UIN STS Jambi Gandeng Kemendikdasmen Perkuat Bahasa Indonesia, Mahasiswa Disiapkan Berdaya Saing Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi memperkuat langkah pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui kerja sama strategis dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UIN STS Jambi dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen di Amphiteater Lantai 4 Gedung Rektorat UIN STS Jambi, Selasa 4 Agustus 2026.

Nota Kesepahaman ditandatangani langsung oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., bersama Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si.

Kerja sama ini tidak hanya berhenti pada tingkat universitas. Sebagai tindak lanjut, turut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Balai Bahasa Provinsi Jambi dengan sejumlah unit akademik UIN STS Jambi, yakni Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, serta Unit Pengembangan Bahasa.

Perkuat Kompetensi Bahasa di Lingkungan Kampus

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar, mengatakan kerja sama tersebut memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kualitas kebahasaan di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, penguatan bahasa Indonesia menjadi bagian penting dalam peningkatan kompetensi mahasiswa maupun tenaga pendidik, terutama di tengah tuntutan dunia akademik yang semakin kompetitif.

“Kita menandatangani Nota Kesepahaman antara UIN STS Jambi dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan ini sangat penting karena banyak sisi positif yang telah kita rasakan selama empat tahun terakhir,” ujar Kasful.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap capaian mahasiswa UIN STS Jambi dalam berbagai ajang kebahasaan, khususnya Duta Bahasa Provinsi Jambi.

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir mahasiswa UIN STS Jambi konsisten meraih prestasi hingga dipercaya mewakili Provinsi Jambi pada ajang Duta Bahasa tingkat nasional.

“Saya merasa bahagia dan bangga. Dalam tiga hingga empat tahun terakhir, UIN STS Jambi selalu menjadi wakil Provinsi Jambi pada ajang Duta Bahasa tingkat nasional,” katanya.

Kolaborasi Pendidikan Jadi Kunci

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, mengapresiasi komitmen UIN STS Jambi dalam membangun kolaborasi untuk pengembangan bahasa dan sastra.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, hingga komunitas pendidikan.

“Sejatinya kita tidak mungkin bekerja sendiri. Dalam setiap aktivitas kita membutuhkan dukungan, bantuan, dan kerja sama dari berbagai pihak,” ujar Hafidz.

Ia menjelaskan, Kemendikdasmen terus mendorong konsep partisipasi semesta dalam membangun pendidikan bermutu bagi seluruh masyarakat.

Kerja sama dengan UIN STS Jambi dinilai menjadi bagian dari upaya memperluas peran perguruan tinggi dalam pengembangan bahasa Indonesia, kesastraan, serta peningkatan kompetensi kebahasaan generasi muda.

Ruang Lingkup Kerja Sama

Dalam Nota Kesepahaman tersebut, kedua pihak sepakat mengembangkan berbagai program kebahasaan dan kesastraan di lingkungan UIN STS Jambi.

Beberapa program yang menjadi ruang lingkup kerja sama meliputi pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), pengembangan bidang penerjemahan dan penjurubahasaan, serta peningkatan kompetensi bahasa bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Selain itu, kerja sama juga mencakup program praktik kerja lapangan, magang, implementasi Kurikulum Kampus Berdampak, penyediaan narasumber seminar dan workshop, serta berbagai kegiatan akademik lainnya.

Melalui kemitraan tersebut, UIN STS Jambi dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen berharap dapat melahirkan generasi yang memiliki kemampuan bahasa lebih kuat, kompetensi akademik yang meningkat, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Penguatan bahasa Indonesia di lingkungan kampus juga menjadi bagian dari upaya menjaga identitas kebangsaan sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi ilmiah dalam dunia pendidikan tinggi.(*)




UIN STS Jambi Kirim Kontingen di PEKSIMIDA Jambi 2026, Ikut 15 Tangkai Lomba

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi resmi mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Provinsi Jambi Tahun 2026 dengan mengirimkan kontingen mahasiswa yang akan berkompetisi pada 15 tangkai lomba.

