UNJA Uji Kebugaran 19 Guru Besar, Profesor Diminta Tak Hanya Duduk di Depan Laptop!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang memasuki masa purnatugas, para guru besar Universitas Jambi (UNJA) tidak hanya mempersiapkan aspek akademik, tetapi juga menjaga kondisi kesehatan fisik.

Sebanyak 19 guru besar bersama Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., mengikuti tes kebugaran jasmani di Gedung Olahraga Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan (GOR JPOK) Kampus UNJA Mendalo, Rabu 5 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UNJA membangun budaya hidup sehat di lingkungan akademik, khususnya bagi para profesor yang selama ini aktif menjalankan tugas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, mengapresiasi pelaksanaan tes kebugaran tersebut. Menurutnya, kesehatan merupakan faktor penting agar para akademisi tetap produktif dan mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan universitas.

“Saya sangat setuju dengan adanya tes kebugaran ini. Terima kasih kepada Prof. Sukendro yang telah menginisiasi kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi para guru besar serta sivitas akademika UNJA,” ujar Helmi.

Menurutnya, menjaga kebugaran bukan hanya berkaitan dengan kesehatan pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang memiliki kesadaran terhadap pola hidup sehat.

Ukur Kebugaran dengan Metode Khusus Lansia

Ketua pelaksana kegiatan, Prof. Dr. Drs. H. Sukendro, M.Kes., mengatakan tes kebugaran tersebut dirancang agar sesuai dengan kondisi fisik kelompok usia lanjut.

Metode yang digunakan adalah Senior Fitness Test, yakni instrumen pengukuran kebugaran yang diperuntukkan bagi kelompok usia lanjut dengan sejumlah indikator kemampuan fisik.

“Guru besar jangan hanya duduk di depan laptop. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak para profesor tetap aktif bergerak sekaligus mengetahui kondisi kebugaran tubuhnya. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menjaga kesehatan,” ujar Prof. Sukendro.

Ia menjelaskan, terdapat tujuh komponen yang diuji dalam kegiatan tersebut. Di antaranya pengukuran tinggi dan berat badan, kekuatan otot lengan, fleksibilitas tubuh, keseimbangan melalui uji pola angka delapan, serta koordinasi mata dan tangan.

Hasil tes tersebut nantinya dapat menjadi gambaran kondisi kebugaran masing-masing peserta sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Dorong Profesor Tetap Aktif Berkarya

Melalui kegiatan ini, UNJA ingin memastikan para guru besar tetap memiliki kualitas hidup yang baik meskipun memasuki fase menjelang purnatugas.

Kebugaran fisik dinilai memiliki peran penting dalam mendukung produktivitas akademisi, terutama dalam menjalankan berbagai aktivitas ilmiah dan pengabdian masyarakat.

UNJA berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari program peningkatan kesehatan sivitas akademika.

Dengan budaya hidup sehat yang semakin kuat, para guru besar diharapkan tetap mampu memberikan kontribusi pemikiran, pengalaman, dan ilmu pengetahuan bagi perkembangan Universitas Jambi maupun masyarakat luas.(*)




Musrenbang 2027 Digelar, Rektor UNJA Tekankan Program Berbasis Kebutuhan dan Berdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Universitas Jambi (UNJA) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2027 di Lantai 8 Gedung UNIFAC, Kampus Mendalo, Senin 20 Juli 2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan program kerja dan anggaran seluruh unit dengan Rencana Strategis (Renstra) universitas.

Mengusung tema “Mewujudkan Universitas Jambi Menjadi Perguruan Tinggi Terkemuka, Inovatif, Unggul, Kompetitif, dan Berdampak bagi Masyarakat”, Musrenbang 2027 menekankan pentingnya penyusunan program yang efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika maupun masyarakat.

Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh program dan anggaran yang disusun untuk Tahun Anggaran 2027 harus berlandaskan kebutuhan riil serta berorientasi pada hasil yang berdampak.

“Program dan anggaran yang disusun harus benar-benar berdasarkan kebutuhan. Yang paling penting adalah bagaimana setiap kegiatan mampu memberikan dampak bagi mahasiswa, institusi, maupun masyarakat,” ujar Rektor.

