35 Orang Berebut 3 Kursi Dewan Pengawas Tirta Mayang Jambi, Ini Tahapan Seleksinya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Sebanyak 35 orang mengikuti seleksi calon Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi untuk masa jabatan 2027–2031.

Dari puluhan pelamar tersebut, hanya tiga orang yang akan mengisi posisi Dewan Pengawas setelah seluruh tahapan seleksi selesai.

Panitia seleksi (pansel) kini memeriksa kelengkapan dan kesesuaian dokumen administrasi para pelamar.

Komposisi pendaftar terdiri atas lima pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dan 30 pelamar dari kalangan umum.

Jumlah tersebut menjadi gambaran awal minat terhadap posisi pengawasan di perusahaan daerah penyedia layanan air minum tersebut.

Namun, jumlah pendaftar belum menunjukkan siapa yang memenuhi persyaratan ataupun memiliki kompetensi terbaik untuk menjalankan fungsi pengawasan.

“Saat ini kami sedang memverifikasi berkas pendaftar. Ada 35 orang,” kata Kabag Perekonomian Setda Kota Jambi, Hendra Saputra.

Berdasarkan Pengumuman Nomor 900.1.13/001/PANSEL-DEWAS/2026, Pemkot Jambi membuka pendaftaran calon Dewan Pengawas Tirta Mayang pada 19–26 Oktober 2026.

Seleksi tersebut terbuka bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan panitia.

Tahap administrasi menentukan apakah setiap pelamar memenuhi ketentuan dasar untuk melanjutkan proses seleksi.

Panitia memeriksa dokumen pendidikan, riwayat hidup, pengalaman kerja, surat permohonan, serta dokumen pendukung lain sesuai pengumuman resmi.

Persyaratan calon mencakup integritas, pengalaman, kemampuan kepemimpinan, dan dedikasi untuk mendukung kemajuan perusahaan.

Pelamar juga harus memahami penyelenggaraan pemerintahan daerah dan manajemen perusahaan.

Dari sisi pendidikan dan usia, peserta wajib memiliki ijazah minimal sarjana (S-1) serta berusia paling tinggi 60 tahun saat pertama kali mendaftar.

Panitia juga mensyaratkan kondisi jasmani dan rohani yang sehat, tidak sedang menjalani sanksi pidana, tidak pernah dinyatakan pailit, serta tidak menjadi pengurus partai politik.

Panitia menjadwalkan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 3 November 2026 melalui media massa serta laman resmi Pemkot Jambi dan Perumda Tirta Mayang.

Pelamar yang lolos akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) pada 5–9 November 2026.

Tahapan ini mencakup tes psikologi, ujian tertulis keahlian atau penulisan makalah strategi pengawasan, serta presentasi dan diskusi.

Panitia menjadwalkan pengumuman hasil UKK pada 12 November 2026. Setelah itu, paling banyak lima peserta akan mengikuti wawancara dengan Kuasa Pemilik Modal pada 16 November 2026.

Rangkaian tersebut akan berujung pada penetapan tiga orang Dewan Pengawas terpilih.

Panitia menjadwalkan pengumuman hasil akhir pada 18 November 2026 melalui situs resmi Pemkot Jambi atau Perumda Tirta Mayang.

Dewan Pengawas memiliki peran dalam mengawasi pengelolaan perusahaan daerah.

Karena itu, proses seleksi tidak hanya perlu memastikan kelengkapan persyaratan administratif, tetapi juga menilai kompetensi, integritas, dan kemampuan calon dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Dalam konteks Perumda Air Minum Tirta Mayang, kualitas pengawasan relevan dengan tata kelola perusahaan dan penyelenggaraan layanan air minum bagi masyarakat Kota Jambi.

Meski demikian, penilaian terhadap kemampuan masing-masing kandidat baru dapat dilakukan berdasarkan hasil seleksi dan informasi terverifikasi.

Transparansi mengenai tahapan, kriteria penilaian, serta hasil setiap tahap juga penting agar masyarakat dapat mengikuti proses pemilihan Dewan Pengawas secara jelas.

Panitia menyatakan bahwa seleksi mengikuti persyaratan dan tahapan yang telah ditetapkan.

Masyarakat dapat memantau pengumuman berikutnya melalui kanal resmi Pemkot Jambi dan Perumda Tirta Mayang.(*)




Perkuat Layanan Air Bersih, Tirta Mayang Jajaki Investasi di Sumatra Investment Day 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi mempromosikan proyek strategis pengembangan sistem penyediaan air minum pada Sumatra Investment Day (SID) 2026 yang digelar di Adimulia Hotel, Medan, Kamis 23 Juli 2026.

Dalam forum investasi tersebut, Tirta Mayang tampil sebagai salah satu Project Owner yang mewakili Provinsi Jambi untuk menawarkan peluang investasi kepada calon investor dari dalam maupun luar negeri.

