Stok LPG 3 Kg di Jambi Aman Jelang Ramadan, Pertamina Tambah Pasokan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang bulan suci Ramadan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG 3 Kg bersubsidi di Provinsi Jambi.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Pertamina menambah pasokan LPG 3 Kg melalui penyaluran fakultatif atau extra dropping, dengan total lebih dari 100 ribu tabung didistribusikan ke pangkalan resmi di seluruh Jambi.

Tujuannya, menjaga stok di pangkalan serta stabilitas harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami memastikan penyaluran LPG 3 Kg di Jambi berjalan lancar dan stok aman menjelang Ramadan. Penambahan pasokan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan sekaligus menjaga harga di lapangan,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi.

Selain penambahan pasokan, Pertamina juga menggelar operasi pasar sejak akhir Januari hingga pertengahan Februari 2026 di beberapa kabupaten, termasuk Merangin, Bungo, Tebo, dan Sarolangun. Operasi ini bertujuan memperkuat ketersediaan LPG dan memastikan harga tetap terkendali.

Pertamina bekerja sama dengan pemerintah daerah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pangkalan LPG untuk memastikan penyaluran sesuai ketentuan.

Pangkalan yang melanggar, misalnya menjual di atas HET atau menyalurkan tidak sesuai peruntukan, akan diberikan sanksi sesuai peraturan.

Rusminto juga mengimbau masyarakat membeli LPG 3 Kg hanya di pangkalan resmi agar mendapatkan produk berkualitas dan harga sesuai HET.

Masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Dengan langkah-langkah ini, Pertamina memastikan stok LPG 3 Kg di Jambi tetap aman, distribusi lancar, dan harga tetap stabil selama periode Ramadan.(*)




Update Harga Pertamax dan Dex Series per 1 Januari 2026! Lebih Murah

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pertamina Patra Niaga selaku Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga berkala Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

Penyesuaian ini berlaku mulai 1 Januari 2026 untuk produk Pertamax Series dan Dex Series.

Khusus di tiga wilayah terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, harga Pertamax Series tidak mengalami perubahan sejak November 2025.

Kondisi tersebut membuat harga BBM di wilayah tersebut masih lebih rendah dibandingkan provinsi lain dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang sama.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan dengan mengacu pada formula yang ditetapkan pemerintah.

Selain itu, Pertamina juga mempertimbangkan tren harga minyak mentah dunia yang dipublikasikan melalui Argus atau Mean of Platts Singapore (MOPS), serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Penyesuaian harga BBM ini dilakukan secara berkala, dengan tetap menjaga agar harga Pertamax Series dan Dex Series tetap kompetitif bagi masyarakat,” ujar Roberth.

Daftar Harga BBM Non-Subsidi Berlaku Nasional (PBBKB 5%)

Mulai 1 Januari 2026:

  • Pertamax: Rp12.350 per liter

  • Pertamax Green 95: Rp13.150 per liter

  • Pertamax Turbo: Rp13.400 per liter

  • Dexlite: Rp13.500 per liter

  • Pertamina Dex: Rp13.600 per liter

Harga dapat berbeda di setiap daerah sesuai dengan besaran PBBKB masing-masing provinsi.

Harga BBM di Aceh dan Sumatera Utara (PBBKB 7,5%)

  • Pertamax: Rp12.500 per liter

  • Pertamax Turbo: Rp13.400 per liter

  • Dexlite: Rp13.800 per liter

  • Pertamina Dex: Rp13.900 per liter

Harga BBM di Sumatera Barat (PBBKB 10%)

  • Pertamax: Rp12.800 per liter

  • Pertamax Turbo: Rp13.700 per liter

  • Dexlite: Rp14.100 per liter

  • Pertamina Dex: Rp14.200 per liter

Selain menghadirkan harga yang kompetitif, Pertamina Patra Niaga juga memberikan berbagai promo menarik melalui aplikasi MyPertamina.

Konsumen yang melakukan pembelian BBM non-subsidi menggunakan MyPertamina berkesempatan memperoleh beragam keuntungan tambahan.

“Di awal tahun 2026, kami menghadirkan promo hemat hingga Rp20.000 yang berlaku sampai 4 Januari 2026, dengan minimal transaksi Rp30.000 untuk produk Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex,” jelas Roberth.

