Dukung Program Bank Harkat, Perizinan Usaha UMK Kota Jambi Kini Lebih Mudah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi memfokuskan perannya dalam mendukung Program Unggulan Bank Harkat melalui perluasan akses legalitas usaha bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Upaya tersebut dilakukan dengan menghadirkan layanan perizinan langsung di lapangan.

DPMPTSP menjalankan skema jemput bola hingga ke tingkat kelurahan, serta membuka pelayanan perizinan di sejumlah ruang publik strategis guna memudahkan masyarakat mengurus legalitas usaha.

Kepala DPMPTSP Kota Jambi, Abu Bakar, mengatakan bahwa langkah ini bertujuan mendorong pelaku usaha agar memiliki kepastian hukum atas kegiatan usahanya.

“Melalui layanan ini, pelaku usaha, terutama UMK, didorong untuk memiliki legalitas hukum. Legalitas tersebut menjadi syarat penting untuk membuka akses pembiayaan, meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan, serta mendorong pengembangan usaha yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain layanan jemput bola, DPMPTSP Kota Jambi juga memperkuat fungsi pembinaan melalui pendampingan berkelanjutan kepada pelaku usaha.

Pendampingan ini mencakup peningkatan kapasitas usaha, pemahaman regulasi, hingga fasilitasi kemitraan antara pelaku usaha besar dan UMKM.

Menurut Abu Bakar, kemitraan tersebut menjadi salah satu strategi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berdaya saing, sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah.

“Melalui penguatan pelayanan perizinan, peningkatan kemudahan berusaha, serta berbagai langkah strategis yang menyentuh langsung pelaku usaha, kami optimistis target realisasi investasi Tahun 2026 dapat tercapai,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat fondasi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi besar Kota Jambi Bahagia.(*)




OSS-RBA hingga Promosi Daerah, Ini Strategi DPMTPSP Kota Jambi Dongkrak Investasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mematangkan langkah strategis untuk mencapai target realisasi investasi tahun 2026 sebesar Rp1,509 triliun.

Sejumlah kebijakan disiapkan guna memastikan target tersebut tidak hanya tercapai secara angka, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi, Abu Bakar, menyebutkan beberapa strategi utama yang akan dijalankan.

Di antaranya adalah penguatan kemudahan berusaha dan kepastian perizinan, optimalisasi pelayanan perizinan berbasis risiko melalui sistem OSS-RBA, penguatan promosi serta fasilitasi investasi daerah, peningkatan koordinasi lintas instansi, hingga pengawasan dan evaluasi kinerja investasi secara berkelanjutan.

Menurut Abu Bakar, target investasi tersebut tidak semata-mata berorientasi pada capaian nominal.

“Target ini bukan hanya mengejar angka, tetapi diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat struktur perekonomian Kota Jambi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia optimistis, melalui langkah-langkah strategis tersebut, realisasi investasi tahun 2026 dapat tercapai sekaligus memperkuat peran investasi sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Abu Bakar menegaskan komitmen DPMPTSP Kota Jambi dalam mendukung 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia.

Kontribusi tersebut, kata dia, secara langsung dan signifikan difokuskan pada program prioritas BALAP dan Bank Harkat.

Program BALAP (Bahagia Berintegritas dengan Layanan Anti Pungli) dinilai sangat relevan dengan peran DPMPTSP sebagai penyelenggara pelayanan perizinan. Pelayanan yang bersih, transparan, dan berintegritas menjadi fondasi utama dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, adil, dan berdaya saing.

Sebagai penanggung jawab Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Jambi, DPMPTSP juga berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan digitalisasi sistem pelayanan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Penguatan pelayanan perizinan menjadi kunci. Karena itu, kami melakukan digitalisasi seluruh proses perizinan dan non-perizinan, penyederhanaan prosedur, serta memastikan layanan dapat diakses secara pasti, cepat, dan terukur,” jelas Abu Bakar.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kota Jambi berharap iklim investasi semakin kondusif dan kepercayaan investor terhadap daerah terus meningkat.(*)




Optimistis Dorong Ekonomi, Investasi Kota Jambi Ditargetkan Tembus Rp1,5 Triliun

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menargetkan realisasi investasi pada tahun 2026 mencapai Rp1,509 triliun.

Target tersebut ditetapkan sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, serta menciptakan iklim investasi yang sehat, kondusif, dan berkelanjutan.

