Pertamina Buka Layanan Avtur di Bungo, Penerbangan dan Angkutan Kargo Berpeluang Bertambah

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Muara Bungo, Kabupaten Bungo, Jambi, memasuki babak baru dalam pengembangan layanan penerbangan.

PT Pertamina Patra Niaga resmi memulai pelayanan Avtur perdana untuk penerbangan Batik Air di bandara tersebut.

Layanan ini menjadi bagian dari market trial Avtur di Bandara Muara Bungo.

Kehadirannya tidak hanya berkaitan dengan penyediaan bahan bakar pesawat, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pengembangan konektivitas udara dan aktivitas ekonomi di Bungo serta wilayah sekitarnya.

Dengan tersedianya Avtur di bandara, pesawat dapat melakukan pengisian bahan bakar langsung di Muara Bungo sesuai kebutuhan operasional.

Kondisi tersebut diharapkan dapat memberikan fleksibilitas lebih besar bagi maskapai dalam mengatur penerbangan dari dan menuju Bungo.

Anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha menilai tersedianya layanan Avtur menjadi salah satu unsur pendukung bagi pengembangan penerbangan di Bandara Muara Bungo.

“Dengan tersedianya Avtur di Bungo, pesawat dapat melakukan pengisian bahan bakar sesuai kebutuhan langsung di Bungo. Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas penumpang maupun angkutan kargo serta mendorong layanan penerbangan yang semakin kompetitif,” ujar Syarif Fasha.

Syarif menyebut, Bandara Muara Bungo memiliki posisi strategis karena dapat menjadi akses transportasi udara bagi masyarakat dari sejumlah kabupaten dan kota di Jambi maupun wilayah di sekitarnya.

Karena itu, keberadaan fasilitas pendukung penerbangan seperti Avtur dinilai dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem transportasi udara di kawasan tersebut.

Ia berharap konektivitas penerbangan dari Bungo terus berkembang, termasuk rute menuju Jakarta maupun daerah lainnya.

“Terima kasih kepada Pertamina yang telah mendukung penyediaan Avtur untuk Bandara Muara Bungo. Kami berharap ke depan konektivitas penerbangan dari Bungo dapat semakin berkembang, baik menuju Jakarta maupun daerah lainnya,” katanya.

Potensi dampaknya tidak hanya menyangkut mobilitas penumpang.

Pengembangan konektivitas udara juga dapat berkaitan dengan pergerakan barang, aktivitas bisnis, pariwisata, hingga akses masyarakat terhadap pusat-pusat ekonomi di luar daerah.

Direktur Pemasaran Korporat PT Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso mengatakan dimulainya pelayanan Avtur merupakan hasil sinergi antara pemerintah, BUMN, maskapai, pengelola bandara, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Ini merupakan momentum yang sangat baik. Pertamina Patra Niaga hadir untuk memastikan kebutuhan energi penerbangan dapat dilayani dengan baik,” ujar Alimuddin.

Menurut dia, komitmen bersama tersebut diarahkan untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Bungo serta wilayah sekitarnya.

Pertamina Patra Niaga juga menyatakan komitmennya menjaga keandalan pasokan sekaligus kualitas pelayanan Avtur sesuai standar yang berlaku.

Market trial ini diharapkan menjadi bagian dari pengembangan layanan penerbangan di Bandara Muara Bungo.

Jika aktivitas penerbangan berkembang, keberadaan dukungan energi di bandara menjadi salah satu komponen penting untuk menunjang kebutuhan operasional maskapai.

Selain penumpang, pengembangan penerbangan juga membuka peluang bagi peningkatan mobilitas barang dan angkutan kargo.

Dalam jangka lebih luas, konektivitas tersebut berpotensi mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di Bungo dan kawasan sekitarnya.

Untuk informasi mengenai produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.(*)




Jarak Pandang di Bandara Jambi Turun hingga 700 Meter, Sejumlah Penerbangan Delay

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi terdampak perubahan jarak pandang pada Kamis 17 September 2026.

Kondisi paling rendah terjadi pada pagi hari. Jarak pandang yang sebelumnya mencapai 2.500 meter pada pukul 06.00 WIB turun drastis menjadi hanya 700 meter pada pukul 07.00 WIB.

Penurunan tersebut terjadi dalam rentang satu jam dan menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi operasional penerbangan di bandara.

Branch Communication Bandara Sultan Thaha Jambi, Ikhsan Pulungan, membenarkan terdapat sejumlah penerbangan yang mengalami keterlambatan.

