Kepedulian Kota Jambi untuk Sumbar, Bantuan Rp200 Juta Resmi Diserahkan

PADANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menyerahkan langsung bantuan senilai Rp200 juta kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana di wilayah tersebut.

Bantuan itu disampaikan saat Maulana bersilaturahmi dengan Gubernur Sumatera Barat di Rumah Dinas Gubernur, Kamis 11 Desember 2025 sore.

Sebelum penyerahan bantuan, Wali Kota Jambi bersama rombongan mengunjungi Rumah Dinas Wali Kota Padang, kemudian meninjau salah satu titik lokasi terdampak bencana serta area pengungsian.

Dalam kunjungan tersebut, Maulana menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari seluruh masyarakat Kota Jambi.

“Kami menyampaikan amanah warga Kota Jambi, dan bantuan ini sudah diterima langsung oleh Bapak Gubernur,” kata dia.

“Terima kasih kepada seluruh warga Kota Jambi yang telah membantu dan peduli terhadap saudara-saudara kita di Sumatera Barat,” ujar Wali Kota Jambi Maulana.

Bantuan dari warga Kota Jambi ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Sumatera Barat yang terdampak bencana.

Pemerintah Kota Jambi memastikan akan terus membuka ruang kolaborasi dan dukungan antar daerah dalam situasi darurat kemanusiaan.(*)




Hari Ibu 2025 di Kota Jambi, dr Nadiyah: Perempuan Berkarya dan Jadi Pilar Pembangunan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, digelar Rabu (11/12/2025), di Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Acara mengangkat tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045” dan dihadiri berbagai organisasi perempuan, jajaran pemerintahan, serta peserta lomba sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Ketua TP PKK Kota Jambi, dr Nadiyah Maulana, Sp.OG, menekankan peran perempuan sebagai pendidik pertama dan agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa, perempuan tidak hanya berperan dalam urusan domestik. Tetapi berhak berkarya dan berprestasi di berbagai bidang.

“Mendidik seorang perempuan sama halnya mendidik sebuah generasi. Perempuan yang sehat secara fisik dan mental akan mampu memberi cinta, keteladanan, dan cahaya bagi keluarga serta masyarakat,” ujarnya.

Nadiyah juga mengingatkan pentingnya perempuan menjaga kesehatan fisik dan mental, agar tetap mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala DPMPPA Kota Jambi, Dra. Hj. Noverentiwi, ME, menekankan bahwa Hari Ibu merupakan penghargaan atas perjuangan perempuan Indonesia sejak dahulu hingga kini.

Ia menjelaskan makna tema peringatan tahun ini: perempuan berdaya berarti memiliki kekuatan, kemampuan, dan keberanian mengambil keputusan; perempuan berkarya menghasilkan karya yang berdampak dan berkelanjutan.

Sedangkan menuju Indonesia Emas 2045 menegaskan perempuan sebagai pilar pembangunan nasional.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. H. Mulyadi, S. Pd., M. Pd, yang menekankan bahwa perempuan adalah agen perubahan, penjaga moralitas, dan pilar penting dalam membentuk karakter generasi masa depan.

Hari Ibu 2025 di Kota Jambi dirancang dengan konsep lebih dekat ke masyarakat, agar pesan pemberdayaan perempuan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)




Bantuan Pemkot Jambi Tiba di Padang, Wali Kota Maulana Tinjau Langsung Posko Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, memastikan bahwa bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Kota Jambi telah tiba di Kota Padang.

Ia bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, langsung mendatangi posko bencana yang berlokasi di Rumah Dinas Wali Kota Padang untuk menerima paparan dampak banjir dari Sekda setempat.

Kedatangan rombongan Pemkot Jambi sekaligus memastikan bahwa distribusi bantuan berjalan lancar.

Maulana menyebutkan bahwa seluruh logistik yang dikirimkan melalui jalur darat tetap melaju tanpa hambatan berarti, meskipun perjalanan harus ditempuh dengan kondisi hujan deras.

Sebelumnya, pada Selasa (9/12), Maulana memimpin apel pelepasan bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari berbagai elemen masyarakat, termasuk lingkungan sekolah yang berhasil mengumpulkan donasi hingga Rp600 juta.