Keikutsertaan UIN STS Jambi diawali melalui pembukaan PEKSIMIDA Provinsi Jambi 2026 yang berlangsung di Aula Rektorat Universitas Jambi, Rabu 22 Juli 2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan perguruan tinggi, perwakilan mahasiswa, dosen pendamping, serta para kontingen dari berbagai universitas di Provinsi Jambi.

PEKSIMIDA Provinsi Jambi 2026 menjadi ajang kompetisi seni mahasiswa tingkat daerah yang bertujuan mengembangkan kreativitas, meningkatkan apresiasi terhadap seni dan budaya, serta mempererat hubungan antarmahasiswa perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN STS Jambi, Dr. Jamaluddin, M.Pd., hadir mendampingi kontingen UIN STS Jambi sebagai bentuk dukungan langsung kepada mahasiswa yang akan bertanding.

Kehadiran pimpinan universitas tersebut menjadi motivasi bagi para delegasi untuk tampil maksimal dan membawa nama baik almamater dalam kompetisi seni tingkat Provinsi Jambi.

Dr Jamaluddin menyampaikan bahwa keikutsertaan UIN STS Jambi dalam PEKSIMIDA 2026 merupakan bentuk komitmen universitas dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga seni dan budaya.

“Partisipasi UIN STS Jambi pada PEKSIMIDA merupakan bentuk dukungan nyata universitas terhadap pengembangan bakat, kreativitas, dan prestasi mahasiswa. Kami berharap seluruh delegasi dapat bertanding dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama UIN STS Jambi,” ujar Dr. Jamaluddin.

Dorong Mahasiswa Berprestasi di Bidang Seni

PEKSIMIDA merupakan wadah kompetisi seni antarmahasiswa yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat nilai budaya bangsa melalui berbagai cabang seni yang diperlombakan.

Sebelum mengikuti ajang tersebut, para mahasiswa UIN STS Jambi telah melalui proses seleksi dan pembinaan untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

Dengan mengirimkan peserta pada 15 tangkai lomba, UIN STS Jambi menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem pengembangan mahasiswa yang seimbang antara kemampuan akademik, kreativitas, dan prestasi nonakademik.

Pihak universitas optimistis para delegasi mampu memberikan penampilan terbaik dan bersaing secara positif dalam setiap cabang perlombaan.

Seluruh sivitas akademika UIN STS Jambi turut memberikan dukungan dan doa kepada kontingen agar mampu tampil percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta meraih prestasi yang membanggakan dalam PEKSIMIDA Provinsi Jambi 2026.(*)




11 Dosen FST UIN STS Jambi Raih Sertifikasi Dosen, Rektor Tekankan Profesionalisme

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menggelar tasyakuran atas keberhasilan 11 dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) meraih Sertifikasi Dosen Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan Fakultas Sains dan Teknologi UIN STS Jambi, Selasa 21 Juli 2026.

Acara tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus apresiasi atas pencapaian para dosen yang berhasil melewati seluruh tahapan Sertifikasi Dosen.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia dan profesionalisme dosen di lingkungan UIN STS Jambi.

Kegiatan dihadiri Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Pahmi Sy, M.Si., Wakil Rektor III Dr. Jamaluddin, M.Pd.I., Kepala Biro, para dekan, wakil dekan, serta dosen di lingkungan kampus.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Kasful Anwar menyampaikan ucapan selamat kepada 11 dosen Fakultas Sains dan Teknologi yang berhasil memperoleh Sertifikasi Dosen Tahun 2026.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan komitmen, kerja keras, dan konsistensi.

“Selamat kepada 11 orang dosen yang telah menerima Sertifikasi Dosen ini,” ujar Prof. Kasful Anwar.

Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk senantiasa menumbuhkan rasa syukur atas setiap pencapaian.

