Disdik Jambi Turunkan Tim Usai Kasus Guru SMKN 3 Viral

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dugaan kasus pengeroyokan terhadap guru SMKN 3 Tanjung Jabung Timur, Agus Saputra, yang sempat viral di media sosial, kini mendapat penanganan serius dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

Tim dari Disdik langsung diturunkan ke sekolah untuk menindaklanjuti permasalahan dan memastikan proses belajar tetap kondusif.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar MY, S.E., M.M, menegaskan pihaknya tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan terkait permintaan pemindahan guru maupun tindakan disiplin.

Pendalaman menyeluruh menjadi langkah awal sebelum keputusan resmi dibuat.

“Berkenaan dengan pemindahan guru maupun langkah hukum disiplin, tim kami akan turun dan berkoordinasi. Hasilnya nanti akan kami sampaikan ke BKD,” ujar Umar.

Selain menurunkan tim, Disdik juga memastikan kondisi sekolah tetap aman dan proses belajar mengajar berjalan normal.

Hal ini juga didukung oleh mediasi Forkopimcam Berbak yang melibatkan orang tua siswa, guru, dan pihak sekolah sehari setelah kejadian.

Umar menyampaikan apresiasinya karena kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

“Kejadian ini memang memprihatinkan, tetapi pada prinsipnya sekolah harus menjadi tempat belajar dan membentuk akhlak. Semoga insiden serupa tidak terjadi lagi,” jelas Umar.

Sebagai tindak lanjut, tim bidang Pembinaan GTK dan SMK Disdik Provinsi Jambi bersama Kapolres Tanjung Jabung Timur telah turun ke lokasi untuk memastikan pembelajaran di SMKN 3 Tanjabtim tetap berjalan normal.

Umar menekankan, pihaknya tidak ingin menyimpulkan siapa yang bersalah sebelum investigasi dilakukan secara komprehensif.

“Kami ingin mendalaminya agar setiap keputusan yang diambil benar-benar sesuai dengan tujuan utama pendidikan,” tutup Umar.(*)




Viral di Media Sosial, Al Haris Pastikan Penanganan Kasus Guru SMKN 3

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus dugaan pelecehan atau perlakuan tidak pantas yang menimpa seorang guru bernama Agus Saputra di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur tengah menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa pagi, 13 Januari 2026.

Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan menindaklanjuti insiden ini secara serius.

Ia menyebutkan akan menurunkan tim dari Dinas Pendidikan, khususnya bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), untuk mendalami kasus tersebut.

“Tim dari Diknas akan turun ke sana, kita lihat nanti bagaimana hasilnya,” kata Al Haris.

Menurutnya, masalah ini sudah ditangani melalui rapat mediasi yang melibatkan orang tua siswa, pihak sekolah, camat, dan kepolisian. Al Haris berharap kasus ini tidak berkembang lebih luas.

“Rapat mediasi sudah dilakukan. Saya ingin masalah ini tidak melebar ke mana-mana,” ujarnya.

Gubernur Jambi menegaskan, jika dalam penyelidikan ditemukan kesalahan dari guru, pemerintah akan memberikan sanksi tegas.

Namun, ia juga mengingatkan agar siswa tidak mengambil sikap menghakimi guru secara sendiri, karena hal itu dapat mencoreng dunia pendidikan.

“Kalau gurunya salah tentu akan kita beri sanksi. Kalau perkataannya memang tidak pantas seorang guru, ya ditindak. Tapi siswa juga tidak boleh menghakimi gurunya, ini mencoreng dunia pendidikan,” jelas Al Haris.

Ia berharap kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

“Dunia pendidikan harus tetap utuh, tidak boleh ada yang mencoreng. Saya kira ini insiden yang kurang baik di dunia pendidikan,” tutupnya.(*)




Dukung Pendidikan Anak Pekerja, Pelindo Jambi Kucurkan Beasiswa TJSL

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan melalui penyaluran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Beasiswa Pelindo Juara Triwulan IV Tahun 2025.

Program ini diberikan kepada siswa tingkat SD hingga SMA/sederajat yang berasal dari keluarga pekerja pendukung operasional pelabuhan.

Penyerahan beasiswa dilaksanakan secara seremonial pada Kamis (9/1/2026) di Kantor Pelindo Talang Duku, Jambi.

Suasana kegiatan berlangsung sederhana namun penuh makna, terutama bagi para penerima manfaat dan keluarga mereka.

Beasiswa Pelindo Juara menyasar anak-anak dari tenaga alih daya, petugas keamanan, serta pekerja pendukung lainnya yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi.

