Jelang Lebaran, Wagub Jambi Dorong Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani membuka secara resmi kegiatan Bazaar Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahun 2026 yang digelar di halaman depan TVRI Jambi, Rabu (11/3/2026).

Program ini merupakan upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Gerakan Pangan Murah tersebut diselenggarakan oleh TVRI Jambi bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk BULOG dan Badan Pangan Nasional.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Abdullah Sani menyampaikan apresiasi kepada TVRI Jambi serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat penting untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan di daerah.

“Terima kasih kepada TVRI Jambi dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Sinergi seperti ini sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Wagub Sani menjelaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, menjaga stabilitas harga bahan pokok menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Ia menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah mampu membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, cabai, dan komoditas lainnya dengan harga lebih terjangkau.

Ketika harga pangan stabil, daya beli masyarakat dapat tetap terjaga sehingga perekonomian daerah juga dapat bergerak dengan lebih baik.

Pemerintah Provinsi Jambi, lanjutnya, akan terus mengambil berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan, mulai dari memperkuat distribusi bahan pokok, memastikan ketersediaan stok, hingga mendukung produksi petani lokal.

Ia juga menekankan bahwa upaya tersebut memerlukan kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Wagub Sani juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan bazaar pangan murah tersebut dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung produk lokal serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Jambi Herly Marjoni mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara TVRI Jambi, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi dengan melibatkan berbagai mitra pemasok.

Dalam bazaar tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, daging beku, serta sejumlah komoditas lainnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara LPP TVRI dan Badan Pangan Nasional dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.

Di sisi lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi efektif pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Program ini juga didukung dengan penguatan jaringan sekitar 2.024 kios pangan atau Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.

Menurutnya, melalui program tersebut masyarakat dapat memperoleh komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, dan cabai dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau.




Program Restocking Ikan Sungai Penuh, Walikota Alfin Fokus pada Nelayan dan Lingkungan

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, memimpin langsung kegiatan penebaran benih ikan (restocking) di Sungai Batang Merao, Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan ini bertujuan menjaga kelestarian perairan dan meningkatkan populasi ikan di wilayah Kota Sungai Penuh, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat nelayan setempat.

Dalam kesempatan ini, Walikota Alfin menekankan bahwa program restocking ikan merupakan langkah penting untuk menjaga ekosistem perairan dan keberlanjutan perikanan lokal.

“Program ini tidak hanya menjaga lingkungan sungai, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan,” ujarnya.

Kegiatan restocking ikan ini juga mendapat dukungan penuh dari Gubernur Jambi, Al Haris, yang hadir untuk ikut serta menebar benih ikan bersama Walikota.

Al Haris menyampaikan bahwa restocking merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga kelangsungan populasi ikan di sungai dan perairan umum, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Walikota Alfin menjelaskan bahwa restocking ikan bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan program nyata yang menggabungkan konservasi ekosistem dan penguatan ekonomi lokal.

“Dengan penebaran benih ikan ini, kami berharap populasi ikan tetap stabil dan dapat memberikan hasil tangkapan yang cukup bagi para nelayan. Ini sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal,” jelas Alfin.

Penebaran benih ikan dilakukan dengan memperhatikan jenis ikan lokal seperti ikan nila, ikan mas, dan ikan lele, agar sesuai dengan ekosistem dan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat, aparat desa, serta tim dari Dinas Perikanan Kota dan Provinsi Jambi.

Alfin menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menjaga sumber daya perikanan secara berkelanjutan.

“Kami berterima kasih atas dukungan Gubernur dan Pemprov Jambi. Program ini menjadi contoh nyata sinergi pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” tambahnya.

Gubernur Al Haris menambahkan bahwa kegiatan ini akan dijadikan agenda rutin, termasuk pengawasan kualitas air, pemantauan populasi ikan, serta edukasi masyarakat mengenai pentingnya konservasi perairan.

“Tidak hanya menebar benih, tapi juga mengajak masyarakat aktif menjaga kebersihan sungai dan melestarikan ekosistem. Ini adalah langkah bersama untuk masa depan perikanan yang berkelanjutan,” tegas Al Haris.