Promo lainnya sepanjang Januari 2026 juga masih berlangsung, seperti program I Like Monday dengan potongan Rp300 per liter setiap hari Senin untuk Pertamax dan Pertamax Turbo.

Selain itu, ada juga promo Thank God It’s Fuel Day (TGIF) setiap hari Jumat dengan diskon Rp300 per liter untuk Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex.

Tak hanya itu, pelanggan juga dapat menikmati double loyalty points setiap hari Sabtu, bonus cashback dari kartu kredit atau dompet digital yang terhubung di MyPertamina, serta e-voucher spesial untuk transaksi BBM setiap hari Minggu pada jam tertentu.

“Kami berkomitmen memberikan nilai tambah dan pengalaman terbaik bagi pelanggan setia Pertamina. Informasi lengkap promo dan program dapat diakses langsung melalui aplikasi MyPertamina,” tutup Roberth.

Informasi terbaru mengenai harga BBM, lokasi SPBU, serta promo Pertamina dapat diakses melalui situs resmi Pertamina Patra Niaga, aplikasi MyPertamina, atau dengan menghubungi Pertamina Contact Center 135.(*)




Dampak Nyata Program TJSL, UMKM Binaan Pertamina Juara UP2K PKK Kota Jambi 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kiprah pemberdayaan perempuan kembali mencatatkan prestasi membanggakan.

UMKM Cahaya Abadi Sejahtera, kelompok usaha ibu rumah tangga binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, berhasil meraih Juara 1 Kategori Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) mewakili Kelurahan Bakung Jaya pada ajang Pelaksana Terbaik Implementasi 10 Program Pokok PKK Kota Jambi Tahun 2025.

UMKM yang bergerak di bidang olahan ikan gabus ini merupakan binaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha.

Kelompok ini dinilai unggul berdasarkan capaian kinerja, inovasi produk, serta konsistensi dalam memberdayakan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Ajang Pelaksana Terbaik Implementasi 10 Program Pokok PKK merupakan agenda tahunan Tim Penggerak PKK yang bertujuan memberikan apresiasi kepada kelompok PKK dan UP2K yang berhasil menjalankan program pemberdayaan secara efektif.

Penilaian meliputi aspek kelembagaan, partisipasi anggota, kualitas dan keamanan produk, keberlanjutan usaha, hingga dampak ekonomi yang dihasilkan.

Melalui pendampingan berkelanjutan, UMKM Cahaya Abadi Sejahtera telah mengantongi izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) serta sertifikasi halal sebagai bentuk komitmen terhadap standar mutu dan keamanan produk.

Salah satu produk unggulannya, kerupuk atom, juga terpilih untuk dipasarkan di Gerai UMKM Kantor Wali Kota Jambi, mewakili Kecamatan Paal Merah.

Pengelola UMKM Cahaya Abadi Sejahtera, Ria Sita, yang bergabung sejak 2023, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, pendampingan dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel sangat membantu kami meningkatkan kualitas produk, melengkapi perizinan, serta memperluas pemasaran hingga berhasil meraih Juara 1 UP2K mewakili Kelurahan Bakung Jaya,” ujarnya.

Saat ini, UMKM Cahaya Abadi Sejahtera telah menghasilkan sembilan varian produk olahan ikan gabus, di antaranya kerupuk, brownies, cookies, nugget, abon, hingga produk albumin.

Produk-produk tersebut dipasarkan dengan harga berkisar Rp15 ribu hingga Rp60 ribu, dengan omzet mencapai Rp87 juta.

Lurah Kelurahan Bakung Jaya, Purwanoto, menilai keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan dunia usaha.

“Capaian ini membuktikan ibu rumah tangga mampu menghasilkan produk berdaya saing jika mendapatkan pendampingan yang tepat. Kami mengapresiasi peran Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dalam memperkuat ekonomi keluarga secara berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa prestasi tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang inklusif.

“Penghargaan ini menegaskan bahwa program TJSL Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berfokus pada pendampingan jangka panjang guna menumbuhkan kemandirian masyarakat. Penguatan UMKM pangan lokal berbasis ikan gabus merupakan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance, khususnya aspek sosial,” jelas Rusminto.

Melalui capaian ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel turut berkontribusi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 Tanpa Kemiskinan, Tujuan 5 Kesetaraan Gender, dan Tujuan 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.(*)




Kesepakatan Shell–Pertamina Akhiri Krisis BBM di Jaringan SPBU Shell

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.IDShell Indonesia akhirnya mencapai kesepakatan dengan Pertamina Patra Niaga untuk pembelian 100.000 barel base fuel sebagai upaya memulihkan pasokan BBM di jaringan SPBU Shell.

