Argentina Susul Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026, Swiss Tumbang 3-1 di Extra Time

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Argentina menjadi tim terakhir yang memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1 pada laga perempat final yang berlangsung di Kansas City Stadium.

Pertandingan harus diselesaikan hingga babak tambahan waktu sebelum La Albiceleste mengunci kemenangan.

Alexis Mac Allister lebih dulu membawa Argentina unggul pada babak pertama. Swiss kemudian memaksa laga berlanjut ke extra time melalui gol Dan Ndoye.

Namun keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan maksimal oleh Argentina yang akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Julian Alvarez dan Lautaro Martinez.

Hasil ini mempertemukan Argentina dengan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026, setelah The Three Lions lebih dulu mengamankan tiket usai menyingkirkan Norwegia.

Argentina Awali Laga dengan Gol Cepat

Kedua tim langsung bermain terbuka sejak peluit pertama dibunyikan.

Argentina tampil agresif, sementara Swiss memilih tetap berani meladeni permainan cepat yang diperagakan skuad Lionel Scaloni.

Keunggulan Argentina datang saat pertandingan baru berjalan 10 menit.

Lionel Messi mengirim sepak pojok akurat yang disambut sundulan Alexis Mac Allister tanpa mampu dihalau Gregor Kobel.

Gol tersebut membuat La Albiceleste memimpin 1-0.

Swiss tidak kehilangan keberanian meski tertinggal.

Djibril Sow sempat mengancam melalui tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi Emiliano Martinez masih mampu mengamankan bola.

Setelah gol pembuka, pertandingan berubah menjadi lebih keras.

Kedua tim saling melancarkan tekel demi memutus aliran serangan lawan sehingga peluang bersih semakin jarang tercipta.

Hingga turun minum, Argentina tetap mempertahankan keunggulan tipis 1-0.

Swiss Bangkit, Embolo Diusir Wasit

Memasuki babak kedua, Swiss meningkatkan tekanan.

Dan Ndoye nyaris menyamakan kedudukan, tetapi tekel krusial Lisandro Martinez menggagalkan peluang emas tersebut.

Tak lama berselang, Breel Embolo juga hampir mencetak gol melalui sundulan, namun Emiliano Martinez kembali tampil sigap menjaga gawang Argentina.

Upaya Swiss akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67.

Dan Ndoye memanfaatkan kombinasi umpan dengan Ricardo Rodriguez sebelum melepaskan penyelesaian dari sudut sempit yang sukses menaklukkan Emiliano Martinez.

Skor berubah menjadi 1-1.

Momentum Swiss berubah drastis beberapa menit kemudian.

Breel Embolo menerima kartu kuning kedua setelah dinilai melakukan diving di dalam kotak penalti.

Kartu merah itu memaksa Swiss menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.

Lionel Scaloni mencoba memanfaatkan situasi tersebut dengan meningkatkan intensitas serangan.

Messi bahkan memperoleh peluang emas pada masa injury time, tetapi tembakannya masih melebar tipis dari sasaran.

Skor imbang bertahan hingga 90 menit sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Alvarez dan Lautaro Kunci Kemenangan

Di babak extra time, Argentina terus mendominasi permainan.

Thiago Almada yang masuk sebagai pemain pengganti langsung memberi warna baru di lini depan dan sempat menggetarkan tiang gawang Swiss.

Ketika pertandingan tampak mengarah ke adu penalti, Argentina akhirnya menemukan celah.

Pada menit ke-112, Julian Alvarez menyambar umpan Jose Manuel Lopez untuk membawa La Albiceleste kembali unggul 2-1.

Swiss yang mulai kehabisan tenaga kesulitan memberikan respons.

Menjelang pertandingan berakhir, Lautaro Martinez memastikan kemenangan Argentina melalui gol ketiga yang sekaligus mengakhiri perlawanan tim asuhan Murat Yakin.

Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Argentina pun melangkah ke semifinal dan akan menghadapi Inggris dalam duel yang diprediksi menjadi salah satu laga terbesar di Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Leandro Paredes, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Julian Alvarez.

Pelatih: Lionel Scaloni.

