Peringatan Dini Cuaca Jambi Terbaru: Kerinci hingga Tebo Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jambi kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Sejumlah wilayah di Provinsi Jambi berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Peringatan tersebut diperbarui pada pukul 09.32 WIB.

BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut berpotensi terjadi mulai sekitar pukul 09.42 WIB dan masih berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan informasi Prakirawan BMKG Jambi, potensi cuaca signifikan saat ini terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Kerinci, Merangin, Bungo, dan Tebo.

Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Di Kabupaten Kerinci, wilayah yang masuk dalam peringatan dini meliputi:

  • Gunung Raya

  • Danau Kerinci

  • Keliling Danau

  • Bukitkerman

Sementara di Kabupaten Merangin, potensi hujan terdapat di Kecamatan Tabir.

Kemudian di Kabupaten Bungo, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:

  • Tanah Tumbuh

  • Rantau Pandan

  • Pasar Muaro Bungo

  • Pelepat

  • Limbur Lubuk Mengkuang

  • Muko-muko Bathin Vii

  • Pelepat Ilir

  • Batin Ii Babeko

  • Bathin Iii

  • Bungo Dani

  • Rimbo Tengah

  • Bathin Iii Ulu

  • Bathin Ii Pelayang

Sedangkan di Kabupaten Tebo, potensi hujan sedang hingga lebat mencakup Tebo Tengah, Rimbo Bujang, Vii Koto, Rimbo Ulu, Rimbo Ilir, dan Serai Serumpun.

Potensi Meluas ke Wilayah Lain

BMKG juga memperingatkan potensi perluasan wilayah terdampak.

Di Kabupaten Kerinci, hujan berpotensi meluas ke Sitinjau Laut, Batang Merangin, dan Air Hangat Timur.

Di Kabupaten Merangin, perluasan potensi cuaca terjadi ke Kecamatan Tabir Ilir.

Sementara di Kabupaten Bungo, wilayah yang berpotensi ikut terdampak meliputi Jujuhan, Tanah Sepenggal, Jujuhan Ilir, dan Tanah Sepenggal Lintas.

Untuk Kabupaten Tebo, potensi meluas ke Tebo Ulu, Sumay, dan Vii Koto Ilir.

BMKG menyebut kondisi tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB.

Warga Diminta Waspada

Potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama di wilayah yang masuk dalam peringatan dini.

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca selama periode peringatan berlangsung.

Informasi cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer. Karena itu, masyarakat disarankan terus memantau pembaruan resmi BMKG, terutama bagi warga yang melakukan perjalanan atau beraktivitas di luar ruangan.

Peringatan dini ini dikeluarkan oleh Prakirawan BMKG Jambi melalui layanan nowcasting BMKG.

Update cuaca akan terus mengikuti informasi resmi terbaru dari BMKG.(*)




Update Cuaca Jambi: Merangin hingga Tebo Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Warga di sejumlah wilayah Provinsi Jambi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Jumat 2 Oktober 2026.

Hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi mulai pukul 11.08 WIB.

Berdasarkan pembaruan peringatan dini cuaca Jambi pukul 10.58 WIB, potensi hujan lebat terutama mencakup sejumlah wilayah di Kabupaten Merangin, Tanjung Jabung Barat, Bungo dan Tebo.

Di Kabupaten Merangin, wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang meliputi Sungai Manau, Tabir, Tabir Ulu, Nalo Tantan, Tabir Ilir, Renah Pembarap, Pangkalan Jambu, Tabir Lintas dan Tabir Barat.

Sementara di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, potensi cuaca tersebut terdapat di Kecamatan Batang Asam.

Ancaman serupa juga berpotensi terjadi di Kabupaten Bungo, meliputi Pelepat, Pelepat Ilir, Batin II Babeko dan Rimbo Tengah.

Di Kabupaten Tebo, wilayah yang masuk dalam peringatan dini antara lain Tebo Tengah, Tebo Ulu, Sumay, Rimbo Ilir, Tengah Ilir dan Serai Serumpun.

Potensi Meluas

Peringatan dini tersebut juga menyebut potensi perluasan hujan ke sejumlah wilayah lain.

Di Kabupaten Merangin, cuacaumbuh, Rantau Pandan, Pasar Muaro Bungo, Tanah Sepenggal, Limbur Lubuk Mengkuang, Muko-muko Bathin VII, Bathin III, B buruk berpotensi meluas ke Batang Masumai dan Margo Tabir.

Di Kabupaten Bungo, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Tanah Tumbuh, Rantau Pandan, Pasar Muaro Bungo, Tanah Sepenggal, Limbur Lubuk Mengkuang, Muko-muko Bathin VII, Bathin III, Bungo Dani, Bathin III Ulu serta Tanah Sepenggal Lintas.

