Status Masih Aman, BPBD Tetap Ingatkan Risiko Banjir di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDBadan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jambi mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS), agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan debit air Sungai Batanghari.

Imbauan ini disampaikan menyusul terjadinya banjir di sejumlah wilayah bagian barat Provinsi Jambi dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada peningkatan volume air yang mengalir ke wilayah hilir, termasuk Kota Jambi.

Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Suamtriadi, mengatakan bahwa pihaknya saat ini terus melakukan pemantauan intensif terhadap ketinggian muka air sungai, terutama di titik pengukuran Tanggo Rajo.

“Monitoring terus kami lakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi dini apabila terjadi kenaikan debit air yang signifikan,” ujarnya.

Status Masih Siaga IV

Berdasarkan data terbaru, ketinggian muka air Sungai Batanghari tercatat berada di angka 12,80 meter. Kondisi ini masih masuk dalam kategori Siaga IV atau relatif aman.

Meski demikian, masyarakat diminta untuk tidak lengah mengingat potensi kenaikan debit air masih bisa terjadi, terutama jika curah hujan di wilayah hulu terus meningkat.

Warga Diminta Aktif Pantau Kondisi

BPBD juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan DAS Batanghari, agar aktif memantau perkembangan kondisi sungai di lingkungan masing-masing.

Warga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika terjadi kenaikan air secara cepat atau tanda-tanda potensi banjir lainnya.

Antisipasi dan Koordinasi Diperkuat

Selain pemantauan, BPBD Kota Jambi juga telah menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi peningkatan status siaga.

Koordinasi dengan berbagai instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan respons cepat dalam menghadapi potensi bencana.

Dengan adanya peringatan dini ini, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi kemungkinan terburuk, sekaligus dapat meminimalkan risiko jika debit air Sungai Batanghari mengalami kenaikan dalam waktu dekat.(*)




Hujan Berjam-jam, BPBD Kota Jambi Imbau Warga DAS Waspada Banjir

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) agar meningkatkan kewaspadaan.

Imbauan ini disampaikan menyusul hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Jambi sejak Jumat (2 Januari 2025) dini hari hingga menjelang siang.

Doni mengatakan, curah hujan yang terjadi dalam beberapa jam terakhir berpotensi memicu peningkatan debit air sungai, khususnya di wilayah DAS Batanghari dan anak-anak sungainya.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar DAS, untuk lebih berhati-hati dan terus memantau perkembangan kondisi sungai,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengamatan Tinggi Muka Air (TMA) pada Kamis, 1 Januari 2026, yang dilakukan di Pos Duga Air Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI pada Wilayah Sungai Batanghari, tercatat kondisi TMA yang bervariasi di sejumlah titik pantau.

Dari total 43 titik pemantauan, terdapat empat lokasi Pos Duga Air yang mengalami kenaikan TMA kumulatif cukup signifikan dengan kenaikan lebih dari satu meter.

Sementara itu, sebagian titik lainnya justru mengalami penurunan ketinggian muka air.

Secara umum, fluktuasi TMA pada hari pengamatan menunjukkan 10 titik mengalami kenaikan, lima titik dalam kondisi stabil, dan 21 titik mengalami penurunan.

Namun demikian, terdapat beberapa lokasi yang telah mencapai batas Muka Air Banjir, di antaranya Rimbo Bujang, Kotoboyo, dan Teluk Kuali.

Untuk Sungai Batanghari di wilayah Kota Jambi, hasil pengamatan di Pos Tanggo Rajo menunjukkan TMA berada pada ketinggian 12,84 meter.

Angka tersebut masih berada di bawah batas elevasi Siaga III, yakni 13,87 meter, dengan selisih sekitar 1,03 meter.

BPBD Kota Jambi juga mencatat masih terdapat empat lokasi pos pantau yang belum menyampaikan data, serta enam lokasi dengan data yang belum lengkap.

Kondisi ini terus dipantau secara berkala guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga keselamatan, serta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila terjadi kenaikan debit air yang berpotensi menimbulkan banjir di lingkungan sekitar.(*)