Swiss (4-2-3-1): Gregor Kobel; Zakaria, Akanji, Elvedi, Ricardo Rodriguez; Granit Xhaka, Freuler; Djibril Sow, Fabian Rieder, Dan Ndoye; Breel Embolo.

Pelatih: Murat Yakin.(*)




Inggris Lolos Dramatis ke Semifinal Piala Dunia 2026, Jude Bellingham Jadi Mimpi Buruk Norwegia

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah melewati pertarungan sengit melawan Norwegia.

Dalam duel perempat final yang berlangsung hingga babak tambahan waktu, The Three Lions membalikkan keadaan dan menang 2-1 berkat dua gol Jude Bellingham.

Kemenangan ini mengantar skuad asuhan Thomas Tuchel menjadi tim ketiga yang mengamankan tiket semifinal.

Selanjutnya, Inggris tinggal menunggu pemenang laga Swiss kontra Argentina untuk memperebutkan satu tempat di partai puncak.

Norwegia Mengejutkan Inggris di Babak Pertama

Pertandingan di Miami Stadium langsung berlangsung dengan tempo yang hati-hati.

Inggris mendominasi penguasaan bola sejak menit awal, tetapi rapatnya pertahanan Norwegia membuat Harry Kane dan kolega kesulitan menciptakan peluang bersih.

Kesempatan pertama datang pada menit ke-23 ketika Nico O’Reilly mengirim umpan matang ke depan gawang.

Sayangnya, tak ada pemain Inggris yang berhasil menyambut bola tersebut.

Norwegia justru tampil lebih efektif. Erling Haaland sempat menguji Jordan Pickford melalui sundulan keras yang masih mampu diamankan sang penjaga gawang.

Tekanan Norwegia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36.

Andreas Schjelderup melepaskan tembakan dari sisi kiri yang gagal diantisipasi Pickford.

Gol tersebut membawa Norwegia unggul 1-0 sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Beberapa peluang berikutnya juga lahir melalui Alexander Sorloth dan Martin Odegaard.

Beruntung bagi Inggris, Pickford tampil sigap menjaga peluang itu tidak berubah menjadi gol kedua.

Saat laga tampak akan ditutup dengan keunggulan Norwegia, Inggris berhasil menyamakan kedudukan menjelang turun minum.

Anthony Gordon mengirim umpan tarik yang diselesaikan Jude Bellingham dengan kontrol tenang sebelum melepaskan tembakan mendatar ke dalam gawang.

Harry Kane sebenarnya sempat mencetak gol beberapa saat kemudian.

Namun wasit membatalkannya karena striker Bayern Munchen itu lebih dulu terjebak offside. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

VAR Gagalkan Gol Norwegia

Memasuki babak kedua, Thomas Tuchel melakukan perubahan dengan memasukkan Bukayo Saka dan Eberechi Eze demi meningkatkan kreativitas serangan.

Laga berjalan semakin terbuka. Kedua tim saling menyerang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Norwegia sempat kembali unggul pada menit ke-54 melalui Heggem yang memanfaatkan bola muntah hasil sepak pojok.

Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena terjadi offside.

Tim Skandinavia tetap memberikan tekanan besar. Kristoffer Ajer nyaris membawa Norwegia memimpin setelah sundulannya menghantam mistar gawang.

Tak lama kemudian, Antonio Nusa juga memaksa Pickford melakukan penyelamatan penting.

Inggris lebih banyak bertahan menghadapi agresivitas lawan.

Hingga waktu normal berakhir, tidak ada tambahan gol sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak extra time.

Bellingham Pastikan Tiket Semifinal

Memasuki tambahan waktu, Inggris tampil dengan pendekatan berbeda.

Mereka langsung mengambil inisiatif menyerang dan hasilnya datang hanya tiga menit setelah extra time dimulai.

Morgan Rogers melepaskan tembakan jarak jauh yang masih mampu ditepis Orjan Nyland.

Namun bola liar langsung disambar Jude Bellingham menjadi gol keduanya pada pertandingan tersebut.

Gol itu mengubah skor menjadi 2-1 sekaligus membalikkan keadaan untuk Inggris.