Sementara di Kabupaten Tebo, potensi perluasan mencakup Rimbo Bujang, Rimbo Ulu dan VII Koto Ilir.

Kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga sekitar pukul 13.08 WIB.

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak perlu mengantisipasi perubahan cuaca secara cepat, terutama potensi petir, angin kencang, jarak pandang yang menurun serta genangan di lokasi yang memiliki sistem drainase kurang baik.

Informasi ini merupakan peringatan dini cuaca sehingga wilayah dan durasi kejadian dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.(*)




BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Jambi, 3 Kabupaten Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Jambi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, Selasa 22 September 2026 siang.

Peringatan dini cuaca tersebut disampaikan pada pukul 12.29 WIB, dengan potensi cuaca signifikan diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Sejumlah wilayah di Kabupaten Sarolangun, Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur masuk dalam area yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Tiga Kabupaten Jadi Wilayah Awal yang Dipantau

Berdasarkan peringatan dini tersebut, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di beberapa kecamatan berikut:

Kabupaten Sarolangun:

  • Batang Asai

  • Limun

  • Pelawan

  • Singkut

  • Cermin Nan Gedang

Kabupaten Muaro Jambi:

  • Kumpeh

Kabupaten Tanjung Jabung Timur:

  • Muara Sabak Timur

  • Muara Sabak Barat

  • Kuala Jambi

  • Geragai

  • Berbak

Potensi cuaca tersebut dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Potensi Meluas ke Sejumlah Wilayah

Kondisi cuaca juga berpotensi meluas ke sejumlah kecamatan lain di beberapa kabupaten.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:

Kabupaten Kerinci:

  • Gunung Raya

Kabupaten Merangin:

  • Jangkat

  • Muara Siau

  • Lembah Masurai

  • Jangkat Timur

  • Pamenang Selatan

  • Tiang Pumpung

Kabupaten Sarolangun:

  • Sarolangun

  • Pauh

  • Bathin VIII

Kabupaten Batanghari:

  • Bajubang

Kabupaten Muaro Jambi:

  • Kumpeh Ulu

  • Bahar Selatan

Kabupaten Tanjung Jabung Timur:

  • Nipah Panjang

  • Rantau Rasau

  • Sadu

  • Dendang

Wilayah sekitar kecamatan-kecamatan tersebut juga berpotensi mengalami kondisi cuaca serupa.

Diperkirakan Berlangsung hingga Pukul 15.00 WIB

Potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang tersebut diperkirakan masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB.

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak perlu memperhatikan perkembangan cuaca, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

Pengendara juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika hujan deras terjadi karena jarak pandang dapat berkurang dan kondisi jalan berpotensi menjadi lebih licin.

Masyarakat juga diimbau berhati-hati terhadap potensi dampak angin kencang, petir, maupun genangan yang dapat muncul ketika hujan berintensitas tinggi berlangsung.

Peringatan dini ini bersifat situasional dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.(*)




Peringatan Dini Cuaca Jambi Sore Ini, Batanghari hingga Tanjab Timur Berpotensi Hujan Lebat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga di sejumlah wilayah Provinsi Jambi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada Minggu, 20 September 2026.

Berdasarkan update peringatan dini cuaca Jambi pukul 16.29 WIB, kondisi tersebut berpotensi terjadi mulai sekitar pukul 16.39 WIB.

Sejumlah wilayah yang masuk dalam peringatan dini meliputi:

  • Kabupaten Batanghari: Muara Bulian dan Pemayung.

  • Kabupaten Muaro Jambi: Kumpeh Ulu.

  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat: Senyerang.

  • Kabupaten Tanjung Jabung Timur: Mendahara Ulu dan Geragai.

Potensi cuaca buruk tersebut juga dapat meluas ke sejumlah wilayah lainnya.

Potensi Meluas ke Wilayah Lain

Wilayah yang berpotensi terdampak perluasan meliputi Bajubang di Kabupaten Batanghari.

Sementara di Kabupaten Muaro Jambi, potensi perluasan mencakup Sekernan, Maro Sebo, Sungai Gelam, dan Taman Rajo serta wilayah sekitarnya.

Kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 19.00 WIB.

Waspadai Petir dan Angin Kencang

Selain hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, masyarakat perlu mewaspadai kemungkinan munculnya kilat atau petir serta angin kencang selama periode cuaca buruk.

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak disarankan meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

Pengendara juga perlu berhati-hati karena hujan lebat dapat mengurangi jarak pandang dan membuat kondisi jalan menjadi lebih licin.

Pembaruan ini merupakan peringatan dini pada pukul 16.29 WIB dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer di wilayah Jambi.(*)




Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Jambi Sore Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Warga di sejumlah wilayah Provinsi Jambi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Rabu 9 September 2026 sore.

