Pramuka Kota Jambi Tak Tinggal Diam, Ribuan Masker Dibagikan Saat Udara Memburuk

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketika kualitas udara Kota Jambi belum membaik, Gerakan Pramuka memilih turun langsung ke tengah masyarakat.

Sekitar 2.000 masker dibagikan gratis kepada warga dan pengendara di sejumlah titik aktivitas masyarakat, Senin 7 September 2026 pagi.

Aksi sosial tersebut digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tetap harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik dan kabut asap.

Pembagian masker dilakukan serentak di lima lokasi, yakni Simpang Bank Indonesia Telanaipura, Simpang Pulai, Simpang Empat Jelutung, Tugu Keris Kotabaru, dan Simpang Mayang.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly memimpin langsung aksi tersebut. Ia didampingi jajaran wakil ketua, Duta Pramuka Anti Narkoba Kota Jambi 2025, perwakilan Dewan Kerja Cabang (DKC), para ketua Kwartir Ranting (Kwarran), serta pengurus Kwarcab Kota Jambi.

Para pengurus dan anggota Pramuka kemudian dibagi ke sejumlah kelompok untuk menjangkau lima titik pembagian masker.

Kemas Faried mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pramuka terhadap kondisi kualitas udara yang sedang dihadapi masyarakat Kota Jambi.

Menurutnya, peran Pramuka tidak sebatas menjalankan kegiatan kepanduan.

Organisasi tersebut juga harus hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan.

“Kualitas udara di Kota Jambi tidak baik-baik saja. Makanya Pramuka harus ikut berperan sebagai simbol kepedulian Pramuka terhadap kondisi saat ini,” ujar Kemas Faried.

Ia mengatakan kondisi kualitas udara juga telah menjadi perhatian pemerintah.

Salah satu dampaknya terlihat dari ditundanya kegiatan belajar mengajar sebagai langkah perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak.

Dalam situasi tersebut, pembagian masker dinilai menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat mengurangi paparan langsung ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

Lima lokasi yang dipilih menjadi titik pembagian merupakan kawasan yang banyak dilalui masyarakat.

Para anggota Pramuka menyasar pengendara dan warga yang tetap menjalankan aktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.

Langkah tersebut sekaligus menjadi imbauan agar masyarakat tidak mengabaikan perlindungan diri ketika kualitas udara menurun.

Kemas berharap aksi sosial tersebut memberikan manfaat langsung sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat bahwa kondisi udara yang memburuk perlu dihadapi bersama.

“Kami berharap aksi ini menjadi bentuk kepedulian dan dukungan kepada Pemerintah Kota Jambi maupun pemerintah pusat dalam menjaga kesehatan masyarakat,” katanya.

Gerakan Pramuka Kota Jambi juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan, terutama mereka yang harus menghabiskan banyak waktu di luar rumah.

“Penggunaan masker sangat penting sebagai salah satu langkah perlindungan diri ketika kualitas udara sedang memburuk,” ujar Kemas.

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada pengendara sepeda motor, pekerja lapangan, pedagang, maupun warga lain yang tidak dapat menghindari aktivitas di ruang terbuka.

Pembagian masker sendiri menjadi bentuk bantuan langsung. Namun, Kemas juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga diri selama kondisi kualitas udara belum kembali membaik.

Aksi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Novi, salah seorang pengendara motor yang menerima masker, mengapresiasi kepedulian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi.

Menurutnya, masker sangat membantu warga yang tetap harus berada di jalan selama kondisi udara kurang baik.

“Masker ini sangat membantu kami yang setiap hari beraktivitas di luar. Terima kasih kepada Pramuka Kota Jambi yang sudah peduli dengan kondisi masyarakat,” ujarnya.

Pembagian sekitar 2.000 masker di lima titik tersebut menjadi salah satu bentuk respons masyarakat sipil terhadap kondisi udara Kota Jambi.

Di tengah aktivitas warga yang tetap berjalan dan kondisi udara yang belum sepenuhnya bersahabat, aksi Pramuka menunjukkan bahwa upaya perlindungan masyarakat tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dapat dilakukan organisasi kemasyarakatan melalui langkah sederhana yang langsung menyentuh warga.(*)




Dedikasi untuk Pramuka, Wawako Jambi Diza Hazra Dianugerahi Lencana Darma Bakti

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Dedikasi Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dalam mendukung pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka mendapat apresiasi dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Diza menerima Lencana Darma Bakti Pramuka dalam rangkaian Jambore Nasional Pramuka ke-XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur, Kamis 13 Agustus 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso.