Inggris sempat memperoleh hadiah penalti setelah Djed Spence terjatuh di kotak terlarang.

Akan tetapi, VAR kembali berperan dengan membatalkan keputusan tersebut karena dinilai terjadi aksi diving.

Pada sisa pertandingan, Norwegia berupaya keras mengejar ketertinggalan.

Serangan demi serangan dilancarkan, tetapi lini belakang Inggris mampu bertahan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 2-1 memastikan Inggris melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026.

Performa impresif Jude Bellingham dengan dua gol menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung selama 120 menit tersebut.

Susunan Pemain

Norwegia (4-3-3): Nyland; Wolfe, Heggem, Ajer, Ryerson; Berg, Berge, Odegaard; Schjelderup, Haaland, Sorloth.

Pelatih: Stale Solbakken.

Inggris (4-2-3-1): Pickford; O’Reilly, Guehi, Stones, Konsa; Rice, Anderson; Gordon, Bellingham, Madueke; Kane.

Pelatih: Thomas Tuchel.(*)




Bukan Sekadar Nobar, Pemkot Jambi Hadirkan Pesta Sepak Bola dan UMKM di Tugu Keris Siginjai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Demam Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Jambi. Memasuki babak perempatfinal turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut, Pemerintah Kota Jambi bersama TVRI Jambi menyiapkan agenda nonton bareng (nobar) gratis bagi masyarakat di kawasan Tugu Keris Siginjai.

Kegiatan yang berlangsung pada 11 dan 12 Juli 2026 itu tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan secara bersama-sama, tetapi juga dirancang sebagai ruang hiburan publik sekaligus wadah memperkuat interaksi masyarakat.

Pemkot Jambi memilih kawasan Tugu Keris Siginjai sebagai lokasi nobar karena menjadi salah satu ruang publik ikonik yang mudah dijangkau masyarakat.

Selain tayangan pertandingan Piala Dunia 2026, pengunjung juga akan mendapatkan hiburan tambahan berupa penampilan musik, permainan interaktif, hingga pembagian hadiah.

Juru Bicara Pemerintah Kota Jambi, Saleh Ridha, S.STP., M.E., mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Nobar ini mulai dilaksanakan sejak babak perempatfinal. Kegiatan terbuka untuk umum dan seluruh masyarakat dapat hadir secara gratis di kawasan Tugu Keris Siginjai,” ujar Saleh Ridha, Kamis (9/7/2026).

Pertandingan pertama yang akan ditayangkan dalam agenda nobar tersebut mempertemukan Spanyol menghadapi Belgia pada Sabtu dini hari, 11 Juli 2026 pukul 01.00 WIB.

Selanjutnya, laga Norwegia kontra Inggris akan digelar Minggu dini hari pukul 03.00 WIB, kemudian Argentina menghadapi Swiss pada pukul 07.00 WIB.

Selain menjadi tempat berkumpulnya para pecinta sepak bola, Pemkot Jambi juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk ikut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Sejumlah pelaku usaha, khususnya sektor kuliner, akan diberikan ruang untuk membuka lapak sehingga masyarakat dapat menikmati berbagai produk lokal selama menyaksikan pertandingan.

Menurut Saleh Ridha, konsep nobar ini sengaja dikemas agar memberikan dampak lebih luas, bukan hanya menghadirkan hiburan tetapi juga membantu menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Kami menyediakan ruang bagi UMKM, terutama pedagang kuliner, agar kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kota Jambi,” katanya.

Pemkot Jambi juga memastikan agenda nobar akan berlanjut hingga babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada 15–16 Juli 2026 serta pertandingan final Piala Dunia 2026 di lokasi yang sama.

“Kami berharap masyarakat dapat menikmati momen besar sepak bola dunia ini bersama-sama sekaligus mempererat kebersamaan warga Kota Jambi,” tambah Saleh.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan nyaman, Pemerintah Kota Jambi telah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan serta instansi terkait.

Masyarakat juga diimbau memperhatikan kemungkinan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Tugu Keris Siginjai selama acara berlangsung.

Pemkot Jambi mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan bersama agar kegiatan nobar Piala Dunia 2026 dapat berjalan sukses.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Jambi berharap ruang publik dapat menjadi tempat berkumpul yang positif bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM.

