Tekanan Ekonomi Bisa Ganggu Kewarasan Ibu, Kabid RSJD Jambi Sebut Bisa Berdampak pada Rumah Tangga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kesehatan mental ibu menjadi sorotan utama dalam seminar keluarga bertema “Marriage Goals Bukan Cuma Soal Cinta Tapi Juga Soal Atur Dana” yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Narasumber Dini Silvia, Dini Silvia dari RSJD Kolonel H. Muhammad Syukur, menekankan pentingnya menjaga kewarasan ibu sebagai kunci stabilitas ekonomi rumah tangga.

Dalam materinya bertajuk “Sehat Jiwa, Sehat Finansial: Menjaga Kewarasan Ibu dalam Mengelola Ekonomi Keluarga”, Dini Silvia menjelaskan tekanan ekonomi sering berdampak langsung pada psikologis ibu, yang berperan sebagai manajer utama rumah tangga.

“Pengelolaan keuangan yang baik membutuhkan kondisi mental yang sehat. Tekanan ekonomi yang tinggi dapat memengaruhi kewarasan ibu, sehingga berdampak pada keharmonisan dan stabilitas keluarga,” jelasnya.

Dini menekankan bahwa ibu yang sehat secara mental mampu mengambil keputusan keuangan lebih bijak, menjaga komunikasi dengan pasangan, dan menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis.

“Sehat secara emosional berarti keluarga juga lebih siap menghadapi tantangan ekonomi. Ibu yang tenang dan stabil mentalnya menjadi fondasi bagi keluarga yang bahagia dan mandiri secara finansial,” tambahnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Jambi dan cabang se-Kecamatan oleh Ketua PW Salimah Provinsi Jambi, Muslihah.

Marsya Lystia, Ketua Marsya Lystia, turut memberikan materi mengenai literasi keuangan sebagai fondasi ketahanan ekonomi keluarga.

Muslihah menambahkan, Salimah Kota Jambi termasuk yang paling aktif di Provinsi Jambi dengan jumlah anggota terbanyak dan program unggulan yang mencakup pendidikan, ekonomi, kesehatan mental, serta pengembangan keluarga.

Seminar ini menegaskan komitmen kolaborasi organisasi perempuan dengan Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat kesehatan mental ibu, ketahanan ekonomi keluarga, dan pemberdayaan perempuan, sejalan dengan visi “Kota Jambi Bahagia.”(*)




Marsya Lystia Tegaskan Pentingnya Literasi Keuangan untuk Ketahanan Keluarga di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Marsya Lystia menjadi sorotan dalam seminar keluarga bertema “Marriage Goals Bukan Cuma Soal Cinta Tapi Juga Soal Atur Dana” yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Jambi dan pimpinan cabang se-Kecamatan Kota Jambi oleh Ketua PW Salimah Provinsi Jambi, Muslihah.

Dalam sesi seminar bertajuk Finance for Couples: Bangun Kehidupan Finansial yang Bahagia, Marsya menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi ketahanan ekonomi rumah tangga.

“Marriage goals bukan hanya tentang cinta dan romantisme, tetapi juga bagaimana pasangan mampu merencanakan dan mengelola keuangan bersama. Ketahanan ekonomi keluarga adalah fondasi penting bagi kebahagiaan jangka panjang,” jelas Marsya.

Marsya menekankan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi aspek utama dalam membangun generasi yang tangguh.

“Kita membesarkan perempuan berarti membesarkan generasi. Fokus kita adalah pemberdayaan perempuan. Di era modern, perempuan harus adaptif terhadap teknologi, pola pengasuhan, hingga isu kesehatan mental,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, organisasi perempuan harus relevan lintas generasi, dari anggota muda hingga senior, dengan kegiatan yang dikemas kekinian namun tetap berlandaskan nilai agama.

“Kami ingin Salimah bersinergi dengan organisasi perempuan lain untuk bersama-sama membangun Kota Jambi lebih maju dan berdaya,” kata Marsya.

Narasumber kedua, Dini Silvia, Kabid Pengembangan Sarana dan Prasarana Medis RSJD Kolonel H. Muhammad Syukur, membawakan materi “Sehat Jiwa, Sehat Finansial: Menjaga Kewarasan Ibu dalam Mengelola Ekonomi Keluarga.”

Ia menekankan, kondisi mental ibu sangat memengaruhi stabilitas keuangan keluarga.

“Pengelolaan keuangan yang baik membutuhkan kondisi mental yang sehat. Tekanan ekonomi sering berdampak pada psikologis ibu sebagai manajer rumah tangga,” jelas Dini.

Ketua PW Salimah Provinsi Jambi, Muslihah, menjelaskan bahwa Salimah telah terbentuk di seluruh kabupaten/kota dengan jumlah anggota mencapai 1.304 orang, dan Kota Jambi menjadi penyumbang terbanyak.

Di tingkat kelurahan, telah terbentuk empat PERA (Persaudaraan Salimah), dan program One PC One PERA akan digulirkan untuk memperluas jaringan.

Salimah memiliki enam departemen: Dakwah, Pendidikan & Pelatihan, Ekonomi, Humas, Jaringan Lembaga & Kajian, serta Program Keluarga & Perempuan.

Program unggulan meliputi Majelis Taklim, Baitul Qur’an, P2AYD, SISTER, SERASI, SALSA, KOSUMA, Salimah Halal Center, hingga Mubalighah Salimah Indonesia.

“Seluruh program ini bertujuan meningkatkan kualitas perempuan dan keluarga. Pengurus baru diharapkan menjalankan amanah dengan dedikasi dan integritas,” ungkap Muslihah.

Kegiatan seminar dan pelantikan ini menegaskan komitmen kolaborasi antara organisasi perempuan dan Pemerintah Kota Jambi.

Fokusnya pada ketahanan ekonomi keluarga, kesehatan mental perempuan, serta pemberdayaan perempuan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sejalan dengan visi “Kota Jambi Bahagia.”(*)