Diza menerima penghargaan tersebut dalam kapasitasnya sebagai Waka Mabicab Gerakan Pramuka Kota Jambi.

Bagi Diza, penghargaan itu bukan sekadar pengakuan atas kiprahnya secara pribadi.

Ia justru melihat Lencana Darma Bakti sebagai dorongan untuk memperkuat perhatian pemerintah terhadap pembinaan generasi muda melalui kepramukaan.

“Alhamdulillah, pada acara kali ini Kwartir Nasional berkesempatan memberikan penghargaan kepada beberapa kepala daerah. Alhamdulillah, hari ini saya sendiri diberikan Lencana Darma Bakti,” ujar Diza.

Diza: Penghargaan Jadi Pengingat untuk Terus Bergerak

Diza mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengingat agar Pemerintah Kota Jambi tidak berhenti memberikan dukungan terhadap aktivitas kepramukaan.

Menurutnya, pembinaan Pramuka memiliki nilai strategis karena tidak hanya berkaitan dengan kegiatan organisasi, tetapi juga menyentuh pembentukan karakter anak dan remaja.

“Penghargaan ini juga menjadi pengingat dan motivasi bagi kami untuk selalu bisa membimbing adik-adik dan juga teman-teman Pramuka di Kota Jambi,” katanya.

Ia menilai nilai-nilai yang ditanamkan melalui Gerakan Pramuka, seperti disiplin, kemandirian, kepedulian sosial, cinta tanah air, kepemimpinan, dan gotong royong, tetap relevan di tengah perubahan pola kehidupan generasi muda.

Karena itu, Pemkot Jambi ingin kegiatan kepramukaan terus beradaptasi dengan kebutuhan anak muda tanpa kehilangan nilai dasar yang menjadi fondasinya.

Pramuka Tak Cukup Hanya Jadi Ekstrakurikuler

Pemkot Jambi mendorong agar Gerakan Pramuka di sekolah tidak berhenti sebagai kegiatan ekstrakurikuler semata.

Kegiatan kepramukaan diharapkan menjadi salah satu instrumen pembinaan karakter peserta didik yang mampu melatih tanggung jawab, kemandirian, kemampuan bekerja dalam tim, hingga jiwa kepemimpinan.

Dukungan pemerintah ke depan diarahkan pada penguatan pembinaan gugus depan, peningkatan kapasitas pembina dan peserta didik, serta pengembangan kegiatan yang lebih kreatif, edukatif, dan relevan dengan tantangan generasi muda.

Pendekatan tersebut dinilai penting agar Pramuka tetap memiliki daya tarik bagi generasi saat ini sekaligus mampu memberikan manfaat di luar lingkungan sekolah.

Pemkot Jambi Ingin Manfaat Pramuka Dirasakan Masyarakat

Diza juga menekankan pentingnya memperluas dampak kegiatan kepramukaan. Menurutnya, keberadaan Gerakan Pramuka idealnya tidak hanya dirasakan oleh anggota, tetapi juga memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan ini juga menjadi semangat kami untuk sama-sama memberikan program-program yang relevan, sehingga Pramuka bisa dirasakan manfaatnya tidak hanya oleh para anggota Pramuka, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Kota Jambi,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkot Jambi akan memperkuat sinergi dengan sekolah, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, orang tua, pembina, dan masyarakat.

Pemerintah juga membuka ruang apresiasi bagi peserta didik yang aktif dalam kegiatan kepramukaan maupun yang berhasil menorehkan prestasi.

Pemberian Lencana Darma Bakti kepada Diza diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen tersebut.

Bukan hanya mempertahankan eksistensi Pramuka di sekolah, tetapi mendorong organisasi kepanduan itu menjadi ruang pembentukan generasi muda Jambi yang berkarakter, mandiri, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

Dengan demikian, penghargaan yang diterima Diza bukan hanya berhenti sebagai seremoni di Jambore Nasional Pramuka XII.

Pemkot Jambi ingin menjadikannya sebagai pemantik untuk memperkuat pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan yang lebih adaptif dan berdampak.(*)




Kontingen Pramuka Kota Jambi Resmi Diberangkatkan ke Jamda 2026, Ini Pesan Wali Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 51 anggota Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi resmi diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) Provinsi Jambi Tahun 2026.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, di Lobby Grha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Jumat 19 Juni 2026.

Kontingen tersebut akan mengikuti ajang pertemuan Pramuka terbesar tingkat provinsi yang digelar di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayuti Musa, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, pada 20 hingga 25 Juni 2026.