Program ini dirancang untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mendorong semangat belajar siswa.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Manager Keuangan dan SDM Pelindo Regional 2 Jambi, Aruphadhatu, didampingi Erwin selaku Junior Manager SDM, Umum, dan KBL.

Dalam sambutannya, Aruphadhatu menyampaikan bahwa pada Triwulan IV Tahun 2025, beasiswa diberikan kepada sembilan siswa dengan total nilai bantuan mencapai Rp18 juta.

“Melalui Beasiswa Pelindo Juara, kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus menjadi motivasi agar mereka terus berprestasi dan meraih cita-cita,” ujar Aruphadhatu.

Ia menjelaskan, program beasiswa yang dikelola di tingkat regional difokuskan untuk siswa SD hingga SMA/sederajat, sesuai kebijakan perusahaan.

Sementara itu, program beasiswa untuk mahasiswa dikelola langsung oleh Kantor Pusat Pelindo.

Lebih lanjut, Aruphadhatu menegaskan bahwa program TJSL ini merupakan wujud kepedulian Pelindo terhadap lingkungan sekitar pelabuhan.

Tidak hanya mendukung operasional bisnis, Pelindo juga berupaya memberikan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui Beasiswa Pelindo Juara, Pelindo Regional 2 Jambi berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga pekerja pelabuhan di Provinsi Jambi.(*)




Wali Kota Jambi: SDM Generasi Muda Jadi Kunci Masa Depan Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menegaskan bahwa masa depan Kota Jambi bergantung pada kualitas SDM generasi muda, bukan semata pada kekayaan sumber daya alam.

Pesan ini disampaikan Maulana saat menghadiri Simposium dan Expo Riset Pelajar Nurul Ilmi di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (10/01).

Menurutnya, anak-anak muda yang terampil, kreatif, dan kritis akan menjadi motor penggerak pembangunan kota di era global.

“Daerah yang tidak memiliki SDA melimpah harus bisa melompat lebih jauh melalui keunggulan SDM-nya. Itulah realita Kota Jambi saat ini,” ujar Maulana.

Ia menekankan, menumbuhkan kecintaan pada ilmu pengetahuan dan penelitian sejak dini adalah investasi jangka panjang.

Bagi Wali Kota, kemampuan anak-anak dalam berpikir kritis, menganalisis masalah, dan menciptakan solusi inovatif adalah modal utama agar Jambi tidak hanya menjadi penonton di arus kemajuan zaman.

Sejauh ini, upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi kini mencapai 8,23 persen, tertinggi di Provinsi Jambi.

Namun Maulana berharap capaian ini tidak hanya menjadi angka statistik, melainkan tercermin dari lahirnya generasi muda yang inovatif dan siap bersaing.

“Investasi terbesar kota ini adalah anak-anaknya. Kami berharap kegiatan seperti ini menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan semangat inovasi di setiap generasi muda Jambi,” tambahnya.

Wali Kota juga mengapresiasi peran Yayasan Nurul Ilmi dalam menjaga mutu pendidikan.

“Kegiatan ini melatih anak-anak untuk mencintai proses ilmiah. Ini bagian penting untuk memastikan tren positif IPM dan kualitas SDM kita terus meningkat,” ujar Maulana.

Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan hal yang sama. Menurutnya, sumber daya alam tanpa SDM berkualitas akan sia-sia.

Expo riset ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Jambi kini mulai menekankan karakter, daya kritis, dan inovasi, bukan sekadar hafalan.

“Dari sini kita melihat calon pemimpin dan inovator masa depan Jambi. Anak-anak Jambi inilah yang akan membawa kota ini maju,” ujar Al Haris.

Berbagai proyek ilmiah siswa yang dipamerkan menunjukkan bahwa generasi muda Jambi mulai siap menghadapi tantangan global, dan harapan Wali Kota adalah semua ini menjadi fondasi pembangunan jangka panjang berbasis inovasi dan SDM unggul.(*)




Bumi Sailun Salimbai Siap Melaju di 2026, Pemerintah Ajak Warga Bersatu

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi demi mendorong kemajuan daerah yang berkelanjutan.

Dalam pernyataan resminya, pemerintah daerah menekankan bahwa pergantian tahun bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum strategis untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Tahun 2026 harus menjadi tahun penuh optimisme, kerja nyata, dan keberhasilan bersama. Mari kita satukan langkah membangun Bumi Sailun Salimbai agar semakin maju dan berdaya saing,” demikian pesan yang disampaikan kepada masyarakat.