“Ada beberapa penerbangan yang mengalami delay dengan alasan operasional,” ujar Ikhsan.

Data operasional mencatat terdapat enam penerbangan yang terdampak keterlambatan, terdiri dari tiga penerbangan kedatangan dan tiga penerbangan keberangkatan.

Penerbangan yang terdampak melibatkan tiga maskapai, yakni Batik Air, Susi Air, dan Garuda Indonesia.

Dari Batik Air, penerbangan ID 6804 melayani rute Jakarta (CGK)–Jambi (DJB), sedangkan ID 6805 merupakan penerbangan Jambi–Jakarta.

Sementara Susi Air mencatat penerbangan SI 7222 dengan rute Kerek (KRC)–Jambi dan SI 7218 dengan rute Jambi–Dabo Singkep (SIQ).

Adapun Garuda Indonesia melalui GA 126 melayani rute Jakarta–Jambi dan GA 127 untuk rute Jambi–Jakarta.

Kondisi jarak pandang kemudian berangsur membaik setelah sempat berada pada angka 700 meter.

Pada pukul 08.00 WIB, jarak pandang meningkat menjadi 1.500 meter. Satu jam kemudian, angka tersebut kembali naik menjadi 2.800 meter.

Perbaikan berlanjut pada pukul 10.00 WIB ketika jarak pandang mencapai 4.500 meter. Namun, pada pukul 11.00 WIB kembali berada di angka 3.500 meter.

Hingga pukul 12.00 WIB, jarak pandang tercatat mencapai 6.000 meter.

Perubahan jarak pandang tersebut terus dipantau oleh pengelola bandara karena kondisi visibilitas menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam operasional penerbangan.

Ikhsan mengatakan kondisi operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi terus dipantau seiring perubahan jarak pandang.

Meskipun jarak pandang telah membaik hingga 6.000 meter pada tengah hari, penerbangan yang sebelumnya mengalami keterlambatan tetap tercatat terdampak faktor operasional.

Kondisi tersebut menunjukkan perubahan visibilitas dalam waktu singkat dapat memengaruhi jadwal penerbangan, terutama ketika jarak pandang berada pada level rendah.

Data Jarak Pandang Bandara Sultan Thaha Jambi

  • 06.00 WIB: 2.500 meter

  • 07.00 WIB: 700 meter

  • 08.00 WIB: 1.500 meter

  • 09.00 WIB: 2.800 meter

  • 10.00 WIB: 4.500 meter

  • 11.00 WIB: 3.500 meter

  • 12.00 WIB: 6.000 meter.(*)




Gegara Asap Tebal, Penerbangan ID 6807 Jambi Tujuan Jakarta Sempat Tertunda Hampir 2 Jam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Penerbangan ID 6807 Maskapai Batik Air dari Bandara Sultan Thaha Jambi mengalami penundaan pada Rabu 16 September 2026 pagi, setelah kondisi jarak pandang di bandara memburuk.

Pesawat yang dijadwalkan berangkat pukul 06.00 WIB itu sempat berada di area parkir pesawat setelah penumpang menyelesaikan proses boarding.

Namun, pada pukul 06.48 WIB, penumpang diminta kembali ke ruang tunggu karena kondisi jarak pandang belum memungkinkan untuk keberangkatan.

Branch Communication Bandara Sultan Thaha Jambi, Ikhsan Pulungan, membenarkan adanya penundaan tersebut.

“Penerbangan ID 6807 dengan jadwal keberangkatan pukul 06.00 WIB sempat tertunda karena kondisi jarak pandang memburuk,” kata Ikhsan.

Berdasarkan pemantauan kondisi operasional bandara, jarak pandang tercatat sekitar 900 meter pada pukul 06.30 WIB.

Kondisi tersebut membuat proses keberangkatan harus ditunda sambil menunggu jarak pandang membaik.

Penumpang Sempat Kembali ke Pesawat

Setelah kondisi mulai membaik, penumpang kembali diarahkan menuju pesawat untuk melanjutkan proses keberangkatan.

Pesawat ID 6807 akhirnya dapat diberangkatkan pada pukul 07.55 WIB.

“Setelah menunggu kondisi jarak pandang sedikit membaik, penumpang kembali dimasukkan ke pesawat dan penerbangan akhirnya berangkat pada pukul 07.55 WIB,” ujar Ikhsan.

