JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Keluarga untuk Umrah, Bentuk Apresiasi Masa Kerja 12 Tahun

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — Sebanyak lebih dari 1.200 karyawan JNE bersama keluarga mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah melalui program apresiasi perusahaan.

Para Ksatria dan Srikandi JNE tersebut diberangkatkan secara bertahap dalam 20 kloter mulai 16 September hingga 16 Desember 2026.

Program ini ditujukan sebagai bentuk apresiasi kepada karyawan yang telah mengabdi selama lebih dari 12 tahun. Peserta berasal dari kantor pusat maupun berbagai cabang JNE di Indonesia.

Pelepasan kloter pertama berlangsung di Anara Hotel, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu 16 September 2026.

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, hadir langsung dalam acara tersebut.

Feriadi mengatakan program umrah tersebut merupakan bagian dari tradisi perusahaan dalam memberikan apresiasi terhadap loyalitas karyawan.

“Program ini adalah wujud nyata pengamalan nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh almarhum pendiri JNE, H. Soeprapto Soeparno. Memberikan kesempatan bagi Ksatria dan Srikandi JNE untuk beribadah ke Tanah Suci adalah tradisi apresiasi atas loyalitas tanpa batas yang mereka berikan kepada perusahaan,” ujarnya.

JNE tidak menempatkan program tersebut hanya sebagai bentuk penghargaan atas masa kerja. Perusahaan juga menjadikannya bagian dari pembinaan spiritual bagi karyawan.

Human Capital Development Division Head JNE, Fikri Al Haq Fachryana, mengatakan perjalanan umrah diharapkan dapat memberikan ruang bagi peserta untuk memperkuat pemaknaan terhadap kehidupan, pekerjaan, dan tanggung jawab sosial.

“Program Umrah dan Perjalanan Spiritual ini bukan sekadar reward atau bentuk apresiasi, Umrah sebagai kurikulum terbaik dari Allah adalah instrumen pembinaan internal,” kata Fikri.

Menurut Fikri, peserta diharapkan membawa nilai-nilai yang diperoleh selama perjalanan spiritual tersebut ke lingkungan keluarga, masyarakat, dan tempat kerja.

Nilai tersebut kemudian diharapkan tercermin dalam pelaksanaan pekerjaan, termasuk melalui prinsip kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab dan sikap visioner yang menjadi bagian dari nilai inti JNE.

Program umrah tahun ini melibatkan karyawan dari berbagai wilayah Indonesia. Peserta antara lain berasal dari Bogor, Bandung, Tarakan, Semarang, Balikpapan, Bandar Lampung, Pontianak dan Yogyakarta.

Selama berada di Tanah Suci, peserta mengikuti rangkaian ibadah dengan pendampingan Ustadz Jajang Al-Hajj.

Selain karyawan, sejumlah penerima penghargaan dari program JNE juga memperoleh kesempatan untuk berangkat umrah.

Salah satunya Idris Prasetyawan, pemenang Best of The Best kategori Foto Jurnalis Media dalam JNE Content Competition 2026. Jurnalis asal Makassar tersebut dijadwalkan berangkat pada awal Desember 2026.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada JNE. Bisa berkunjung ke Baitullah adalah impian terbesar saya yang akhirnya diijabah Allah SWT melalui perantara JNE,” kata Idris.

Kesempatan serupa diterima Utomo Priyambodo, pemenang Best of The Best kategori Writing Jurnalis Media asal Depok.

“Kesempatan menunaikan ibadah Umrah dari JNE adalah anugerah luar biasa yang memberikan pengalaman spiritual mendalam,” ujarnya.

Program apresiasi juga menyentuh pelanggan. Golbi Tranado, anggota JNE Loyalty Card (JLC) dengan transaksi tertinggi sekaligus pemenang JLC Race 2025, turut mendapatkan kesempatan umrah.

Bagi sebagian peserta, program tersebut menjadi pengalaman yang berkaitan langsung dengan perjalanan panjang mereka di JNE.

Dasef Kurniawan, kurir JNE Jakarta Inbound Departemen yang telah bekerja lebih dari 12 tahun, menjadi salah satu peserta kloter pertama.

Ia mengaku tidak menyangka masa pengabdiannya selama lebih dari satu dekade berujung pada kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

“Saya merasa ini adalah undangan langsung dari Allah SWT yang hadir melalui JNE. Mengabdi lebih dari 12 tahun di perusahaan ini mengajarkan saya arti loyalitas, dan hari ini saya merasakan balasan terindah yang pernah ada,” tutur Dasef.

