Imlek 2026 Makin Meriah! JNE Hadirkan Promo Ongkir dan Kuis Berhadiah

SEPUCUKJAMBI.ID – Perayaan Tahun Baru Imlek ke-2577 yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, disambut meriah oleh JNE.

Perusahaan ekspedisi nasional yang telah beroperasi lebih dari tiga dekade ini menghadirkan rangkaian program spesial untuk pelanggan di seluruh Indonesia.

Dalam penanggalan Tionghoa, tahun ini dikenal sebagai Tahun Kuda Api simbol keberanian, semangat kebebasan, dan energi besar untuk terus melaju.

Filosofi tersebut dinilai selaras dengan perjalanan JNE selama lebih dari 35 tahun yang terus bergerak adaptif mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan pelanggan.

Nuansa Imlek Hadir di Kantor Cabang

Untuk memperkuat atmosfer perayaan, sejumlah Sales Counter dan kantor cabang JNE dihias dengan ornamen khas Imlek.

Pada hari puncak perayaan, pelanggan dapat menyaksikan pertunjukan barongsai di beberapa titik cabang tertentu.

Tak hanya itu, pohon Imlek berhias angpau serta pembagian kue keranjang juga disiapkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pelanggan yang melakukan pengiriman paket di hari spesial tersebut.

Kolaborasi Brand & Kuis Berhadiah di Media Sosial

Semarak Imlek juga merambah dunia digital. JNE menggandeng berbagai brand lokal lintas industri, mulai dari kuliner, fesyen hingga kecantikan.

Beberapa di antaranya adalah Cokelat Mojopahit, Portee Goods, Kloud Studio, The Originote, dan Astoria.

Melalui akun Instagram resmi @JNE_ID, pelanggan bisa mengikuti kuis Game Si Joni untuk memenangkan berbagai hadiah menarik.

Sementara itu, akun @pesonajne turut membagikan angpau serta kue keranjang bagi followers yang berpartisipasi.

Promo Ongkir Internasional hingga 50%

Menyambut meningkatnya kebutuhan pengiriman selama Imlek, JNE menghadirkan diskon ongkos kirim internasional sebesar 50% ke sejumlah destinasi populer seperti:

  • Hong Kong

  • Singapura

  • Malaysia

  • Taiwan

Promo ini berlaku pada 10–20 Februari 2026.

Diskon Instan hingga 77% Lewat Roket Indonesia

Layanan kurir instan Roket Indonesia turut memeriahkan perayaan dengan voucher potongan ongkir hingga 77% menggunakan kode RKTIMLEK26, berlaku 15–22 Februari 2026.

Saat ini, Roket Indonesia telah tersedia di 56 kota dan menawarkan layanan pengiriman instan maksimal 3 jam dengan fitur live tracking.

Bonus Poin untuk Member JLC

Bagi anggota JNE Loyalty Card (JLC), tersedia bonus angpau berupa tambahan 35 poin untuk setiap transaksi layanan YES dan REG selama periode 16–22 Februari 2026.

SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, menyampaikan harapan agar Tahun Kuda Api membawa semangat baru bagi seluruh masyarakat.

Ia menegaskan bahwa JNE akan terus menjalankan semangat “Connecting Happiness” melalui komitmen berbagi, memberi, dan menyantuni demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.(*)




Jangan Abaikan! Ini 7 Larangan Imlek dan Maknanya Menurut Tradisi Tionghoa

SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, selain lampion merah, angpao, dan makanan khas, masyarakat Tionghoa juga menekankan sejumlah pantangan yang diyakini dapat memengaruhi keberuntungan.

Tradisi ini tidak sekadar takhayul, tetapi bagian dari filosofi budaya yang menekankan keseimbangan, keharmonisan, dan energi positif di awal tahun.

Berikut tujuh pantangan yang umum dijaga saat Imlek beserta maknanya:

1. Hindari Menyapu atau Membuang Sampah di Hari Pertama

Menyapu atau membuang sampah pada hari pertama Imlek diyakini bisa “menyapu pergi” rezeki dan keberuntungan yang baru tiba.

Karena itu, banyak keluarga membersihkan rumah sebelum pergantian tahun agar awal tahun lebih berlimpah berkah.

2. Jangan Mengucapkan Kata Negatif

Kata-kata seperti “sakit”, “mati”, atau istilah buruk lainnya sebaiknya dihindari. Ucapan positif diyakini dapat menarik energi baik dan keberuntungan untuk keluarga sepanjang tahun.

3. Tidak Menagih atau Meminjam Uang

Hari pertama Imlek dianggap waktu untuk menerima berkah, bukan urusan utang piutang. Menagih atau meminjam uang dipercaya membawa nasib kurang baik bagi kedua pihak.

4. Larangan Makan Bubur Saat Sarapan

Bubur identik dengan kesederhanaan atau kekurangan. Oleh karena itu, masyarakat biasanya memilih makanan yang melambangkan kelimpahan agar tahun baru diawali dengan energi positif.

5. Tidak Boleh Keramas atau Potong Rambut

Pelafalan kata “rambut” dalam bahasa Mandarin mirip dengan istilah kekayaan. Mencuci atau memotong rambut di hari pertama dianggap bisa “mencuci” atau menghilangkan rezeki.

6. Hindari Penggunaan Benda Tajam

Pisau atau gunting diyakini dapat “memotong” rezeki dan hubungan baik dalam keluarga.

Banyak orang menyiapkan semua bahan dan peralatan sebelum Imlek agar tidak perlu menggunakan benda tajam saat perayaan.

7. Tidak Boleh Memakai Pakaian Gelap

Warna hitam dan putih dikaitkan dengan duka, sehingga tidak dianjurkan dipakai.

Sebaliknya, warna cerah seperti merah dan emas dipercaya membawa keberuntungan, kebahagiaan, dan energi positif.

Mengikuti pantangan-pantangan ini bukan sekadar ritual, tetapi cara memfokuskan pikiran pada hal-hal positif di awal tahun.

Dengan menghormati tradisi turun-temurun, keluarga diyakini dapat meraih kesehatan, keharmonisan, dan keberuntungan sepanjang tahun.(*)