BPBD Kota Jambi: TMA Tanggo Rajo Jambi Masih Aman, Tapi Waspada Fluktuasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketinggian muka air Sungai Batanghari di Kota Jambi terus menjadi perhatian menyusul fluktuasi debit air di sejumlah wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari.

Berdasarkan hasil pengamatan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI pada Kamis, 1 Januari 2026, tercatat kondisi tinggi muka air (TMA) bervariasi di puluhan titik pantau.

Dari total 43 Pos Duga Air (PDA) yang tersebar di Wilayah Sungai Batanghari, terdapat empat lokasi yang mengalami kenaikan TMA kumulatif signifikan, dengan kenaikan lebih dari satu meter.

Sementara itu, sebagian besar titik pantau justru menunjukkan tren penurunan muka air.

Secara keseluruhan, fluktuasi TMA pada hari ini tercatat di 36 titik pantau, dengan rincian 10 lokasi mengalami kenaikan, 5 lokasi dalam kondisi stabil, dan 21 lokasi mengalami penurunan.

Namun demikian, terdapat beberapa daerah yang sudah mencapai batas Muka Air Banjir, yakni Rimbo Bujang, Kotoboyo, dan Teluk Kuali.

Khusus di Sungai Batanghari wilayah Kota Jambi, hasil pengamatan di Pos Pantau Tanggo Rajo menunjukkan tinggi muka air berada di angka 12,84 meter.

Angka tersebut masih di bawah batas elevasi Siaga III, yaitu 13,87 meter, dengan selisih sekitar 1,03 meter.

Plt Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menyampaikan bahwa kondisi ini masih tergolong aman.

Namun masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca dan kenaikan debit air secara tiba-tiba.

“Ketinggian muka air di Tanggo Rajo saat ini masih berada di bawah status Siaga III. Meski demikian, kami dari BPBD Kota Jambi terus melakukan pemantauan intensif dan mengimbau masyarakat,” kata dia.

“Khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Batanghari, agar tetap meningkatkan kewaspadaan,” ujar Doni Sumatriadi.

Ia menambahkan, BPBD Kota Jambi juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kesiapsiagaan apabila terjadi peningkatan muka air dalam beberapa hari ke depan.

Terutama mengingat masih adanya empat lokasi yang belum menyampaikan data dan enam lokasi dengan data tidak lengkap.(*)




Update TMA Tanggo Rajo Jambi, BPBD Sebut Kondisi Sungai Batanghari Terkendali

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Batanghari di Kota Jambi terpantau masih dalam kondisi aman.

Berdasarkan hasil pengamatan terbaru Pos Duga Air Tanggo Rajo pada Selasa, 23 Desember 2025, yang berada di kawasan Ancol Kota Jambi, ketinggian air berada jauh di bawah batas status siaga.

Plt Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menyampaikan bahwa hasil pemantauan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI menunjukkan tren penurunan di sebagian besar titik pantau yang tersebar di wilayah Sungai Batanghari.

“Untuk Pos Pantau Tanggo Rajo Kota Jambi, TMA tercatat berada pada ketinggian 12,50 meter, masih di bawah batas elevasi Siaga III yakni 13,87 meter, dengan selisih sekitar 1,37 meter,” ujar Doni.

Berdasarkan laporan BWS Sumatera VI, dari total 43 titik pantau yang diamati, tidak ditemukan adanya kenaikan Tinggi Muka Air secara kumulatif yang signifikan atau lebih dari satu meter.

Sebaliknya, mayoritas titik pantau justru mengalami penurunan muka air.

Secara rinci, kondisi fluktuasi TMA pada hari pengamatan menunjukkan 9 lokasi mengalami kenaikan, 4 lokasi dalam kondisi tetap, dan 24 lokasi mengalami penurunan.

Sementara itu, terdapat satu lokasi, yakni Rimbo Bujang, yang tercatat mencapai batas muka air banjir.