Ajakan tersebut menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi dinilai sebagai fondasi utama dalam menjawab tantangan sekaligus mengoptimalkan potensi daerah, mulai dari sektor pertanian, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pembenahan layanan publik.

Selain itu, 2026 ditargetkan menjadi fase percepatan berbagai program strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan publik.

Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat, Muaro Jambi optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang berkembang pesat di Provinsi Jambi.

Tahun baru diharapkan menjadi titik awal lahirnya inovasi, kolaborasi, dan terobosan baru demi terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.(*)




Miris, 12 Siswa SDN 160 Bungo Terpaksa Belajar di Lantai karena Fasilitas Minim

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kondisi memprihatinkan dialami 12 siswa kelas IV SD Negeri (SDN) 160 Baru Balai Panjang, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi.

Para siswa terpaksa mengikuti proses belajar mengajar dengan duduk di lantai akibat minimnya fasilitas meubelair di sekolah tersebut.

Para siswa hanya mengandalkan meja duduk seadanya, bahkan satu-satunya meja duduk yang tersedia kini sudah rusak.

Meski fasilitas belajar sangat terbatas, semangat belajar para siswa tetap tinggi.

Tidak hanya masalah meubelair, kondisi gedung sekolah yang dipimpin Plt. Kepala Sekolah Rosa Eriyoni, S.Pd, juga dalam keadaan mengkhawatirkan.

Bagian teras, atap, dan dek bangunan mengalami kerusakan parah dan dinilai berpotensi roboh.

Rosa Eriyoni yang didampingi Pengawas Sekolah Korwil V Jujuhan–Jujuhan Ilir, Muhammad Syarif, S.Pd, membenarkan kondisi tersebut.

“Benar, sebanyak 12 siswa kami harus belajar di lantai karena keterbatasan meja dan kursi. Kondisi gedung juga sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Menurut Rosa, pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan rehabilitasi gedung kepada pemerintah, namun hingga kini belum ada realisasi.

“Sudah berkali-kali kami usulkan, tetapi belum ada bantuan. Harapan kami Pemkab maupun Pemprov dapat membantu agar gedung SDN 160 bisa diperbaiki,” tambahnya.

Pengawas sekolah, Muhammad Syarif, turut menegaskan bahwa SDN 160 adalah satu-satunya sekolah di wilayah Jujuhan dan Jujuhan Ilir yang belum pernah menerima bantuan renovasi.

“Benar, kondisi siswa belajar di lantai dan gedung sekolah sangat memprihatinkan. Di kecamatan Jujuhan dan Jujuhan Ilir hanya SDN 160 yang belum pernah mendapat bantuan. Semoga tahun 2026 ada perhatian,” ucapnya.

Kondisi ini menjadi sorotan mengenai pemerataan fasilitas pendidikan di Kabupaten Bungo.

Masyarakat berharap pemerintah segera menindaklanjuti permohonan tersebut demi kenyamanan dan keselamatan para siswa dalam belajar.(*)




35 Ribu Alumni UNH Siap Berkontribusi untuk Jambi, IKA UNH Dikukuhkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Nurdin Hamzah (UNH) periode 2025–2029 resmi dilantik dalam acara yang digelar di auditorium rumah dinas Gubernur Jambi, Kamis (27/11/2025) siang.

Pelantikan berlangsung meriah dengan dihadiri civitas akademika UNH, perwakilan Pemprov Jambi, dan Pemkot Jambi.

Ketua panitia, Septrian, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Sementara itu, Ketua IKA UNH, Fiet Haryadi M.Kom, mengungkapkan bahwa jumlah alumni UNH dari angkatan 1992 hingga 2023 telah mencapai sekitar 35.000 orang.

Mereka tersebar di berbagai bidang mulai dari pemerintahan, dunia usaha, akademisi, media, birokrasi, hingga sektor sosial kemasyarakatan.

Menurut Fiet, pengukuhan organisasi alumni menjadi momentum penting untuk memperkuat peran lulusan UNH dalam berkontribusi bagi masyarakat.

“Kehadiran organisasi alumni bukan hanya wadah silaturahmi, tapi ruang kolaborasi untuk melahirkan manfaat nyata. Kita ingin menunjukkan bahwa alumni UNH mampu menjadi motor perubahan, teladan pelayanan publik, serta mitra strategis pemerintah daerah dan pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia berharap IKA UNH dapat memperkuat jejaring komunikasi antar alumni dan menjadi mitra strategis kampus dalam peningkatan kualitas pendidikan.

Rektor Universitas Nurdin Hamzah, Dr Samsuddin, mengapresiasi terbentuknya kepengurusan alumni dan berharap kontribusi mereka dapat memperkuat kemajuan kampus.