Jika dibandingkan dengan jadwal awal pukul 06.00 WIB, penerbangan tersebut mengalami keterlambatan sekitar 1 jam 55 menit.

Pihak Bandara Sultan Thaha Jambi menyatakan keputusan penundaan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi operasional dan aspek keselamatan penerbangan.

Penerbangan kemudian kembali berjalan setelah kondisi jarak pandang dinilai membaik.(*)




Jarak Pandang Turun hingga 1.100 Meter, 5 Penerbangan Bandara Sultan Thaha Ditunda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Jambi. Jarak pandang di Bandara Sultan Thaha, Kota Jambi, turun hingga sekitar 1.100 meter pada Senin 14 September 2026 pagi, sehingga lima penerbangan dari dan menuju bandara tersebut mengalami penundaan.

Kondisi tersebut tercatat sekitar pukul 08.00 WIB. Terbatasnya jarak pandang membuat operasional penerbangan harus disesuaikan dengan aspek keselamatan penerbangan, terutama bagi penumpang dan kru pesawat.

Lima penerbangan yang terdampak masing-masing terdiri dari penerbangan Citilink, Batik Air, Susi Air, Garuda Indonesia, dan Super Air Jet.

Berikut daftar penerbangan yang mengalami keterlambatan:

  1. Citilink QG 961 dengan tujuan Jakarta (CGK).
  2. Batik Air ID 6805 dengan tujuan Jakarta (CGK).
  3. Susi Air SI 7218 dengan tujuan Jambi? SIQ.
  4. Garuda Indonesia GA 127 dengan tujuan Jakarta (CGK).
  5. Super Air Jet IU 843 dengan tujuan Jakarta (CGK).

Penundaan dilakukan sebagai langkah keselamatan menyusul kondisi jarak pandang yang belum ideal untuk mendukung kelancaran penerbangan.

Gangguan akibat kabut asap tidak berlangsung sepanjang hari.

Memasuki pukul 12.00 WIB, kondisi penerbangan di Bandara Sultan Thaha kembali normal setelah jarak pandang meningkat menjadi sekitar 3.000 meter.

Tim operasional Bandara Sultan Thaha juga melakukan koordinasi dengan maskapai dan sejumlah instansi terkait untuk menangani dampak penundaan terhadap penumpang.

Informasi mengenai jadwal keberangkatan dan kedatangan penerbangan yang terdampak juga terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Bagi calon penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara Sultan Thaha, pihak pengelola mengimbau agar melakukan pengecekan jadwal penerbangan sebelum menuju bandara.

Penumpang juga diminta berkoordinasi langsung dengan maskapai masing-masing untuk memastikan perubahan jadwal, terutama bagi penerbangan yang sebelumnya terdampak kabut asap.

Gangguan penerbangan ini kembali menunjukkan bagaimana kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat berdampak langsung terhadap mobilitas udara di Jambi.

Pihak Bandara Sultan Thaha menyatakan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran sekaligus keselamatan operasional penerbangan.(*)




Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Jambi, 18 Penerbangan dan 2.486 Penumpang Terdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih terasa pada konektivitas udara dari dan menuju Jambi.

Hingga Senin 7 September 2026 pagi, 18 penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi dibatalkan, dengan total 2.486 penumpang terdampak.

Pembatalan terutama terjadi pada penerbangan rute Jambi-Jakarta dan Jakarta-Jambi.

Kondisi ini berkaitan dengan masih ditutupnya Bandara Soekarno-Hatta (CGK), yang menjadi tujuan maupun asal sebagian besar penerbangan dari Bandara Sultan Thaha Jambi.

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, membenarkan kondisi tersebut.

“Masih cancel, CGK masih closed, kecuali tujuan di luar CGK normal,” ujar Ardon saat dikonfirmasi, Senin.

Berdasarkan pembaruan data Bandara Sultan Thaha Jambi hingga pukul 10.00 WIB, terdapat sembilan penerbangan kedatangan dari Jakarta menuju Jambi yang mengalami pembatalan.

Berikut penerbangan yang terdampak:

  • QG 960 dengan 172 penumpang
  • GA 126 dengan 125 penumpang
  • ID 6804 dengan 147 penumpang
  • IU 842 dengan 128 penumpang
  • GA 128 dengan 107 penumpang
  • IU 840 dengan 122 penumpang
  • QG 966 dengan 141 penumpang
  • QG 964 dengan 110 penumpang
  • ID 6806 dengan 130 penumpang

Jika dijumlahkan, sembilan penerbangan kedatangan tersebut membawa ratusan penumpang yang akhirnya terdampak akibat pembatalan perjalanan.

