Pesan Wawako Diza untuk CJH Kota Jambi Jelang Haji 2026, Jaga Kesehatan dan Patuhi Regulasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, memberikan sejumlah pesan penting kepada Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kota Jambi yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan manasik haji di Asrama Haji Jambi, Kamis (5/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Diza menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik serta memahami seluruh aturan yang berlaku selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Menurutnya, kesiapan kesehatan dan pemahaman regulasi menjadi kunci kelancaran ibadah.

“Saya mengingatkan agar seluruh calon jamaah menjaga kesehatan dan benar-benar mematuhi ketentuan yang berlaku di Arab Saudi. Jangan sampai ibadah yang sudah dinantikan lama terganggu karena kurang persiapan,” ujarnya.

Ia juga meminta para jamaah memanfaatkan bimbingan manasik secara maksimal, agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik dan sesuai tuntunan.

Pemahaman yang matang, kata Diza, akan membantu jamaah fokus beribadah dan menghindari kendala administratif maupun teknis di lapangan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Jambi, Muhammad Kholis, menyebutkan kuota haji Kota Jambi tahun 2026 mencapai 830 orang.

Jumlah tersebut tercatat sebagai yang terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan haji di Kota Jambi.

“Selama saya menjabat, tahun ini menjadi kuota tertinggi jamaah haji Kota Jambi,” kata Kholis.

Ia menjelaskan, calon jamaah berasal dari 11 kecamatan, dengan Kecamatan Kota Baru sebagai penyumbang terbanyak sebanyak 213 orang, disusul Jambi Selatan 151 orang dan Telanaipura 131 orang.

Kecamatan lainnya meliputi Alam Barajo, Jelutung, Jambi Timur, Paal Merah, Danau Sipin, Danau Teluk, Pasar Jambi, dan Pelayangan.

Dengan total tersebut, Kota Jambi menjadi salah satu daerah penyumbang jamaah haji terbanyak di Provinsi Jambi.

Secara keseluruhan, kuota haji Provinsi Jambi pada musim haji 2026 mencapai 3.276 jamaah, belum termasuk petugas haji.

Dari sisi pemberangkatan, jamaah haji Kota Jambi akan diberangkatkan melalui tiga kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 13 yang diisi penuh, serta Kloter 20 dan Kloter 22 untuk jamaah sisanya.

Komposisi jamaah menunjukkan jumlah perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki.

Jamaah perempuan tercatat sebanyak 384 orang, sedangkan jamaah laki-laki berjumlah 346 orang.

Rentang usia jamaah pun cukup beragam, mulai dari usia termuda 18 tahun hingga jamaah tertua berusia 101 tahun.

Kholis menambahkan, hingga kini tidak ada jamaah yang mengundurkan diri. Proses administrasi paspor telah rampung dan saat ini tinggal menunggu tahapan penerbitan visa.(*)




Kemenag Ingatkan Calon Haji Kota Jambi, Jaga Kesehatan Jelang Keberangkatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 706 calon jamaah haji asal Kota Jambi memulai pelaksanaan manasik haji sebagai persiapan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Kegiatan pembekalan ini merupakan tahapan awal dari rangkaian manasik yang difasilitasi Kementerian Agama.

Manasik haji tingkat kota ini digelar selama dua hari sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya di tingkat kecamatan.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi, Mahbub Daryanto, saat membuka kegiatan di Jambi, Rabu (9/4/2025).

“Setelah ini akan ada delapan kali manasik lanjutan di kecamatan, dan terakhir saat calon jamaah memasuki asrama,” jelas Mahbub.

Mahbub juga mengingatkan bahwa ibadah haji adalah ibadah yang memerlukan kesiapan fisik. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh calon jamaah haji untuk menjaga kondisi tubuh sejak dini.

“Pola hidup sehat harus mulai dijaga, terutama bagi jamaah yang memiliki penyakit bawaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Jambi, Abd Rahman, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan manasik ini diselenggarakan secara gratis dan wajib diikuti oleh seluruh calon jamaah.

“Manasik ini sangat penting agar jamaah memahami seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Harapannya, semua calon jamaah dapat berangkat dalam kondisi sehat dan siap,” ujar Rahman.

Dari total 706 orang calon jamaah, terdiri dari 300 pria dan 406 wanita. Jamaah tertua tercatat berusia 93 tahun, sementara yang termuda berusia 18 tahun. Para calon haji ini berasal dari berbagai kategori, yakni:

  • 605 orang dari kuota urut porsi, penggabungan mahram, dan pendamping lansia

  • 15 orang mutasi

  • 86 orang cadangan

Rahman menyebutkan jumlah akhir calon jamaah bisa saja mengalami perubahan hingga batas akhir pelunasan pada 17 April 2025 mendatang.

Berdasarkan data Kemenag, jamaah haji asal Kota Jambi paling banyak berasal dari Kecamatan Kota Baru dengan jumlah 233 orang. Disusul oleh:

  • Kecamatan Jambi Selatan: 143 orang

  • Paal Merah: 143 orang

  • Telanaipura: 143 orang

  • Jelutung: 94 orang

  • Jambi Timur: 68 orang

  • Danau Teluk: 11 orang

  • Pelayangan: 10 orang

  • Pasar Jambi: 6 orang

Kemenag berharap seluruh calon jamaah memanfaatkan momen manasik haji ini untuk belajar dan memahami tata cara ibadah haji secara menyeluruh agar dapat menjalankannya dengan lancar di Tanah Suci.(*)