Staf Ahli Pemkab Muaro Jambi Hadiri Pelantikan Pengurus MPI, Fokus Kaderisasi dan Dakwah

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dewan Pimpinan Daerah Majelis Penceramah Indonesia (DPD MPI) Kabupaten Muaro Jambi menggelar Istighosah Akbar sekaligus Pelantikan Pengurus Masa Khidmat 2026–2031, Senin (9/2/2026), bertempat di Masjid Jami’ Darussalam, Desa Senaung, Kecamatan Jambi Luar Kota.

Kegiatan dihadiri oleh Arif Munandar, Staf Ahli Pemkab Muaro Jambi Yultasmi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah.

Acara diawali dengan shalat Dhuha dan shalat Taubat berjamaah, dilanjutkan doa bersama menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Yultasmi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pengurus DPD MPI yang telah menginisiasi kegiatan keagamaan ini.

Ia menekankan bahwa MPI berperan penting dalam pendidikan karakter serta pembangunan masyarakat yang maju dan berkualitas, sesuai visi Pemkab Muaro Jambi melalui Panca Cita Bupati dan Wakil Bupati.

“Tantangan umat Islam saat ini meliputi pengabaian ajaran agama, pergeseran nilai, masuknya budaya asing, serta berkembangnya paham radikalisme. Masyarakat perlu membiasakan tabayyun dalam menerima informasi,” ujar Yultasmi.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Jambi, Arif Munandar, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik.

Ia menilai istighosah akbar sekaligus pelantikan sebagai momentum muhasabah untuk memperbaiki diri dan memperkuat tekad bersama dalam membangun daerah.

“Mari kita bangun Muaro Jambi dengan pondasi iman, ilmu, dan akhlak mulia,” kata Arif Munandar.

Susunan Pengurus DPD MPI Muaro Jambi Masa Khidmat 2026–2031 meliputi:

  • Pembina: Bupati & Wakil Bupati Muaro Jambi, Kepala Kemenag, Sekda, Ketua MUI, Ketua LAM

  • Penasehat: KH. Dr. M. Ridwan Jalil, KH. Ramli Abdullah

  • Pengarah: KH. Ahmad Jalaludin, Dedi Haryanto Usman, H. Mulyadi

  • Pengurus Harian: Ketua Muhammad Subhan, M.Ag; Wakil Ketua I-IV, Sekretaris, Bendahara

  • Bidang-Bidang: Kaderisasi, Humas & Publikasi Dakwah, Pembinaan Majelis Taklim, Usaha & Dakwah, Muslimat

Kegiatan ini menegaskan peran strategis MPI dalam membimbing umat agar tetap berada pada ajaran agama yang benar, menciptakan masyarakat aman, damai, dan religius di Kabupaten Muaro Jambi.(*)




Handphone Siswa Dibatasi, Pemprov Jambi Siapkan Kebijakan Sekolah Aman

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi mengambil langkah tegas dalam mengatur penggunaan handphone di lingkungan sekolah.

Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya meminimalkan dampak negatif penggunaan gawai yang tidak terkontrol di kalangan peserta didik, sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih fokus dan kondusif.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar, SE, MM, mengungkapkan bahwa Gubernur Jambi telah menerbitkan instruksi gubernur terkait pembatasan penggunaan handphone di seluruh satuan pendidikan.

Instruksi tersebut telah ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan melalui penyampaian surat edaran ke masing-masing sekolah.

“Gubernur sudah mengeluarkan instruksi terkait pembatasan penggunaan handphone di satuan pendidikan. Kami juga sudah menyampaikan surat edaran ke sekolah agar menyiapkan tempat khusus untuk penyimpanan handphone siswa,” ujar Umar.

Meski demikian, Umar menegaskan kebijakan tersebut tidak serta-merta melarang penggunaan handphone sepenuhnya.

Sekolah tetap diberikan ruang untuk memanfaatkan gawai dalam kegiatan pembelajaran tertentu yang berbasis daring atau membutuhkan dukungan teknologi.

“Masih ada proses pembelajaran yang bersifat online. Karena itu kami meminta kepala sekolah dan guru untuk lebih bijak dalam mengatur penggunaan handphone selama kegiatan belajar mengajar,” jelasnya.