Kerja sama ini menandai berakhirnya negosiasi panjang setelah Shell mengalami kekosongan stok akibat kuota impor yang habis.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa pengiriman BBM dari Pertamina dijadwalkan pada 24–25 November 2025 ke titik serah yang telah disepakati oleh kedua perusahaan.

Pemerintah mendorong percepatan kerja sama ini karena SPBU swasta juga memegang peran penting dalam menjaga stabilitas energi nasional.

President & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menyampaikan bahwa pembelian ini merupakan langkah komersial untuk memastikan layanan kepada pelanggan tidak terganggu.

Menurutnya, negosiasi dengan Pertamina telah memasuki tahap akhir sejak pekan lalu sebelum akhirnya kedua pihak mencapai titik temu.

“Kami memasuki tahap finalisasi komersial untuk memastikan suplai BBM dapat segera dipulihkan di seluruh jaringan SPBU Shell,” ujar Ingrid.

Ia menegaskan bahwa, Shell tetap berkomitmen menjaga kualitas dan kontinuitas layanan, termasuk saat pasokan global mengalami dinamika.

Kelangkaan BBM Shell sebelumnya terjadi setelah kuota impor menipis, membuat beberapa jenis bahan bakar seperti Shell Super dan V-Power tidak tersedia sementara.

Kondisi ini mendorong pemerintah meminta SPBU swasta mengajukan pasokan tambahan melalui Pertamina demi menjamin ketersediaan energi masyarakat.

Setelah pengiriman dilakukan, distribusi BBM ke SPBU Shell diperkirakan normal kembali secara bertahap.

Pemerintah menilai langkah ini akan membantu menstabilkan pasokan hingga akhir 2025, sambil menunggu penetapan kuota impor berikutnya.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, Shell menjadi salah satu SPBU swasta pertama yang memanfaatkan opsi suplai tambahan dari Pertamina untuk mengatasi kekosongan stok.

Pemerintah berharap kolaborasi semacam ini dapat memperkuat keandalan pasokan energi nasional menjelang akhir tahun.(*)




SPBU Resmi Pertamina Diinspeksi Publik, Ini Cara Cek Takaran BBM

jugha PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus memperkuat transparansi layanan energi melalui program Edukasi Pantau SPBU.

Yakni, sebuah inisiatif yang memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat.

Meliputi prosedur standar mutu dan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh SPBU resmi Pertamina.

Melalui program ini, peserta diperkenalkan pada berbagai proses penting dalam pengelolaan BBM.

Mulai dari penerimaan BBM di SPBU, pengecekan kualitas dengan alat hydrometer, hingga pengujian akurasi pengisian melalui dispenser.

“Kami ingin konsumen mengetahui bahwa setiap tetes BBM yang mereka beli di SPBU resmi Pertamina telah melewati proses pengawasan ketat,” ungkap Rusminto Wahyudi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Program ini menjadi bentuk komitmen Pertamina dalam menghadirkan pelayanan energi yang andal, berkualitas, dan transparan.

Program Pantau SPBU sudah tiga kali digelar di Palembang:

  • 15 Mei 2025, di SPBU COCO Kenten (21.301.01): Melibatkan pelanggan MyPertamina dalam simulasi pengecekan dispenser dan kualitas BBM.

  • 24 Juli 2025, di SPBU DODO Punti Kayu (24.301.111): Peserta diperkenalkan pada pengecekan segel mobil tangki dan sampling BBM.

  • 16 September 2025, di SPBU COCO Plaju (21.302.04): Diikuti pelajar SMK Negeri 2 Palembang yang mempelajari pengawasan mutu BBM sejak dini.

Melalui sesi interaktif dan edukasi lapangan, peserta juga dapat melihat langsung prosedur operasional SPBU sesuai standar Pertamina.

Antusiasme peserta menjadi semangat bagi Pertamina untuk memperluas kegiatan edukasi serupa di berbagai wilayah lain di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Pertamina juga telah menyediakan materi edukatif melalui kanal resmi dan aplikasi MyPertamina untuk meningkatkan kesadaran konsumen.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa Pertamina berkomitmen menjaga kualitas dan takaran BBM, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan SPBU resmi,” tutup Rusminto.(*)