Baznas Kota Jambi Dorong Literasi Zakat Anak PAUD Sejak Usia Dini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen membangun generasi peduli dan gemar berbagi terus diperkuat di Kota Jambi.

Melalui program manasik zakat untuk anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), literasi zakat kini mulai diperkenalkan secara sistematis sejak usia emas pertumbuhan anak.

Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni edukatif, tetapi bagian dari strategi jangka panjang meningkatkan pemahaman zakat di tengah masyarakat, dimulai dari anak-anak.

Menurutnya, konsep manasik zakat dikemas dalam bentuk simulasi sederhana dan interaktif agar mudah dipahami sesuai tingkat perkembangan anak.

“Anak-anak dikenalkan tata cara berzakat dari berbagai profesi melalui simulasi ringan dan menyenangkan. Dengan pendekatan ini, mereka bisa memahami konsep dasar zakat tanpa merasa digurui,” jelasnya.

Padli menyebut, metode belajar berbasis praktik ini efektif menanamkan pemahaman sekaligus membangun pengalaman emosional anak tentang arti berbagi.

Tak berhenti pada kegiatan seremonial, Baznas Kota Jambi berencana mengusulkan agar manasik zakat dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan karakter, khususnya dalam penguatan literasi zakat.

Koordinasi pun akan dilakukan bersama Baznas Provinsi Jambi dan Baznas RI untuk membahas aspek regulasi serta pengembangan program secara lebih luas.

“Kegiatan ini akan kami laporkan sebagai bahan evaluasi dan kajian. Harapannya, literasi zakat bisa menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Setelah resmi diluncurkan oleh Bunda PAUD Kota Jambi, program manasik zakat dijadwalkan dilaksanakan secara bertahap di 11 kecamatan dan menyasar seluruh lembaga PAUD yang ada di Kota Jambi.

Langkah masif ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya berbagi serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Edukasi sejak dini diyakini menjadi kunci lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.

Dengan pendekatan edukatif, menyenangkan, dan terstruktur, program ini berpotensi menjadi model percontohan literasi zakat anak di tingkat nasional.(*)




Dorong Satu Desa Satu Hafiz Qur’an, Wagub Jambi Tekankan Pentingnya Pendidikan Agama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, menghadiri Wisuda Tahfiz Qur’an ke-15 Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Ilmi Jambi di Lapangan SD IT Nurul Ilmi 2, Kota Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai agama sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Wagub Sani menyoroti peran pendidikan Islam dalam pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Menurutnya, pengembangan SDM harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan perubahan zaman.

“Pengembangan SDM adalah strategi pembangunan daerah dan nasional yang menentukan keberhasilan pembangunan,” ujarnya.

Ia memuji SIT Nurul Ilmi Jambi sebagai lembaga pendidikan yang berhasil memadukan kemampuan akademik, softskill, serta pendidikan akhlak dan karakter.

“Mendidik anak agar disiplin, kreatif, percaya diri, dan berakhlak mulia membutuhkan waktu dan energi. Saya apresiasi tinggi Pimpinan dan pengajar SIT Nurul Ilmi dalam mencetak generasi Qur’ani, calon pemimpin dan pengusaha masa depan Jambi,” kata Wagub Sani.

Selain itu, Wagub juga memperkenalkan program Satu Desa Satu Hafiz Qur’an, yang bertujuan melahirkan penghafal Al-Qur’an di setiap desa di Provinsi Jambi.

Ia menegaskan bahwa kedekatan dengan Al-Qur’an akan membawa kemuliaan hidup.

Wagub Sani menutup sambutannya dengan motivasi bagi para wisudawan.

“Tetap istiqomah dalam belajar, mengaji, dan menekuni ilmu pengetahuan. Ananda adalah generasi unggul Jambi yang akan siap bersaing menghadapi tantangan masa depan, menjadi pemimpin cerdas, bermartabat, dan berakhlak mulia.”

Acara wisuda dihadiri juga oleh para orang tua/wali murid, pengajar, dan pengurus yayasan, menandai momen penting bagi pendidikan Islam di Jambi.(*)