Womenpreneur HIPMI Jambi Resmi Dilantik, Dorong Perempuan Jadi Pengusaha Tangguh

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Penguatan peran perempuan dalam dunia usaha terus didorong di Provinsi Jambi.

Hal ini ditandai dengan pelantikan Badan Semi Otonom Womenpreneur oleh BPD HIPMI Jambi yang digelar di Taman Banjuran Budayo, Jumat (13/3).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Jambi, Fadhillah Hasrul, sebagai wujud komitmen organisasi dalam mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha perempuan yang mandiri dan berdaya saing.

Ketua Womenpreneur HIPMI Jambi, Rashifa Humaira, menyampaikan bahwa kehadiran Womenpreneur menjadi wadah penting bagi perempuan untuk mengembangkan potensi bisnis sekaligus memperluas jaringan usaha.

Menurutnya, Womenpreneur tidak hanya menjadi komunitas, tetapi juga ruang kolaborasi dan pembelajaran bagi perempuan yang ingin tumbuh di dunia kewirausahaan.

“Kami ingin menciptakan ekosistem yang saling mendukung, sehingga perempuan di Jambi berani memulai usaha dan mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Rashifa menegaskan, kepengurusan ke depan akan fokus pada penguatan jaringan bisnis serta membuka peluang kerja sama melalui program business matching.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi perempuan dalam berwirausaha, mulai dari keterbatasan akses permodalan, minimnya jaringan, hingga persoalan membagi waktu antara keluarga dan bisnis.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Womenpreneur HIPMI Jambi akan menghadirkan berbagai program strategis, seperti seminar, workshop, serta forum diskusi inspiratif yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri perempuan.

Selain itu, program mentoring, sharing session, serta kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai lembaga pendukung UMKM juga akan menjadi fokus utama ke depan.

Dengan terbentuknya kepengurusan ini, diharapkan semakin banyak perempuan di Jambi yang terinspirasi untuk terjun ke dunia usaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Perempuan yang berdaya akan membawa dampak besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kemajuan daerah,” tutupnya.(*)




Hari Ibu 2025 di Kota Jambi, dr Nadiyah: Perempuan Berkarya dan Jadi Pilar Pembangunan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, digelar Rabu (11/12/2025), di Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Acara mengangkat tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045” dan dihadiri berbagai organisasi perempuan, jajaran pemerintahan, serta peserta lomba sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Ketua TP PKK Kota Jambi, dr Nadiyah Maulana, Sp.OG, menekankan peran perempuan sebagai pendidik pertama dan agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa, perempuan tidak hanya berperan dalam urusan domestik. Tetapi berhak berkarya dan berprestasi di berbagai bidang.

“Mendidik seorang perempuan sama halnya mendidik sebuah generasi. Perempuan yang sehat secara fisik dan mental akan mampu memberi cinta, keteladanan, dan cahaya bagi keluarga serta masyarakat,” ujarnya.

Nadiyah juga mengingatkan pentingnya perempuan menjaga kesehatan fisik dan mental, agar tetap mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala DPMPPA Kota Jambi, Dra. Hj. Noverentiwi, ME, menekankan bahwa Hari Ibu merupakan penghargaan atas perjuangan perempuan Indonesia sejak dahulu hingga kini.

Ia menjelaskan makna tema peringatan tahun ini: perempuan berdaya berarti memiliki kekuatan, kemampuan, dan keberanian mengambil keputusan; perempuan berkarya menghasilkan karya yang berdampak dan berkelanjutan.

Sedangkan menuju Indonesia Emas 2045 menegaskan perempuan sebagai pilar pembangunan nasional.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. H. Mulyadi, S. Pd., M. Pd, yang menekankan bahwa perempuan adalah agen perubahan, penjaga moralitas, dan pilar penting dalam membentuk karakter generasi masa depan.

Hari Ibu 2025 di Kota Jambi dirancang dengan konsep lebih dekat ke masyarakat, agar pesan pemberdayaan perempuan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)