Selain kebijakan pembatasan handphone, Pemerintah Provinsi Jambi juga tengah menyusun draf instruksi gubernur baru terkait program sekolah aman, nyaman, dan berdaulat.

Kebijakan ini merupakan pengembangan dari program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang sebelumnya hanya menitikberatkan pada aspek kebencanaan.

“Instruksi gubernur terbaru ini tidak hanya fokus pada bencana, tetapi juga menyasar pencegahan radikalisme, bullying, serta berbagai bentuk kekerasan di lingkungan sekolah,” ungkap Umar.

Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi berharap lingkungan sekolah dapat menjadi ruang yang aman, tertib, dan mendukung pembentukan karakter peserta didik secara optimal, baik dari sisi akademik maupun mental dan sosial.(*)




Yok Kenali Gaya Belajarmu Berdasarkan Zodiak!

SEPUCUKJAMBI.ID – Setiap individu memiliki cara unik dalam menyerap informasi.

Ada yang cepat memahami pelajaran lewat bacaan, ada yang membutuhkan praktik langsung, dan ada pula yang lebih efektif saat belajar bersama orang lain.

Menariknya, karakter zodiak kerap dikaitkan dengan pola pikir dan gaya belajar seseorang.

Astrologi melihat zodiak sebagai cerminan kepribadian dasar, termasuk cara seseorang memproses informasi, menjaga fokus, dan membangun motivasi belajar.

Dengan memahami kecenderungan ini, metode belajar bisa disesuaikan agar lebih efektif dan menyenangkan.

Berikut gambaran umum gaya belajar 12 zodiak yang bisa menjadi referensi:

1. Aries (21 Maret – 19 April)

Aries punya energi tinggi dan antusiasme besar. Mereka lebih cepat menangkap materi saat belajar sambil bergerak atau lewat tantangan langsung.

Metode seperti kuis cepat, flashcard, atau diskusi singkat bisa membuat Aries tetap fokus.

2. Taurus (20 April – 20 Mei)

Taurus belajar paling baik di lingkungan yang tenang dan teratur. Mereka suka rutinitas dan konsistensi.

Jadwal belajar yang jelas, ruang yang nyaman, dan waktu khusus yang tidak terganggu membantu Taurus menyerap materi lebih optimal.

3. Gemini (21 Mei – 20 Juni)

Gemini punya rasa ingin tahu yang tinggi, tapi cepat bosan dengan metode monoton. Mereka belajar efektif lewat dialog, video interaktif, atau diskusi kelompok.

Kombinasi media membantu mereka tetap tertarik dan cepat paham.

4. Cancer (21 Juni – 22 Juli)

Cancer merasa nyaman belajar di suasana yang hangat dan mendukung. Dukungan teman atau mentor yang sabar membuat mereka lebih fokus.

Pengulangan dengan pendekatan emosional (misalnya cerita atau aplikasi nyata) membantu pemahaman mereka lebih dalam.

5. Leo (23 Juli – 22 Agustus)

Leo berkembang lewat peran aktif. Mereka suka jadi pusat perhatian saat belajar.

Presentasi kecil, peran atau simulasi, serta kesempatan menunjukkan hasil belajar memberi motivasi besar bagi Leo.

6. Virgo (23 Agustus – 22 September)

Virgo adalah perfeksionis yang efektif saat belajar terstruktur. Mereka unggul dengan catatan rapi, jadwal sistematis, dan langkah belajar terencana.

Virgo merasa lebih percaya diri ketika ada checklist atau milestone yang bisa dicapai.

7. Libra (23 September – 22 Oktober)

Libra menikmati proses belajar yang harmonis lewat kolaborasi. Diskusi kelompok kecil yang ramah dan suasana yang seimbang membuat mereka lebih baik menyerap materi.

Mereka juga suka melihat berbagai sudut pandang.

8. Scorpio (23 Oktober – 21 November)

Scorpio punya fokus mendalam. Mereka paling efektif belajar sendiri, menyelami satu topik sampai tuntas.

Tantangan logika atau studi kasus akan meningkatkan daya serap mereka secara signifikan.