Manfaat Restocking Bagi Lingkungan dan Masyarakat

  1. Pelestarian sumber daya perikanan – menjaga populasi ikan tetap stabil.

  2. Ketahanan pangan lokal – memastikan akses masyarakat pada protein hewani dari ikan.

  3. Dampak ekonomi positif – meningkatkan pendapatan nelayan.

  4. Edukasi lingkungan – menumbuhkan kesadaran konservasi perairan bagi masyarakat dan generasi muda.

Kegiatan restocking berlangsung khidmat, melibatkan warga lokal, dan diharapkan dapat menjadi contoh program berkelanjutan yang menguntungkan masyarakat sekaligus menjaga ekosistem perairan Kota Sungai Penuh.(*)




Gubernur Jambi dan Walikota Sungai Penuh Gelar Restocking Ikan, Pulihkan Populasi Perairan

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, melaksanakan kegiatan penebaran benih ikan (restocking) di perairan umum Sungai Batang Merao, Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus meningkatkan populasi ikan di perairan Kota Sungai Penuh.

Restocking ikan tidak hanya berfokus pada pemulihan jumlah ikan, tetapi juga sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan serta mendukung ketahanan pangan lokal.

Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan bahwa penebaran benih ikan merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan keberlanjutan sumber daya perikanan di daerah.

“Dengan adanya restocking ini, kita berharap populasi ikan di perairan Kota Sungai Penuh tetap terjaga. Sehingga masyarakat, terutama para nelayan, dapat terus memanfaatkan sumber daya perikanan secara berkelanjutan,” ujar Al Haris.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Perikanan Provinsi Jambi, aparat desa, serta masyarakat setempat.

Penebaran benih ikan dilakukan dengan memperhatikan jenis ikan lokal agar sesuai dengan ekosistem dan kebutuhan masyarakat, seperti ikan nila, ikan mas, dan ikan lele.

Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, menegaskan bahwa dukungan Pemerintah Provinsi Jambi melalui program restocking sangat membantu upaya pelestarian sumber daya perikanan di daerahnya.

“Program ini tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para nelayan dan warga yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan. Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Jambi,” ujar Alfin.

Selain itu, Walikota Alfin menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjaga ekosistem perairan, meningkatkan populasi ikan, dan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat Kota Sungai Penuh.

Restocking ikan memiliki manfaat ganda, baik bagi lingkungan maupun masyarakat:

  1. Pelestarian Sumber Daya Perikanan – Menjaga populasi ikan agar tidak menurun drastis akibat overfishing atau kerusakan ekosistem.

  2. Ketahanan Pangan Lokal – Memastikan masyarakat memiliki akses sumber protein hewani yang cukup dari ikan lokal.

  3. Dampak Ekonomi Positif – Membantu nelayan meningkatkan hasil tangkapan, sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

  4. Pendidikan Lingkungan – Menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian perairan dan lingkungan sekitar.

Kegiatan restocking juga menjadi momen penting untuk mengajak masyarakat aktif berpartisipasi dalam menjaga kebersihan sungai, melestarikan ekosistem, dan menanamkan budaya konservasi perikanan di generasi muda.

Gubernur Al Haris menambahkan bahwa program ini akan dilanjutkan secara berkala dan menjadi agenda rutin Pemprov Jambi.

Pemprov juga mendorong kolaborasi antara pemerintah kabupaten/kota, akademisi, serta komunitas pecinta lingkungan untuk memastikan program berjalan efektif.

“Tidak hanya menebar benih, kita juga akan melakukan pengawasan, pemantauan kualitas air, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sungai. Ini adalah langkah bersama untuk masa depan perikanan yang berkelanjutan,” tegas Al Haris.(*)




Safari Ramadan di Pamenang, Gubernur Al Haris Soroti Fenomena Fatherless

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.IDAl Haris melaksanakan Safari Ramadan 1446 Hijriah di Masjid Jami’ Al-Mu’minin, Kelurahan Pasar Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Sabtu (28/02/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Provinsi Jambi untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Gubernur hadir didampingi M Syukur selaku Bupati Merangin, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, jajaran OPD, perwakilan BAZNAS, serta tokoh agama dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat.

