Polda Jambi Ikuti Arahan Kapolri Jelang Arus Balik Lebaran 2026, Fokus Pengamanan Wisata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPolda Jambi memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi momentum Idul Fitri 1447 Hijriah melalui partisipasi dalam video conference nasional yang dipimpin langsung oleh Listyo Sigit Prabowo, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan yang digelar di Kampung Radja ini dihadiri oleh Kapolda Jambi Krisno H. Siregar bersama jajaran Forkopimda, termasuk Wakil Gubernur Abdullah Sani dan Danrem 042/GAPU Nyamin.

Dalam arahannya, Kapolri menyoroti pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang diprediksi menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.

Volume kendaraan saat arus mudik disebut meningkat dibanding tahun sebelumnya, dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 serta 29 Maret 2026.

Kapolri juga menekankan pentingnya antisipasi di titik rawan kemacetan seperti pelabuhan dan jalur utama, serta penyediaan layanan kesehatan di rest area untuk membantu pemudik yang mengalami kelelahan.

Selain arus lalu lintas, lonjakan kunjungan ke objek wisata selama libur Lebaran juga menjadi perhatian serius. Seluruh jajaran kepolisian diminta meningkatkan pengamanan guna mencegah gangguan keamanan maupun kecelakaan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk penguatan pengamanan di destinasi wisata yang diprediksi ramai pengunjung.

Polda Jambi juga mengoptimalkan pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis, lengkap dengan fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, mematuhi aturan, serta mengutamakan keselamatan saat bepergian maupun berwisata,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama libur Idul Fitri.

Melalui koordinasi nasional ini, Polri berkomitmen memastikan seluruh rangkaian pengamanan Lebaran 2026 berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.(*)




Kapolda Jambi Pastikan Personel dan Fasilitas Pos Mudik Siap Hadapi Lebaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan di wilayah Kota Jambi.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana pendukung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jambi didampingi oleh jajaran pejabat utama Polda Jambi, termasuk Karo Ops, Dirlantas, Kabid Humas, Dansat Brimob, serta perwakilan dari Jasa Raharja dan BPTD Jambi.

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan pengamanan Operasi Ketupat 2026.

Saat tiba di lokasi pos pelayanan, Kapolda Jambi menyempatkan diri berdialog dengan para petugas yang bertugas di lapangan.

Ia memastikan bahwa seluruh personel dalam kondisi siap siaga dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama periode Lebaran, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Jambi.

Selain mengecek kesiapan personel, pengecekan juga difokuskan pada fasilitas pendukung seperti tempat istirahat, layanan kesehatan, hingga sarana informasi bagi masyarakat.

Hal ini dilakukan agar para pemudik dapat merasakan kenyamanan saat singgah di pos yang telah disediakan.

Dalam keterangannya, Kapolda Jambi menyampaikan bahwa hasil pengecekan menunjukkan kesiapan yang cukup baik, baik dari sisi personel maupun fasilitas pendukung.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran siap menjalankan tugas demi menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga kondisi kesehatan selama bertugas.

Hal ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan responsif di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

Tak hanya kepada petugas, imbauan juga disampaikan kepada masyarakat yang akan berlibur atau berwisata saat Idul Fitri.

Kapolda mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga barang bawaan serta memperhatikan keselamatan keluarga, terutama anak-anak, mengingat meningkatnya keramaian di berbagai lokasi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk komitmen pimpinan untuk memastikan seluruh sistem pengamanan berjalan optimal.

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama momen Lebaran.

Dengan kesiapan yang telah dipastikan, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Jambi dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan penuh kebahagiaan.(*)




DPRD Jambi Soroti Kesiapan Transportasi, Energi, dan Fasilitas Kesehatan Idul Fitri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, DPRD Provinsi Jambi menegaskan dukungannya terhadap langkah pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap aman, kondusif, dan tertib.

Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda Provinsi Jambi yang digelar di Hotel Swiss-Belhotel, Senin (16/3/2026).

Ketua DPRD Provinsi Jambi Hafiz Fattah menegaskan bahwa lembaga legislatif hadir sebagai penampung aspirasi masyarakat serta pengawal kebijakan publik terkait pelayanan, keamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat menjelang Lebaran.

“Perayaan Idul Fitri selalu memicu lonjakan mobilitas masyarakat, baik untuk mudik, aktivitas ekonomi, maupun sosial. Kondisi ini membutuhkan koordinasi lintas sektor agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” ujar Hafiz Fattah.

DPRD Jambi mencatat beberapa fokus utama masyarakat menjelang Lebaran, antara lain:

  • Keamanan perjalanan mudik dan arus balik

  • Kelancaran transportasi umum dan jalan raya

  • Stabilitas harga kebutuhan pokok

  • Lingkungan bersih dan tertata

  • Ketersediaan energi, termasuk BBM dan LPG subsidi, hingga ke wilayah pelosok

  • Pasokan listrik yang stabil, terutama saat pelaksanaan Salat Idul Fitri

Selain itu, DPRD juga menyoroti potensi kerawanan seperti kemacetan lalu lintas, tindak kejahatan, dan rumah kosong karena mudik.

Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan pengurus RT didorong untuk memetakan warga yang meninggalkan rumah serta meningkatkan pengawasan lingkungan.

DPRD Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh langkah pemerintah dan aparat keamanan agar perayaan Idul Fitri berlangsung aman, tertib, dan penuh berkah.

“Kita berharap Idul Fitri menjadi momentum kebersamaan dan kedamaian. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan akan menjadi kunci keberhasilan pengamanan Lebaran tahun ini,” tutup Hafiz Fattah.(*)




Rakor di Jambi, Alfin Paparkan Kesiapan Sungai Penuh Hadapi Lebaran

JAMBI , SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sinergi antar pemerintah daerah dan aparat keamanan di Provinsi Jambi terus diperkuat.