Peringatan dini cuaca yang dikeluarkan pada pukul 14.50 WIB menyebut sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 15.20 WIB dan dapat berlangsung hingga sekitar 18.24 WIB.

Wilayah yang berpotensi terdampak lebih awal tersebar di Kabupaten Kerinci, Merangin, Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur.

Di Kabupaten Kerinci, wilayah yang masuk dalam peringatan meliputi Danau Kerinci, Sitinjau Laut, Air Hangat, Batang Merangin dan Air Hangat Timur.

Sementara di Kabupaten Merangin, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di Jangkat, Lembah Masurai dan Jangkat Timur.

Untuk Kabupaten Muaro Jambi, wilayah yang perlu mewaspadai kondisi tersebut adalah Kumpeh.

Sedangkan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, potensi cuaca ekstrem meliputi Muara Sabak Timur, Mendahara, Dendang, Muara Sabak Barat, Mendahara Ulu dan Geragai serta wilayah sekitarnya.

Peringatan dini tersebut juga menyebut kondisi cuaca dapat meluas ke wilayah lainnya.

Di Kabupaten Kerinci, potensi perluasan mencakup Gunung Raya, Keliling Danau, Siulak Mukai dan Bukitkerman.

Di Kabupaten Merangin, wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Muara Siau, Pangkalan Jambu dan Tabir Barat.

Sementara di Kabupaten Muaro Jambi, cuaca serupa dapat meluas ke Maro Sebo dan Taman Rajo.

Untuk Kabupaten Tanjung Jabung Timur, potensi perluasan mencakup Nipah Panjang, Rantau Rasau, Sadu, Kuala Jambi dan Berbak.

Peringatan juga mencakup sejumlah wilayah di Kabupaten Bungo, yakni Pelepat serta Limbur Lubuk Mengkuang.

Sementara di Kota Sungai Penuh, wilayah yang masuk dalam potensi perluasan adalah Hamparan Rawang, Tanah Kampung, Kumun Debai dan Pondok Tinggi.

Potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama warga yang sedang melakukan aktivitas di luar ruangan.

Pengendara juga perlu meningkatkan kewaspadaan karena hujan deras dapat menurunkan jarak pandang dan membuat permukaan jalan menjadi licin.

Masyarakat yang berada di kawasan terbuka disarankan segera mencari tempat yang aman apabila mulai terjadi petir dan angin kencang.

Selain itu, warga perlu mewaspadai kemungkinan dampak lanjutan akibat hujan deras, seperti genangan, pohon tumbang maupun gangguan perjalanan di sejumlah titik.

Peringatan dini ini bersifat dinamis. Perkembangan kondisi cuaca dapat berubah mengikuti pertumbuhan awan hujan di masing-masing wilayah.

Karena itu, masyarakat di daerah yang masuk dalam peringatan dini diimbau terus memantau informasi cuaca terbaru dan tidak mengabaikan perubahan kondisi di lingkungan sekitar.

Potensi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 18.24 WIB.

Warga di wilayah terdampak diharapkan mengutamakan keselamatan, terutama ketika hujan lebat mulai turun dan disertai sambaran petir maupun angin kencang.(*)




Waspada! Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Kota Jambi hingga Sore ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hujan sedang hingga lebat yang disertai potensi kilat, petir, dan angin kencang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi pada Minggu 16 Agustus 2026 sore.

Berdasarkan Peringatan Dini Cuaca Jambi yang diperbarui pukul 15.31 WIB, kondisi cuaca tersebut berpotensi terjadi mulai sekitar 15.41 WIB dan diperkirakan masih berlangsung hingga 18.00 WIB.

Wilayah yang lebih dahulu berpotensi terdampak tersebar di sejumlah kabupaten.

Di Kabupaten Kerinci, wilayah yang masuk dalam peringatan meliputi Gunung Raya, Batang Merangin, Keliling Danau, dan Bukitkerman.

Sementara di Kabupaten Merangin, potensi cuaca ekstrem mencakup Jangkat, Muara Siau, Lembah Masurai, dan Jangkat Timur.

Peringatan juga mencakup Pemayung di Kabupaten Batanghari.

Untuk Kabupaten Muaro Jambi, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang meliputi Sekernan, Kumpeh, Maro Sebo, Kumpeh Ulu, Sungai Gelam, dan Taman Rajo.

Di wilayah pesisir timur Jambi, kondisi serupa berpotensi terjadi di Seberang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Sementara di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, wilayah yang masuk dalam peringatan awal yakni Muara Sabak Timur, Dendang, Muara Sabak Barat, Mendahara Ulu, dan Geragai.