Ditambah dukungan dari OPD dan masyarakat umum, total bantuan mencapai Rp1,2 miliar.

Dalam pelepasan tersebut, Maulana memberangkatkan tim yang ditugaskan menyalurkan bantuan ke posko utama di wilayah terdampak. Rombongan juga mendapat pengawalan personel TNI–Polri demi memastikan perjalanan berlangsung aman.

“Bantuan ini harus sampai ke posko utama. Terima kasih kepada masyarakat Jambi yang sudah ikut berdonasi,” kata Maulana.

Selain kebutuhan logistik, Pemkot Jambi turut mengirim tandon air untuk membantu penyediaan air bersih di tenda-tenda pengungsian.

Maulana menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud solidaritas Kota Jambi bagi daerah tetangga yang sedang mengalami musibah.

“Kita membantu saudara-saudara di daerah bencana, namun kewaspadaan di wilayah kita sendiri juga harus ditingkatkan. BPBD harus terus mitigasi dan cek kelengkapan alat,” tegasnya.

Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Triadi, memastikan bahwa seluruh armada bantuan telah dipersiapkan secara maksimal. Ia mengapresiasi kesigapan tim yang terus menjaga koordinasi sepanjang perjalanan.

“Alhamdulillah, penyaluran bantuan berjalan lancar. Meski cuaca hujan, tidak ada hambatan signifikan,” ujar Doni, Rabu (10/12).

Sejak malam sebelumnya, konvoi bantuan terus bergerak di jalur trans-Sumatra membawa kebutuhan pokok mulai dari selimut, makanan siap saji, obat-obatan, hingga perlengkapan keluarga.

Pada pagi hari, seluruh logistik tercatat telah memasuki wilayah Kabupaten Bungo, dan diperkirakan tiba di Sumatera Barat siang hingga sore hari.

BPBD juga telah menyiapkan tim cadangan untuk mengantisipasi kondisi alam di sepanjang rute.

Langkah ini memastikan bahwa seluruh bantuan dari masyarakat Jambi benar-benar sampai kepada warga terdampak tepat waktu.

Bantuan kemanusiaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa solidaritas masyarakat dan Pemkot Jambi tidak surut meski harus melewati cuaca ekstrem di lapangan.(*)




Wali Kota Maulana Terima IGA 2025: Kota Jambi Jadi yang Terinovatif di Provinsi Jambi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menegaskan posisinya sebagai daerah berprestasi, baik di tingkat Provinsi Jambi maupun nasional.

Tahun ini, Pemkot Jambi meraih Penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025 dengan predikat “Kota Sangat Inovatif”, sebuah pengakuan bergengsi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan tersebut diserahkan pada acara yang berlangsung di Kempinski Grand Ballroom Jakarta, Rabu (10/12/2025), dan diterima langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.

Prestasi ini menjadi bukti konsistensi Pemkot Jambi dalam menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dengan penghargaan tahun ini, Pemkot Jambi telah empat tahun berturut-turut meraih IGA sejak 2022–2025.

Kota Jambi menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Jambi yang mempertahankan capaian tersebut secara konsisten.

“Alhamdulillah, pada IGA 2025 Pemkot Jambi kembali mendapatkan penghargaan dari Kemendagri dengan predikat Kota Sangat Inovatif,” ujar Wali Kota Maulana usai menerima piagam penghargaan.

Maulana menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja seluruh OPD di lingkungan Pemkot Jambi yang terus menciptakan serta mengembangkan inovasi pelayanan publik.

“Kami mewajibkan setiap OPD memiliki minimal satu inovasi yang terus dikembangkan,” jelasnya.

Ia berharap pencapaian di tingkat nasional ini dapat menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Pemkot Jambi mulai dari kelurahan, kecamatan, OPD, puskesmas hingga rumah sakit untuk terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi demi menciptakan Kota Jambi Bahagia,” pungkas Maulana.

Penghargaan IGA 2025 sendiri melalui lima tahapan penilaian ketat. Dimulai dari penjaringan 36.742 inovasi daerah, verifikasi akademik oleh Universitas Indonesia dan Universitas Hasanuddin, presentasi kepala daerah, validasi lapangan, hingga sidang pleno final.