Selain itu, Rektor juga mendorong setiap fakultas untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperkuat budaya riset, serta mengembangkan hasil penelitian menjadi inovasi yang dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas UNJA, Kabul Wijayanto, S.Sos., M.M., yang mewakili Ketua Dewan Pengawas, memberikan apresiasi atas kinerja pelaksanaan anggaran UNJA selama semester pertama Tahun 2026 yang dinilai sangat baik.

Menurutnya, penyusunan anggaran harus mempertimbangkan kebutuhan prioritas, keberlanjutan program, serta dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi capaian pelaksanaan anggaran UNJA yang hampir sempurna. Di tengah kebijakan efisiensi APBN, UNJA perlu memperkuat kemandirian pendanaan dan mengoptimalkan pemanfaatan anggaran untuk mendukung program prioritas universitas,” kata Kabul.

Agenda Musrenbang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan arah penyusunan anggaran Tahun 2027 oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., yang dilanjutkan dengan sesi diskusi serta tanya jawab bersama seluruh peserta.

Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan Universitas Jambi, mulai dari Ketua Senat, para Wakil Rektor, Sekretaris Senat, Satuan Pengawasan Internal (SPI), kepala biro, dekan dan wakil dekan, Direktur Pascasarjana, ketua jurusan, kepala unit penunjang akademik, kepala bagian, Ketua Tim Perencanaan, Penganggaran, dan Unit Kinerja (PPUK), hingga operator unit kerja di lingkungan UNJA.

Melalui Musrenbang Tahun Anggaran 2027, Universitas Jambi menegaskan komitmennya untuk menyusun perencanaan pembangunan yang efektif, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil guna mendukung terwujudnya perguruan tinggi yang unggul, inovatif, kompetitif, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah maupun masyarakat.(*)




Pengumuman Final JPT Pratama Batang Hari 2025: Siapa Pejabat Baru Sekda dan Kadis?

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari resmi mengumumkan hasil akhir seleksi JPT Pratama Tahun 2025, termasuk untuk posisi strategis Sekretaris Daerah (Sekda).

Pengumuman resmi dikeluarkan melalui sejumlah surat keputusan Panitia Seleksi dan ditetapkan pada 31 Desember 2025, sebagai tindak lanjut seluruh tahapan seleksi yang dilakukan sesuai mekanisme Badan Kepegawaian Negara (BKN), keputusan Bupati Batang Hari, dan berita acara Panitia Seleksi.

Untuk jabatan Sekda, tiga peserta terbaik ditetapkan berdasarkan akumulasi nilai seluruh tahapan seleksi.

Posisi peringkat pertama diraih oleh Mula P. Rambe, S.Sos., M.H dengan nilai 74,36, diikuti Muhammad Rifai, S.P., M.E pada peringkat kedua (nilai 72,68), dan Denny Eko Purwanto, S.E., M.E di posisi ketiga (nilai 70,07).

Selain Sekda, hasil seleksi untuk sejumlah jabatan JPT Pratama lainnya juga diumumkan:

  • Kepala Dinas Kesehatan: Almi Cab, SKM (nilai 70,11), Apriyeldi, S.Kep (70,04), Prihadi, SKM, M.Kes (68,46).

  • Kepala Dinas Lingkungan Hidup: Billy Akzaiman, S.IP (73,38), Ismail Ramzi, S.E (71,62), Erri Hari Wibawa, S.Hut., M.Sc., M.Eng (70,63).

  • Kepala Satuan Polisi Pamong Praja: M. Ridwan Noor, S.E., M.E (71,60), Drs. Abdulrah Kosim (69,64), A. Kadir, S.IP (68,87).

Panitia Seleksi menegaskan bahwa seluruh keputusan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Hasil seleksi ini akan menjadi dasar untuk tahapan pengangkatan pejabat tinggi pratama sesuai ketentuan perundang-undangan.

Pengumuman tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Panitia Seleksi, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H, menandai penutup resmi seluruh rangkaian seleksi JPT Pratama Kabupaten Batang Hari Tahun 2025.