Keikutsertaan Perumda Air Minum Tirta Mayang dalam forum investasi regional itu menjadi bagian dari upaya perusahaan mempercepat pembangunan infrastruktur air bersih sekaligus memperluas kerja sama investasi guna meningkatkan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Jambi.

Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Mayang, Eri Suganda, hadir mewakili perusahaan dalam rangkaian kegiatan yang mempertemukan pemerintah daerah, investor, pelaku usaha, serta mitra strategis dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam forum tersebut, Tirta Mayang memperkenalkan proyek pengembangan layanan air minum yang membutuhkan dukungan investasi.

Proyek itu diharapkan mampu memperluas cakupan pelayanan air bersih, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperkuat infrastruktur penyediaan air minum di Kota Jambi.

Eri Suganda mengatakan, Sumatra Investment Day 2026 menjadi momentum penting bagi Perumda Air Minum Tirta Mayang untuk memperkenalkan potensi investasi sekaligus membangun komunikasi dengan para investor.

“Forum ini menjadi momentum bagi kami untuk memperkenalkan potensi investasi yang dimiliki Tirta Mayang sekaligus membangun komunikasi dengan calon investor,” kata dia.

“Harapannya, kerja sama yang terjalin nantinya dapat memperkuat pengembangan infrastruktur air minum dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap layanan air bersih terus meningkat seiring pertumbuhan Kota Jambi. Karena itu, dukungan investasi dinilai penting untuk mempercepat pembangunan sistem penyediaan air minum yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

Pada ajang tersebut, Perumda Air Minum Tirta Mayang turut mempromosikan proyek investasi bersama Bank 9 Jambi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jambi, serta PT WSI, yang sama-sama membawa proyek unggulan dari Provinsi Jambi.

Sumatra Investment Day 2026 merupakan puncak rangkaian Road to Sumatra Investment Day yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara selaku Koordinator Wilayah Bank Indonesia di Sumatra bekerja sama dengan BKPM, Kementerian Pariwisata, dan DPMPTSP dari seluruh provinsi di Pulau Sumatra.

Forum tersebut menjadi ajang promosi berbagai proyek investasi unggulan dari 10 provinsi di Sumatra dengan fokus pada sektor industri hilir dan pariwisata.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, investor, dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bagi Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi, keikutsertaan sebagai Project Owner merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan investasi di Provinsi Jambi, khususnya pada sektor penyediaan air minum.

Melalui promosi proyek pada Sumatra Investment Day 2026, Tirta Mayang berharap dapat menarik minat investor untuk mendukung pembangunan infrastruktur air bersih di Kota Jambi.

Investasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan air minum, memperluas cakupan pelanggan, serta mendukung pembangunan Kota Jambi yang berkelanjutan.(*)




Ketua DPRD Jambi Soroti Pelayanan Air Tirta Mayang, Direksi Baru Diminta Segera Berbenah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyoroti kinerja pelayanan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Mayang yang dinilai masih sering menuai keluhan masyarakat.

Menurut Faried, banyak pelanggan yang mengeluhkan distribusi hingga kualitas air yang belum stabil.

Karena itu, ia berharap jajaran direksi baru perusahaan daerah tersebut segera melakukan pembenahan setelah resmi menjabat.

Faried mengatakan hingga saat ini pihak DPRD belum menerima informasi resmi terkait penetapan direksi baru Perumda Air Minum Tirta Mayang.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa manajemen baru nantinya harus menjadikan peningkatan pelayanan publik sebagai prioritas utama.

“Secara resmi kami memang belum menerima informasi terkait penetapan direksi baru. Namun kami berharap jajaran direksi yang nantinya menjabat dapat segera memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Faried mengungkapkan, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya menerima berbagai keluhan dari masyarakat terkait pelayanan air bersih yang dikelola oleh Perumda Air Minum Tirta Mayang.

Keluhan tersebut berkaitan dengan distribusi air yang tidak lancar hingga kualitas air yang dinilai belum optimal.

“Seperti yang kita tahu, pelayanan PDAM belakangan ini cenderung menurun. Banyak laporan dari pelanggan terkait distribusi air dan kualitas layanan. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi direksi yang baru,” tegasnya.

Ia menilai direksi baru harus mampu menjawab tantangan tersebut melalui perbaikan manajemen internal, peningkatan sistem distribusi, serta pelayanan yang lebih responsif kepada masyarakat.

Selain peningkatan layanan, Faried juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara manajemen perusahaan daerah dengan DPRD Kota Jambi.

Menurutnya, koordinasi yang solid antara legislatif dan manajemen perusahaan akan membantu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pelayanan air bersih di Kota Jambi.

“Komunikasi yang baik dengan DPRD juga penting. Tujuannya agar pelayanan air bersih kepada masyarakat bisa semakin baik,” katanya.

