Hebat! Damkar Kota Jambi Juara di Sumatera dan Bersinar di Tingkat Nasional

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat juang Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi membuahkan hasil membanggakan di ajang National Firefighter Skill Competition 2026.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, hadir langsung memberikan motivasi kepada tim saat puncak kompetisi di Stadion Jakabaring, Palembang, Rabu malam (29/04/2026).

Kompetisi yang digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran ini berlangsung sejak 27 hingga 29 April 2026 dan diikuti oleh 46 kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Kota Jambi mengirimkan dua tim yang berlaga di tiga kategori utama, yakni Ladder Pitching, Hose Laying, dan Survival.

Hasilnya, Tim Damkartan Kota Jambi sukses menorehkan prestasi dengan meraih Juara Harapan 2 tingkat nasional pada kategori Survival.

Tak hanya itu, di tingkat regional Sumatera, tim ini tampil dominan dengan menyabet posisi terbaik.

Wakil Wali Kota Diza mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia menilai kerja keras tim sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kompetisi patut diapresiasi.

“Alhamdulillah, hasil ini menjadi bukti bahwa kerja keras tidak mengkhianati hasil. Kita berhasil menjadi yang terbaik di Sumatera dan meraih posisi Juara Harapan dua di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota Damkar untuk terus meningkatkan kemampuan, sekaligus tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap semangat ini terus terjaga. Prestasi penting, namun pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menyebut pencapaian ini sebagai hasil maksimal, mengingat ini merupakan pengalaman pertama tim mengikuti kompetisi tingkat nasional.

“Ini kebanggaan bagi kami. Semoga menjadi pemicu untuk tampil lebih baik ke depannya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi,” singkatnya.)(*)




Wali Kota Jambi Targetkan Juara, Tim Damkar Siap Berlaga di National Firefighter Skill Competition

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Kota Jambi, Maulana, memberikan suntikan semangat kepada tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) yang akan berlaga di ajang nasional akhir April mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan saat apel sekaligus peninjauan latihan di markas Damkar Kota Jambi, Sabtu (18/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Maulana juga menyaksikan langsung simulasi dan atraksi yang akan dipertandingkan dalam National Firefighter Skill Competition yang digelar di Palembang pada 27–29 April 2026.

Kompetisi bergengsi tersebut akan diikuti oleh puluhan daerah dari seluruh Indonesia.

Pemerintah Kota Jambi sendiri mengirimkan dua tim terbaik untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

Dalam arahannya, Maulana menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para personel Damkartan yang selama ini aktif membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat.

Menurutnya, peran petugas pemadam kebakaran tidak hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam penyelamatan warga.

Ia pun menargetkan tim Kota Jambi mampu meraih hasil terbaik.

Bahkan, ia menyatakan kesiapan hadir langsung di lokasi pertandingan jika tim berhasil menembus babak final.

Sebagai bentuk dukungan tambahan, Maulana menjanjikan bonus pribadi sebesar Rp10 juta bagi tim yang mampu membawa pulang gelar juara pertama.

Tak lupa, ia mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kondisi fisik dan terus meningkatkan kemampuan selama mengikuti kompetisi.

Sementara itu, Kepala Disdamkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menyampaikan optimisme tinggi terhadap peluang timnya.

Ia menilai persiapan yang dilakukan sudah cukup matang, ditambah pengalaman sebelumnya dalam berbagai ajang serupa, termasuk prestasi yang pernah diraih di kompetisi tingkat nasional.

Dengan bekal tersebut, ia yakin tim Damkar Jambi mampu bersaing dan menembus babak final.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Jambi juga menyerahkan secara simbolis perlengkapan dan seragam kepada para peserta sebagai tanda dukungan penuh dari pemerintah daerah.(*)




Lukah Gilo dan Tonel Resmi Jadi WBTB Nasional, Muaro Jambi Tuai Pengakuan

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kebudayaan.

Pada ajang Malam Keagungan Melayu 2026 bertajuk “Kalavibhaga: Sang Kala Jejak Melayu Jambi dan Gerakan Jambi Berpantun”, Muaro Jambi berhasil menerima dua Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Jambi yang digelar di Taman Mini Budaya Kota Jambi, Senin (6/1/2026).

Penyerahan sertifikat ini menjadi simbol pengakuan negara atas kekayaan budaya lokal yang masih lestari dan hidup di tengah masyarakat.

Dua karya budaya asal Muaro Jambi yang resmi ditetapkan sebagai WBTB nasional yakni Lukah Gilo dari Desa Baru dan Tonel dari Desa Tebat Patah.

Kedua warisan budaya tersebut dinilai memiliki nilai sejarah yang kuat, mengandung kearifan lokal, serta mencerminkan identitas budaya masyarakat Melayu Jambi yang diwariskan secara turun-temurun.

Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal di tengah tantangan zaman.

“Pengakuan ini menegaskan nilai kearifan masyarakat Muaro Jambi yang kaya akan tradisi seni dan tata adat yang sarat makna. Ini adalah hasil kerja bersama antara masyarakat adat, pelaku seni, dan pemerintah daerah,” ujar Junaidi.

Selain penetapan WBTB, pada kesempatan tersebut pemerintah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah maestro dan pelaku seni budaya yang dinilai memiliki peran besar dalam menjaga dan menghidupkan kembali kesenian daerah yang sempat terancam punah.

Junaidi juga menyampaikan apresiasi kepada para pegiat budaya dan pemangku adat yang selama ini konsisten menjadi garda terdepan pelestarian budaya.

Ia berharap pengakuan ini dapat menjadi motivasi untuk memperkuat regenerasi dan pengembangan seni budaya lokal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pemangku adat yang menjadi benteng pelestarian budaya. Ke depan, peran ini harus terus diperkuat agar budaya daerah tidak hanya terjaga, tetapi juga berkembang dan dikenal lebih luas,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menekankan pentingnya menjaga keaslian budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi.

Menurutnya, budaya merupakan identitas sekaligus kekuatan suatu daerah.

“Budaya lokal Jambi sangat kaya dan beragam. Kita patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelaku seni dan budaya yang tetap konsisten menjaga keaslian tradisi. Ini menunjukkan bahwa budaya Jambi kuat dan mampu bertahan menghadapi perubahan zaman,” ujar Al Haris.

Dengan penetapan dua WBTB nasional ini, Muaro Jambi diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan kekayaan budaya Melayu bernilai tinggi di tingkat nasional.

Sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan warisan leluhur.(*)