Target ini disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi, Abu Bakar, saat memaparkan Ekspos Rencana Aksi Program dan Kegiatan Pendukung Program Unggulan Daerah Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian penandatanganan Perjanjian Kinerja Kepala Perangkat Daerah, yang turut dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi, Jumat (30/1/2026).

Abu Bakar menjelaskan bahwa target realisasi investasi tersebut merupakan target resmi Pemerintah Kota Jambi yang secara teknis menjadi tanggung jawab DPMPTSP sesuai tugas pokok dan fungsinya dalam pelayanan perizinan serta penanaman modal.

“DPMPTSP berperan sebagai leading sector dengan dua fungsi utama, yakni penyelenggaraan pelayanan perizinan dan pengelolaan urusan penanaman modal. Kedua fungsi ini menjadi kunci dalam mendorong peningkatan realisasi investasi di Kota Jambi,” ujar Abu Bakar kepada wartawan usai kegiatan.

Ia mengungkapkan, target investasi tahun 2026 mengalami peningkatan dibandingkan capaian tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp1,317 triliun.

Dengan demikian, target baru tersebut naik sekitar 14,6 persen dari realisasi tahun sebelumnya.

Menurutnya, peningkatan target ini mencerminkan optimisme pemerintah daerah terhadap potensi ekonomi Kota Jambi, namun tetap disusun secara realistis dan terukur berdasarkan analisis yang matang.

“Penetapan target dilakukan melalui evaluasi menyeluruh terhadap capaian investasi sebelumnya, proyeksi pertumbuhan ekonomi daerah, serta penguatan kebijakan kemudahan berusaha dan perbaikan iklim investasi yang terus kami dorong,” jelasnya.

Selain itu, penetapan target juga mempertimbangkan dinamika ekonomi nasional dan regional, serta potensi pengembangan sektor-sektor unggulan yang dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

Abu Bakar menambahkan, rencana aksi yang dipaparkan menjadi instrumen strategis untuk memastikan seluruh program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 berjalan secara terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Seluruh program tersebut juga diselaraskan dengan 11 Program Unggulan Daerah dalam rangka mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia.(*)




Kartu Bahagia hingga Bank Harkat, Ini 11 Program Unggulan Kota Jambi di Bawah Kepemimpinan Maulana-Diza

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi, di bawah kepemimpinan Walikota Maulana dan Wawako Diza, menetapkan 11 Program Bahagia sebagai program unggulan pembangunan daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Program ini dirancang untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan sosial, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membangun sumber daya manusia yang berdaya saing.

Salah satu program strategis adalah Kartu Bahagia, yakni pembangunan sistem aplikasi terintegrasi yang memuat berbagai bantuan pemerintah, mulai dari bantuan biaya pendidikan, jaminan kesehatan, hingga bantuan sosial.

Melalui sistem ini, Pemkot Jambi menargetkan penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Di bidang ketenagakerjaan, Pemkot Jambi menghadirkan BALIKAT (Balai Latihan Kerja Tematik). Program ini fokus pada pelatihan dan pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja, sehingga mampu menciptakan tenaga kerja siap pakai dan mengurangi angka pengangguran.

Sektor ekonomi kerakyatan diperkuat melalui Bank Harkat, yakni program bantuan kelompok usaha masyarakat.

Program ini bertujuan mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus membantu pelaku UMKM memperoleh akses permodalan yang aman dan berkeadilan.

Bagi generasi muda, Pemkot Jambi menghadirkan RUMEL (Ruang Milenial) sebagai wadah pengembangan kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan anak muda agar mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Pembangunan berbasis kewilayahan diwujudkan melalui Kampung Bahagia, yang berfokus pada peningkatan kualitas lingkungan, penguatan kelembagaan RT, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis kegotongroyongan.

Perhatian terhadap kelompok lanjut usia diwujudkan melalui Lansia Bahagia, dengan tujuan memastikan para lansia dapat menjalani kehidupan yang bermartabat, nyaman, dan berkualitas melalui dukungan layanan sosial dan kesehatan.

Dalam aspek pembangunan berkelanjutan, Pemkot Jambi mengusung program Kota Tangguh, yang meliputi penataan ruang, peningkatan infrastruktur, sarana dan prasarana, termasuk transportasi perkotaan dan utilitas kota yang ramah lingkungan.

Program ini juga bertujuan memperkuat ketahanan masyarakat agar mampu beradaptasi terhadap berbagai tantangan.

Di bidang budaya dan sosial, Bahagia Berbudaya diarahkan pada pelestarian aset budaya dan sejarah, sekaligus membuka ruang bagi berkembangnya budaya dan etnik nusantara maupun dunia sebagai daya tarik wisata, serta memperkuat akhlak dan harmonisasi kehidupan beragama.