Nobar Piala Dunia 2026 ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Jambi menghadirkan konsep Kota Jambi Bahagia dengan menyediakan hiburan publik yang inklusif, memperkuat kebersamaan, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.(*)




Drama Adu Penalti! Swiss Singkirkan Kolombia dan Bertemu Argentina di 8 Besar Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Swiss menjadi tim terakhir yang memastikan tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Kolombia melalui drama adu penalti.

Pertandingan yang berlangsung di BC Place, Vancouver, Selasa 7 Juli 2026 malam waktu setempat atau Rabu WIB itu berakhir tanpa gol selama 120 menit sebelum Swiss menang 4-3 dalam adu tos-tosan.

Kemenangan tersebut memastikan Swiss melaju ke delapan besar dan akan menghadapi juara bertahan Argentina dalam salah satu laga paling dinantikan di babak perempat final.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil hati-hati. Swiss maupun Kolombia sama-sama enggan mengambil risiko sehingga permainan lebih banyak berlangsung di lini tengah.

Peluang bersih baru muncul memasuki menit ke-21 ketika Gustavo Puerta melepaskan tembakan keras dari sisi kiri.

Namun, kiper Swiss Gregor Kobel tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut.

Swiss membalas ancaman pada menit ke-30 melalui Fabian Rieder.

Sayangnya, sepakan gelandang muda itu masih mampu diamankan penjaga gawang Kolombia, Camilo Vargas.

Hingga turun minum, tidak banyak peluang berbahaya tercipta. Kedua tim gagal menemukan celah di lini pertahanan lawan sehingga babak pertama ditutup dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, pelatih Murat Yakin mencoba mengubah ritme permainan dengan memasukkan Djibril Sow menggantikan Ardon Jashari.

Pergantian tersebut membuat Swiss lebih agresif pada awal babak kedua. Mereka sempat menciptakan beberapa peluang, tetapi belum cukup merepotkan pertahanan Kolombia.

Di sisi lain, Kolombia mengandalkan serangan balik cepat.

Luis Diaz memperoleh kesempatan emas pada menit ke-60, namun penyelesaiannya masih mampu diamankan Kobel yang kembali tampil solid di bawah mistar.

Memasuki 30 menit terakhir, intensitas pertandingan kembali menurun.

Kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain demi memecah kebuntuan, tetapi tidak ada perubahan signifikan.

Skor tanpa gol bertahan hingga waktu normal usai.

Babak tambahan waktu juga berlangsung ketat. Kolombia hampir memecahkan kebuntuan ketika sundulan Jhon Lucumi menghantam mistar gawang Swiss.

Peluang tersebut menjadi kesempatan terbaik sepanjang pertandingan.

Swiss juga berusaha mencari gol kemenangan, tetapi kelelahan membuat penyelesaian akhir kedua tim jauh dari maksimal.

Setelah 120 menit tanpa gol, pertandingan akhirnya ditentukan lewat adu penalti.

Drama terjadi pada babak tos-tosan. Penendang kedua Kolombia, Davinson Sanchez, gagal setelah bola menghantam mistar.

Swiss sebenarnya sempat kehilangan peluang saat Manuel Akanji juga gagal menjalankan tugasnya.

Namun, Gregor Kobel kembali menjadi pembeda. Kiper Borussia Dortmund itu berhasil menggagalkan eksekusi Cucho Hernandez dan membuka jalan bagi Swiss untuk mengamankan kemenangan.

Ruben Vargas yang maju sebagai penendang terakhir sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Swiss pun memastikan kemenangan 4-3 sekaligus mengunci tiket terakhir menuju perempat final Piala Dunia 2026.

Hasil tersebut membuat Swiss akan menghadapi Argentina pada babak delapan besar dalam duel yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling sengit di fase gugur turnamen.

Susunan Pemain

Swiss (4-3-3): Gregor Kobel; Ricardo Rodriguez, Manuel Akanji, Nico Elvedi, Denis Zakaria; Remo Freuler, Granit Xhaka, Ardon Jashari; Fabian Rieder, Breel Embolo, Dan Ndoye.