Dalam sambutannya, Al Haris mengajak jamaah untuk memperbanyak syukur, meningkatkan ibadah, serta memperkuat ukhuwah di bulan suci Ramadan.

Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat.

“Melalui Safari Ramadan, kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat dan mendengar langsung aspirasi warga,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Al Haris menyoroti tantangan sosial yang tengah dihadapi bangsa, khususnya terkait ketahanan keluarga.

Berdasarkan data Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sekitar 25 persen anak Indonesia tumbuh tanpa figur ayah (fatherless).

Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan serius karena peran ayah dan ibu sangat penting dalam membentuk karakter serta akhlak anak.

“Dari 100 anak, sekitar 25 tumbuh tanpa peran ayah. Ini bukan angka kecil. Pembinaan akhlak harus dimulai dari keluarga,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya fokus pada pendidikan formal dan pencapaian ekonomi, tetapi juga membangun fondasi moral dan spiritual anak-anak.

Al Haris juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Pamenang dalam membangun dan memakmurkan Masjid Jami’ Al-Mu’minin melalui semangat gotong royong.

Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan generasi muda, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan derasnya arus media sosial.

“Masjid harus menjadi pusat pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan bagi generasi muda,” katanya.

Gubernur juga menyinggung tantangan kepemimpinan di era keterbukaan informasi. Ia menegaskan komitmennya untuk terus bekerja secara transparan dan akuntabel demi kepentingan masyarakat Jambi.

“Memimpin itu penuh ujian. Kami berkomitmen tetap istiqomah dan bekerja dengan niat tulus untuk masyarakat,” ungkapnya.

Dalam Safari Ramadan tersebut, turut disalurkan berbagai bantuan sosial, antara lain:

  • CSR Bank Jambi Kabupaten Merangin sebesar Rp5 juta

  • Bantuan BAZNAS Provinsi Jambi untuk 50 fakir miskin

  • 1 unit kursi roda bagi warga membutuhkan

  • 20 paket bantuan melalui program ASN Peduli Stunting (beras 5 kg, telur, kacang hijau, dan biskuit)

Sementara itu, Bupati M Syukur menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Merangin untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam percepatan pembangunan.

Safari Ramadan ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial.(*)




Al Haris Dorong Sekeladi Bangkit Jadi Desa Maju, Infrastruktur Jadi Prioritas

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID Al Haris melaksanakan Safari Ramadan 1446 Hijriah di Desa Batu Empang, Dusun Sekeladi, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jumat (27/02/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting yang memadukan nilai sejarah dengan arah pembangunan ke depan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyaluran bantuan makanan tambahan untuk 20 balita, dilanjutkan buka puasa bersama masyarakat, dan ditutup dengan Salat Tarawih berjamaah di Masjid Istiqomah.

Kehadiran Gubernur di dusun yang dikenal sebagai kampung bersejarah itu menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk mendorong Sekeladi bertransformasi menjadi desa maju.

Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan pembangunan tidak boleh terpusat di perkotaan saja, tetapi harus menjangkau daerah pelosok.

“Pembangunan harus menyentuh masyarakat hingga ke daerah terluar. Sekeladi punya sejarah besar, sekarang saatnya melangkah menuju kemajuan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur meresmikan Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai yang telah lama dinantikan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jalan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan upaya membuka akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

“Kalau akses terbuka, hasil pertanian lancar keluar, kebutuhan pokok mudah masuk. Inilah dasar kemajuan desa,” tegasnya.

Al Haris juga mengangkat sejarah panjang Sekeladi yang melahirkan sejumlah tokoh penting daerah, seperti Makalam, Arifin Manap, Abun Jani, hingga H. Kamil yang pernah menjabat Bupati Merangin pertama.

Menurutnya, warisan sejarah tersebut harus menjadi motivasi generasi muda untuk terus belajar dan membangun kampung halaman.

Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong perluasan jaringan listrik PLN ke dusun-dusun yang belum terlayani maksimal.

Melalui dukungan Dinas ESDM Provinsi Jambi, dialokasikan 15 titik lampu jalan tenaga surya untuk Dusun Sekeladi.