Dampak yang sama terjadi pada penerbangan dari Jambi menuju Jakarta. Sebanyak sembilan penerbangan keberangkatan juga dibatalkan.

Penerbangan tersebut meliputi:

  • ID 6807 dengan 154 penumpang
  • QG 961 dengan 177 penumpang
  • GA 127 dengan 160 penumpang
  • ID 6805 dengan 154 penumpang
  • IU 843 dengan 178 penumpang
  • GA 129 dengan 154 penumpang
  • QG 967 dengan 156 penumpang
  • IU 841 dengan 164 penumpang
  • QG 965 dengan 50 penumpang

Dengan sembilan penerbangan kedatangan dan sembilan penerbangan keberangkatan yang dibatalkan, total terdapat 18 penerbangan terdampak di Bandara Sultan Thaha Jambi.

Jumlah penumpang yang terkena dampak dari seluruh penerbangan tersebut mencapai 2.486 orang.

Dalam catatan pembaruan operasional bandara, pembatalan penerbangan berkaitan dengan diterbitkannya NOTAM A3373/26 yang menyatakan Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga pukul 18.00 WIB.

Penutupan tersebut berdampak langsung terhadap penerbangan Jambi-Jakarta karena pesawat tidak dapat menjalankan rute menuju maupun dari Bandara Soekarno-Hatta selama penutupan berlangsung.

Ardon mengatakan penerbangan dari dan menuju sejumlah daerah lain di luar Jakarta masih berjalan normal.

Artinya, gangguan penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi saat ini terutama terkonsentrasi pada rute yang berkaitan dengan Jakarta.

Pihak Bandara Sultan Thaha Jambi masih memantau perkembangan situasi, termasuk informasi terbaru mengenai pembukaan kembali Bandara Soekarno-Hatta.

Kondisi tersebut membuat jadwal penerbangan masih berpotensi berubah mengikuti perkembangan operasional di Jakarta.

“Penumpang yang memiliki jadwal penerbangan menuju atau dari Jakarta diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari maskapai terkait jadwal penerbangan mereka,” kata Ardon.

Bagi calon penumpang yang memiliki penerbangan Jambi-Jakarta maupun Jakarta-Jambi, informasi dari maskapai menjadi acuan penting sebelum menuju bandara.

Sementara itu, penerbangan dengan tujuan di luar Jakarta masih disebut berjalan normal hingga pembaruan Senin pagi.(*)




Mau Jemput Keluarga di Bandara Jambi? Ini Jadwal Lengkap Kedatangan Pesawat Besok

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi dijadwalkan melayani sembilan penerbangan kedatangan pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Sebagian besar pesawat datang dari Jakarta, sementara dua penerbangan lainnya berasal dari Batam.

Seluruh penerbangan dari Jakarta berangkat melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK). Sementara itu, rute Batam dilayani dari Bandara Internasional Hang Nadim (BTH).

Berikut jadwal lengkap kedatangan pesawat di Bandara Sultan Thaha Jambi.

Rute Batam

Besok terdapat dua penerbangan Super Air Jet dari Batam yang dijadwalkan tiba hampir berdekatan.

  • 12.00 WIB – Super Air Jet IU 2973 dari Batam.
  • 12.45 WIB – Super Air Jet IU 973 dari Batam.

Rute Jakarta

Penerbangan dari Jakarta akan tiba sejak pagi hingga malam hari.

Pagi

  • 08.25 WIB – Citilink QG 960
  • 10.10 WIB – Batik Air ID 6804
  • 10.25 WIB – Garuda Indonesia GA 126

Siang

  • 11.25 WIB – Super Air Jet IU 842

Sore hingga Malam

  • 15.15 WIB – Citilink QG 966
  • 17.00 WIB – Citilink QG 964
  • 18.40 WIB – Batik Air ID 6806 (kedatangan terakhir hari itu)

Penjemput Diminta Pantau Status Penerbangan

Calon penjemput disarankan memantau status penerbangan melalui aplikasi atau layanan resmi maskapai sebelum berangkat menuju bandara.

Langkah ini penting untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal akibat kondisi cuaca maupun operasional penerbangan.

Selain itu, penjemput diimbau memanfaatkan area parkir yang telah disediakan dan menggunakan zona pick-up resmi agar proses penjemputan berlangsung lebih tertib dan tidak mengganggu arus kendaraan di kawasan bandara.

