Menuju Bandung, PWI Kota Jambi Bawa Agenda Konsolidasi dan Penyusunan Program Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi membawa agenda konsolidasi organisasi ke Kota Bandung melalui pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar selama beberapa hari pada awal Oktober 2026.

Rombongan pengurus PWI Kota Jambi berangkat menuju Bandung pada Kamis 1 Oktober 2026.

Rakerda dijadwalkan berlangsung hingga 4 Oktober 2026 dan dipimpin langsung Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda organisasi setelah terbentuknya kepengurusan PWI Kota Jambi periode 2026-2029.

Salah satu fokusnya adalah menyusun sekaligus memperkuat program kerja organisasi untuk periode kepengurusan baru.

Sebelum bertolak, rombongan PWI Kota Jambi dilepas Kapolresta Jambi, Kombes Pol Ananto Herlambang yang didampingi Kapolsek Kota Baru, AKP Riko Saputra di Mapolsek Kota Baru.

Kapolresta Soroti Kemitraan Pers dan Polri

Dalam kesempatan tersebut, Ananto menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Rakerda sekaligus berpesan agar seluruh rombongan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Saya atas nama Polresta Jambi dan juga mitra kerja PWI Kota Jambi mengucapkan selamat jalan, semoga selamat sampai tujuan dan sukses acara Rakerda PWI Kota Jambi,” ujar Ananto.

Selain pesan keselamatan, Kapolresta Jambi menyoroti pentingnya hubungan antara insan pers dan kepolisian dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif dan berimbang.

Di sisi lain, Polri juga membutuhkan media sebagai mitra untuk menyampaikan informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sinergi antara pers dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan kemitraan strategis untuk menjaga stabilitas nasional, mendukung keterbukaan informasi, dan memperkuat demokrasi,” katanya.

Ia berharap komunikasi antara PWI Kota Jambi dan Polresta Jambi dapat terus terjaga dan semakin erat, terutama dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat dengan tetap mengacu pada kaidah serta kode etik jurnalistik.

PWI Bawa Agenda Organisasi ke Bandung

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah menyampaikan apresiasi atas dukungan dan hubungan kemitraan yang selama ini terjalin dengan Polresta Jambi.

“Kami dari PWI berterima kasih karena sudah dilepas keberangkatan kami ke Kota Bandung untuk melaksanakan kegiatan Rakerda,” ujar Irwansyah.

Ia menjelaskan, Rakerda menjadi bagian dari program organisasi untuk meningkatkan kinerja sekaligus menyusun arah program PWI Kota Jambi setelah terbentuknya kepengurusan periode 2026-2029.

“Rakerda ini merupakan bagian dari program kerja kami untuk meningkatkan kinerja organisasi, menyusun program kerja PWI Kota Jambi pascapemilihan ketua dan pengurus yang baru periode 2026-2029,” katanya.

Selain penyusunan program, forum tersebut juga diharapkan menjadi ruang konsolidasi internal bagi jajaran PWI Kota Jambi.

Irwansyah mengatakan Rakerda diharapkan dapat memperkuat hubungan antaranggota, mengevaluasi pelaksanaan organisasi serta menjadi momentum untuk memperkuat program kerja ke depan.

12 Pengurus Berangkat Lewat Jalur Darat

Rombongan PWI Kota Jambi menuju Bandung menggunakan jalur darat.

Sebanyak 12 pengurus mengikuti perjalanan tersebut. Mereka terdiri dari Wakil Ketua I, sekretaris, wakil sekretaris, bendahara, Ketua SIWO, serta sejumlah wakil ketua bidang PWI Kota Jambi.

Melalui Rakerda tersebut, PWI Kota Jambi diharapkan dapat merumuskan program organisasi yang lebih terarah sekaligus memperkuat konsolidasi internal pada periode kepengurusan 2026-2029.

Agenda tersebut juga menjadi ruang bagi pengurus untuk menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan dunia jurnalistik di Kota Jambi.(*)




Peringatan HPN 2026, Wali Kota Jambi Dorong Pers Profesional dan Berimbang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dr Maulana, menegaskan pentingnya peran insan pers dalam menjaga kualitas informasi publik, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.

Hal tersebut disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap 9 Februari.

Menurut Maulana, pers memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar kontrol sosial dan sarana edukasi masyarakat.

Di era digital saat ini, tantangan media semakin besar, terutama dalam menghadapi maraknya penyebaran informasi yang tidak akurat dan hoaks.

“Pers memiliki peran penting untuk menyajikan informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan,” ujar Maulana, Senin (9/2/2026).

Ia menilai, keberadaan media yang kredibel menjadi kunci dalam menciptakan ruang publik yang sehat.

Selain menyampaikan fakta dan data yang terverifikasi, pers juga diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam meluruskan informasi keliru yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga menyampaikan harapan agar insan pers di Kota Jambi terus menjaga profesionalisme serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

Ia menekankan bahwa kritik yang konstruktif dari media sangat dibutuhkan sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

“Kami berharap pers di Kota Jambi tetap menjalankan fungsi kontrol sosial, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta membantu meluruskan informasi yang tidak benar,” katanya.

Pemerintah Kota Jambi, lanjut Maulana, membuka ruang sinergi yang luas dengan media massa agar setiap program pembangunan dan kebijakan publik dapat tersampaikan secara utuh dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Melalui peringatan Hari Pers Nasional 2026 ini, Pemkot Jambi mengajak seluruh elemen media untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat, meningkatkan literasi informasi, sekaligus memerangi penyebaran hoaks.

Ia menegaskan, pers yang independen, kritis, dan bertanggung jawab akan menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik serta memperkuat demokrasi di daerah.(*)