Untuk meningkatkan kualitas birokrasi, Pemkot Jambi menjalankan program APEL KOTA (Aparatur yang Melayani, Kompeten dan Berintegritas) sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan profesional.

Sementara itu, program BALAP (Bahagia Berintegritas Layanan Anti Pungli) difokuskan pada penciptaan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Melengkapi seluruh program tersebut, Call Center Bahagia dihadirkan sebagai sistem penanganan pengaduan masyarakat berbasis teknologi informasi yang responsif, terintegrasi, dan mudah diakses oleh warga.

Sebelas program ini menjadi fondasi utama Pemkot Jambi dalam mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia, dengan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.(*)




Walikota Jambi Canangkan Program Sunat Gratis Tanpa Batas! Begini Caranya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi resmi mencanangkan program sunat gratis sepanjang masa bagi masyarakat, terutama bagi keluarga kurang mampu.

Program ini menjadi terobosan baru karena layanan khitan tidak lagi bersifat musiman atau menunggu kegiatan sunatan massal, melainkan dapat diakses kapan saja secara gratis.

Wali Kota Jambi, dr Maulana, mengatakan kebijakan tersebut lahir dari temuan di lapangan bahwa masih banyak anak hingga remaja di Kota Jambi yang belum menjalani khitan karena keterbatasan ekonomi.

Selama ini, masyarakat cenderung menunggu agenda sunatan massal yang tidak rutin dilaksanakan.

“Banyak warga yang seharusnya sudah dikhitan, tapi masih menunggu sunatan massal. Alasannya sederhana, karena tidak punya biaya,” ujar Maulana, Jumat (30/1/2026).

Melihat kondisi tersebut, Pemkot Jambi memilih menghapus pola sunatan massal yang bersifat seremonial.

Sebagai gantinya, layanan khitan dibuka gratis sepanjang tahun tanpa batas waktu dan kuota.

“Siapapun boleh, kapanpun datang. Tidak perlu menunggu kegiatan tertentu. Ini gratis sepanjang masa,” tegasnya.

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkot Jambi akan menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) serta surat tugas resmi dari Wali Kota.

Pelaksanaan teknis akan melibatkan seluruh puskesmas di Kota Jambi di bawah koordinasi Dinas Kesehatan.

Selain fasilitas kesehatan, pihak sekolah juga akan dilibatkan secara aktif.

Kepala sekolah dan guru diminta membantu mendata siswa yang belum atau ingin dikhitan, kemudian diarahkan langsung ke puskesmas terdekat.

“Kalau ada siswa yang mau dikhitan, tinggal ke puskesmas. Jadwalnya nanti diatur, bisa seminggu sekali atau sesuai kebutuhan,” jelas Maulana.

Terkait anggaran, seluruh biaya khitan akan ditanggung melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi.

Dengan skema ini, masyarakat dipastikan tidak mengeluarkan biaya sedikit pun.

“Biayanya dari Baznas. Jadi tidak ada lagi acara sunatan massal yang kadang biaya seremonialnya justru lebih besar dari biaya sunatnya,” pungkasnya.

Program sunat gratis sepanjang masa ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan anak-anak di Kota Jambi.

Sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat dan memastikan tidak ada lagi anak yang tertunda khitannya karena alasan biaya.(*)




Hari Republik India ke-77, Wawako Jambi Dorong Kerja Sama Digital

MEDAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat jejaring kerja sama internasional.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menghadiri resepsi makan malam yang digelar Konsulat Jenderal India di Medan dalam rangka Hari Republik India ke-77, Senin malam (26/1/2026).

Acara yang berlangsung di Hotel JW Marriott Medan tersebut mengusung tema “Indonesia Mitra Selamanya, Partner Forever” dan dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur diplomatik, pemerintahan, serta mitra kerja sama kedua negara.

Perayaan Hari Republik India yang jatuh setiap 26 Januari ini merupakan agenda resmi diplomatik Pemerintah India di berbagai negara.

Resepsi di Medan menampilkan kekayaan budaya India melalui sajian kuliner khas, pertunjukan seni, serta semangat kebersamaan yang mencerminkan nilai demokrasi dan konstitusi India.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Jambi menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Republik India sekaligus apresiasi atas hubungan baik yang telah terjalin antara Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah India.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, kami mengucapkan selamat Hari Republik India. Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat di berbagai bidang, terutama dalam mendukung transformasi digital dan tata kelola pemerintahan modern,” ujar Diza.

