Kasus Dana Hibah KONI Sarolangun, Terdakwa Diduga Potong 10 Persen Dana Cabor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sarolangun tahun anggaran 2023 yang menyeret mantan Ketua KONI sebagai terdakwa.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan di persidangan, terdakwa berinisial Handan disebut saat menjabat sebagai Ketua KONI diduga melakukan penyalahgunaan kewenangan yang berpotensi menguntungkan diri sendiri maupun pihak lain, serta menimbulkan kerugian keuangan negara.

Berdasarkan hasil audit dan penyidikan, perbuatan tersebut diperkirakan menyebabkan kerugian negara mencapai Rp262.549.871.

JPU menjelaskan bahwa KONI Sarolangun menerima dana hibah dari pemerintah daerah sebesar Rp3,5 miliar.

Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai kegiatan, termasuk pembinaan atlet di sejumlah cabang olahraga (cabor).

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp900 juta dialokasikan khusus untuk dana pembinaan atlet yang terbagi kepada 37 cabang olahraga yang mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XXIII tahun 2023.

Namun dalam praktiknya, JPU menduga terdapat penyimpangan dalam penyaluran dana tersebut.

Dalam dakwaan, JPU menyebut adanya instruksi yang diduga berasal dari terdakwa untuk melakukan pemotongan dana pembinaan atlet sebesar 10 persen pada setiap cabang olahraga penerima.

“Setiap dana kegiatan Porprov XXIII Tahun 2023 yang diterima oleh 37 cabang olahraga diduga dipotong sebesar 10 persen,” ungkap JPU di persidangan.

Pemotongan tersebut diduga dilakukan terhadap dana yang seharusnya digunakan secara penuh untuk kebutuhan pembinaan dan operasional atlet.

Menanggapi dakwaan tersebut, kuasa hukum terdakwa, Rahdhiantri, menyatakan pihaknya akan mengajukan eksepsi atau keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari hak hukum kliennya dalam proses persidangan.

“Pada sidang berikutnya, kami akan mengajukan eksepsi terhadap dakwaan yang disampaikan JPU,” ujarnya.(*)




Tanjab Barat Jadi Tuan Rumah! Porprov Jambi ke‑24 Ditunda ke 2027, Berikut Penjelasan Ketua KONI Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi ke‑24 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 2026 resmi ditunda menjadi 2027.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jambi yang digelar pada 15‑16 Desember 2025 di Kota Jambi.

Rakerprov dihadiri oleh 11 pengurus KONI kabupaten dan kota se‑Jambi serta seluruh pengurus cabang olahraga (cabor).

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyampaikan bahwa rapat menyepakati tiga keputusan utama:

  1. Tanjung Jabung Barat tetap menjadi tuan rumah Porprov ke‑24.

  2. Pelaksanaan Porprov ditunda dari 2026 ke 2027 karena sebagian besar KONI kabupaten dan kota belum memiliki alokasi anggaran dalam APBD 2026.

  3. KONI Provinsi Jambi diberi mandat untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam persiapan Porprov 2027 di Tanjabbar.

Mat Sanusi menambahkan, penundaan ini dimaksudkan agar event olahraga dapat lebih matang, berkualitas, dan menjadi ajang pencarian bibit atlet untuk PON mendatang.

Rakerprov juga menekankan evaluasi cabor dan penyusunan program kerja bersama KONI serta cabor menjelang prakualifikasi PON 2027 dan PON 2028.

Selain itu, rapat juga menekankan penguatan pembinaan atlet dan peningkatan target medali untuk PON 2028

KONI Jambi berharap semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, dapat bersinergi agar Porprov Jambi 2027 berjalan sukses

Informasi jadwal dan persiapan lebih lanjut akan diumumkan setelah koordinasi selesai.(*)




Waduh! Anggaran Jadi Kendala, Porprov Jambi di Tanjab Barat Terpaksa Digelar Tahun 2027

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi yang semula dijadwalkan berlangsung pada 2026 di Kabupaten Tanjab Barat resmi ditunda.

Keputusan tersebut diambil melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Provinsi Jambi yang digelar di Rumah Kito Resort Hotel, Kota Jambi, pada 15–16 Desember 2025.

Rakerprov ini dihadiri oleh pengurus KONI Provinsi Jambi, ketua KONI kabupaten/kota se-Jambi, serta perwakilan cabang olahraga (cabor).

