Tak Ingin Hasil Panen Busuk di Jalan, Bupati Merangin Kebut Perbaikan Akses Pertanian

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin terus melakukan pembenahan infrastruktur jalan guna memperlancar aktivitas masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan perkebunan.

Kali ini, perbaikan difokuskan pada ruas jalan yang menghubungkan Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, dengan Desa Lantak Seribu, Kecamatan Renah Pamenang.

Perbaikan akses tersebut menjadi perhatian Bupati Merangin H M Syukur karena jalur itu memiliki peran penting bagi mobilitas warga sekaligus distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Bupati mengatakan, pengerjaan fisik di lapangan saat ini terus berjalan secara intensif.

Ia berharap perbaikan dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat bisa menikmati akses transportasi yang lebih layak dan nyaman.

“Untuk saat ini pengerjaan fisik di lapangan sudah berjalan intensif. Mudah-mudahan dalam waktu dekat masyarakat sudah dapat segera menikmati akses transportasi yang layak dan nyaman ini,” ujar Bupati, Selasa 3 November 2026.

Menurut H M Syukur, kondisi jalan yang baik sangat dibutuhkan masyarakat, terutama para petani yang setiap hari mengandalkan jalur tersebut untuk mengangkut hasil produksi menuju lokasi pemasaran.

Selama ini, kerusakan jalan menjadi salah satu kendala mobilitas dan distribusi hasil pertanian.

Bahkan, perjalanan yang terhambat berisiko menyebabkan hasil panen mengalami kerusakan sebelum sampai ke tangan pembeli.

Karena itu, percepatan penanganan jalan tersebut diharapkan mampu memangkas hambatan transportasi, memperlancar pengangkutan hasil perkebunan, serta menekan biaya logistik yang selama ini harus ditanggung masyarakat.

Selain memberikan kemudahan bagi petani, membaiknya akses Tambang Emas-Lantak Seribu juga diharapkan memperkuat konektivitas antardesa dan dua kecamatan.

Dengan demikian, aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih lancar.

Perbaikan jalan tersebut mendapat sambutan positif dari warga.

Masyarakat mengaku bersyukur karena akses yang selama ini menjadi jalur penting perekonomian mereka kini telah mendapatkan penanganan.

Parman, salah seorang warga, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Merangin atas perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah mereka.

“Tidak ada lagi sisi jalan berlubang, semua sudah mulus,” ujar Parman.

Ia berharap kondisi jalan yang semakin baik dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas pertanian, perkebunan, dan kegiatan ekonomi sehari-hari.

Melalui pembenahan infrastruktur ini, Pemerintah Kabupaten Merangin diharapkan dapat terus memperluas konektivitas antarwilayah sehingga akses masyarakat terhadap pusat perdagangan dan pemasaran hasil pertanian semakin mudah.(*)




Panen Raya Jagung di Merangin, Wabup Khafid Moein Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Prabowo-Gibran

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Merangin H A Khafid Moein bersama Kapolres Merangin AKBP Rony Syahendra, melakukan panen raya jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Rabu (26/2/2025).

Panen tersebut berlangsung di lahan milik warga yang dikelola oleh Kelompok Tani Pasundan di Desa Tambang Emas, Kecamatan Pemenang Selatan.

Panen raya ini menandai keberhasilan awal dari program pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan melalui sektor pertanian.

“Pemkab Merangin sepenuhnya mendukung program ketahanan pangan ini, baik dari pihak Polri, TNI, maupun petani setempat. Jika tahun ini lima hektar yang siap panen, tahun depan kami akan tingkatkan menjadi 10 hektar,” ujar Wabup Khafid Moein.

Baca juga: Wabup Merangin Buka Festival Memantai Adat, Lebih dari 60 Kerbau Dipotong Massal

Baca juga: Wabup Merangin Ungkap Inflasi Terkendali, IPH Merangin Turun Jauh dari Minggu Sebelumnya

Wabup Khafid Moein mengucapkan terima kasih kepada warga, yang telah memberikan izin untuk menanami lahannya dengan jagung.

Sementara itu, Kapolres Merangin, AKBP Rony Syahendra menjelaskan bahwa, lahan yang siap panen di Kabupaten Merangin saat ini mencapai sekitar lima hektar, dengan potensi panen lebih banyak lagi dalam waktu dekat.

Mengenai harga jagung yang dipanen, Kapolres Rony Syahendra menambahkan, bahwa harga jual akan mengacu pada ketentuan Bulog, yaitu Rp 5.500 per kilogram.

“Kami akan terus mendukung kelompok-kelompok tani, terutama yang menanam jagung, untuk terus meningkatkan kualitas dan hasil panennya,” tegasnya.

Untuk meningkatkan kualitas dan hasil panen jagung, Kapolres menjelaskan bahwa, pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Merangin melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), aparat desa, dan Babinsa.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan jagung dengan kualitas terbaik serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani.

Hadir dalam acara tersebut, Plt Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Merangin Zainal Abidin, Kadis Nakbun Hendri, Kadis Perindag Merangin Dadang, Kabag Ekonomi Setda Merangin Daryanto, serta sejumlah pejabat lainnya.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Merangin, sekaligus mendukung visi besar pemerintah untuk mencapai swasembada pangan di Indonesia.(*)