Selain itu, BPBD juga mencatat adanya kendala data dari beberapa titik pantau. Sebanyak tiga lokasi belum menyampaikan data, serta tiga lokasi lainnya memiliki data yang tidak lengkap.

Meski kondisi Sungai Batanghari di wilayah Kota Jambi masih terkendali, BPBD Kota Jambi tetap mengimbau masyarakat.

Khususnya yang bermukim di bantaran sungai, untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan memantau perkembangan informasi resmi terkait kondisi Tinggi Muka Air.(*)




Update TMA Sungai Batanghari: BPBD Kota Jambi Imbau Warga Waspada Fluktuasi Tinggi Muka Air Batanghari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Plt Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, kembali mengingatkan warga, khususnya yang berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), untuk tetap waspada terhadap kondisi air sungai Batanghari.

Berdasarkan hasil pengamatan terbaru pada Kamis, 18 Desember 2025, tinggi muka air (TMA) di Pos Duga Air BWS Sumatera VI yang tersebar di wilayah Sungai Batanghari menunjukkan kondisi sebagai berikut:

  • TMA rata-rata naik 61 cm dibandingkan hari sebelumnya (Rabu, 17 Desember 2025).

  • Dari 43 titik pantau, terdapat 1 lokasi dengan kenaikan TMA kumulatif signifikan (lebih dari 1 meter).

  • Sebagian besar titik pantau mengalami penurunan TMA, sementara 15 lokasi naik, 2 lokasi tetap stabil, dan 20 lokasi mengalami penurunan.

  • Satu lokasi, yaitu Rimbo Bujang, telah mencapai batas muka air banjir.

  • Pengamatan TMA di Pos Tanggo Rajo Sungai Batanghari – Kota Jambi menunjukkan ketinggian air 11,70 meter, masih 2,78 meter di bawah batas Siaga III (13,87 meter).

  • Terdapat 3 lokasi yang belum menyampaikan data dan 3 lokasi dengan data tidak lengkap.

Doni Sumatriadi menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama di kawasan rawan banjir.

Serta dirinya mengimbau warga, agar selalu mengikuti informasi resmi dari BPBD Kota Jambi untuk mengantisipasi risiko bencana.

“Meski sebagian besar titik pantau menunjukkan penurunan, fluktuasi TMA masih terjadi. Warga dihimbau tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Batanghari,” ujar Doni.

BPBD Kota Jambi terus memantau perkembangan TMA secara real-time dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan kesiapsiagaan penanganan banjir.(*)




Masih di Bawah Siaga III, BPBD Kota Jambi: TMA Pos Tanggo Rajo Kota Jambi 10,82 Meter

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Plt Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menyampaikan hasil pengamatan Tinggi Muka Air (TMA) di 43 titik pantau sepanjang Sungai Batanghari pada Selasa (16/12/2025).

Hasil pengamatan ini dilakukan melalui Pos Duga Air (PDA) BWS Sumatera VI.

Menurut Doni, sebagian besar titik pantau menunjukkan kenaikan TMA, dengan fluktuasi yang bervariasi: 20 lokasi naik, 18 lokasi turun, dan 1 lokasi tetap.

“Terdapat 2 lokasi PDA dengan kenaikan TMA kumulatif signifikan lebih dari 1 meter, sementara 1 titik mencapai batas muka air banjir, yaitu TMA Pelompek,” jelasnya.

Di Sungai Batanghari, Kota Jambi, tepatnya di Pos Tanggo Rajo, TMA tercatat 10,82 meter, masih berada di bawah batas elevasi Siaga III yang mencapai 13,87 meter, atau selisih 3,05 meter.

Doni juga menambahkan, terdapat 1 lokasi yang belum menyampaikan data dan 3 lokasi dengan data tidak lengkap.

“Pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi genangan dan banjir, meski saat ini kondisi TMA masih aman di sebagian besar titik pantau,” kata dia.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko banjir di Kota Jambi, dengan pemantauan rutin dan koordinasi antara BPBD dan pihak terkait untuk menjaga keselamatan warga.(*)