Sebelumnya, panitia seleksi telah mengumumkan hasil akhir seleksi terbuka direksi Perumda Air Minum Tirta Mayang untuk masa jabatan 2026–2031.

Pengumuman tersebut tertuang dalam surat Nomor PD.01/019/Pansel-2026 tertanggal 25 Februari 2026.

Ketua panitia seleksi, A. Ridwan, menjelaskan bahwa seluruh proses seleksi telah dilaksanakan sesuai ketentuan dari Kementerian Dalam Negeri terkait pengelolaan dan kepegawaian BUMD air minum.

Tahapan seleksi yang dilalui para kandidat meliputi seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan, penulisan makalah, hingga wawancara akhir bersama Wali Kota Jambi selaku Kuasa Pemilik Modal.

Adapun tiga nama yang ditetapkan sebagai direksi Perumda Air Minum Tirta Mayang periode 2026–2031 yaitu:

  • Arianto, ST sebagai Direktur Utama

  • Eri Suganda, ST sebagai Direktur Teknik

  • Andri Susanto, S.Kom sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan

Sebelumnya terdapat lima kandidat yang lolos tahap presentasi dan wawancara, yakni Arianto, Eri Suganda, Andri Susanto, Dodi Darsono, dan Ikhsanul Poetra.

Dengan terpilihnya jajaran direksi baru tersebut, diharapkan Perumda Air Minum Tirta Mayang dapat meningkatkan kualitas layanan air bersih sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan secara transparan dan akuntabel.(*)




Ketua Komisi II DPRD: Kualitas Direksi Tirta Mayang Dipertanyakan Jika Tanpa Kriteria Teknis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Djokas Siburian, menyoroti proses seleksi calon Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mayang periode 2026–2031.

Ia menilai, pengumuman seleksi yang dirilis Pemerintah Kota Jambi melalui panitia seleksi belum memuat persyaratan khusus bagi calon peserta.

Melainkan hanya mencantumkan persyaratan umum sebagaimana diatur dalam ketentuan dasar.

Menurut Djokas, hal ini berpotensi memengaruhi kualitas calon direksi yang akan memimpin salah satu BUMD strategis di Kota Jambi tersebut.

“Kita menyayangkan jika tidak ada persyaratan khusus yang bisa menjadi pembeda. Ini menyangkut kompetensi dan kualitas calon direksi ke depan,” ujar Djokas, Rabu (12/11).

Politisi yang membidangi urusan ekonomi dan keuangan daerah itu menilai, seharusnya panitia seleksi menetapkan kriteria tambahan yang lebih spesifik dan relevan dengan bidang pengelolaan air minum.

Seperti pengalaman manajerial di sektor air bersih, kemampuan teknis operasional, hingga pemahaman tentang pelayanan publik berbasis BUMD.

“Direksi Tirta Mayang harus punya kapasitas yang jelas. Tidak cukup hanya berpengalaman lima tahun di bidang tata kelola perusahaan secara umum,” tegasnya.

Berdasarkan pengumuman resmi berjudul “Seleksi Calon Direksi Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi Periode Tahun 2026–2031”, panitia seleksi menetapkan sejumlah persyaratan umum.

Calon peserta wajib memiliki ijazah minimal S-1, pengalaman kerja minimal lima tahun di bidang tata kelola perusahaan, serta berusia antara 35 hingga 55 tahun pada saat mendaftar.

Selain itu, peserta juga diwajibkan sehat jasmani dan rohani, tidak pernah dihukum karena tindak pidana yang merugikan keuangan negara, serta tidak menjadi pengurus partai politik.

Namun, dalam dokumen tersebut tidak ditemukan kriteria khusus yang mengarah pada keahlian teknis di bidang air minum, manajemen utilitas publik, atau rekam jejak kinerja di BUMD sejenis.

Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung mulai 10–18 November 2025, dengan hasilnya diumumkan pada 21 November 2025 melalui situs resmi Pemerintah Kota Jambi.

Peserta yang lolos tahap administrasi akan mengikuti uji psikologi, ujian tertulis keahlian, penyusunan dan presentasi rencana bisnis, serta wawancara dengan panitia seleksi pada 25–28 November 2025.

Hasil akhir seleksi akan diumumkan 2 Desember 2025, sebelum para calon mengikuti wawancara tahap akhir dengan Wali Kota Jambi.

Dalam pengumuman tersebut juga ditegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan, bebas KKN, dan tidak dipungut biaya.

Djokas menegaskan, DPRD Kota Jambi melalui Komisi II akan memantau jalannya seleksi untuk memastikan proses berlangsung profesional dan menghasilkan figur yang kompeten.

“Perumda Tirta Mayang adalah aset penting bagi masyarakat. Kita ingin direksi terpilih nanti benar-benar punya visi pelayanan publik, bukan sekadar memenuhi syarat administratif,” tandasnya.(*)