Mahasiswa Baru Politeknik Jambi Digembleng Bintalfisdis di Yonif 142/KJ

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Memasuki lingkungan perguruan tinggi tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik.

Mahasiswa juga dituntut mampu mengatur waktu, bekerja dalam tim, menaati aturan dan menghadapi tekanan selama proses pendidikan.

Hal tersebut menjadi salah satu fokus kegiatan Pembinaan Mental, Fisik dan Disiplin (Bintalfisdis) yang diikuti mahasiswa baru Politeknik Jambi di Markas Yonif 142/Ksatria Jaya.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) Tahun Akademik 2026/2027 tersebut berlangsung selama enam hari, 14–19 September 2026.

Danyonif 142/Ksatria Jaya Letkol Inf Aries Munandar Effendy S,Hub.Int mengatakan, pembinaan diarahkan untuk membentuk karakter mahasiswa melalui sejumlah nilai, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, ketahanan mental, kebugaran fisik hingga kepemimpinan dan kekompakan.

Selama berada di lingkungan Yonif 142/Ksatria Jaya, mahasiswa baru mengikuti berbagai materi dan kegiatan kelompok.

Pembinaan tidak hanya berorientasi pada aktivitas fisik, tetapi juga diarahkan pada kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, mematuhi aturan, mengelola waktu serta beradaptasi dengan lingkungan baru.

Menurut Danyonif, mahasiswa juga mendapat pembekalan mengenai nilai kebangsaan, termasuk semangat rela berkorban dan pantang menyerah.

“Selain pembinaan mental, fisik dan disiplin, mahasiswa baru juga mendapatkan pembekalan nilai-nilai rasa kebangsaan, khususnya semangat rela berkorban dan pantang menyerah,” ungkapnya.

Nilai tersebut diberikan sebagai bagian dari pembentukan sikap mahasiswa agar mampu menempatkan kepentingan bersama, memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.

Disiplin menjadi salah satu materi yang mendapat penekanan sepanjang kegiatan.

Mahasiswa diarahkan memahami bahwa disiplin bukan sekadar mengikuti aturan selama berada di lingkungan Yonif 142.

Lebih dari itu, disiplin diharapkan menjadi kebiasaan yang dapat dibawa ke lingkungan kampus maupun kehidupan sehari-hari.

Sementara pembinaan mental diarahkan untuk membangun kepercayaan diri, kemampuan mengendalikan diri dan ketangguhan menghadapi tantangan.

Adapun pembinaan fisik ditujukan untuk menjaga kebugaran serta daya tahan yang dapat menunjang aktivitas mahasiswa selama menjalani pendidikan.

Dengan pendekatan tersebut, lingkungan Yonif 142 menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa baru untuk mengenal pola kehidupan yang menekankan keteraturan, tanggung jawab dan kerja sama.

Aries mengatakan kegiatan pembinaan karakter seperti ini menjadi salah satu bentuk dukungan Yonif 142/Ksatria Jaya terhadap instansi pendidikan maupun pemerintah.

“Yonif 142/KJ akan selalu siap sedia membantu instansi pemerintah dan instansi lainnya dalam pembentukan karakter, pembinaan mental, fisik, dan disiplin agar terbentuk generasi-generasi muda yang berjiwa patriot dan paham akan pentingnya makna bela negara demi kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia juga memberikan pesan kepada mahasiswa baru agar mampu menentukan prioritas selama menjalani masa pendidikan.

Mahasiswa diminta tidak terjebak pada aktivitas yang justru dapat mengganggu proses belajar dan pencapaian tujuan pendidikan.

“Hindari kesenangan yang menghalangimu meraih kesuksesanmu,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat agar mahasiswa mampu menggunakan waktu secara produktif dan menjadikan masa kuliah sebagai periode untuk membangun kompetensi sekaligus karakter.

Kegiatan Bintalfisdis ini diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru Politeknik Jambi untuk menjalani proses pendidikan dengan kedisiplinan, tanggung jawab, ketahanan mental, kemampuan bekerja sama serta semangat menghadapi berbagai tantangan.(*)




Walikota Jambi Apresiasi Inovasi Mahasiswa di LIS Expo Politeknik, Ini Karya-Karyanya!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, secara resmi membuka kegiatan Liga Ilmu Serantau (LIS) Expo 2025 bertema “Innovation and Technology Expo 2025”, yang berlangsung di Politeknik Jambi, Kecamatan Alam Barajo, Selasa (23/9/2025).

Kegiatan ini menampilkan berbagai agenda menarik seperti Zona Rasa POLJAM, POLJAM Autofest 2025, Edu Fair, Seminar dan Workshop, Beauty Class, Service Motor, Innovation Booth, serta Kreasi & Inovasi Corner.

Pembukaan secara simbolis dilakukan dengan pemotongan pita oleh Wali Kota Maulana, disaksikan para tamu undangan dan peserta expo.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyoroti pentingnya penguasaan teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai penopang utama pembangunan Kota Jambi.

“Kota Jambi tidak memiliki kekayaan alam berlimpah. Maka kekuatan kita adalah pada SDM. Politeknik Jambi punya peran strategis dalam menghasilkan tenaga kerja kompeten,” ujar Maulana.

Ia juga mengapresiasi karya mahasiswa, seperti lampu tenaga surya (solar cell) yang telah digunakan di wilayah tanpa listrik.

“Inovasi ini menjadi bukti nyata kolaborasi kampus dan pemerintah. Kota Jambi akan menjadi laboratorium inovasi teknologi yang langsung berdampak ke masyarakat,” tambahnya.

Maulana menekankan bahwa, Pemkot tengah membangun konsep “kota tangguh”, yaitu kota yang mampu beradaptasi terhadap tantangan zaman, termasuk bencana.

Ia turut menyampaikan beberapa program unggulan Pemkot Jambi, seperti Balai Latihan Kerja Tematik dan Ruang Milenial, sebagai bentuk dukungan terhadap peran generasi muda dalam pembangunan.

“Sebanyak 52 persen penduduk Kota Jambi adalah generasi milenial. Mereka harus diberi ruang untuk berkarya dan berinovasi,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Jambi, Ir Hj Hilda Porawati, MT, menyebut LIS Expo menjadi wadah untuk menunjukkan potensi dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika.

“Kami berharap LIS Expo jadi ajang kolaborasi antara kampus, pemerintah, industri, dan masyarakat. Dari sini, lahir gagasan baru yang berguna untuk pembangunan,” ujarnya.

Politeknik Jambi dikenal sebagai perguruan tinggi vokasi yang berfokus pada pendidikan terapan dan teknologi berbasis industri. Beragam program studi ditawarkan dengan pendekatan praktik langsung di dunia kerja.(*)