IGA berfungsi sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah sekaligus dasar penyusunan insentif fiskal pemerintah pusat.

Capaian ini bukan hanya menjadi kehormatan, tetapi juga energi baru bagi Pemkot Jambi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat budaya inovasi di Kota Jambi.(*)




Alhamdulillah, Donasi Banjir-Longsor Sumatera Melalui Baznas Kota Jambi Terus Bertambah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Baznas Kota Jambi menjadi garda utama penggalangan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, melalui Wakil Ketua 3, Sanandar, SE, RFP, menjelaskan antusiasme masyarakat terhadap posko donasi terus meningkat.

“Bantuan yang masuk ke posko Baznas terus bertambah setiap hari, baik berupa uang maupun pakaian layak pakai dan obat-obatan,” kata dia.

“Jika dikonversi ke uang tunai, jumlahnya mencapai sekitar Rp 300 juta. Kami pastikan seluruh bantuan disalurkan tepat sasaran,” ujar Padli.

Baznas Kota Jambi bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi dalam mengelola donasi agar proses distribusi berjalan tertib dan transparan.

Logistik yang diterima, mulai dari pangan, sandangan, hingga kebutuhan kesehatan, dipersiapkan secara matang sebelum diberangkatkan ke wilayah terdampak.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menegaskan dukungannya terhadap inisiatif Baznas Kota Jambi.

“Mengingat bencana yang cukup luas dan membutuhkan banyak dukungan, Pemkot Jambi sudah membuka donasi melalui Baznas sebagai lembaga resmi. Saya dan keluarga juga menyalurkan bantuan melalui Baznas,” ujar Maulana.

Pemkot Jambi dan Baznas menargetkan keberangkatan bantuan pada tanggal 9 Desember, dengan estimasi tiba di lokasi pada 11 Desember.

Wali Kota Maulana akan mewakili Pemkot menyerahkan bantuan secara langsung ke pihak terkait.

Baznas menekankan bahwa prioritas distribusi akan diberikan untuk kebutuhan mendesak seperti makanan siap konsumsi, perlengkapan kebersihan, serta perlengkapan anak-anak dan lansia.

Seluruh proses akan didampingi langsung oleh Baznas agar bantuan diterima langsung oleh pemerintah daerah setempat.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mari terus dukung saudara-saudara kita di Sumatera melalui Baznas. Setiap bantuan, sekecil apapun, sangat berarti,” ajak Padli.(*)




Walikota Jambi Maulana Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Nataru, Ini Pernyataannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Pemerintah Kota Jambi melakukan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

Terutama setelah sejumlah daerah di Sumatera mengalami bencana alam yang berpotensi mengganggu distribusi kebutuhan pokok.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menegaskan bahwa pemerintah kota telah melakukan pemantauan sejak dini untuk mencegah terjadinya lonjakan harga di pasar tradisional maupun ritel.

“Kita sudah mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga akibat terganggunya distribusi dari provinsi lain yang terdampak bencana,” kata dia.

“Di internal, kami akan menggerakkan program Gerakan Pangan Murah agar harga tetap stabil menjelang Nataru,” ujar Maulana, Jumat 5 Desember 2025.

Maulana menjelaskan bahwa, Pemerintah Kota Jambi sedang menyiapkan bantuan paket sembako khusus untuk Pegawai Harian Lepas (PHL) non-Muslim.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Saat ini sedang kami data. PHL non-Muslim akan kami berikan paket sembako agar bisa merayakan Nataru dengan layak. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap seluruh masyarakat tanpa kecuali,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot juga menggencarkan operasi pasar dan memastikan stok beras, minyak goreng, telur, daging, serta komoditas utama lainnya tetap aman selama periode akhir tahun.

Dinas terkait turut berkoordinasi dengan Bulog dan distributor untuk menjamin pasokan tidak terganggu walaupun distribusi dari Sumbar, Sumut, maupun Aceh sedang mengalami hambatan.

