Bukayo Saka Tampil Gila! Cetak Hattrick dan Pecahkan Rekor di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Bukayo Saka tampil gemilang saat Timnas Inggris mengalahkan Timnas Prancis dengan skor 6-4 pada laga perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026.

Winger Arsenal itu mencetak hattrick dan menjadi pemain pertama yang mencatatkan tiga gol di fase gugur turnamen.

Penampilan impresif Saka membantu The Three Lions mengamankan posisi ketiga sekaligus menorehkan catatan istimewa dalam sejarah Piala Dunia 2026.

Bukayo Saka Jadi Penentu Kemenangan Inggris

Saka dipercaya pelatih Thomas Tuchel tampil sebagai starter di sisi kanan lini serang Inggris saat menghadapi Prancis di Miami Stadium, Minggu 19 Juli 2026.

Kepercayaan tersebut dibayar lunas oleh pemain berusia 24 tahun itu dengan performa luar biasa.

Saka mencetak dua gol pada babak pertama yang membawa Inggris unggul telak 4-0 sebelum turun minum.

Pada babak kedua, ketika Prancis sempat memangkas ketertinggalan menjadi 3-4, Saka kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti yang sukses menembus gawang Mike Maignan.

Gol tersebut memastikan hattrick sekaligus memperlebar keunggulan Inggris menjadi 5-3.

Hattrick Pertama di Fase Gugur Piala Dunia 2026

Tiga gol yang dicetak Bukayo Saka bukan hanya membantu Inggris meraih kemenangan, tetapi juga menghadirkan rekor baru di Piala Dunia 2026.

Saka menjadi pemain pertama yang mencetak hattrick pada fase gugur turnamen.

Sebelumnya, hanya tiga pemain yang berhasil membukukan hattrick sepanjang Piala Dunia 2026, yakni Lionel Messi saat menghadapi Aljazair, Jonathan David ketika melawan Qatar, dan Ousmane Dembele saat menghadapi Norwegia.

Namun, seluruh hattrick tersebut tercipta pada fase grup.

Catatan itu membuat hattrick Bukayo Saka semakin istimewa karena menjadi satu-satunya yang lahir pada fase gugur Piala Dunia 2026.

Bukti Kualitas Saka di Panggung Dunia

Sepanjang Piala Dunia 2026, Bukayo Saka sempat beberapa kali absen sebagai starter karena mengalami masalah kebugaran.

Meski demikian, Thomas Tuchel tetap memberikan kepercayaan kepada winger Arsenal tersebut pada laga perebutan tempat ketiga.

Saka menjawab kepercayaan itu dengan penampilan terbaiknya dan menjadi salah satu aktor utama kemenangan Inggris atas Prancis.

Hattrick yang dicetaknya semakin menegaskan status Bukayo Saka sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di Piala Dunia 2026.(*)




Rekor Pele Akhirnya Tumbang! Michael Olise Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Gelandang Timnas Prancis, Michael Olise, mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia 2026.

Pemain Bayern Munchen itu resmi memecahkan rekor legenda Brasil, Pele, sebagai pemain dengan jumlah assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.

Rekor tersebut tercipta setelah Olise menyumbang satu assist saat Prancis menghadapi Inggris pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Minggu 19 Juli 2026.

Assist untuk gol Kylian Mbappe itu menjadi assist ketujuh Olise sepanjang turnamen, sekaligus mengantarkannya sebagai raja assist Piala Dunia 2026 dan pemegang rekor baru sepanjang sejarah kompetisi.

Michael Olise Lewati Rekor Legendaris Pele

Dalam pertandingan melawan Inggris, Michael Olise memulai laga dari bangku cadangan sebelum masuk menggantikan Rayan Cherki pada awal babak kedua.

Kehadirannya langsung memberikan dampak bagi permainan Prancis. Olise mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Kylian Mbappe menjadi gol.

Assist tersebut menjadi assist ketujuh Olise di Piala Dunia 2026.

Catatan itu membuat pemain Bayern Munchen tersebut unggul jauh dari para pesaingnya dalam daftar pemberi assist terbanyak di turnamen.

Raja Assist Piala Dunia 2026

Sepanjang Piala Dunia 2026, Michael Olise mengoleksi tujuh assist.