9. Sagitarius (22 November – 21 Desember)

Sagitarius cepat bosan dengan rutinitas belajar biasa. Mereka belajar paling efektif lewat pengalaman nyata, eksplorasi, atau proyek yang melibatkan pembelajaran praktis.

Aktivitas luar ruang atau pengalaman langsung membuat mereka paham lebih cepat.

10. Capricorn (22 Desember – 19 Januari)

Capricorn melihat belajar sebagai proses jangka panjang. Mereka paling efektif dengan disiplin tinggi dan target jelas.

Metode seperti jadwal tetap, buku referensi mendalam, dan evaluasi berkala membantu mereka mencapai hasil yang stabil.

11. Aquarius (20 Januari – 18 Februari)

Aquarius suka pendekatan luar biasa dan kreatif. Mereka tertarik pada cara belajar yang inovatif, misalnya proyek teknologi, diskusi terbuka, atau pendekatan multidisiplin.

Ruang bagi ide bebas membantu mereka cepat menangkap konsep kompleks.

12. Pisces (19 Februari – 20 Maret)

Pisces menyerap lewat emosi dan imajinasi. Mereka paling efektif belajar dengan ilustrasi visual, cerita, atau hubungan konsep ke pengalaman pribadi.

Lingkungan yang tenang dan inspiratif membantu fokus mereka bertambah.

Memahami gaya belajar menurut zodiak bisa menjadi cara tambahan untuk mengenali diri sendiri atau orang yang kamu dampingi.

Metode yang sesuai bukan hanya membuat belajar jadi lebih mudah, tapi juga lebih menyenangkan dan sesuai dengan ritme pribadi masing-masing. Jadi, selamat mencoba gaya yang paling cocok dengan zodiakmu!.




Lomba Egrang Batok PAUD Kota Jambi, Solusi Sehat Kurangi Ketergantungan Gadget

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya menghadirkan ruang bermain edukatif bagi anak usia dini terus diperkuat Pemerintah Kota Jambi.

Melalui peran aktif Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, lomba permainan tradisional Egrang Batok tingkat PAUD se-Kota Jambi resmi digelar sebagai sarana stimulasi motorik sekaligus pembentukan karakter anak sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata Kampoeng Radja, Sabtu pagi (17/01/2026), tersebut diikuti ratusan anak PAUD dari berbagai kecamatan, seperti Kota Baru, Pelayangan, Danau Teluk, dan Pasar.

Dengan penuh antusias, para peserta didampingi guru serta orang tua untuk memperebutkan Piala Bunda PAUD Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Nadiyah menyampaikan bahwa lomba egrang batok bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan media pembelajaran yang menyenangkan dan sarat nilai edukatif.

“Permainan tradisional seperti egrang batok memberi manfaat besar bagi anak-anak. Mereka belajar keseimbangan, keberanian, sportivitas, serta kemampuan bersosialisasi dengan teman sebaya,” ujar Nadiyah.

Menurutnya, pendekatan belajar melalui bermain sangat penting diterapkan pada pendidikan anak usia dini agar proses tumbuh kembang berlangsung optimal tanpa tekanan.

Ia juga mengingatkan orang tua dan pendamping agar tidak terlalu menuntut hasil.

“Biarkan anak-anak bermain dengan gembira. Jangan ada target berlebihan. Yang terpenting adalah pengalaman positif dan memori bahagia yang akan mereka bawa sampai dewasa,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kota Jambi turut menyoroti tantangan era digital, khususnya meningkatnya ketergantungan anak terhadap gawai.

Ia mengajak orang tua untuk lebih bijak dalam mengatur waktu penggunaan gadget.

“Bermain gadget boleh, tapi harus dibatasi. Idealnya tidak lebih dari satu jam. Permainan tradisional bisa menjadi alternatif sehat untuk menyeimbangkan perkembangan fisik dan mental anak,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa permainan egrang batok mampu menstimulasi berbagai kecerdasan anak, mulai dari kinestetik, spasial, hingga interpersonal, sekaligus menanamkan nilai kesabaran, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan.