Sebanyak 51 peserta yang diberangkatkan terdiri dari 20 Pramuka Penggalang putra, 23 Penggalang putri, serta para pembina, pendamping, dan tim kesehatan yang akan mendampingi selama kegiatan berlangsung.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kontingen dari Wali Kota Jambi selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) kepada pimpinan kontingen, Sugiyono, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi.

Dalam arahannya, Maulana menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kedisiplinan selama mengikuti rangkaian kegiatan jambore.

Menurutnya, kegiatan perkemahan menjadi sarana penting untuk melatih kemandirian, kebersamaan, serta membangun karakter generasi muda.

“Jaga kesehatan, istirahat yang cukup, makan teratur, dan ikuti seluruh kegiatan dengan penuh semangat. Jambore adalah wadah belajar sekaligus pengalaman berharga yang tidak semua orang bisa rasakan,” kata Maulana.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mampu menjaga nama baik Kota Jambi selama berada di arena jambore.

Kekompakan, sikap saling menghargai, dan kepatuhan terhadap arahan pembina menjadi modal penting untuk menunjukkan karakter Pramuka yang sesungguhnya.

“Kalian membawa nama Kota Jambi. Tunjukkan sikap terbaik, saling membantu, dan jaga kekompakan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Menurut Maulana, Pemerintah Kota Jambi mendukung penuh kegiatan kepramukaan karena menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

Selain membangun jiwa kepemimpinan, kegiatan Pramuka juga dinilai mampu menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

Ia memastikan seluruh kebutuhan peserta, mulai dari perlengkapan hingga dukungan kesehatan, telah dipersiapkan dengan baik sebelum keberangkatan.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lancar, sehat, dan membawa pulang pengalaman serta prestasi yang membanggakan bagi Kota Jambi,” tambahnya.

Sementara itu, pimpinan kontingen Kota Jambi, Sugiyono, mengatakan seluruh peserta telah menjalani berbagai tahapan persiapan melalui program training center guna menghadapi kegiatan di tingkat provinsi.

Ia optimistis kontingen Kota Jambi mampu tampil maksimal selama jambore berlangsung.

Bahkan, peserta terbaik nantinya berpeluang mewakili Provinsi Jambi pada Jambore Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi juga menyerahkan secara simbolis perlengkapan dan bantuan operasional kepada perwakilan peserta sebagai bentuk dukungan terhadap keberangkatan kontingen.

Pelepasan kontingen turut dihadiri jajaran pengurus Kwarcab Pramuka Kota Jambi, unsur Majelis Pembimbing, para pembina, serta pendamping peserta yang akan mendampingi selama pelaksanaan Jambore Daerah 2026.(*)




Dari Road to School hingga Ketahanan Pangan, Kemas Faried Dorong Transformasi Pramuka Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan komitmen kuat dalam memperkuat peran Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda di Kota Jambi.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penganugerahan Tokoh Gerakan Pramuka kepada Wali Kota Jambi, Maulana, yang berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pengurus Pramuka serta undangan lainnya.

Kemas Faried menyebut, penghargaan yang diterima Wali Kota Jambi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh jajaran Pramuka Kota Jambi.

Menurutnya, capaian itu merupakan bukti nyata kerja bersama dalam membangun gerakan kepramukaan yang aktif dan berkelanjutan.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami semua di Pramuka Kota Jambi. Artinya apa yang selama ini kita lakukan mendapat apresiasi dan pengakuan,” ujar Kemas Faried.

Ia menegaskan bahwa Kwarcab Pramuka Kota Jambi terus memperluas peran organisasi melalui berbagai program pembinaan, tidak hanya di bidang pendidikan karakter, tetapi juga penguatan keterampilan hidup bagi generasi muda.

Sejumlah program yang telah berjalan di antaranya Pramuka Road to School, pembentukan duta anti narkoba, hingga kegiatan edukatif di berbagai sekolah di Kota Jambi.

Lebih jauh, Pramuka Kota Jambi juga mulai terlibat dalam program ketahanan pangan.

Salah satunya dengan keterlibatan ratusan anggota Pramuka yang belajar langsung di Kelompok Tani Kasturi, termasuk praktik penanaman padi gogo sebagai bagian dari edukasi lapangan.

“Kami ingin adik-adik Pramuka tidak hanya kuat secara karakter, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang bisa berguna, bahkan bernilai ekonomi,” jelas Kemas Faried.