Jumlah tersebut terpaut cukup jauh dari para pemain lain seperti Kylian Mbappe, Bruno Guimaraes, Martin Odegaard, dan Brahim Diaz yang masing-masing mencatatkan empat assist.

Berkat torehan tersebut, Olise dipastikan menjadi pemain dengan assist terbanyak sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Rekor Pele Bertahan 56 Tahun Akhirnya Pecah

Tak hanya menjadi raja assist Piala Dunia 2026, Michael Olise juga mengukir sejarah baru di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.

Sebelumnya, rekor assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia dipegang oleh legenda Brasil, Pele.

Pada Piala Dunia 1970, Pele mencatatkan enam assist dalam satu turnamen.

Rekor itu bertahan selama 56 tahun dan belum pernah mampu disamai maupun dilampaui pemain lain.

Kini, Michael Olise berhasil memecahkan rekor tersebut dengan koleksi tujuh assist di Piala Dunia 2026, menjadikannya sebagai pemilik rekor assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.

Prestasi itu sekaligus menempatkan nama pemain berusia 24 tahun tersebut dalam daftar pemain yang mencatatkan sejarah baru di panggung Piala Dunia.(*)




Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe Koleksi 10 Gol, Messi Punya Kesempatan Menyalip

SEPUCUKJAMBI.ID – Kylian Mbappe semakin dekat meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026 setelah menambah dua gol saat Timnas Prancis menghadapi Timnas Inggris pada laga perebutan tempat ketiga.

Meski Prancis kalah 4-6, Mbappe kini memimpin daftar top skor dengan koleksi 10 gol.

Penyerang Real Madrid itu unggul dua gol atas Lionel Messi, yang hingga saat ini telah mengoleksi delapan gol bersama Timnas Argentina.

Namun, persaingan memperebutkan gelar top skor Piala Dunia 2026 masih belum berakhir karena Messi masih memiliki satu pertandingan tersisa di partai final.

Mbappe Tambah Dua Gol Saat Lawan Inggris

Timnas Prancis harus mengakui keunggulan Inggris dengan skor 4-6 dalam pertandingan perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Miami Stadium, Minggu 19 Juli 2026.

Di tengah kekalahan Les Bleus, Kylian Mbappe tetap tampil impresif.

Kapten Timnas Prancis itu mencetak dua gol dan menjadi motor kebangkitan timnya setelah sempat tertinggal empat gol di babak pertama.

Tambahan dua gol tersebut membuat Mbappe kini mengoleksi 10 gol sepanjang Piala Dunia 2026, sekaligus memperkokoh posisinya di puncak daftar pencetak gol terbanyak turnamen.

Lionel Messi Masih Bisa Rebut Sepatu Emas

Meski berada di posisi teratas, peluang Mbappe meraih Sepatu Emas belum sepenuhnya aman.

Pasalnya, Lionel Messi masih akan tampil bersama Timnas Argentina pada laga final Piala Dunia 2026 menghadapi Timnas Spanyol.

Saat ini Messi mengoleksi delapan gol. Artinya, kapten Argentina itu setidaknya harus mencetak dua gol pada laga final untuk menyamai torehan Mbappe dan menjaga peluang dalam perebutan gelar top skor, bergantung pada ketentuan penentuan pemenang jika jumlah gol sama.

Namun, misi tersebut dipastikan tidak mudah. Timnas Spanyol tampil sangat solid sepanjang turnamen dan baru kebobolan satu gol hingga menjelang partai final.

Mbappe Tampil Konsisten Sepanjang Piala Dunia 2026

Sejak fase grup hingga babak gugur, Kylian Mbappe menjadi andalan utama pelatih Didier Deschamps di lini depan Timnas Prancis.

Striker berusia 27 tahun itu terus menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol secara konsisten di setiap fase turnamen.

Performa tersebut membuatnya menjadi kandidat terkuat peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Kini, nasib penghargaan individu tersebut akan ditentukan pada partai final antara Argentina dan Spanyol.

Jadwal Final Piala Dunia 2026

Pertandingan: Spanyol vs Argentina

Hari/Tanggal: Senin, 20 Juli 2026

Kick-off: 02.00 WIB

Stadion: New York New Jersey Stadium

Siaran Langsung: TVRI, TVRI Sports

Live Streaming: Folaplay, Maxstream.(*)




Hasil Prancis vs Inggris 4-6: Bukayo Saka Hattrick, The Three Lions Juara 3 Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris berhasil mengamankan posisi ketiga Piala Dunia FIFA 2026 usai mengalahkan Timnas Prancis dengan skor 6-4 pada laga perebutan juara ketiga yang berlangsung di Miami Stadium, Minggu 19 Juli 2026.