Ia juga menyoroti manfaat nyata dari kerja sama yang telah dilakukan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jambi.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah India, terutama melalui program India Technical and Economic Cooperation (ITEC), termasuk pelatihan di bidang kesehatan digital yang sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah India. Dampaknya sangat kami rasakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Diza menyebutkan bahwa pada tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Jambi kembali menyiapkan rencana kerja sama lanjutan dengan Pemerintah India, khususnya dalam peningkatan kapasitas ASN di bidang keamanan siber (cyber security) serta pengembangan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD).

“Kami berharap kerja sama ini dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Kota Jambi,” katanya.

Menurut Diza, peringatan Hari Republik India juga menjadi momentum penghormatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa India dalam meraih kemerdekaan dan membangun republik, yang memiliki nilai sejarah serupa dengan perjuangan bangsa Indonesia.

“Saya merasa terhormat dapat hadir mewakili Bapak Wali Kota Jambi pada peringatan pengesahan Konstitusi India yang ditetapkan pada 26 Januari 1950. Ini adalah momen yang sangat bersejarah dan sakral,” tuturnya.

Sementara itu, Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar hubungan bilateral India dan Indonesia dapat terus diperkuat di berbagai sektor.

“Konsulat Jenderal India di Medan berkomitmen untuk terus membuka ruang kerja sama, baik di bidang kesehatan, keamanan, sosial, budaya, ekonomi, maupun pendidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Republik India menjadi simbol kebahagiaan dan optimisme dalam membangun kemitraan jangka panjang antara India dan Indonesia.

“Bersama Indonesia, kami yakin akan menjadi mitra selamanya,” pungkas Ravi Shanker Goel.(*)




Manajemen ASN Modern, Pemkot Jambi Adopsi Sistem Unggulan Kota Surabaya

SURABAYA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong transformasi tata kelola birokrasi dengan memperkuat sistem manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kota Surabaya terkait pengelolaan manajemen ASN berbasis teknologi.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Jumat (23/1/2026) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) masing-masing daerah. Dokumen PKS ditandatangani langsung oleh Kepala BKPSDMD Kota Jambi, Rizalul Fikri, dan Kepala BKPSDMD Kota Surabaya, Ira Tursilowati.

Kesepakatan ini turut disaksikan oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M bersama Wali Kota Surabaya Dr. Eri Cahyadi, S.T, M.T.

Kerja sama tersebut difokuskan pada replikasi sistem pengelolaan manajemen ASN milik Pemkot Surabaya untuk diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, sebelum PKS diteken, pihaknya telah melakukan kajian teknis secara mendalam.

Bahkan, tim Pemkot Jambi telah berada di Surabaya selama dua hari untuk mempelajari sistem secara langsung.

“Tim kami benar-benar mempelajari aspek teknisnya, mulai dari IT, BKPSDMD, Inspektorat hingga staf ahli. Setelah itu barulah hari ini kita tandatangani kerja sama dan selanjutnya bisa diterapkan di Kota Jambi,” ujar Maulana.

Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan setiap ASN memiliki akun kinerja masing-masing, sehingga pimpinan daerah dapat memantau kinerja pegawai secara real time dan objektif.

“Dengan sistem ini, monitoring kinerja ASN akan lebih transparan dan terukur. Setiap pegawai dinilai secara individu, bukan lagi sekadar berdasarkan unit kerja,” jelasnya.

Maulana juga menambahkan, Pemkot Jambi berencana mengundang tim ahli dari Surabaya untuk melakukan peluncuran resmi sistem manajemen ASN di Kota Jambi dalam waktu dekat.

Tak hanya soal manajemen ASN, kerja sama ini juga membuka peluang bagi Jambi untuk belajar dari Surabaya dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami melihat Surabaya memiliki pengalaman yang sangat baik dalam memaksimalkan PAD. Ini penting bagi Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa agar semakin mandiri secara ekonomi,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Maulana menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Surabaya yang juga menjabat sebagai Ketua APEKSI.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi ini. Apa yang baik dan sudah terbukti di Surabaya akan kami adaptasi dengan cepat di Jambi demi pelayanan publik yang lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa kerja sama ini berkaitan erat dengan penerapan manajemen talenta ASN, di mana kinerja dinilai berdasarkan capaian individu.

“Melalui sistem ini, bisa terlihat beban kerja, capaian, dan keberhasilan setiap ASN secara jelas. Inilah yang nanti akan diterapkan di Kota Jambi,” kata Eri.

