingkungan masing-masing dan segera menghubungi layanan Call Center Bahagia 112 jika menemukan lansia yang memerlukan bantuan.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Bina Keluarga Lansia (BKL), yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix.

Menurut Plt Kepala Dinas PPKB Kota Jambi, Jaelani, kegiatan ini bertumpu pada tujuh dimensi Lansia Tangguh: spiritual, intelektual, fisik, emosional, sosial, vokasional, dan lingkungan.(*)