Kemenangan The Three Lions ditentukan lewat gol Declan Rice, Ezri Konsa, Jude Bellingham, serta hattrick Bukayo Saka.

Sementara empat gol Prancis dicetak oleh Kylian Mbappe (dua gol), Bradley Barcola, dan Ousmane Dembele.

Hasil ini memastikan Inggris menutup Piala Dunia 2026 dengan meraih medali perunggu.

Sebaliknya, Prancis harus puas finis di peringkat keempat sekaligus gagal memberikan akhir manis bagi pelatih Didier Deschamps, yang mengakhiri masa jabatannya setelah turnamen ini.

Inggris Langsung Tancap Gas di Babak Pertama

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Inggris langsung mengambil inisiatif serangan dan membuka keunggulan saat laga baru berjalan tiga menit.

Declan Rice menggiring bola hingga ke depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Mike Maignan. Inggris unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat pasukan Thomas Tuchel semakin percaya diri. Pada menit ke-18, sepak pojok Rice berhasil disundul Ezri Konsa menjadi gol untuk menggandakan keunggulan Inggris menjadi 2-0.

Prancis semakin tertekan setelah Bukayo Saka mencetak gol ketiga Inggris pada menit ke-37.

Berawal dari bola liar hasil umpan Marcus Rashford, Saka melepaskan tendangan mendatar yang bersarang di pojok gawang Prancis.

Menjelang turun minum, Bukayo Saka kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Memanfaatkan umpan terobosan Eberechi Eze, winger Arsenal itu sukses menaklukkan Maignan sehingga babak pertama ditutup dengan keunggulan telak Inggris 4-0.

Prancis Bangkit, tetapi Inggris Tetap Menang

Memasuki babak kedua, Didier Deschamps melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang timnya.

Perubahan tersebut langsung membuahkan hasil. Pada menit ke-48, Kylian Mbappe memperkecil ketertinggalan menjadi 1-4 setelah menerima umpan Michael Olise.

Enam menit kemudian, Bradley Barcola kembali membobol gawang Inggris usai memanfaatkan umpan Mbappe. Skor berubah menjadi 2-4.

Momentum Prancis terus berlanjut. Pada menit ke-66, Mbappe mencetak gol keduanya melalui kerja sama satu-dua dengan Olise, membuat kedudukan menjadi 3-4.

Namun saat Prancis terus menekan, Inggris justru mendapatkan hadiah penalti setelah Djed Spence dijatuhkan di kotak terlarang.

Bukayo Saka yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna sekaligus mencatatkan hattrick pada laga tersebut. Inggris kembali menjauh dengan skor 5-3.

Memasuki masa injury time, Ousmane Dembele sempat memperkecil ketertinggalan Prancis menjadi 4-5 melalui tendangan keras dari sisi kanan.

Harapan Prancis untuk menyamakan skor akhirnya pupus setelah Jude Bellingham mencetak gol pada menit-menit akhir pertandingan.

Gol tersebut memastikan kemenangan Inggris dengan skor akhir 6-4 sekaligus mengunci posisi ketiga Piala Dunia 2026.

Inggris Akhiri Turnamen dengan Posisi Ketiga

Kemenangan ini menjadi penutup manis bagi skuad asuhan Thomas Tuchel setelah gagal melaju ke final.

Inggris berhasil membawa pulang medali perunggu berkat penampilan impresif, terutama dari Bukayo Saka yang mencetak tiga gol dalam laga perebutan tempat ketiga.

Di sisi lain, Prancis harus mengakhiri turnamen tanpa gelar.

Laga melawan Inggris juga menjadi pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Les Bleus setelah memutuskan mundur usai Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Prancis (4-3-3): Maignan; Theo Hernandez, Lacroix, Konate, Gusto; Rabiot, Zaire-Emery, Cherki; Doue, Mbappe, Olise.

Pelatih: Didier Deschamps.

Inggris (4-2-3-1): Henderson; Spence, Guehi, Konsa, Quansah; Eze, Rice; Rashford, Rogers, Saka; Toney.

Pelatih: Thomas Tuchel.(*)