Selain itu, bantuan operasional bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebesar Rp250 ribu per bulan (dibayarkan per tiga bulan) turut diberikan untuk menjaga stabilitas keamanan desa.

Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, Gubernur menegaskan pembangunan prioritas tetap berjalan melalui koordinasi bersama Hurmin selaku Bupati Sarolangun.

Bupati Sarolangun Hurmin menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Jambi. Dari total alokasi anggaran sekitar Rp244 miliar untuk kabupaten/kota, sebagian diarahkan mendukung percepatan pembangunan Batang Asai.

Ia juga melaporkan program cetak sawah seluas 84 hektare di Dusun Empang Gedang sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam Safari Ramadan tersebut, Pemprov Jambi menyalurkan berbagai bantuan, di antaranya:

  • 1 unit kursi roda

  • 2 unit tongkat bantu

  • 7 unit handsprayer untuk Kelompok Tani Suka Makmur

  • CSR Bank Jambi Rp20 juta

  • Santunan untuk 15 anak yatim

  • Bantuan Baznas bagi 70 fakir miskin

  • Bantuan untuk 5 pegawai syara dan marbot

  • Paket sembako bagi warga membutuhkan

Melalui program ASN Peduli Stunting, disalurkan 20 paket bantuan untuk keluarga berisiko stunting, serta tambahan biskuit bagi 5 balita stunting dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.

Kunjungan ini menjadi simbol kuat bahwa sejarah dan pembangunan dapat berjalan beriringan.

Dari kampung yang melahirkan banyak tokoh besar, Sekeladi kini diarahkan menjadi desa yang maju, terang, dan terbuka aksesnya sebagai bagian dari komitmen Pemprov Jambi membangun dari pinggiran menuju kemajuan yang merata.(*)




Safari Ramadan di Pamenang, Gubernur Al Haris Puji Kinerja Bupati Merangin

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Al Haris memberikan apresiasi atas semangat dan komitmen M Syukur dalam membangun Kabupaten Merangin.

Menurut Gubernur, berbagai kemajuan yang terlihat saat ini merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah bersama dukungan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Jambi di Masjid Al Mukmin, Kelurahan Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Sabtu malam (28/2).

Dalam sambutannya, Gubernur juga memuji kekompakan masyarakat Pamenang dalam membangun Masjid Al Mukmin.

Ia mengaku mengikuti proses pembangunan masjid tersebut sejak awal.

“Saya mengetahui sejak awal pembangunan masjid ini, karena saya yang meletakkan batu pertama saat menjabat sebagai Bupati Merangin. Masyarakat di sini tidak kaya, tapi sawit banyak,” ujar Al Haris yang disambut tawa jamaah.

Kehadiran Gubernur dalam Safari Ramadan 1447 Hijriah itu disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Bupati Merangin M Syukur yang hadir bersama Wakil Bupati H Kafidh, Sekda Zulhifni, unsur Forkopimda, serta para kepala OPD menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut.

Menurutnya, Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Merangin bersama masyarakat.

“Kunjungan ini bukan hanya Safari Ramadan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi masyarakat Merangin dengan Pak Gubernur dan jajarannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Al Haris juga menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya ayah, dalam pembinaan anak.

Ia mengungkapkan sekitar 25 persen anak-anak di Jambi kehilangan kehadiran dan kasih sayang ayah dalam keseharian, baik karena merantau, perceraian, maupun faktor lain.

“Kondisi ini menjadi perhatian bersama. Pembinaan akhlak anak harus dimulai sejak dini. Peran ayah sangat penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak agar menjadi generasi yang berakhlak dan berkualitas,” tegasnya.

Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial. Bupati menyerahkan bantuan CSR dari Bank Jambi, sementara Wakil Bupati menyalurkan bantuan pembangunan masjid dari Baznas Merangin.

Gubernur Jambi turut menyerahkan bantuan kepada 50 fakir miskin yang secara simbolis diterima oleh 12 orang.