Pelatih: Murat Yakin.

Kolombia (4-3-3): Camilo Vargas; Johan Mojica, Jhon Lucumi, Davinson Sanchez, Daniel Munoz; Jhon Arias, Jefferson Lerma, Gustavo Puerta; Luis Diaz, Luis Suarez, James Rodriguez.

Pelatih: Nestor Lorenzo.(*)




Argentina Bangkit dari Maut! Messi Pimpin Comeback Gila, Mesir Tersingkir Dramatis 3-2

SEPUCUKJAMBI.ID – Argentina memastikan tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menciptakan salah satu comeback paling dramatis sepanjang turnamen.

Tertinggal dua gol dari Mesir, La Albiceleste membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2 dalam laga babak 16 besar di Atlanta Stadium, Selasa 7 Juli 2026 malam WIB.

Lionel Messi kembali menjadi tokoh utama di balik kebangkitan sang juara bertahan.

Mesir membuka pertandingan dengan penuh percaya diri.

Tim asuhan Hossam Hassan langsung memberikan tekanan dan berhasil memimpin lebih dulu pada menit ke-15 melalui sundulan Yasser Ibrahim yang memanfaatkan situasi bola mati.

Gol tersebut membuat Argentina berada dalam tekanan sejak awal pertandingan.

Meski tertinggal, Argentina sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas untuk menyamakan kedudukan.

Kesempatan terbaik hadir lewat titik putih setelah Nicolas Tagliafico dijatuhkan di area terlarang.

Namun, eksekusi penalti Lionel Messi berhasil dimentahkan penjaga gawang Mesir, Mostafa Shobeir, yang tampil luar biasa sepanjang babak pertama.

Shobeir berkali-kali menjadi penyelamat timnya.

Ia sukses menggagalkan sundulan Alexis Mac Allister dan juga menepis peluang berbahaya dari Julian Alvarez.

Berkat penampilan gemilang sang kiper, Mesir menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Mesir sempat mencetak gol melalui Mostafa Zico.

Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah tinjauan VAR menyatakan terjadi pelanggaran dalam proses gol.

Tekanan Mesir akhirnya benar-benar membuahkan hasil pada menit ke-67.

Mostafa Zico kembali menjebol gawang Emiliano Martinez dan kali ini gol disahkan.

Keunggulan 2-0 membuat Mesir semakin dekat dengan tiket menuju perempat final sekaligus menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.

Dalam situasi tertekan, Argentina menunjukkan mental juara.

Lionel Scaloni melakukan perubahan strategi yang membuat intensitas serangan La Albiceleste meningkat drastis.

Gol kebangkitan akhirnya lahir pada menit ke-79.

Berawal dari umpan matang Lionel Messi, Cristian Romero sukses menanduk bola ke dalam gawang Mesir dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Empat menit berselang, Messi menebus kegagalannya dari titik penalti.

Memanfaatkan kemelut di depan gawang, sang kapten melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihentikan Mostafa Shobeir.

Skor berubah menjadi 2-2 dan momentum sepenuhnya beralih ke kubu Argentina.

Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Argentina justru memberikan pukulan telak kepada Mesir.

Pada menit 90+2, serangan balik cepat yang dibangun Lautaro Martinez diselesaikan dengan sundulan akurat Enzo Martinez.

Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis Argentina dengan skor 3-2.

Hasil ini mengantar Argentina melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

Tim asuhan Lionel Scaloni kini tinggal menunggu lawan berikutnya, yakni pemenang pertandingan antara Swiss melawan Kolombia.

Susunan Pemain

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Leandro Paredes, Enzo Fernandez; Lionel Messi, Julian Alvarez.

Pelatih: Lionel Scaloni.

Mesir (4-4-2): Mostafa Shobeir; Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Ramy Rabia, Karim Hafez; Emam Ashour, Marwan Attia, Mohanad Lasheen, Haissem Hassan; Mohamed Salah, Mostafa Zico.

Pelatih: Hossam Hassan.(*)




Gagal Angkat Trofi Piala Dunia, Ronaldo Tetap Bangga dengan Warisannya di Portugal

SEPUCUKJAMBI.ID – Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menegaskan dirinya tidak menyimpan penyesalan meski harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 tanpa trofi juara.