Ia menilai rasa syukur menjadi fondasi penting dalam membangun budaya akademik yang berkualitas dan berintegritas.

Menurutnya, rasa syukur dapat diwujudkan dalam tiga bentuk, yakni melalui hati, ucapan, dan perbuatan.

“Rasa syukur itu dapat dilakukan dengan tiga hal. Pertama, bersyukur dengan hati. Kedua, bersyukur dengan mengucapkan Alhamdulillah. Ketiga, bersyukur dengan perbuatan,” katanya.

Prof. Kasful Anwar menambahkan, kegiatan tasyakuran merupakan salah satu bentuk syukur yang diwujudkan melalui tindakan nyata.

Selain mempererat silaturahmi, keberhasilan memperoleh Sertifikasi Dosen diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN STS Jambi, Arfan Aziz, S.Th.I., M.Soc.Sc., Ph.D., mengapresiasi perjuangan para dosen yang telah mengikuti seluruh tahapan sertifikasi.

Ia menjelaskan, sebelumnya terdapat 14 dosen yang mengikuti proses verifikasi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 dosen dinyatakan berhasil memperoleh Sertifikasi Dosen Tahun 2026, sementara peserta lainnya masih melengkapi sejumlah persyaratan administrasi dan proses penilaian.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan syukuran atas keberhasilan 11 dosen FST yang menerima Sertifikasi Dosen,” ujarnya.

Arfan berharap dosen yang belum dinyatakan lulus tetap optimistis dan terus menyelesaikan seluruh tahapan yang diperlukan.

Fakultas, lanjutnya, akan memberikan pendampingan hingga seluruh proses sertifikasi selesai.

Perwakilan dosen penerima Sertifikasi Dosen, Pol Metra, M.Kom., turut menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas dan fakultas atas dukungan selama proses sertifikasi berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor beserta jajaran dan Bapak Dekan atas segala bantuan, dukungan, serta arahannya,” kata Pol Metra.

Menurutnya, proses Sertifikasi Dosen tidak hanya menjadi syarat administratif, tetapi juga memberikan pengalaman berharga yang mendorong peningkatan kompetensi akademik dan profesionalisme dosen.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Melalui kegiatan ini, UIN STS Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dosen serta memperkuat mutu pendidikan tinggi di Provinsi Jambi.(*)




Musrenbang 2027 Digelar, Rektor UNJA Tekankan Program Berbasis Kebutuhan dan Berdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Universitas Jambi (UNJA) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2027 di Lantai 8 Gedung UNIFAC, Kampus Mendalo, Senin 20 Juli 2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan program kerja dan anggaran seluruh unit dengan Rencana Strategis (Renstra) universitas.

Mengusung tema “Mewujudkan Universitas Jambi Menjadi Perguruan Tinggi Terkemuka, Inovatif, Unggul, Kompetitif, dan Berdampak bagi Masyarakat”, Musrenbang 2027 menekankan pentingnya penyusunan program yang efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika maupun masyarakat.

Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh program dan anggaran yang disusun untuk Tahun Anggaran 2027 harus berlandaskan kebutuhan riil serta berorientasi pada hasil yang berdampak.

“Program dan anggaran yang disusun harus benar-benar berdasarkan kebutuhan. Yang paling penting adalah bagaimana setiap kegiatan mampu memberikan dampak bagi mahasiswa, institusi, maupun masyarakat,” ujar Rektor.

Selain itu, Rektor juga mendorong setiap fakultas untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperkuat budaya riset, serta mengembangkan hasil penelitian menjadi inovasi yang dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas UNJA, Kabul Wijayanto, S.Sos., M.M., yang mewakili Ketua Dewan Pengawas, memberikan apresiasi atas kinerja pelaksanaan anggaran UNJA selama semester pertama Tahun 2026 yang dinilai sangat baik.