Selain itu, Kwarcab Kota Jambi saat ini tengah mempersiapkan agenda besar, termasuk seleksi peserta untuk Jambore Dunia di Polandia serta Jambore Nasional melalui tahapan seleksi berjenjang.

Kemas Faried juga menyoroti tantangan generasi muda yang semakin kompleks, mulai dari penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga pergaulan bebas.

Menurutnya, Pramuka harus hadir sebagai benteng moral sekaligus ruang pembinaan yang positif.

“Pramuka harus menjadi solusi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan mampu bersaing di masa depan,” tegasnya.

Dengan sinergi bersama Pemerintah Kota Jambi, Kwarcab Pramuka Kota Jambi optimistis pembinaan generasi muda akan semakin kuat, baik dari sisi karakter, keterampilan, maupun kemandirian.(*)




Dana Hibah Disalurkan, Pramuka Kota Jambi Siap Berprestasi di Tingkat Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya pada pengembangan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jambi resmi menyalurkan dana hibah (NPHD) sebesar Rp1 miliar khusus untuk Kwarcab Pramuka Kota Jambi, bagian dari total hibah Rp1,5 miliar yang juga disalurkan ke Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Jambi.

Penandatanganan NPHD berlangsung di Balai Kota Jambi, Senin (06/04), dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dan jajaran pengurus kedua organisasi.

Ketua Kwarcab Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menjelaskan bahwa dana hibah ini difokuskan untuk persiapan Jamboree Nasional di Cibubur pada Agustus 2026.

“Kota Jambi akan mengirim 32 anggota Pramuka untuk mengikuti Jamboree Nasional. Selain itu, kegiatan lokal tetap berlangsung, mulai dari Kampung Bagustu, rangkaian HUT Pramuka, hingga lomba tingkat RT, kecamatan, dan provinsi,” ungkapnya.

Kemas Faried menambahkan, Pramuka Kota Jambi menargetkan prestasi di tingkat nasional, meneladani kesuksesan juara nasional pada 1990-an, dengan fokus pada keterampilan dan kedisiplinan anggota muda.

Wali Kota Jambi, Maulana, menekankan bahwa hibah ini diharapkan mendorong pendidikan karakter, pengembangan kreativitas, dan pertumbuhan ekonomi melalui event-event Pramuka.

“Saya hadir untuk menandatangani NPHD hibah daerah pertama bagi Kwarcab Pramuka dan NPHD KORMI. Dana hibah ini akan mendukung kegiatan nasional maupun lokal, menumbuhkan nilai pendidikan, ekonomi, dan mendukung UMKM lokal,” ujar Maulana.

Selain Pramuka, KORMI Kota Jambi menerima Rp500 juta untuk mendukung program olahraga rekreasi masyarakat, bagian dari strategi Pemkot Jambi meningkatkan kualitas kegiatan olahraga dan pengembangan bakat masyarakat secara merata.

Dengan adanya dana hibah ini, diharapkan Kwarcab Pramuka Kota Jambi dapat memaksimalkan programnya, menyiapkan generasi muda yang berprestasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kegiatan lokal dan nasional.(*)




Operasi Lilin 2025, Pramuka Saka Bhayangkara Kota Jambi Bantu Pengamanan Nataru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi melakukan peninjauan dan monitoring terhadap anggota Saka Bhayangkara yang bertugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) Operasi Lilin 2025, Kamis (25/12/2025).

Kunjungan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada anggota Pramuka yang terlibat langsung dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Kota Jambi.

Ketua Kwarcab Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly SE, diwakili oleh Wakil Ketua Kwarcab Mayor TNI (Purn) Fadhullah bersama rombongan pengurus.

Dalam kesempatan itu, rombongan memastikan seluruh anggota Saka Bhayangkara yang bertugas di delapan pos pengamanan dan pelayanan berada dalam kondisi aman serta menjalankan tugas dengan baik.

Setiap pos diisi minimal lima anggota Pramuka, dengan total satu pleton penuh yang disiagakan untuk membantu kelancaran Operasi Lilin 2025.

Mayor TNI (Purn) Fadhullah menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para anggota Pramuka yang terlibat.

Mereka berperan aktif membantu petugas, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menciptakan rasa aman bagi warga dan pemudik yang melintas di Kota Jambi.

“Kami melaksanakan amanat Ketua Kwarcab yang sedang dinas di luar daerah untuk memastikan adik-adik Pramuka Saka Bhayangkara yang bertugas di delapan pos pengamanan dan pelayanan dalam kondisi aman,” kata dia.