“Silakan membuat program, dan kami siap mendukung,” katanya.

Asisten I Setda Provinsi Jambi, Arief Munandar, yang mewakili Gubernur Jambi, turut menyampaikan selamat atas pelantikan pengurus IKA UNH.

Ia berharap organisasi ini mampu menjadi mitra pemerintah provinsi dalam meningkatkan kolaborasi antara kampus dan dunia kerja.

Gubernur melalui Arief menekankan pentingnya kontribusi alumni dalam pengembangan kurikulum berbasis industri, pembinaan karir, dan literasi digital agar lulusan mampu bersaing di era transformasi teknologi.

Ia juga mendorong IKA UNH untuk memperkuat riset yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah.

“Alumni bisa memberikan insight dan kajian yang lebih presisi, karena banyak tantangan pembangunan membutuhkan analisis data,” ujarnya.

Arief berharap IKA UNH dapat memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Provinsi Jambi ke depan.(*)




Wali Kota Jambi Ajak Guru Berkarya dan Berinovasi di Peringatan HUT PGRI ke-80

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar Upacara Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 Tahun 2025, bertempat di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Selasa (25/11/2025). Upacara berlangsung khidmat dan meriah, dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.

Acara ini diisi berbagai kegiatan, termasuk pemberian piagam penghargaan dan hadiah kepada peserta didik serta tenaga pendidik, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mempersatukan SMP Negeri dan Swasta di Kota Jambi.

Upacara turut diikuti Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Sekretaris Daerah Dra. H. A. Ridwan, M.Si, jajaran Pemkot, dan tenaga pendidik.

Mengangkat tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, Wali Kota Maulana membacakan amanat Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, yang menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan peran guru dalam mencerdaskan, membentuk karakter, dan menjaga masa depan bangsa.

“Guru hebat adalah guru yang mengajar dengan hati, menanamkan nilai-nilai Pancasila, adaptif terhadap teknologi, serta mampu merangkul kearifan lokal. Guru yang tergerak, terus berinovasi, dan menciptakan ruang belajar inspiratif,” bunyi amanat tersebut yang dibacakan Maulana.

Menyinggung isu ketimpangan distribusi, status guru, hingga keterlambatan tunjangan, Mendikdasmen RI menegaskan bahwa Pemerintah Pusat sedang memfinalisasi sentralisasi tata kelola guru dan tenaga kependidikan.

Kebijakan ini bertujuan melindungi profesi guru, sehingga mereka dapat fokus mendidik tanpa terbebani urusan administrasi.

Wali Kota Maulana menambahkan, kualitas guru menjadi penentu kemajuan daerah dan bangsa.

“Momentum Hari Guru ini juga untuk refleksi menjaga integritas, menjadikan kepala sekolah sebagai penggerak kemajuan sekolah, bukan kekuasaan,” ujarnya.

Terkait proses seleksi kepala sekolah yang sedang berlangsung, Maulana menegaskan prosedur dijalankan secara terbuka dan sesuai peraturan.

“Jika ada yang menciderai proses, saya tidak akan lantik,” tegasnya.

Pemkot Jambi mendukung program prioritas Kemendikdasmen, termasuk wajib belajar 13 tahun dan pembelajaran digital.

Saat ini, TK Negeri sudah tersedia di lima kecamatan*?, dapat diakses gratis oleh masyarakat, selaras dengan program unggulan Kota Jambi “Kartu Bahagia” di bidang pendidikan.

Wali Kota Maulana menutup amanatnya dengan mengajak guru untuk mengabdi dengan hati, bekerja lebih cerdas, fokus, dan bermakna, demi mewujudkan Indonesia Kuat yang sesungguhnya.(*)




Rakor Kemendikdasmen 2026: Wawako Jambi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Pelajar

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di ICE BSD City, Tangerang.

Rakor bertema “Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” ini diikuti para kepala daerah dari seluruh Indonesia serta jajaran Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam agenda tersebut, Pemerintah Pusat memaparkan arah kebijakan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran untuk Tahun Anggaran 2026.

Wawako Diza menegaskan komitmen Kota Jambi untuk mendukung penuh kebijakan nasional, terutama yang berkaitan dengan pembangunan karakter dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda.

“Banyak materi penting dipaparkan, termasuk terkait sistem Dapodik. Pemerintah Kota Jambi berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terus berjalan baik untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing,” ujar Diza.

Ia menjelaskan, revitalisasi satuan pendidikan juga memiliki dampak ekonomi melalui peran Tim P2SP (Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan) yang terlibat dalam percepatan program strategis di daerah.

