Sering Mengalami Mood Swing? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

SEPUCUKJAMBI.ID – Mood swing adalah perubahan suasana hati yang terjadi secara wajar dan dapat dialami oleh siapa saja.

Perubahan emosi ini umumnya muncul sebagai respons terhadap situasi tertentu dan tidak menandakan adanya gangguan kesehatan.

Pada anak-anak, mood swing kerap terlihat dalam bentuk tantrum, sementara pada orang dewasa dapat berupa perasaan yang tiba-tiba senang, sedih, atau marah yang silih berganti dalam waktu singkat.

Namun, mood swing perlu diwaspadai apabila terjadi secara drastis, sering, dan berlangsung lama hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kondisi ini bisa membuat seseorang sulit mengontrol emosi, mudah tersinggung, impulsif, serta mengalami gangguan tidur.

Bahkan, dalam kondisi tertentu, mood swing dapat merusak hubungan sosial dan menurunkan kualitas hidup.

Apabila perubahan suasana hati disertai gejala yang lebih serius, seperti perasaan sangat sedih atau sangat gembira secara berlebihan, rasa putus asa, hingga keinginan untuk melukai diri sendiri atau mengakhiri hidup, maka mood swing seperti ini patut dicurigai sebagai adanya kemungkinan kondisi gangguan kesehatan mental.

Ada berbagai faktor yang dapat memicu terjadinya mood swing yaitu.

1. Kondisi hormon

Remaja, wanita hamil, dan wanita menopause adalah kelompok yang memiliki kemungkinan besar mengalami mood swing terkait perubahan hormon.

2. Ketidakseimbangan kimia otak

Mood swing bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan zat kimia otak yang mengatur suasana hati.

Beberapa contoh zat kimia otak ini adalah serotonin dan dopamin.

3. Menderita penyakit tertentu

Penyakit yang diderita juga dapat menjadi faktor yang mendasari kemunculan mood swing.

Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan gangguan mood adalah kerusakan paru-paru, ginjal, atau jantung, penyakit tiroid, dan kelainan pada otak.

4. Gangguan mental

Ada beberapa gangguan mental yang sering kali dikaitkan dengan keluhan mood swing, seperti depresi, gangguan bipolar, gangguan kepribadian ambang, skizofrenia, dan ADHD.

Selain beberapa penyebab di atas, kecanduan atau penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan minuman keras, serta efek samping obat-obatan tertentu juga bisa menimbulkan mood swing.

Jika perubahan emosi ini tidak sampai mengganggu kehidupan sehari-hari, mood swing biasanya bisa mereda sendiri tanpa perawatan khusus.

Meski begitu, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi perubahan mood dan mencegahnya, yaitu:

1. Menjalani gaya hidup sehat

Menerapkan pola hidup yang sehat, termasuk olahraga teratur, tidur yang cukup, konsumsi makanan sehat, dan mengelola stres, dapat membantu menjaga mood tetap stabil.

2. Membuat mood diary

Jika mood swing sering dirasakan, amati tiap kali perubahan suasana hati ini terjadi, kapan waktunya dan apa alasannya.

Kemudian, catatlah semua  perasaan yang dirasakan dalam buku catatan pribadi.

Dengan memperhatikan pola-pola tersebut, faktor pemicu mood swing dapat lebih mudah dikenali, sehingga bisa dihindari.

3. Berkonsultasi ke psikiater atau psikolog

Untuk mood swing yang parah atau sangat sering terjadi hingga menyebabkan gangguan aktivitas sehari-hari, sebaiknya dikonsultasikan pada pskiater atau psikolog.

Psikiater atau psikolog dapat membantu  mengindentifikasi penyebab mood swing sekaligus memberikan penanganan yang tepat.




Wali Kota Jambi Pimpin Apel Satgas, Tegas Cegah Aksi Geng Motor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, memimpin apel gabungan satuan tugas (satgas) untuk penanganan maraknya aksi geng motor di Kota Jambi, Kamis (16/10/2025).

Apel tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kota Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mengatasi keresahan masyarakat akibat ulah kelompok geng motor.

“Aksi geng motor di Kota Jambi sudah sangat meresahkan masyarakat. Maka kita ambil tindakan tegas dengan menggelar patroli malam,” ujar Maulana dalam keterangannya, Kamis malam.

Ia menyampaikan bahwa patroli malam akan melibatkan berbagai elemen, mulai dari TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, LAM (Lembaga Adat Melayu), hingga Forum RT.

Baca juga:  Pemkot Jambi Larang Anak Keluar Malam Demi Cegah Geng Motor

Baca juga:  Instruksi Wali Kota Jambi: Jam Malam Anak dan Penertiban Geng Motor Segera Berlaku

Sebagai langkah konkret, Pemkot Jambi memberlakukan jam malam khusus bagi anak-anak di bawah usia 17 tahun, yang berlaku mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.30 WIB.

Kebijakan ini ditetapkan sebagai upaya preventif dan represif untuk menekan keterlibatan remaja dalam aktivitas geng motor.

Selain itu, sistem keamanan lingkungan (siskamling) di tingkat RT kembali diaktifkan guna memperkuat pengawasan lingkungan.

Peran lembaga adat dan forum RT juga diperkuat agar masyarakat lebih terlibat dalam mencegah kenakalan remaja sejak dini.

Pemkot Jambi turut menggandeng pihak sekolah untuk mendeteksi sejak dini potensi keterlibatan siswa dalam kelompok geng motor.

Menurut Wali Kota, peran orang tua dan sekolah sangat penting dalam membentuk karakter dan pengawasan anak.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Peran orang tua dan sekolah sangat krusial. Kami juga akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi dan pembinaan,” tegas Maulana.

Penanganan terhadap remaja yang terlibat dalam aksi geng motor tidak hanya mengandalkan pendekatan hukum, tetapi juga pendekatan psikologis dan konseling.

Remaja yang diamankan akan menjalani pembinaan, mulai dari penandatanganan surat pernyataan hingga pemanggilan orang tua.

Aparat gabungan dari TNI, Polri, Kejaksaan, tokoh agama, dan elemen masyarakat lainnya turut dilibatkan dalam upaya penertiban sekaligus pembinaan langsung di lapangan.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, sekaligus mengarahkan generasi muda ke kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat.(*)