Selain itu, diberikan pula bantuan makanan tambahan berupa telur dan susu bagi anak-anak stunting.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Acara ditutup dengan doa bersama dan saling bersalaman, menandai eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat Merangin.(*)




Safari Ramadan Pemprov Jambi di Pijoan, Gubernur Al Haris Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Dr. H. Al Haris memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 H Pemerintah Provinsi Jambi, diawali dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan sholat isya serta tarawih berjamaah di Masjid Nurusa’adah, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (21/02/2026) malam.

Turut mendampingi Gubernur Al Haris, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi Mahir, Sekda Muaro Jambi Budhi Hartono, serta Ketua Baznas Provinsi Jambi M. Amin. Sejumlah pejabat Pemprov Jambi, para kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan juga hadir.

Dalam arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa safari Ramadan bertujuan memperkuat silaturahmi, memperkokoh keimanan, dan menampung aspirasi masyarakat secara langsung.

“Safari ini dilakukan untuk memperkuat tali silaturahim dengan masyarakat sekaligus mendengar keluhan dan masukan secara langsung. Hal ini juga membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan strategis ke depan,” ujar Gubernur Al Haris.

Ia menambahkan, Pemprov Jambi sengaja memilih Pijoan sebagai lokasi safari pertama karena wilayah ini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, dengan adanya pintu tol, Stadion Swarnabhumi yang mulai difungsikan, serta rencana pembangunan jembatan Batanghari dan jalan tol Jambi–Kuala Tungkal–Rengat yang akan dilanjutkan pada 2027.

“Pijoan akan berkembang pesat, menjadi ikon olahraga dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Jambi,” tegas Gubernur Al Haris.

Kegiatan juga diisi tausiah oleh Kepala Kanwil Kemenag Jambi Dr. H. Wahyudin Abdul Wahab yang menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan ladang pahala dan pengampunan dosa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansayah dan Kepala Biro Kesra Amrul menyerahkan 20 paket sembako/susu, biskuit, dan roti sebagai bagian dari Program ASN Peduli Stunting.

Usai sholat tarawih, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan CSR dari Bank Jambi senilai Rp20 juta dan bantuan Baznas Provinsi Jambi sebesar Rp5 juta kepada pengurus Masjid Nurusa’adah, serta 20 paket bantuan bagi kaum dhuafa dan anak yatim dari Baznas.

Safari Ramadan ini diharapkan dapat memperkuat tali silaturahim, meningkatkan kepedulian sosial, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Pijoan, Kabupaten Muaro Jambi.(*)




Dorong Program Zakat Tepat Sasaran Bersama BAZNAS dan MUI di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Provinsi Jambi dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi atas sinergi mereka dalam penyelenggaraan kegiatan keumatan yang strategis dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam sarasehan bertema produktivitas lembaga berbasis fatwa, kepatuhan hukum, dan perspektif HAM, yang digelar di Ratu Hotel Jambi.

Wagub Sani menekankan bahwa kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan lembaga keagamaan penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai syariah, taat hukum, dan menjunjung nilai kemanusiaan.

“Sinergi ini menjadi langkah strategis agar seluruh aktivitas keumatan dapat terlaksana dengan baik, profesional, dan tepat sasaran,” ujar Wagub Sani.

Ia menambahkan bahwa produktivitas lembaga bukan hanya soal jumlah program, tetapi juga terkait landasan fatwa yang kokoh, kepatuhan terhadap regulasi, serta komitmen pada nilai kemanusiaan.

Wagub Sani menyoroti tiga aspek utama:

  1. Fatwa sebagai pedoman moral dan normatif yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

  2. Kepatuhan hukum, agar setiap program zakat dan kegiatan sosial keagamaan transparan, akuntabel, dan profesional.

  3. Perspektif HAM, memastikan kebijakan memperhatikan keadilan, kesetaraan, dan perlindungan kelompok rentan.

Pemprov Jambi juga menekankan capaian pengentasan kemiskinan pada 2025 sebesar 7,19 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional.

Meski begitu, Wagub Sani menekankan bahwa sinergi kebijakan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan tetap harus diperkuat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Pengelolaan zakat yang profesional, ditopang fatwa yang kuat, kepatuhan hukum, serta perspektif HAM inklusif akan membuat program tidak hanya produktif, tetapi juga bermakna secara substansial bagi masyarakat,” tutup Wagub Sani.

