Siswa MTs di Jambi Diduga Tak Bisa Ikut Ujian Akhir karena Terlambat Bayar SPP, Wali Kota Angkat Bicara

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sejumlah siswa di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Jambi dikabarkan tidak dapat mengikuti ujian akhir bersama teman-temannya.

Kondisi ini diduga terjadi akibat adanya kendala pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau administrasi sekolah.

Akibat situasi tersebut, para siswa yang terdampak harus mengikuti ujian susulan, sementara siswa lainnya telah lebih dahulu melaksanakan ujian akhir di sekolah.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa keterlambatan pembayaran biaya pendidikan menjadi faktor utama yang memicu perbedaan jadwal ujian tersebut.

Salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya.

Ia berharap pihak sekolah dapat lebih mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan hak anak dalam mendapatkan pendidikan tanpa hambatan.

“Kalau bisa jangan sampai anak jadi korban. Dia sebenarnya sudah siap ikut ujian, tapi karena ada kendala biaya jadi tidak bisa ikut bersama teman-temannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran terjadi karena kendala teknis.

Saat jatuh tempo, bank sedang tutup karena hari libur, sementara saat hari kerja antrean di bank cukup padat.

“Sudah mau bayar, hanya saja waktu itu tanggal merah jadi bank tutup. Pas hari kerja antrean juga cukup ramai,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Jambi Maulana menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Hal ini mengingat madrasah berada di bawah kewenangan Kementerian Agama.

Ia menegaskan bahwa persoalan kemampuan orang tua dalam membiayai pendidikan harus mendapatkan perhatian serius, terutama karena pemerintah telah memiliki program pendidikan yang diarahkan untuk meringankan beban masyarakat.

“Untuk madrasah itu memang di bawah kewenangan Kemenag, tetapi kita akan berkoordinasi. Kemampuan orang tua ini harus bisa diselesaikan. Pemerintah sudah ada program pendidikan gratis, nanti akan segera kita tindak lanjuti dan koordinasikan,” ujarnya.(*)




Wali Kota Jambi Apresiasi Aksioma: Madrasah Bentuk Generasi Berkarakter

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ajang tahunan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) kembali digelar pada Sabtu, 20 September 2025, bertempat di MTs Laboratorium UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi.

Kompetisi tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kota Jambi ini merupakan Aksioma ke-2 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jambi dengan dukungan penuh dari Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin.

Tercatat sebanyak 35 MTs dari seluruh penjuru Kota Jambi ikut serta dalam kompetisi ini. Masing-masing madrasah mengirimkan siswa-siswi terbaiknya, dengan total peserta mencapai 1.300 siswa.

Acara ini juga dihadiri sejumlah tamu kehormatan, seperti perwakilan dari Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, serta Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Aksioma.

Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebagai wadah penting untuk menunjukkan kompetensi, kreativitas, dan potensi siswa-siswi madrasah.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Aksioma menunjukkan bahwa siswa-siswi MTs memiliki kreativitas dan kompetensi luar biasa. Madrasah adalah bagian penting dari sistem pendidikan kita,” ujarnya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pendidikan agama dan ilmu pengetahuan umum, termasuk hukum.

Menurutnya, hal ini penting untuk membentuk generasi yang berkarakter kuat dan memiliki integritas, demi meraih kesuksesan di dunia dan akhirat.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan madrasah. Aksioma dinilai sebagai salah satu indikator positif dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Jambi.

Pemerintah berharap Aksioma dapat menjadi kegiatan rutin yang berkelanjutan, sekaligus mempererat hubungan antar madrasah serta menjadi ruang lahirnya generasi berprestasi dan inovatif di Kota Jambi.(*)