Menurutnya, ia telah memberikan kontribusi besar dengan mengubah sejarah sepak bola Portugal selama membela tim nasional.

Portugal harus menghentikan langkahnya di babak 16 besar setelah kalah tipis 0-1 dari Spanyol.

Kekalahan tersebut sekaligus mengubur peluang Ronaldo meraih satu-satunya trofi bergengsi yang belum pernah ia menangkan sepanjang karier profesionalnya.

Meski demikian, megabintang berusia 41 tahun itu mengaku menerima hasil tersebut dengan lapang dada.

Ronaldo menilai perjalanan panjangnya bersama Selecao sudah dipenuhi berbagai pencapaian yang layak dikenang.

“Saya memenangkan tiga gelar bersama Portugal. Sebelum saya berada di tim ini, Portugal belum pernah memenangkan satu pun gelar. Karena itu saya hanya bisa bersyukur atas semua yang telah kami capai,” kata Ronaldo usai pertandingan.

Menurut mantan penyerang Real Madrid dan Manchester United tersebut, keberhasilan membawa Portugal menjuarai Euro 2016 menjadi momen paling berkesan dalam karier internasionalnya.

Ronaldo bahkan menyebut gelar juara Eropa itu memiliki makna yang sama besarnya dengan mengangkat trofi Piala Dunia.

“Bagi saya, gelar Euro 2016 setara dengan memenangkan Piala Dunia. Saya sudah memberikan kemampuan terbaik untuk negara ini dan sekarang saatnya menerima apa pun hasilnya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus meredam anggapan bahwa kegagalan di Piala Dunia menjadi penyesalan terbesar dalam perjalanan kariernya.

Masa Depan di Timnas Masih Dipertimbangkan

Meski banyak pihak meyakini Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terakhir Ronaldo bersama Portugal, sang kapten belum bersedia memastikan masa depannya.

Ia menegaskan belum mengambil keputusan terkait kemungkinan pensiun dari tim nasional.

Ronaldo mengaku akan berdiskusi lebih dulu dengan keluarga sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Keputusan tersebut diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat setelah seluruh rangkaian Piala Dunia 2026 berakhir.(*)




Belgia Pesta Gol ke Gawang Amerika Serikat, Lukaku Ikut Sumbang Gol

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Belgia memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 usai menaklukkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor meyakinkan 4-1 pada laga babak 16 besar.

Charles De Ketelaere menjadi bintang kemenangan Belgia setelah memborong dua gol.

Dua gol lainnya dicetak Hans Vanaken dan Romelu Lukaku, sementara satu-satunya gol Amerika Serikat lahir melalui Malik Tillman.

Kemenangan ini membawa Belgia menghadapi tantangan berat di babak delapan besar.

The Red Devils dijadwalkan berhadapan dengan Spanyol yang lebih dulu menyingkirkan Portugal.

Belgia Langsung Menggebrak

Bermain di Seattle Stadium, Amerika Serikat tampil agresif sejak menit awal dengan mengandalkan Christian Pulisic dan Folarin Balogun di lini depan.

Namun justru Belgia yang lebih efektif memanfaatkan peluang.

Saat laga baru berjalan sembilan menit, Nicolas Raskin berhasil menusuk ke dalam kotak penalti sebelum mengirim umpan tarik yang diselesaikan Charles De Ketelaere menjadi gol pembuka. Belgia unggul 1-0.

Amerika Serikat berusaha membalas lewat permainan menyerang.

Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-30 ketika tendangan bebas Malik Tillman gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Thibaut Courtois sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Akan tetapi, keunggulan mental Belgia kembali terlihat.

Hanya berselang tiga menit, De Ketelaere kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Leandro Trossard. Belgia menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.

Belgia Kunci Kemenangan di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Amerika Serikat mencoba meningkatkan tekanan dengan memasukkan Gio Reyna untuk menggantikan Sergino Dest.

Namun Belgia tetap tampil tenang dan disiplin.

Pada menit ke-57, Hans Vanaken memperlebar keunggulan setelah memanfaatkan kesalahan fatal kiper Amerika Serikat yang gagal mengamankan bola.