“Kita ingin memastikan bahwa masyarakat Kota Jambi dapat menyambut Nataru tanpa kekhawatiran terkait harga kebutuhan pokok,” tambah Maulana.

Dengan pengawasan ketat dan penyaluran bantuan, Pemkot Jambi optimistis stabilitas pangan tetap terjaga hingga memasuki awal 2026.(*)




Dijadwalkan Pekan Depan Berangkat, Walikota Maulana Sebut Terus Berkoordinasi untuk Kebutuhan Bantuan Bencana Sumatera

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, mengumumkan progres donasi untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Donasi akan ditutup pada 7 Desember 2025, dan pengiriman bantuan rencananya dilakukan sekitar 9 Desember.

Maulana menjelaskan, hingga saat ini Pemkot Jambi telah berkoordinasi dengan pihak Sumbar untuk memastikan bantuan mencakup kebutuhan mendesak.

Seperti air bersih, makanan kering, pakaian layak pakai, dan sembako.

“Kami akan lihat hasil donasi sampai tanggal 7 Desember, kemudian akan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan yang paling mendesak,” ujarnya.

Terbaru, para korban di sana membutuhkan tedmon. Sehingga kata Maulana, pihaknya juga akan membawa tedmon dari Kota Jambi.

“Tedmon ini untuk kebutuhan air bersih di sana,” jelasnya.

Sebelumnya, donasi kemanusiaan ini dibuka bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) sebagai bentuk kepedulian Pemkot Jambi terhadap masyarakat terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatera.

Wali Kota Maulana mengimbau seluruh anggota KORPRI, ASN, PPPK, serta masyarakat Kota Jambi untuk berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan ini.

Bantuan dapat diberikan secara material maupun nonmaterial, sesuai kemampuan masing-masing.

“Setiap bantuan yang diberikan adalah harapan bagi saudara-saudara kita yang terdampak,” tegas Maulana.

Pemkot Jambi menyiapkan tim khusus untuk pendataan kebutuhan mendesak sekaligus menyalurkan bantuan darurat, termasuk air bersih dari PDAM, armada dan personel Damkar, serta tenaga medis.

Cara Menyalurkan Donasi untuk Korban Bencana Sumatera

  1. Transfer melalui rekening resmi Baznas Kota Jambi

    • Bank Syariah Indonesia (BSI): 7005.914.218 a.n. Baznas Kota Jambi

    • CIMB Niaga Syariah: 8600.0984.0800 a.n. Baznas Kota Jambi

  2. Donasi melalui QRIS
    Masyarakat dapat memindai QRIS Mandiri Syariah yang tersedia pada poster resmi Pemkot Jambi dan Baznas Kota Jambi.(*)




Hadiri Takziah, Wali Kota Maulana Beri Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp10 Juta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Maulana menghadiri takziah di kediaman warga Kota Jambi, almarhum Haji Edi Sukarman.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana turut menyerahkan santunan manfaat jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga almarhum.

Kehadiran Wali Kota Maulana didampingi oleh jajaran BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Sosial Kota Jambi, lurah setempat, serta unsur pemerintah lainnya.

Dalam suasana duka, ia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Almarhum Edi Sukarman diketahui merupakan pekerja informal yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui program Kartu Bahagia, di mana iurannya ditanggung oleh Pemerintah Kota Jambi.

“Pemerintah menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp10 juta kepada ahli waris. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan menjadi keberkahan bagi almarhum,” kata Wali Kota Jambi Maulana.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk terus memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal melalui pembiayaan premi BPJS Ketenagakerjaan agar masyarakat tetap mendapatkan perlindungan yang layak.(*)




Pendapatan Kota Jambi Naik Tajam, BPHTB dan Opsen PKB Jadi Penyumbang Utama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi pada 2025 menunjukkan tren sangat positif setelah penerapan opsen pajak dan optimalisasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Kebijakan ini terbukti mampu meningkatkan penerimaan daerah secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, dalam kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi ASN beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa, berdasarkan data Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), realisasi Dana Bagi Hasil (DBH) PKB–BBNKB per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 40,36 miliar.

Namun setelah opsen pajak mulai diberlakukan, penerimaan daerah melonjak tajam hingga mencapai Rp 103,76 miliar per 7 Oktober 2025.