“Kami bangga, karena mereka terlibat penuh membantu petugas demi kenyamanan masyarakat dan para pemudik,” ujar Fadhullah.

Ia menambahkan, anggota Saka Bhayangkara tidak hanya membantu pengamanan, tetapi juga aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat yang singgah di pos, mulai dari informasi hingga membantu kelancaran arus lalu lintas.

“Peran mereka sangat nyata. Mereka hadir, sigap, dan disiplin. Ini menunjukkan bahwa Pramuka siap berkontribusi langsung di tengah masyarakat,” tambahnya.

Adapun pos yang ditinjau meliputi Pos Pam depan Kantor Gubernur Jambi, Mal WTC, KONI, Pos Bandara, Tugu Keris, Lapangan Tembak, Gereja Paal X, serta Simpang Penerangan Pinang Merah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas selama beberapa hari terakhir terpantau aman dan lancar.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengatakan keterlibatan anggota Saka Bhayangkara merupakan bentuk nyata kontribusi Pramuka dalam membantu tugas kepolisian.

“Anggota Saka Bhayangkara membantu pengaturan lalu lintas, pelayanan informasi kepada masyarakat, hingga mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya saat dihubungi terpisah.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Operasi Lilin 2025 juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda agar memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian sosial.

“Melalui penugasan di Pos Pam dan Pos Yan Operasi Lilin 2025, anggota Saka Bhayangkara dilatih untuk berperan aktif membantu masyarakat sekaligus mendukung tugas Polri dalam pengamanan Nataru,” tambahnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan Pos Pam dan Pos Yan Operasi Lilin 2025 berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 di seluruh wilayah Kota Jambi.(*)




Rakor Kepramukaan 2025: Sekda Kota Jambi Dorong Pengurus Pramuka untuk Lebih Berinovasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.DI –  Sekda Kota Jambi, A Ridwan membuka dengan antusias Rakor Kepramukaan Kota Jambi tahun 2025, yang digelar di Aula BKPSDMD pada Rabu (26/2/2025).

Rakor ini mengusung tema “Bersama Membangun Karakter Bangsa” dan dihadiri oleh Kadispora Kota Jambi serta sejumlah pengurus Gerakan Pramuka di Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Ridwan menegaskan pentingnya sinergi antara pengurus Gerakan Pramuka untuk memperkuat peran serta karakter generasi muda di Kota Jambi.

“Gerakan Pramuka adalah sarana yang luar biasa dalam membentuk karakter generasi muda yang berkualitas. Di era baru ini, kita harus semakin semangat membangun kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya pendidikan karakter di kalangan anak-anak muda kita,” ungkapnya, dengan penuh semangat.

Baca juga: Sekda Kota Jambi Pimpin Forum Konsultasi Publik RKPD 2026, Tekankan Efisiensi Anggaran

Baca juga: Penuh Haru dan Pesan Iringi Pelepasan Pj Walikota Jambi Sri Purwaningsih

Ridwan juga menyampaikan bahwa, Rakor ini menjadi momentum penting untuk menyusun langkah-langkah strategis menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

“Rakor ini adalah kesempatan untuk mengevaluasi program-program yang sudah ada dan merumuskan strategi baru yang relevan dengan dinamika saat ini. Program yang kita rumuskan harus segera dapat diimplementasikan untuk memajukan generasi muda,” kata Sekda.

Sekda juga menekankan pentingnya kolaborasi yang lebih erat antara pengurus Gerakan Pramuka Kota Jambi.

“Kehadiran kita di sini untuk memperkuat sinergi, saling memahami tujuan bersama, dan menghargai perbedaan. Kota Jambi ke depan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari pembentukan karakter yang baik. Oleh karena itu, sinergi dalam Gerakan Pramuka sangatlah penting untuk mewujudkan tujuan bersama,” tambah Sekda.

Ia juga menekankan bahwa Gerakan Pramuka harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Kemajuan teknologi dan perubahan zaman tidak bisa dihindari, namun kita bisa menggunakannya untuk mendorong inovasi dalam Gerakan Pramuka. Ini adalah kesempatan besar untuk menarik lebih banyak anak muda bergabung dan mencintai Gerakan Pramuka,” jelas Diza dengan optimisme.

Rakor ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk mengembangkan Gerakan Pramuka yang lebih relevan dengan kebutuhan generasi muda masa kini, serta menjadikan Kota Jambi tempat lahirnya pemimpin masa depan yang berkualitas dan berkarakter.(*)