Lebih lanjut, Nadiyah juga menyampaikan komitmennya dalam memperkuat layanan pendidikan anak usia dini di Kota Jambi, khususnya melalui pengembangan PAUD negeri.

“Saat ini sudah ada lima PAUD negeri dari sebelas kecamatan. Masih ada enam kecamatan yang menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Harapannya, ke depan setiap kecamatan memiliki minimal satu PAUD negeri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Sugiono, menilai lomba egrang batok sangat sejalan dengan prinsip dasar PAUD, yakni belajar sambil bermain.

“Anak-anak sekarang adalah generasi alfa. Jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik dan interaksi sosial, mereka rentan mengalami ketergantungan gadget. Kegiatan seperti ini mendukung perkembangan holistik anak,” katanya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif Bunda PAUD Kota Jambi yang dinilainya konsisten mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, baik dari sisi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan dalam rangka melestarikan permainan tradisional, menanamkan nilai karakter, serta mendukung terwujudnya generasi anak Kota Jambi yang sehat, ceria, berakhlak, dan berprestasi sejak usia dini.(*)




Nadiyah Maulana Perkuat Gerakan Literasi Anak, Lewat Buku dan Workshop Mendongeng

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua TP PKK Kota Jambi, Nadiyah Maulana, membuka Workshop Mendongeng sekaligus meluncurkan buku terbaru berjudul “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Bersama Hana”.

Acara ini menjadi langkah nyata TP PKK Kota Jambi dalam memperkuat literasi dan pembentukan karakter anak sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Nadiyah mengatakan bahwa dirinya memiliki kecintaan pada dunia literasi, baik membaca maupun menulis.

Karena itu, ia langsung menyambut baik ketika mendapat kesempatan berkolaborasi dalam penyusunan buku ini.

“Saya sangat mencintai literasi. Ketika kesempatan kolaborasi ini hadir, saya tidak menyia-nyiakannya. Buku ini juga saya sesuaikan dengan program Kemendikdasmen, termasuk pesan mengenai pola makan bergizi dan kebiasaan sehat bagi anak,” ujar Nadiyah.

Buku “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Bersama Hana” mengangkat program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Program tersebut berisi tujuh kebiasaan sederhana namun penting dalam pembentukan karakter anak, yaitu: bangun pagi, taat beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

Menurut Nadiyah, kesederhanaan program ini justru menjadi kekuatannya.

“Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten akan membentuk karakter yang kuat. Inilah fondasi untuk menyiapkan generasi emas 2045,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan mendongeng merupakan salah satu metode terbaik untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada anak.

Cerita membantu menyampaikan pesan moral dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

“Kami berharap buku ini bisa menjadi media pembelajaran karakter bagi guru, orang tua, dan komunitas literasi. Mendongeng bukan hanya hiburan, tetapi sarana pendidikan,” tutup Nadiyah.

Kegiatan ini dihadiri pendidik, pegiat literasi, kader PKK, serta komunitas dongeng di Kota Jambi.(*)




Polda Jambi Edukasi Siswa SMAS Adhyaksa Jambi, Jauhi Narkoba dan Bullying

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak, Direktorat Binmas Polda Jambi melalui Subdit Bintibsos kembali menggelar kegiatan penyuluhan dan program cooling system bertema “Pelajar Bersih Jauh dari Narkoba, Judol, Bullying, dan Geng Motor.”

Kegiatan ini dilaksanakan di SMAS Adhyaksa 1 Kota Jambi pada Jumat, 25 April 2025, dan menjadi momen strategis dalam penanaman nilai-nilai kedisiplinan, moral, serta edukasi tentang bahaya penyimpangan sosial di kalangan pelajar.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kasubdit Bintibsos, AKBP Dr. Dadang D. Karyanto, M.H., M.Pd., beserta tim Ditbinmas Polda Jambi.

Kehadiran tim Ditbinmas disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMAS Adhyaksa 1, Lolita Anggraini, S.Sos., M.Pd.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyatakan dukungan penuh terhadap kolaborasi edukatif antara sekolah dan kepolisian dalam membentuk karakter pelajar yang kuat dan bermoral.

AKBP Dadang dalam penyuluhannya menegaskan bahwa narkoba, judi online, bullying, dan geng motor merupakan ancaman serius bagi masa depan pelajar.