Dalam forum tersebut, pembahasan terkait kesiapan pelaksanaan Porprov berlangsung cukup dinamis sebelum akhirnya menghasilkan keputusan bersama.

Ketua Umum KONI Kabupaten Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie, mengungkapkan bahwa proses pengambilan keputusan sempat berjalan alot.

Namun pada akhirnya, seluruh peserta rapat sepakat bahwa Porprov Jambi tetap dilaksanakan di Tanjab Barat dengan penyesuaian waktu.

“Keputusan ini memang melalui diskusi yang cukup panjang. Namun akhirnya semua peserta Rakerprov sepakat bahwa Tanjung Jabung Barat tetap menjadi tuan rumah Porprov Jambi,” ujar Jamal.

Berdasarkan hasil Rakerprov KONI Provinsi Jambi Tahun 2025, pelaksanaan Porprov yang semula direncanakan pada 2026 resmi diundur ke tahun 2027.

Penundaan tersebut dipicu oleh keterbatasan anggaran yang dialami sebagian besar KONI kabupaten/kota, di mana pembiayaan Porprov belum terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Selain itu, Rakerprov juga memberikan mandat kepada KONI Provinsi Jambi untuk melakukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah guna memastikan kesiapan anggaran dan teknis penyelenggaraan Porprov di tahun berikutnya.

Jamal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang tetap memberikan dukungan agar Tanjab Barat tidak kehilangan status sebagai tuan rumah Porprov Jambi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Provinsi Jambi serta seluruh KONI kabupaten/kota atas dukungannya. Ini menjadi semangat bagi kami untuk mempersiapkan Porprov 2027 dengan lebih matang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum Rakerprov berlangsung, Bupati Tanjung Jabung Barat telah menyampaikan pandangan terkait kondisi keuangan daerah.

Menurutnya, jika Porprov dipaksakan digelar pada 2026, Tanjab Barat sebenarnya siap secara teknis, namun kondisi fiskal daerah dinilai belum ideal.

“Bupati berpesan, Porprov 2026 sebenarnya bisa dilaksanakan, tetapi akan jauh lebih baik jika ditunda ke 2027 agar stabilitas keuangan daerah lebih memungkinkan,” ungkap Jamal.

Di akhir pernyataannya, Jamal menyampaikan permohonan maaf kepada pengurus cabor dan para atlet yang mungkin merasa kecewa dengan penundaan tersebut.

Namun ia memastikan bahwa pembinaan atlet tetap berjalan.

“Para atlet masih memiliki kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan, baik di tingkat provinsi maupun di luar Provinsi Jambi, sambil menunggu Porprov 2027,” pungkasnya.

Dengan penundaan ini, KONI Provinsi Jambi berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk mempersiapkan Porprov Jambi 2027 agar berlangsung sukses dan berdampak positif bagi prestasi olahraga daerah.(*)




KONI Jambi Jalin Sinergi dengan DPRD, Bahas Porprov 2026 dan PON Beladiri 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi melakukan kunjungan silaturahmi ke DPRD Provinsi Jambi pada Kamis, 25 September 2025.

Pertemuan ini menjadi ajang penguatan kolaborasi antara KONI dan legislatif dalam mendorong kemajuan dunia olahraga di Jambi.

Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, bersama jajaran pengurus memperkenalkan susunan kepengurusan baru sekaligus menyampaikan sejumlah agenda strategis.

Di antaranya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Tanjung Jabung Barat dan persiapan PON Beladiri 2025 di Kudus.

“Kami ingin memastikan sinergi kelembagaan terus terjalin demi keberlanjutan program pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga Jambi,” ujar Mat Sanusi.

Dari DPRD Provinsi Jambi hadir Ketua DPRD Hafidz, Wakil Ketua DPRD Ivan Wirata, Samsul Ridwan, serta anggota DPRD Zulkifli Linus.

Ketua DPRD menegaskan dukungan legislatif terhadap upaya pembinaan olahraga daerah, meski di tengah keterbatasan fiskal.

“Prestasi olahraga bukan hanya soal medali, tapi juga membawa nama baik daerah. Kami mendukung penuh peran KONI untuk meningkatkan pembinaan cabang olahraga prioritas,” ujar Hafidz.

Sementara itu, Ivan Wirata menambahkan bahwa DPRD siap membantu penguatan program olahraga melalui alokasi pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan.

Pertemuan ini ditutup dengan harapan besar agar kemitraan KONI dan DPRD terus terjalin, mendorong prestasi olahraga Jambi di level regional maupun nasional.(*)