Menurutnya, perhatian perusahaan terhadap aspek kesejahteraan spiritual karyawan menjadi pengalaman tersendiri setelah bertahun-tahun bekerja.

Program umrah tersebut dilaksanakan bertepatan dengan momentum ulang tahun JNE ke-36 yang mengusung tema “Melesat Hebat”.

Feriadi berharap perjalanan spiritual tersebut tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi para peserta, tetapi juga membawa semangat baru ketika mereka kembali bekerja.

“Umrah adalah momentum menapaki jejak Rasulullah SAW dalam menyebarkan kebaikan. Kami berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para karyawan membawa energi dan semangat baru untuk terus memberikan pelayanan prima,” kata Feriadi.

Pemberangkatan akan terus berlangsung secara bertahap hingga 16 Desember 2026 dengan total 20 kloter.(*)




JNE Gandeng Muklay, Armada Pengiriman Disulap Jadi Galeri Seni Berjalan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Armada pengiriman biasanya identik dengan aktivitas mengantar paket dari satu alamat ke alamat lainnya.

Namun, menjelang ulang tahun ke-36, JNE menghadirkan pemandangan berbeda dengan menjadikan armadanya sebagai galeri seni berjalan.

Perusahaan ekspedisi tersebut menggandeng visual artist Indonesia, Muchlis Fachri atau Muklay, untuk menghiasi armada JNE dengan karakter visual khasnya yang ekspresif, penuh warna, dan bernuansa pop art.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-36 JNE pada 26 November 2026 sekaligus membawa semangat “Melesat Hebat” ke ruang publik.

Karya Muklay tidak hanya menjadi elemen dekoratif pada kendaraan.

Visual yang ditampilkan membawa cerita tentang dinamika perjalanan pengiriman, aktivitas para kurir, serta hubungan JNE dengan masyarakat yang telah terbangun selama puluhan tahun.

Dengan armada yang setiap hari bergerak melintasi jalanan berbagai kota, karya tersebut secara tidak langsung dapat dinikmati masyarakat dalam perjalanan sehari-hari.

Muklay menilai armada JNE merupakan media yang menarik untuk membawa karya seni lebih dekat kepada masyarakat.

Menurutnya, kendaraan yang terus bergerak dari satu tempat ke tempat lain memberikan kesempatan bagi karya visual untuk bertemu dengan audiens yang lebih luas.

“Senang sekali bisa berkolaborasi dengan JNE yang sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Lewat karakter dan warna-warna cerah khas saya, semoga visual di armada JNE ini bisa membawa senyuman, keceriaan, dan energi positif bagi siapa pun yang melihatnya di jalan,” ujar Muklay.

Karakter visual Muklay yang kuat dengan permainan warna dan pendekatan pop art membuat armada pengiriman JNE tampil berbeda dibandingkan kendaraan operasional pada umumnya.

Konsep tersebut sekaligus menjadikan jalan raya sebagai ruang interaksi antara karya seni dan masyarakat.

SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, mengatakan kolaborasi dengan Muklay merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap kreativitas dan karya seni anak bangsa.

Menurutnya, perjalanan JNE selama 36 tahun tidak hanya berkaitan dengan aktivitas pengiriman barang.

“Perjalanan 36 tahun bukan hanya tentang mengantarkan paket dari satu tempat ke tempat lainnya, tetapi juga tentang terus menghadirkan semangat positif, membangun konektivitas, dan menghubungkan kebahagiaan di tengah masyarakat Indonesia,” kata Eri.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dan relevan bagi masyarakat.

Visual yang hadir di armada JNE menjadi salah satu cara perusahaan menerjemahkan semangat inovasi sekaligus memperkuat kedekatan dengan pelanggan.

HUT ke-36 JNE mengusung tema “Melesat Hebat”.

Tema tersebut menggambarkan ambisi perusahaan untuk terus berkembang secara dinamis dan adaptif di tengah perubahan kebutuhan masyarakat serta perkembangan teknologi.

JNE menyatakan semangat tersebut akan diarahkan pada penguatan inovasi, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan kualitas layanan.

Di sisi lain, kolaborasi dengan Muklay menunjukkan bagaimana perayaan ulang tahun perusahaan tidak hanya dikemas melalui kegiatan internal, tetapi juga diterjemahkan dalam bentuk karya kreatif yang dapat ditemui masyarakat secara langsung.

Armada yang setiap hari menjalankan aktivitas pengiriman kini sekaligus membawa pesan tentang kreativitas, energi positif dan konektivitas.

Memasuki usia 36 tahun, JNE berharap semangat “Melesat Hebat” tidak hanya berdampak terhadap perkembangan bisnis dan layanan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi lebih luas bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia.(*)