Ia mendorong siswa untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Pelajar harus menjadi garda terdepan dalam menolak penyimpangan. Jangan biarkan masa depan tergadai oleh pilihan yang salah. Jadilah aset bangsa, bukan korban lingkungan,” tegasnya.

Pemaparan materi juga meliputi isu penting seperti perdagangan orang, etika berlalu lintas, hingga penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

AKBP Dadang mengajak siswa untuk berani bersuara jika mengalami atau menyaksikan kekerasan.

Rangkaian kegiatan berlangsung edukatif dan interaktif, mulai dari sambutan, pemaparan materi, sesi tanya jawab, penyerahan sarana kontak, hingga doa penutup yang dipenuhi suasana kekeluargaan.

Ditbinmas Polda Jambi menyampaikan pesan penting kepada seluruh pelajar:

  • Tolak narkoba dan judi online dimulai dari diri sendiri,

  • Tumbuhkan empati dan saling menghargai antar siswa,

  • Ciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas kekerasan,

  • Bangun komunikasi terbuka dengan guru dan orang tua.

Melalui kegiatan ini, Ditbinmas Polda Jambi menunjukkan komitmennya dalam mendampingi generasi muda agar tidak terseret arus negatif perkembangan zaman.

“Kalian adalah masa depan bangsa. Jadilah pelajar yang tangguh, bersih dari narkoba, bullying, dan geng motor,” tutup AKBP Dadang dengan semangat.

Kegiatan berjalan aman dan lancar, mencerminkan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi Indonesia yang unggul dan beradab.(*)




AKBP Dadang Karyanto: Generasi Muda Harus Tumbuh dengan Karakter dan Akhlak Baik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif serta mencegah penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja, Direktorat Binmas Polda Jambi melalui Subdit Bintibsos melaksanakan penyuluhan dan cooling system di SMP Islam Al-Falah, Kota Jambi.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri langsung oleh Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Jambi AKBP Dr. Dadang Karyanto, M.H., M.Pd, bersama tim yang terdiri dari Aipda Ramlan Hadidi, Briptu Widya R, S.H, dan Bripda M. Alfaraj, serta tokoh masyarakat Siska Wahyuni.

Kepala Sekolah SMP Islam Al-Falah, Tukirat, S.Pd, mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian kepolisian terhadap pembinaan generasi muda.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polda Jambi yang hadir langsung memberikan penyuluhan dan edukasi kepada siswa kami. Ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter pelajar yang taat hukum,” ujarnya.

Dalam sambutannya, AKBP Dr. Dadang Karyanto menyampaikan pentingnya pendidikan karakter dan kesadaran hukum sejak dini.

“Generasi muda adalah aset bangsa yang harus dijaga. Melalui penyuluhan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai moral dan hukum, mencegah penyalahgunaan narkoba, perundungan, serta kenakalan remaja lainnya,” jelasnya.

Acara juga menghadirkan narasumber dari Biro Organisasi Setda Provinsi Jambi, Dr. M. Thohir, M.Pd, yang membawakan materi tentang “Antisipasi Kenakalan Remaja, Perundungan (Bullying), dan Kelompok Kriminal Anak Bermotor (KKAB)”.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara siswa dan narasumber. Materi edukatif mencakup:

  • Bahaya penyalahgunaan narkoba

  • Dampak negatif judi online

  • Potensi perdagangan orang

  • Pencegahan tindakan begal

  • Pentingnya keselamatan berlalu lintas

Acara ditutup dengan doa bersama, silaturahmi, serta penyerahan sarana kontak (sarkon) sebagai simbol sinergi antara Polri dan dunia pendidikan.

Dirbinmas Polda Jambi AKBP Henky Poerwanto, S.I.K., M.M. dalam pernyataan tertulisnya, memberikan pesan kepada siswa.

“Belajarlah dengan semangat, jaga nama baik diri dan sekolah, dan jauhi penyimpangan. Masa depan bangsa ada di tangan kalian,” ujarnya.

Alumni Akpol 2000 ini juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Provinsi Jambi untuk turut aktif menjaga moral generasi muda.(*)