Sudah Tidur 8 Jam Tapi Masih Lemas? Ini 7 Penyebab yang Sering Tak Disadari

SEPUCUKJAMBI.ID – Banyak orang mengira tidur 7–8 jam setiap malam sudah cukup untuk mengembalikan energi tubuh.

Namun kenyataannya, tidak sedikit yang tetap merasa lemas, kurang bertenaga, bahkan cepat lelah sepanjang hari meskipun jam tidur terpenuhi.

Kondisi ini bisa menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan atau faktor gaya hidup tertentu yang sering kali tidak disadari.

Berikut beberapa penyebab umum tubuh tetap terasa lemah meski sudah tidur cukup:

1. Anemia

Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Kekurangan oksigen membuat organ dan otot bekerja kurang optimal sehingga memicu rasa lelah berkepanjangan.

Gejala lain yang sering muncul antara lain kulit pucat, jantung berdebar, hingga sesak napas ringan saat beraktivitas.

2. Gangguan Tiroid

Kelenjar tiroid berperan penting dalam mengatur metabolisme. Kondisi seperti Hipotiroidisme (tiroid kurang aktif) dapat memperlambat metabolisme sehingga tubuh terasa lesu.

Sebaliknya, Hipertiroidisme juga bisa menyebabkan kelelahan akibat metabolisme yang terlalu cepat.

3. Kekurangan Nutrisi Penting

Defisiensi vitamin dan mineral tertentu seperti vitamin B12, vitamin D, magnesium, dan zat besi dapat mengganggu produksi energi di tingkat sel. Akibatnya, tubuh terasa cepat lelah meskipun waktu tidur cukup.

4. Penyakit yang Tidak Terdeteksi

Beberapa kondisi medis kronis seperti Diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, atau penyakit autoimun dapat menyebabkan kelelahan berkepanjangan. Penyakit-penyakit ini memengaruhi cara tubuh memproses energi.

5. Sleep apnea

Sleep apnea adalah gangguan tidur di mana pernapasan berhenti sementara saat tidur. Meskipun durasi tidur cukup, kualitasnya buruk karena tubuh sering “terbangun” tanpa disadari. Akibatnya, tubuh tidak benar-benar beristirahat.

6. Stres dan Masalah Kesehatan Mental

Stres kronis, kecemasan, hingga depresi dapat menguras energi. Hormon stres yang terus aktif membuat tubuh berada dalam kondisi siaga, sehingga pemulihan saat tidur tidak optimal.

7. Dehidrasi dan Pola Hidup

Kurang minum air, jarang bergerak, pola makan rendah nutrisi, serta konsumsi kafein berlebihan juga bisa menjadi pemicu tubuh terasa lemas.

Bahkan dehidrasi ringan saja sudah cukup membuat konsentrasi dan stamina menurun.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Jika rasa lemas berlangsung lebih dari 2–4 minggu, semakin berat, atau disertai gejala seperti pucat, pusing, penurunan berat badan tanpa sebab, atau sesak napas, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Pemeriksaan seperti tes darah, evaluasi kadar hormon, atau pemeriksaan fungsi organ dapat membantu mengidentifikasi penyebab utamanya lebih dini.(*)