Tertinggal dua gol membuat tim asuhan Mauricio Pochettino semakin terbuka dalam menyerang. Situasi itu dimanfaatkan Belgia untuk melancarkan serangan balik.

Di masa injury time, Romelu Lukaku yang masuk sebagai pemain pengganti memastikan kemenangan Belgia setelah menyelesaikan umpan Vanaken menjadi gol keempat.

Skor 4-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil tersebut mengantar Belgia ke babak perempat final Piala Dunia 2026, sementara perjalanan Amerika Serikat sebagai tuan rumah harus berakhir di fase 16 besar.

Susunan Pemain

Amerika Serikat (4-3-3): Matt Freese; Antonee Robinson, Tim Ream, Chris Richards, Sergino Dest; Malik Tillman, Tyler Adams, Weston McKennie; Christian Pulisic, Folarin Balogun, Tyler Freeman.
Pelatih: Mauricio Pochettino.

Belgia (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Maxim De Cuyper, Noah Ngoy, Brandon Mechele, Timothy Castagne; Amadou Onana, Nicolas Raskin; Leandro Trossard, Youri Tielemans, Dodi Lukebakio; Charles De Ketelaere.
Pelatih: Rudi Garcia.(*)




Haaland Bersinar di Piala Dunia 2026, Vinicius: Dia Penyerang Elite Dunia

SEPUCUKJAMBI.ID – Kekalahan Brasil dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 meninggalkan kesan mendalam bagi Vinicius Junior.

Penyerang Tim Samba itu secara terbuka memberikan pujian kepada Erling Haaland yang menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Brasil.

Norwegia secara mengejutkan menumbangkan salah satu favorit juara dengan skor 2-1.

Seluruh gol kemenangan tim asuhan Stale Solbakken diborong Haaland, sementara Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat penalti Neymar di penghujung pertandingan.

Bagi Vinicius, penampilan Haaland menjadi bukti mengapa striker Manchester City tersebut layak disebut sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia saat ini.

“Erling Haaland benar-benar luar biasa,” kata Vinicius dalam wawancara seusai pertandingan.

Pemain Real Madrid itu menilai keunggulan utama Haaland terletak pada efektivitasnya di depan gawang.

Meski tidak banyak terlibat sepanjang pertandingan, striker berusia 26 tahun tersebut mampu mengubah peluang sekecil apa pun menjadi gol.

“Dia tidak membutuhkan banyak peluang untuk mencetak gol. Ketika mendapatkan kesempatan, dia langsung memanfaatkannya menjadi gol,” ujar Vinicius.

Tak hanya memuji penyelesaian akhir Haaland, Vinicius juga mengapresiasi kemampuan sang striker menciptakan peluang secara mandiri.

Gol kedua Norwegia, menurutnya, menjadi bukti kualitas individu yang dimiliki bomber tersebut.

“Setelah itu dia bahkan menciptakan peluangnya sendiri dan kembali mencetak gol. Selamat untuknya,” tambah pemain yang menjadi andalan Brasil di sektor sayap itu.

Norwegia Ditantang Inggris

Berkat kemenangan atas Brasil, Norwegia melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

Di fase delapan besar, Haaland dan rekan-rekannya akan menghadapi tantangan yang tidak kalah berat saat bertemu Inggris, yang sebelumnya menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2.

Laga tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di perempat final, sekaligus menjadi kesempatan bagi Haaland untuk menambah koleksi golnya dalam perburuan gelar top skor Piala Dunia 2026.(*)




Duel Iberia Berakhir Dramatis, Spanyol Kalahkan Portugal dan Lolos ke Perempat Final

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Spanyol memastikan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026 usai menumbangkan rival sesama Eropa, Portugal, dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 16 besar.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil menyerang dan saling menciptakan peluang.

Namun rapatnya lini pertahanan serta penampilan gemilang kedua penjaga gawang membuat skor tetap imbang sepanjang sebagian besar pertandingan.

Portugal lebih dulu mengancam melalui Cristiano Ronaldo. Kapten Selecao itu melepaskan tembakan dari sisi kanan pada awal laga, tetapi masih mampu diamankan kiper Spanyol, Unai Simon.