Menurutnya, penyusunan anggaran harus mempertimbangkan kebutuhan prioritas, keberlanjutan program, serta dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi capaian pelaksanaan anggaran UNJA yang hampir sempurna. Di tengah kebijakan efisiensi APBN, UNJA perlu memperkuat kemandirian pendanaan dan mengoptimalkan pemanfaatan anggaran untuk mendukung program prioritas universitas,” kata Kabul.

Agenda Musrenbang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan arah penyusunan anggaran Tahun 2027 oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., yang dilanjutkan dengan sesi diskusi serta tanya jawab bersama seluruh peserta.

Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan Universitas Jambi, mulai dari Ketua Senat, para Wakil Rektor, Sekretaris Senat, Satuan Pengawasan Internal (SPI), kepala biro, dekan dan wakil dekan, Direktur Pascasarjana, ketua jurusan, kepala unit penunjang akademik, kepala bagian, Ketua Tim Perencanaan, Penganggaran, dan Unit Kinerja (PPUK), hingga operator unit kerja di lingkungan UNJA.

Melalui Musrenbang Tahun Anggaran 2027, Universitas Jambi menegaskan komitmennya untuk menyusun perencanaan pembangunan yang efektif, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil guna mendukung terwujudnya perguruan tinggi yang unggul, inovatif, kompetitif, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah maupun masyarakat.(*)




Membanggakan! Akademisi Muda Asal Merangin Raih Doktor Ilmu Hukum, Risetnya Tembus Jurnal Internasional Q1

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Prestasi membanggakan kembali lahir dari dunia akademik Provinsi Jambi.

Akademisi muda asal Kabupaten Merangin, Dr. Febrian Chandra, S.H., M.H., resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum setelah berhasil menyelesaikan pendidikan Program Doktor di Fakultas Hukum Universitas Jambi (UNJA).

Pencapaian tersebut menjadi semakin istimewa karena hasil penelitiannya berhasil menembus jurnal internasional bereputasi Q1.

Capaian ini disebut sebagai salah satu tonggak baru bagi Fakultas Hukum UNJA dalam menghasilkan publikasi ilmiah di tingkat internasional.

Febrian yang baru dilantik sebagai Wakil Rektor I Universitas Merangin periode 2026–2031 itu menyelesaikan studi doktoralnya melalui sidang promosi yang digelar pada Sabtu 11 Juli 2026.

Dalam sidang tersebut, akademisi berusia 31 tahun itu mempertahankan disertasi berjudul “Penataan Ruang Hutan Tanaman Industri dalam Prinsip Pembangunan Berkelanjutan” di hadapan tim penguji.

Penelitian yang dibimbing Promotor Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H. dan Co-Promotor Dr. Hartati, S.H., M.H. tersebut mengkaji penataan ruang hutan tanaman industri melalui pendekatan yuridis normatif dengan perspektif keadilan ekologis.

Fokus utamanya adalah mendorong tata kelola kawasan hutan yang mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan, perlindungan lingkungan, dan hak generasi mendatang.

Sidang promosi dipimpin Prof. H. Johni Najwan, S.H., M.H., Ph.D., bersama Prof. Dr. H. Syamsir, S.H., M.H., serta Prof. Dr. Elita Rahmi, S.H., M.Hum. Fakultas Hukum UNJA juga menghadirkan penguji eksternal dari Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Imamulhadi, S.H., M.H., guna memastikan kualitas akademik dan objektivitas penilaian.

Tak hanya berhasil mempertahankan disertasinya, gagasan utama penelitian Febrian juga memperoleh pengakuan internasional melalui publikasi artikel ilmiah berjudul “Reconstructing Industrial Forest Spatial Planning Policy for Ecological Mitigation and Global Environmental Justice” yang diterbitkan dalam Journal of Law and Legal Reform Volume 7 Nomor 2 Tahun 2026, jurnal internasional bereputasi Q1.