Kenaikan terbesar bersumber dari opsen pajak kendaraan, yaitu PKB sebesar Rp 70,97 miliar dan BBNKB sebesar Rp 32,79 miliar.

Selain opsen pajak, peningkatan BPHTB juga memberikan kontribusi besar. Pada 7 Oktober 2024, realisasi BPHTB tercatat Rp 53,16 miliar dari 5.068 transaksi.

Setahun kemudian, pada periode yang sama tahun 2025, realisasi naik menjadi Rp 61,69 miliar dengan 9.074 transaksi.

Peningkatan jumlah transaksi dan nominal pendapatan menunjukkan pergerakan ekonomi serta aktivitas peralihan aset yang semakin dinamis.

Maulana menegaskan bahwa penerapan opsen pajak memberikan dampak langsung bagi Kota Jambi karena pembagian penerimaan menjadi lebih jelas dan proporsional.

“Kota Jambi mendapatkan porsi lebih besar dari PKB dan BBNKB. Inilah yang membuat penerimaan naik dari Rp 40 miliar di akhir 2024 menjadi lebih dari Rp 103 miliar pada Oktober 2025,” ujarnya.

Pemkot Jambi juga melakukan pembenahan regulasi BPHTB, termasuk penegasan harga transaksi jual beli serta penandatanganan pakta integritas bersama PPAT.

Menurut Maulana, optimalisasi pendapatan bukan hanya tentang mengejar angka, tetapi memastikan pengelolaan fiskal yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.(*)




Pemkot dan Kejari Tandatangani PKS Pidana Kerja Sosial, Ini Harapan Walikota Jambi Maulana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Negeri Jambi terkait pelaksanaan pidana kerja sosial bagi pelaku tindak pidana.

Penandatanganan berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa pagi (2/12/2025).

Secara bersamaan, juga dilakukan Penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan Kejaksaan Tinggi Jambi, serta PKS antara Kejaksaan Negeri se-Provinsi Jambi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait.

PKS ini ditandatangani langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. Maulana dan Kepala Kejaksaan Negeri Jambi Abdi Reza Fachlewi Junus. Tujuannya adalah:

  1. Menerapkan pidana kerja sosial secara konsisten, terukur, dan manusiawi sesuai prinsip keadilan.

  2. Meningkatkan koordinasi pelaksanaan dan pengawasan pidana kerja sosial.

  3. Mengoptimalkan peran lembaga sosial dan masyarakat sebagai mitra pelaksanaan pidana kerja sosial.

  4. Menumbuhkan kesadaran hukum dan tanggung jawab sosial bagi pelaku tindak pidana melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial yang bermanfaat.

Wali Kota Maulana menyatakan bahwa, PKS ini merupakan tindak lanjut dari implementasi UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berlaku mulai 2 Januari 2026.

“Nantinya akan disampaikan detil PKS nya, sambil menunggu aturannya. Yang terpenting kami Pemkot Jambi sangat mendukung pemberlakuan UU ini karena ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan pekerja-pekerja sosial yang bisa dilakukan secara bergotong royong,” jelasnya.

Pemerintah Kota Jambi akan melakukan pembinaan kepada camat, lurah, lembaga adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan pidana kerja sosial.

Kepala Kejaksaan Negeri Jambi, Abdi Reza Fachlewi Junus, menambahkan bahwa Kejaksaan tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan pemerintah daerah agar kebijakan pidana kerja sosial berjalan efektif dan tetap mengedepankan Hak Asasi Manusia.

Gubernur Jambi Al Haris menyambut baik penerapan UU ini sebagai harapan baru dalam sistem hukum Indonesia, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi mengapresiasi semua pihak yang mendukung terlaksananya PKS dan MoU antara Kejaksaan dan pemerintah daerah.

Usai penandatanganan, dilakukan Rapat Koordinasi Camat se-Provinsi Jambi untuk memastikan implementasi pidana kerja sosial berdampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri Direktur E Jampidum Kejaksaan Agung RI, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, kepala daerah, serta jajaran Kejaksaan Negeri se-Provinsi Jambi.(*)