Wabup Merangin Ingatkan Ancaman Narkoba di Tengah Overload Lapas

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati A. Khafidh mengingatkan tingginya ancaman narkoba dan obat-obatan terlarang yang semakin mengkhawatirkan di Provinsi Jambi.

Hal itu disampaikan saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Istiqomah, Desa Kandang, Kecamatan Tabir, Jumat (13/3/2026).

Dalam sambutannya, Wabup A. Khafidh menyoroti kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang kini mengalami overload akibat tingginya angka kriminalitas, khususnya kasus penyalahgunaan narkotika.

“Saya mendapat laporan dari Kepala Lapas, kapasitas yang seharusnya hanya untuk 150 orang kini mencapai 390 orang. Tidur pun harus bergantian, dan mayoritas mereka terjerat kasus narkoba,” ujar Wabup.

Ia menekankan bahwa peredaran gelap narkoba menjadi musuh nyata bagi ketahanan keluarga.

Berdasarkan data Gubernur Jambi, sekitar 20 persen anak muda di provinsi ini berisiko terjerumus obat-obatan terlarang.

Wabup A. Khafidh mengimbau orang tua di Desa Kandang untuk memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak agar tidak terjebak lingkaran hitam narkoba.

“Mari kita jaga keluarga kita. Jangan sampai anak-anak kita masuk ke Lapas. Hidup di sana sangat sulit meski makan ditanggung negara. Fokuskan anak-anak pada kegiatan positif seperti pengajian dan selawat,” tegasnya.

Selain isu narkoba, kunjungan Safari Ramadan juga menjadi ajang silaturahim sekaligus sosialisasi berbagai program Pemerintah Kabupaten Merangin tahun 2026.

Beberapa program yang disampaikan antara lain:

  • Dukungan program Presiden RI terkait penguatan stok pangan daerah.

  • Penyaluran bantuan Rp100 juta per pondok pesantren secara bertahap.

  • Kuota beasiswa untuk 400 mahasiswa.

  • Pembagian perlengkapan sekolah seperti seragam, tas, dan sepatu untuk siswa SD/SMP.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat silaturahim antara pemerintah dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap isu sosial dan pendidikan di wilayah Merangin.(*)




Program Sekolah Gratis di Merangin, Anak-anak Semakin Semangat Belajar

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin kembali melaksanakan program unggulan perlengkapan sekolah gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan yatim piatu.

Setelah menyisir wilayah Sungai Manau dan Tabir, bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Merangin, M. Syukur, di SDN 189 Desa Pinang Merah, Kecamatan Pamenang Barat, Sabtu (14/2).

Acara dihadiri sejumlah pejabat teras, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Misrinaldi, Kepala BPKAD Mashuri, Kepala Dinas Kominfo Ahmad Khoirudin, serta anggota DPRD Merangin Dapil III, Helmi (Nasdem) dan Nanta (Demokrat), yang ikut mendampingi program ini.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Merangin, Misrinaldi, sebanyak 329 siswa di Pamenang Barat menerima manfaat dari program ini, terdiri dari 209 siswa SD dan 120 siswa SMP.

“Semua perlengkapan sudah disalurkan, dan hari ini kita lakukan peluncuran secara simbolis,” jelas Misrinaldi.

Bupati Merangin, M. Syukur, menegaskan bantuan harus tepat sasaran dan dimanfaatkan oleh anak-anak yang paling membutuhkan.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme guru dan kepala sekolah agar suasana belajar tetap kondusif.

“Jangan bawa persoalan pribadi ke dalam sekolah. Jangan sampai anak jadi korban karena ketidakcocokan orang dewasa. Guru harus menjadi teladan, paling bersih dan baik,” tegas Bupati Syukur.

Para pelajar pun menyambut baik program ini. Salah satu siswa, Usna dari SDN 149 Pinang Merah, mengaku senang dengan bantuan yang diterima.

“Terima kasih banyak atas bantuan seragam sekolahnya. Baju kami sudah baru, kami tidak malu lagi dan jadi tambah semangat belajar,” ujar Usna.

Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan dan meringankan beban keluarga kurang mampu di Kabupaten Merangin.(*)