Spanyol langsung merespons. Lamine Yamal hampir membawa La Roja unggul setelah melepaskan tembakan melengkung yang memaksa Diogo Costa melakukan penyelamatan gemilang.

Bola muntah kemudian disambar Alex Baena, namun Costa kembali tampil sigap menjaga gawang Portugal tetap aman.

Memasuki babak kedua, Portugal sempat mengambil alih penguasaan permainan.

Tim asuhan Roberto Martinez beberapa kali menekan pertahanan Spanyol melalui Bruno Fernandes, Pedro Neto, hingga Ronaldo, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang demi peluang terbuang sia-sia.

Di sisi lain, Spanyol tetap sabar membangun serangan. Lamine Yamal dan Alex Baena terus merepotkan lini belakang Portugal, namun Diogo Costa kembali menjadi penyelamat dengan sejumlah penyelamatan penting.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-86. Dani Olmo mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti yang langsung disambut Mikel Merino dengan penyelesaian akurat untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Tertinggal di menit-menit akhir, Portugal meningkatkan intensitas serangan.

Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya terus menekan hingga masa injury time, namun pertahanan disiplin Spanyol mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

La Roja selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan Amerika Serikat kontra Belgia dalam perebutan tiket menuju semifinal.

Susunan Pemain

Portugal (4-2-3-1): Diogo Costa; Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes; Vitinha, Joao Neves; Joao Felix, Bruno Fernandes, Pedro Neto; Cristiano Ronaldo.
Pelatih: Roberto Martinez.

Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri, Dani Olmo; Alex Baena, Mikel Oyarzabal, Lamine Yamal.
Pelatih: Luis de la Fuente.(*)




Nonton Bareng Piala Dunia 2026 di Jambi Digelar Besar-besaran, UMKM Siap Panen Rezeki

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menyiapkan gelaran nonton bareng (nobar) akbar untuk pertandingan semifinal hingga final Piala Dunia 2026.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga akan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam skala besar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Ariansyah, mengatakan bahwa persiapan nobar telah masuk tahap perencanaan dan akan digelar di dua titik utama dengan melibatkan banyak pihak.

“Kami sudah menyiapkan nonton bareng Piala Dunia, rencananya di dua lokasi, nantinya akan menggandeng pelaku UMKM,” ujar Ariansyah di Kota Jambi, Senin 6 Juli 2026.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut akan digelar pada fase krusial turnamen, yakni saat babak semifinal dan partai final Piala Dunia 2026 yang diprediksi akan menyedot perhatian publik secara luas.

Berdasarkan hasil rapat awal, nobar semifinal direncanakan berlangsung pada 15–16 Juli 2026.

Dua lokasi yang disiapkan yakni pelataran Kantor Gubernur Jambi dan halaman Kantor RRI Jambi.

Namun, kedua opsi tersebut masih dalam tahap kajian, terutama untuk menyesuaikan kapasitas penonton serta ruang bagi pelaku UMKM yang akan membuka lapak.

Sementara itu, untuk partai final yang dijadwalkan pada 20 Juli 2026, Pemprov Jambi menyiapkan lokasi khusus di depan Rumah Dinas Gubernur Jambi sebagai pusat kegiatan nobar.

Untuk mendukung kemeriahan acara, pemerintah akan menyediakan layar videotron berukuran besar di seluruh titik pelaksanaan, baik pada semifinal maupun final.

Selain itu, masyarakat yang hadir juga berkesempatan mendapatkan berbagai doorprize yang telah disiapkan panitia.

Ariansyah menambahkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Dalam Negeri yang mendorong pemerintah daerah untuk menyediakan ruang publik dan titik nobar dalam momentum Piala Dunia 2026.

“Kita akan mantapkan lagi dalam rapat akhir Jumat mendatang. Semua perangkat daerah akan dilibatkan, termasuk dinas yang membawahi UMKM. Kita juga siapkan hadiah menarik untuk masyarakat,” jelasnya.

Pemprov Jambi berharap kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi hiburan massal bagi masyarakat, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi pelaku UMKM lokal yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.(*)