Perlu diingat, seluruh jadwal kedatangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan maskapai dan otoritas penerbangan.

Karena itu, masyarakat disarankan selalu memperbarui informasi sebelum menuju Bandara Sultan Thaha Jambi.(*)




Cek Jadwal Pesawat Jambi Besok Selasa 4 Agustus 2026, Batik Air, Garuda, Citilink hingga Super Air Jet

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi akan melayani sembilan penerbangan keberangkatan pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Mayoritas penerbangan melayani rute menuju Jakarta, sementara satu penerbangan lainnya dijadwalkan menuju Batam.

Seluruh penerbangan tujuan Jakarta akan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK). Adapun rute Batam dilayani menuju Bandara Internasional Hang Nadim (BTH).

Berikut jadwal keberangkatan pesawat dari Bandara Sultan Thaha Jambi:

Rute Batam

Penerbangan menuju Batam hanya tersedia satu kali, yakni:

  • 09.00 WIB – Super Air Jet IU 974 tujuan Batam (Hang Nadim).

Rute Jakarta

Bagi penumpang yang hendak menuju Jakarta, tersedia delapan pilihan penerbangan mulai pagi hingga sore hari.

Pagi

  • 06.00 WIB – Batik Air ID 6807
  • 08.55 WIB – Citilink QG 961

Siang

  • 10.50 WIB – Batik Air ID 6805
  • 11.10 WIB – Garuda Indonesia GA 127
  • 12.05 WIB – Super Air Jet IU 843

Sore

  • 15.45 WIB – Citilink QG 967
  • 16.00 WIB – Super Air Jet IU 841
  • 17.30 WIB – Citilink QG 965 (penerbangan terakhir hari itu)

Penumpang Diimbau Datang Lebih Awal

Manajemen Bandara Sultan Thaha mengimbau seluruh calon penumpang tiba di terminal keberangkatan paling lambat dua jam sebelum jadwal penerbangan, terutama pada jam-jam sibuk di pagi dan siang hari.

Penumpang juga disarankan melakukan check-in secara online melalui aplikasi atau situs resmi maskapai agar proses keberangkatan lebih cepat.

Selain itu, pastikan dokumen perjalanan seperti KTP, paspor (jika diperlukan), dan tiket elektronik telah disiapkan sebelum menuju bandara.

Perlu diperhatikan, jadwal penerbangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan maskapai maupun kondisi operasional penerbangan. Karena itu, calon penumpang disarankan selalu memantau informasi terbaru melalui maskapai masing-masing.(*)

 




Jangan Salah Jam Jemput! Ini Jadwal Kedatangan Pesawat di Bandara Sultan Thaha Jambi Hari Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi dijadwalkan menerima delapan penerbangan kedatangan pada hari ini, Selasa 28 Juli 2026.

Pesawat yang mendarat berasal dari Jakarta dan Batam, dengan jadwal kedatangan yang tersebar mulai pagi hingga malam hari.

Bagi masyarakat yang akan menjemput keluarga, kerabat, maupun rekan kerja, disarankan untuk mengecek jadwal kedatangan sebelum menuju bandara guna menghindari perubahan waktu akibat faktor operasional maskapai maupun cuaca.

Berdasarkan jadwal operasional, terdapat enam penerbangan dari Jakarta dan dua penerbangan dari Batam.

Jadwal Kedatangan Pesawat Bandara Sultan Thaha Jambi Hari Ini

Rute Batam (Bandara Internasional Hang Nadim)

  • 13.00 WIB – Super Air Jet IU 2973
  • 17.30 WIB – Super Air Jet IU 973

Rute Jakarta (Bandara Internasional Soekarno-Hatta)

Pagi Hari

  • 08.25 WIB – Citilink QG 960
  • 10.20 WIB – Batik Air ID 6804
  • 10.25 WIB – Garuda Indonesia GA 126

Siang Hari

  • 11.25 WIB – Super Air Jet IU 842

Sore hingga Malam

  • 17.00 WIB – Citilink QG 964
  • 18.40 WIB – Batik Air ID 6806

Tips Sebelum Menjemput Penumpang

Calon penjemput disarankan memantau status penerbangan melalui aplikasi resmi maskapai atau layanan informasi bandara karena jadwal dapat berubah sewaktu-waktu.

Selain itu, sebaiknya tiba di area kedatangan sekitar 30 menit sebelum estimasi pesawat mendarat agar proses penjemputan lebih nyaman.