Melalui sarasehan ini, Pemprov Jambi berharap lahir rekomendasi strategis untuk memperkuat peran fatwa, harmonisasi hukum, serta internalisasi nilai HAM dalam program kelembagaan ke depan.(*)




Plt Direktur RSUD Raden Mattaher Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gubernur Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris memberikan klarifikasi terkait sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengenai dugaan rangkap jabatan di lingkungan RSUD Raden Mattaher Jambi.

Isu tersebut mencuat setelah Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi disebut merangkap jabatan sebagai Direktur RSUD sekaligus Badan Pengawas Rumah Sakit.

Menanggapi hal itu, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa tidak terdapat rangkap jabatan sebagaimana yang dipersoalkan.

Ia menjelaskan bahwa posisi yang dijalankan saat ini bersifat sementara dan dilakukan dalam kapasitas Pelaksana Tugas (Plt), sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Menurut Al Haris, penunjukan Plt diperbolehkan dan tidak melanggar aturan. Penugasan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran pelayanan kesehatan serta pengelolaan rumah sakit.

Gubernur Jambi juga menjelaskan bahwa secara struktur anggaran, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan RSUD Raden Mattaher berada dalam satu rumpun.

Kepala Dinas Kesehatan berperan sebagai Pengguna Anggaran (PA), termasuk untuk RSUD Raden Mattaher, sementara Direktur RSUD bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Dengan struktur tersebut, Al Haris memastikan tidak ada konflik kewenangan maupun pelanggaran regulasi.

Ia menilai penempatan Plt Direktur RSUD Raden Mattaher dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan tetap berada dalam koridor hukum.

Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Jambi mengkritisi adanya dugaan rangkap jabatan yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Namun Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan bahwa penugasan tersebut bersifat sementara dan telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.(*)




Gotong Royong Lintas Sektor, Polda Jambi Siapkan Karya Bakti Sosial di Taman Eks MTQ

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Kepolisian Daerah (Polda) Jambi bersama Pemerintah Provinsi Jambi terus mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan karya bakti sosial melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang Kerja Kapolda Jambi, Gedung A Lantai 2 Mapolda Jambi, Rabu (4/2/2026).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dan dihadiri oleh para pejabat utama Polda Jambi serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi.

Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus P. Siregar, Karoops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, Karo SDM Polda Jambi Kombes Pol. Handoko, Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol. Poerwanto, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, Wadiri Intelkam AKBP S. Bagus Santoso, serta jajaran dari Pemprov dan Pemkot Jambi.

Dalam rapat tersebut, peserta membahas secara menyeluruh rencana pelaksanaan kegiatan gotong royong bersama yang direncanakan dimulai dari kawasan Taman Eks MTQ Provinsi Jambi.

Kawasan ini dinilai strategis karena berfungsi sebagai ruang publik sekaligus ikon kebanggaan masyarakat Jambi.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H Siregar menyampaikan bahwa Taman Eks MTQ perlu terus dijaga kebersihan dan kerapihannya agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, baik untuk aktivitas olahraga maupun kegiatan sosial.

Menurutnya, rapat koordinasi ini menjadi langkah awal yang penting untuk menyatukan persepsi serta memastikan kesiapan seluruh pihak sebelum kegiatan dilaksanakan di lapangan.

Melalui koordinasi yang matang, pembagian tugas dan tanggung jawab antarinstansi dapat berjalan lebih jelas dan terarah.

Kapolda juga menekankan bahwa kegiatan karya bakti sosial ini diharapkan tidak hanya berjalan tertib dan efektif, tetapi juga menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Keterlibatan Polda Jambi dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran pelaksanaan, meningkatkan kedisiplinan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Sementara itu, Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa hasil rapat koordinasi ini menjadi dasar untuk menyusun rencana teknis pelaksanaan karya bakti sosial secara lebih terperinci.

Ia berharap semangat gotong royong yang dimulai dari kawasan Taman Eks MTQ dapat menjadi simbol sinergi nyata antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Jambi.(*)