Hal ini terlihat dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Jambi yang digelar pada Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi ini dibuka langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, dan dihadiri sejumlah kepala daerah serta unsur Forkopimda dari seluruh kabupaten/kota.

Wali Kota Alfin turut hadir dalam rapat tersebut dan memaparkan kesiapan Kota Sungai Penuh dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Lebaran tahun ini.

Dalam paparannya, Alfin menyebutkan bahwa pihaknya bersama Forkopimda telah menyiapkan berbagai langkah strategis, salah satunya melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Operasi ini akan difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik, pendirian pos pengamanan serta pos pelayanan, hingga penjagaan di tempat ibadah dan pusat keramaian masyarakat.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi selama periode Lebaran.

“Koordinasi dan sinergi antar Forkopimda sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman,” ujar Alfin.

Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk menyampaikan berbagai isu strategis di wilayah masing-masing, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah.

Melalui sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan Forkopimda, diharapkan pengamanan Idulfitri 2026 di Provinsi Jambi dapat berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.(*)




Pembatasan Angkutan Batu Bara Selama Lebaran, Wabup A Khafidh Tegaskan Aturan

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, hadir dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, kegiatan yang digelar dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Acara berlangsung khidmat di Lapangan Apel Polres Merangin pada Kamis (12/03).

Apel ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, Kepala BPBD, Kadis Parpora, Kadis DKUKMPP, dan Kadis Damkar, menandai sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Lebaran.

Kapolres Merangin, AKBP Kiki Firmansyah, menekankan bahwa Operasi Ketupat 2026 menjadi langkah penting untuk memastikan stabilitas keamanan di wilayah hukum Merangin.

“Operasi ini bertujuan menjaga keamanan, kenyamanan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan aman, lancar, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Kiki Firmansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati A. Khafidh menekankan pentingnya kelancaran arus lalu lintas, khususnya terkait kendaraan angkutan batu bara.

Sesuai instruksi Gubernur, ia mengingatkan agar operasional kendaraan tersebut dibatasi selama masa Lebaran.

“Kendaraan batu bara yang mengarah ke Padang dan Dumai, khususnya, tidak boleh berjalan mulai tanggal 11 hingga 29 Maret 2026,” tegas A. Khafidh.

Pemerintah Kabupaten Merangin memberikan apresiasi tinggi kepada Polres Merangin dan jajarannya atas kesiapsiagaan dalam pengamanan Operasi Ketupat.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa tindakan tegas akan diberikan bagi pihak yang melanggar aturan.

“Bapak Kapolres tadi juga sudah menyampaikan kepada anggotanya untuk siap siaga. Apabila ada yang menyalahi ketentuan operasional batu bara, akan ditindak secara tegas,” pungkas A. Khafidh.

Operasi Ketupat 2026 di Merangin diharapkan dapat menciptakan suasana Lebaran yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh masyarakat serta pelaku usaha di wilayah tersebut.(*)




Jelang Idul Fitri 2026, Polda Jambi Matangkan Operasi Ketupat untuk Antisipasi Lonjakan Pemudik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepolisian Daerah Jambi menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mempersiapkan pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri melalui Operasi Ketupat 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Polda Jambi, Jumat (6/3/2026).

Rapat koordinasi dipimpin langsung Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H. Siregar, dan dihadiri berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, serta jajaran pejabat utama Polda Jambi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Wakapolda Jambi Brigjen Pol B. Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar, perwakilan Korem 042/Gapu, Dandenpom II/2 Jambi, serta sejumlah pimpinan instansi dan kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus menyusun langkah antisipatif menghadapi berbagai potensi gangguan selama bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurutnya, perayaan Idul Fitri tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga memicu lonjakan mobilitas masyarakat, terutama saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kapolda menilai peningkatan aktivitas masyarakat tersebut berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari kemacetan lalu lintas, kecelakaan, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, ia juga menyoroti kemungkinan munculnya persoalan lain seperti kelangkaan bahan bakar minyak serta meningkatnya tindak kejahatan konvensional seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Ia menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama Ramadhan hingga aktivitas kembali normal setelah Lebaran.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur dan sarana transportasi guna memastikan perjalanan masyarakat selama mudik berjalan aman dan lancar.

Menurutnya, aspek keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan arus mudik Lebaran.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak mengantisipasi faktor cuaca dan kondisi iklim yang berpotensi mempengaruhi kelancaran lalu lintas serta keselamatan pemudik.

Di sisi lain, perwakilan Korem 042/Gapu melalui Kasiops Kolonel Inf Wahyu Alfian Arisandi menyatakan komitmen TNI untuk mendukung penuh pengamanan Operasi Ketupat 2026 bersama Polri.

Dukungan tersebut mencakup patroli keamanan serta pengamanan jalur transportasi yang diperkirakan menjadi titik utama arus mudik di wilayah Jambi.

Dalam rapat koordinasi tersebut juga dipaparkan berbagai kesiapan teknis dari sejumlah instansi terkait, seperti Dinas PUPR Provinsi Jambi, Dinas Perhubungan, Kanwil Kementerian Agama, Pertamina Jambi, serta BMKG.

Selain itu, jajaran internal Polda Jambi seperti Direktorat Intelkam, Direktorat Lalu Lintas, dan Biro Operasi juga menyampaikan rencana pengamanan yang akan diterapkan selama Operasi Ketupat 2026.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan langkah awal dalam memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat penting untuk memastikan pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri di wilayah Jambi dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.(*)