Karier Akademik Berkembang di Usia Muda

Lahir di Kungkai, Kabupaten Merangin, pada 11 Februari 1995, Febrian menempuh seluruh jenjang pendidikan tinggi secara linier di Universitas Jambi, mulai dari Sarjana, Magister, hingga Doktor Ilmu Hukum.

Di usia yang relatif muda, ia juga dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis di Universitas Merangin.

Sebelum menjabat Wakil Rektor I, Febrian pernah menjadi Sekretaris Program Studi Hukum, Ketua Program Studi Hukum, hingga Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).

Bidang keilmuan yang menjadi fokusnya meliputi hukum lingkungan, hukum administrasi negara, tata kelola sumber daya alam, konstitusi hijau, serta pembangunan berkelanjutan.

Berangkat dari Keluarga Sederhana

Di balik sederet capaian akademik tersebut, tersimpan perjalanan hidup yang penuh ketekunan.

Febrian merupakan putra pasangan Nasaruddin, S.Pd., seorang guru sekolah dasar, dan Eryayani, ibu rumah tangga.

Dukungan keluarga menjadi fondasi penting yang mengantarkannya menyelesaikan pendidikan hingga jenjang doktor.

Perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih pendidikan tertinggi apabila disertai kerja keras, konsistensi, dan semangat belajar.

Keberhasilan Febrian tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga maupun Universitas Merangin, tetapi juga memberi inspirasi bagi generasi muda di Provinsi Jambi untuk terus mengejar prestasi akademik hingga tingkat internasional.

Dengan raihan gelar doktor dan publikasi pada jurnal bereputasi Q1, Febrian menunjukkan bahwa akademisi dari daerah memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.(*)




Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026 Sepi Peminat, Jumlah Pendaftar Turun Hampir 50 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jumlah pendaftar Program Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026 untuk jenjang sarjana (S1) mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Hingga penutupan pendaftaran pada 11 Juni 2026, tercatat sebanyak 1.397 mahasiswa mengajukan permohonan beasiswa yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jambi tersebut.

Data yang dihimpun menunjukkan mayoritas pendaftar berasal dari kategori mahasiswa kurang mampu, yakni sebanyak 869 orang.

Sementara kategori mahasiswa berprestasi mencatatkan 528 pendaftar.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pelaksanaan program pada tahun 2025.

Saat itu, total pemohon beasiswa mencapai 2.823 orang, terdiri dari 1.894 pendaftar kategori kurang mampu dan 929 pendaftar kategori berprestasi.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jambi, Amrulsyah, mengakui adanya penurunan jumlah peminat pada tahun ini.

Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah perubahan jadwal pelaksanaan yang dilakukan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Pelaksanaan tahun ini memang dimajukan lebih awal karena proses seleksi dan penyaluran beasiswa cukup panjang. Kemungkinan hal itu menjadi salah satu penyebab jumlah pendaftar berkurang dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya, Rabu 17 Juni 2026.

Meski jumlah pendaftar menurun, proses seleksi tetap akan berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Saat ini seluruh berkas yang masuk tengah dipersiapkan untuk memasuki tahap verifikasi administrasi dan penilaian oleh panitia pelaksana.

Tahapan tersebut akan menentukan mahasiswa yang berhak menerima bantuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jambi pada tahun anggaran 2026.

Program Beasiswa Pro Jambi Cerdas merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Khususnya mahasiswa dari keluarga kurang mampu serta mereka yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik.

Pemprov Jambi berharap bantuan pendidikan tersebut dapat menjadi dukungan nyata bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Harapan kami, bantuan Jambi Cerdas ini benar-benar memberikan manfaat bagi mahasiswa dan membantu mereka melanjutkan pendidikan. Pada akhirnya program ini diharapkan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas generasi muda dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Amrulsyah.

Setelah tahap verifikasi selesai, pemerintah akan mengumumkan penerima beasiswa yang dinyatakan memenuhi persyaratan sesuai kuota dan ketentuan program yang berlaku.(*)