Terkait digitalisasi pendidikan, Diza menilai dunia pendidikan harus mampu mengarahkan generasi muda agar memiliki kemampuan literasi digital dan mampu memfilter informasi di era modern.

“Digitalisasi membuat pendidikan kita semakin maju. Namun, di tengah banyaknya distorsi informasi, peserta didik harus dibekali kemampuan memilih dan memilah informasi secara bijak,” tegasnya.

Menurutnya, program revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan merupakan langkah strategis meningkatkan kualitas SDM, agar generasi muda tak hanya mampu menggunakan teknologi.

Tetapi juga berinovasi serta memiliki kemampuan berpikir kritis sesuai tuntutan era digital.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya dukungan penuh dari kepala daerah dalam menyukseskan program tersebut.

“Sinergi pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu mempercepat pemerataan digitalisasi pendidikan sebagai langkah konkret menuju sistem pendidikan nasional yang lebih maju dan merata,” ujarnya.

Rakor Kemendikdasmen 2026 ini menjadi momentum penting dalam transformasi pendidikan nasional, khususnya dalam memperluas akses pendidikan bermutu di seluruh Indonesia.

Program revitalisasi dan digitalisasi ini juga sejalan dengan prioritas Pemerintah Kota Jambi melalui program Kota Jambi Bahagia, termasuk implementasi Kartu Bahagia untuk sektor pendidikan.

Saat ini, Pemkot Jambi telah menerapkan sistem pembelajaran digital dan memberikan beasiswa bagi ribuan pelajar kurang mampu sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.(*)




Biskuit Daun Kelor dan Umbi Gadung, Antar Aurellia ke Final Nasional AHMBS 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Nama Aurellia Yasmin Nizara, siswi MAN 2 Kota Jambi, kini tengah bersinar setelah berhasil melaju ke tingkat nasional dalam ajang Astra Honda Motor (AHM) Best Student 2025.

Didampingi rekannya, Nyimas Syakirah Nadine, Aurellia mengusung inovasi luar biasa berbasis pangan lokal: biskuit sehat dari tepung daun kelor dan umbi gadung.

Keduanya berhasil menyingkirkan ratusan peserta di tingkat regional dan kini menjadi satu-satunya wakil dari Provinsi Jambi yang akan bersaing di antara 26 finalis terbaik se-Indonesia dalam grand final di Jakarta.

“Saya ingin membuktikan bahwa dari ide sederhana, bisa lahir solusi besar untuk bangsa. Inovasi ini bukan hanya soal biskuit, tapi tentang kepedulian terhadap gizi dan potensi pangan lokal,” ungkap Aurellia.

Baca juga:  Gara-gara Cemburu! Yasmin Langsung Habisi Tuhono di Pasar Angso Duo Jambi

Baca juga:  Warna Baru Honda Stylo 160 Meluncur, Intip Harga dan Fitur Lengkapnya

Karya yang mereka usung berjudul: “Diversifikasi Produk Pangan Lokal: Peluang Bisnis Biskuit Sehat Berbasis Tepung Daun Kelor dan Tepung Umbi Gadung Guna Mengatasi Underweight.”

Inovasi ini tak hanya menawarkan potensi usaha, tetapi juga memberikan solusi terhadap masalah gizi yang masih menjadi tantangan di Indonesia.

Lewat produk ini, Aurellia dan Nyimas berharap bisa menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.

Ajang AHM Best Student (AHMBS) telah memasuki tahun ke-23 dan menjadi wadah prestisius untuk mencetak siswa-siswi unggulan, kreatif, serta berjiwa pemimpin.

Baca juga:  Kembali Cetak Sejarah, Pebalap Binaan Astra Honda Juara di ETC Prancis

AHMBS juga selaras dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs) dan nilai kepedulian sosial.

Lydia Syahada, CSR Officer PT Sinar Sentosa Primatama, sebagai perwakilan Honda Jambi yang mendampingi Aurellia, menyatakan kebanggaannya.

“Kami percaya Aurel mampu bersaing secara nasional. Persiapannya matang, dan semangatnya luar biasa,” ujarnya.

Warga Jambi diajak memberikan dukungan moral bagi Aurellia melalui barcode khusus yang disediakan oleh panitia. Dukungan ini penting untuk menyemangati perjuangan Aurellia di ajang nasional.

Dengan semangat “Satu Hati”, keluarga besar Honda Jambi berharap Aurellia bisa membawa pulang prestasi membanggakan untuk daerah.

“Kami berharap langkah Aurellia menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Jambi dan Indonesia,” tutup Lydia.(*)