Potensi Meluas ke Kota Jambi

Peringatan dini tersebut juga menyebut potensi perluasan cuaca buruk ke sejumlah wilayah lainnya.

Di Kabupaten Kerinci, kondisi dapat meluas ke Danau Kerinci. Sementara Kabupaten Sarolangun yang berpotensi terdampak adalah Batang Asai.

Di Kabupaten Muaro Jambi, perluasan diprakirakan mencapai Jambi Luar Kota.

Adapun di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, potensi cuaca tersebut dapat meluas ke Tungkal Ulu, Tungkal Ilir, Pengabuan, Betara, Batang Asam, Muara Papalik, Bram Itam, dan Senyerang.

Untuk Kabupaten Tanjung Jabung Timur, wilayah yang berpotensi ikut terdampak meliputi Mendahara, Rantau Rasau, dan Berbak.

Sementara itu, Kota Jambi juga masuk dalam wilayah yang perlu mewaspadai potensi perluasan cuaca. Sejumlah kecamatan yang disebut meliputi Telanaipura, Jambi Timur, Pelayangan, Danau Teluk, dan Paal Merah.

Kondisi tersebut diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.

Warga Diminta Waspadai Petir dan Angin Kencang

Potensi hujan lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca secara cepat.

Saat hujan lebat disertai petir dan angin kencang terjadi, warga sebaiknya menghindari area terbuka dan lokasi yang berisiko terkena pohon tumbang maupun gangguan akibat angin kencang.

Peringatan dini cuaca bersifat dinamis sehingga perkembangan kondisi di masing-masing wilayah tetap perlu dipantau, terutama hingga batas waktu yang disebutkan dalam pembaruan peringatan.(*)




Cuaca Ekstrem di Jambi Siang Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat hingga Pukul 14.00 WIB

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Jambi pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Dalam laporan yang dirilis pada pukul 11.37 WIB, BMKG menyebutkan bahwa beberapa wilayah di Jambi berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang mulai sekitar pukul 12.07 WIB.

Wilayah yang berpotensi terdampak lebih awal meliputi Kecamatan Kumpeh di Kabupaten Muaro Jambi serta Kecamatan Sadu dan Berbak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Berpotensi Meluas ke Sejumlah Daerah

BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke berbagai wilayah lain di Provinsi Jambi.

Beberapa daerah yang diperkirakan terdampak antara lain:

  • Kecamatan Tabir Barat di Kabupaten Merangin

  • Kecamatan Mersam, Muara Tembesi, Muara Bulian, Batin XXIV, Maro Sebo Ulu, Bajubang, dan Maro Sebo Ilir di Kabupaten Batanghari

  • Kecamatan Sekernan, Maro Sebo, Kumpeh Ulu, Sungai Gelam, dan Taman Rajo di Kabupaten Muaro Jambi

  • Kecamatan Betara dan Renah Mendaluh di Kabupaten Tanjung Jabung Barat

  • Kecamatan Muara Sabak Timur, Nipah Panjang, Rantau Rasau, Dendang, Muara Sabak Barat, Mendahara Ulu, dan Geragai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur

  • Kecamatan Pelepat, Limbur Lubuk Mengkuang, dan Bathin III Ulu di Kabupaten Bungo

  • Kecamatan Tebo Ilir di Kabupaten Tebo

BMKG memprediksi kondisi cuaca ini dapat berlangsung hingga sekitar pukul 14.00 WIB.

Warga Diminta Tetap Waspada

Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, petir, maupun angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Selain itu, warga juga disarankan untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru yang dikeluarkan oleh BMKG guna mengantisipasi potensi dampak seperti genangan air, pohon tumbang, maupun gangguan aktivitas di luar ruangan.()*




Siaga Karhutla Dicabut, BPBD Jambi Alihkan Fokus Hadapi Bencana Hidrometeorologi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi resmi mengakhiri status darurat siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada 31 Oktober 2025.

Saat ini, fokus penanganan bencana bergeser pada kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi basah seiring meningkatnya curah hujan dan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Jambi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, menjelaskan bahwa perubahan status ini mengikuti hasil evaluasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang menyatakan bahwa wilayah Jambi telah memasuki awal musim hujan.

“Wilayah Jambi sudah mulai memasuki musim hujan. Status siaga Karhutla resmi berakhir dan kita beralih ke status kesiapsiagaan hidrometeorologi basah,” ujar Bachyuni, Sabtu (1/11).

Ancaman bencana kini bergeser dari kebakaran hutan dan lahan ke banjir, tanah longsor, serta angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, banjir, tanah longsor, dan gangguan transportasi akibat cuaca ekstrem.

Warga diharapkan berhati-hati terutama di wilayah dengan kondisi tanah labil dan daerah aliran sungai.(*)