Gunakan area parkir dan titik pick-up yang telah disediakan pihak Bandara Sultan Thaha Jambi agar arus kendaraan tetap tertib dan tidak menimbulkan kemacetan di area terminal.

Perlu diketahui, seluruh jadwal penerbangan dapat berubah sesuai kebijakan maskapai maupun kondisi operasional di bandara.(*)




Cek Sebelum ke Bandara! Jadwal Penerbangan Sultan Thaha Jambi Selasa 28 Juli 2026 Lengkap

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi melayani sembilan penerbangan keberangkatan pada hari ini, Selasa 28 Juli 2026.

Mayoritas penerbangan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, sementara satu penerbangan melayani rute Batam.

Bagi masyarakat yang akan bepergian menggunakan transportasi udara, mengecek jadwal penerbangan lebih awal penting dilakukan agar tidak terlambat menuju bandara.

Berdasarkan jadwal operasional, terdapat delapan penerbangan menuju Jakarta dan satu penerbangan menuju Batam.

Jadwal Penerbangan Bandara Sultan Thaha Jambi Hari Ini

Rute Batam

  • 09.00 WIB – Super Air Jet IU 974 tujuan Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

Rute Jakarta (Bandara Soekarno-Hatta)

Pagi Hari

  • 06.00 WIB – Batik Air ID 6807
  • 08.55 WIB – Citilink QG 961

Siang Hari

  • 11.00 WIB – Batik Air ID 6805
  • 11.10 WIB – Garuda Indonesia GA 127
  • 12.05 WIB – Super Air Jet IU 843

Sore hingga Malam

  • 16.00 WIB – Super Air Jet IU 841
  • 17.30 WIB – Citilink QG 965
  • 18.15 WIB – Super Air Jet IU 847

Pihak bandara mengimbau seluruh calon penumpang agar datang minimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan, terutama pada jam-jam sibuk di pagi hari.

Selain itu, penumpang juga disarankan melakukan check-in secara online melalui aplikasi atau situs resmi masing-masing maskapai untuk mempercepat proses keberangkatan.

Pastikan dokumen perjalanan seperti KTP, SIM, paspor (jika diperlukan), serta tiket atau boarding pass telah dipersiapkan sebelum menuju Bandara Sultan Thaha Jambi agar perjalanan berlangsung lebih nyaman dan lancar.

Redaksi: Data jadwal dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan operasional maskapai dan otoritas bandara. Pastikan untuk selalu memantau informasi terbaru dari pihak maskapai.(*)




Bandara Jambi Padat Jelang Lebaran, Lonjakan Penumpang Capai 3 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus mudik Lebaran 2026 melalui Bandara Sultan Thaha mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan jumlah penumpang bahkan sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir.

Eksekutif General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengungkapkan bahwa kenaikan arus mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 3 persen dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.

“Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan penumpang yang cukup signifikan. Biasanya berkisar 2.000 hingga 3.000 orang per hari, kini bisa mencapai sekitar 4.500 penumpang,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah membuka posko angkutan Lebaran sesuai arahan regulator dari Kementerian Perhubungan.

Posko ini mulai beroperasi beberapa hari lalu guna memastikan kelancaran pelayanan kepada penumpang.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, puncak arus balik atau keberangkatan penumpang dari Jambi diperkirakan terjadi pada 27 hingga 28 Maret 2026.

Dari sisi penerbangan, terdapat sekitar tujuh maskapai yang beroperasi di Bandara Sultan Thaha Jambi, termasuk Lion Group hingga Susi Air yang melayani rute perintis seperti Dabo Singkep dan Kerinci.

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, maskapai juga telah menambah sekitar 82 penerbangan ekstra (extra flight). Bahkan, menjelang Lebaran, tiket penerbangan menuju Jambi dilaporkan sudah habis terjual.

“Untuk arus mudik, penerbangan menuju Jambi hampir seluruhnya penuh. Sedangkan setelah Lebaran, baru terlihat peningkatan pada arus balik dari Jambi ke berbagai daerah,” jelas Ardon.

Dengan lonjakan ini, Bandara Sultan Thaha Jambi menjadi salah satu titik penting pergerakan mudik di wilayah Sumatera, khususnya bagi masyarakat yang memilih transportasi udara.

Pihak bandara mengimbau penumpang untuk datang lebih awal, memastikan dokumen perjalanan lengkap, serta mengikuti aturan penerbangan demi kelancaran perjalanan selama periode mudik Lebaran 2026.(*)