Setengah Kilo Gram Sabu Disita! Warga Kota Jambi Ditangkap di Kuala Tungkal

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Satresnarkoba Polres Tanjab Barat mengamankan seorang pelaku peredaran sabu dengan total barang bukti 503 gram.

Penangkapan dilakukan di Jalan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir, Kuala Tungkal, Minggu (23/11/2025) malam.

Pelaku yakni Arman Saputra , warga Kelurahan Talang Gulo, Kota Jambi, ditangkap setelah tim Satresnarkoba melakukan penyelidikan intensif berdasarkan informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas narkoba di wilayah Kuala Tungkal.

Menurut AKP Agus Alexander Purba, S.H., M.H., Kasatresnarkoba Polres Tanjab Barat, tim mengamati pergerakan pelaku selama beberapa hari sebelum akhirnya melakukan penindakan pukul 19.45 WIB.

Dari tangan Arman, polisi menyita sepuluh paket sabu dengan berat total 503 gram bruto.

Selain itu, sejumlah barang bukti lain turut diamankan, yaitu Tisu berlapis lakban bening 10 lembar dan Plastik hitam berlapis lakban 2 buah.

Kemudian, Kantong kain warna oranye 1 buah, Plastik warna biru, hijau, dan hitam, Handphone Samsung warna biru 1 unit dan   motor Honda Scoopy hitam Nopol BH 2481 HR.

Pelaku kini ditahan di Mapolres Tanjab Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Arman dijerat Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur kepemilikan dan peredaran narkotika golongan I.

AKP Agus menegaskan bahwa, pengungkapan ini menegaskan komitmen Polres Tanjab Barat untuk terus memberantas peredaran narkoba dan menjaga generasi muda dari penyalahgunaan zat terlarang.

Kasatresnarkoba menambahkan bahwa operasi ini merupakan bagian dari langkah rutin Satresnarkoba dalam memonitor wilayah yang rawan peredaran narkotika.

Pihak kepolisian juga melakukan pengawasan terhadap kendaraan, aktivitas mencurigakan, serta jaringan pengedar agar bisa segera ditindak tegas.(*)




SPI Tanjab Barat 2024, Nilai 73,82, Masuk Kategori Waspada

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Inspektorat Kabupaten Tanjung Jabung Barat sukses melaksanakan sosialisasi Survey Penilaian Integritas (SPI) dan anti korupsi, Jumat (24/10/2025) di kantor Inspektorat.

SPI merupakan langkah strategis untuk memetakan risiko korupsi di Indonesia. Pada tahun 2024, Tanjung Jabung Barat memperoleh nilai 73,82, masuk kategori waspada, dan menempati posisi ketiga di lingkup Provinsi Jambi.

Inspektur Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Drs. Ncep Jarkasih, mengatakan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai SPI, tujuannya, serta bagaimana hasilnya dapat digunakan untuk merumuskan kebijakan anti korupsi dan menilai potensi korupsi serta kinerja instansi.

“Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kesadaran pegawai terhadap risiko gratifikasi, konflik kepentingan, dan pelanggaran etik dalam tugas sehari-hari, serta mendorong partisipasi masyarakat secara jujur dan bertanggung jawab,” ujar Ncep.

Sosialisasi SPI dilaksanakan sejak 22 September hingga 8 Oktober 2025 di 11 dari 13 kecamatan serta di dua sekolah menengah atas.

Kegiatan ini didukung oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat dan Polres Tanjung Jabung Barat, serta diikuti oleh kepala desa, lurah, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pegawai kecamatan.

Setiap kantor camat menjadi lokasi sosialisasi, antara lain: Tebing Tinggi, Tungkal Ulu, Batang Asam, Seberang Kota, Merlung, Muara Papalik, Tungkal Ilir, Betara, Pengabuan, Bram Itam, dan Senyerang.

Tujuannya agar peserta berani mengisi kuisioner SPI dan menyebarkan informasi ke komunitas masing-masing.

Peserta yang awalnya belum memahami SPI maupun ragu menanggapi WA Blast KPK, kini sudah antusias mengisi kuisioner.

Aparat desa dan kelurahan akan melanjutkan sosialisasi di tingkat desa dan kelurahan melalui grup WhatsApp.

Ncep menambahkan, sosialisasi ini penting untuk mengingatkan ASN, masyarakat, dan generasi muda tentang bahaya korupsi, serta memastikan kuisioner SPI dari KPK diisi sesuai kondisi sebenarnya.

Pengenalan SPI sejak dini di sekolah menengah atas diharapkan mencegah tindakan korupsi di masa depan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemerintah.(*)




Kapolda Jambi: Klinik Tatag Trawang Tungga Siap Layani Anggota dan Warga

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi, Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Polres Tanjung Jabung Barat, Selasa (6/5/2025).

Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Jambi, Ny. Evi Krisno, kunjungan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Jambi.

Rombongan Kapolda disambut langsung oleh Kapolres Tanjab Barat AKBP Agung Basuki, Wakapolres Kompol Johan C. Silaen, serta jajaran pejabat utama Polres.

Kedatangan Kapolda disambut meriah dengan pertunjukan barongsai, tarian penyambutan, serta laporan kesatuan.

Dalam arahannya kepada personel Polres Tanjab Barat, Kapolda Jambi menekankan kembali pentingnya tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Ia juga memberikan pembekalan kepada Bhayangkari agar terus mendukung tugas suami sebagai anggota Polri.

Momentum penting dalam kunjungan ini adalah peresmian Klinik Tatag Trawang Tungga dan Gedung Asrama Polres Tanjab Barat yang baru.

Fasilitas tersebut dibangun sebagai bentuk nyata komitmen Polda Jambi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota Polri dan pelayanan publik di bidang kesehatan.

“Kesehatan adalah aset penting. Klinik ini dibangun untuk memberikan akses layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau, tidak hanya bagi anggota dan keluarganya, tapi juga masyarakat umum,” ujar Irjen Pol Krisno.

Selain klinik, asrama polisi yang baru dan lebih modern juga diresmikan. Kapolda berharap, dengan hunian yang layak, para anggota bisa menjalani kehidupan yang lebih nyaman dan seimbang sehingga berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas di lapangan.

“Asrama yang nyaman akan memberi ketenangan bagi anggota dan keluarganya. Ini akan membantu meningkatkan semangat kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Kehadiran dua fasilitas baru ini disambut antusias oleh anggota kepolisian dan masyarakat. Mereka berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin solid, serta kualitas pelayanan publik yang diberikan aparat kepolisian terus meningkat.(*)