Ia juga menilai kerja sama antar daerah menjadi ruang saling belajar.

Menurutnya, Surabaya pun akan mengadopsi sejumlah inovasi dari Jambi, salah satunya pengembangan susur sungai yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut PKS, Pemkot Surabaya melalui BKPSDMD akan memberikan pelatihan, pendampingan, serta melakukan monitoring terhadap implementasi sistem manajemen ASN di Kota Jambi.(*)




Wali Kota Jambi Perjuangkan Sambungan Jargas untuk Ketahanan Energi Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah sukses menghadirkan 13.235 sambungan jaringan gas rumah tangga (Jargas) beserta infrastruktur pendukung di Kota Jambi pada 2025, Pemkot Jambi kembali memperkuat komitmennya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan jaringan gas.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (21/01/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Maulana memaparkan potensi pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di Kota Jambi.

Pemkot mengusulkan perluasan sambungan Jargas hingga lebih dari 50.000 SR, sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan energi nasional dan ekonomi lokal.

Berdasarkan data terkini, pelanggan Jargas Kota Jambi sebanyak 13.226 SR, dengan 11.025 SR pelanggan aktif.

Program ini memberikan dampak positif, seperti membantu pengendalian inflasi, mengurangi beban biaya energi rumah tangga, dan mendukung stimulus pertumbuhan ekonomi Kota Jambi.

Proyek Jargas Kota Jambi 2025-2026 meliputi Kecamatan Alam Barajo dan Kotabaru, dengan estimasi selesai pada Juli 2026.

Pemkot melalui BUMD PT Siginjai Sakti siap mengelola distribusi jaringan gas rumah tangga agar pelayanan optimal bagi masyarakat.

Wali Kota Maulana menekankan bahwa kehadiran langsung ke Ditjen Migas menunjukkan keseriusan Pemkot Jambi dalam memperluas akses energi bersih dan murah bagi masyarakat, sejalan dengan visi kota ramah lingkungan dan mandiri energi.

Program strategis ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, dan menjadi bagian dari transisi energi bersih, efisien, dan terjangkau, selaras dengan strategi pemerintah pusat untuk kedaulatan energi nasional.(*)




Bahagia Berbudaya, Strategi Pemkot Jambi Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat pelestarian budaya dan sejarah daerah melalui program unggulan Wali Kota Jambi Bahagia Berbudaya.

Program ini menjadi komitmen Pemkot Jambi dalam menjaga aset budaya sekaligus mendorong budaya lokal sebagai daya tarik pariwisata dan penggerak ekonomi kreatif.

Program Bahagia Berbudaya diarahkan untuk melindungi potensi budaya dan sejarah daerah, sekaligus membuka ruang bagi tumbuh dan berkembangnya budaya Nusantara hingga budaya dunia di Kota Jambi.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat identitas kota sekaligus meningkatkan kunjungan wisata.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariyani Yanti, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 berbagai kegiatan budaya telah dilaksanakan untuk mendukung program tersebut.

Kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga melibatkan komunitas budaya serta pelaku ekonomi kreatif.

“Sepanjang 2025, kami telah melaksanakan sejumlah kegiatan, bahkan ada yang non-budgetering dengan melibatkan komunitas. Ini menjadi stimulan agar komunitas budaya dan ekonomi kreatif ikut bergerak dan merasa memiliki,” ujar Mariyani.

Memasuki tahun 2026, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi menyiapkan agenda budaya yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Berbagai event budaya direncanakan digelar hampir setiap bulan dan dikolaborasikan dengan destinasi budaya di Kota Jambi.

“Ke depan, setiap bulan akan ada event. Agenda terdekat adalah kegiatan Haul, kemudian disusul berbagai event budaya lain yang dikemas dengan konsep kolaborasi destinasi budaya dan pariwisata,” jelasnya.

Menurut Mariyani, program Bahagia Berbudaya tidak hanya bertujuan melestarikan warisan budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat.

Budaya tidak hanya dipahami sebagai tradisi, melainkan sebagai potensi ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

Ia mengakui, tantangan utama saat ini adalah masih rendahnya kesadaran dan antusiasme sebagian masyarakat terhadap kekayaan budaya lokal.

Karena itu, pemerintah berperan sebagai pendorong dan fasilitator agar budaya semakin dikenal dan dicintai.

“Masih banyak masyarakat yang belum menyadari potensi budaya yang kita miliki. Tugas kami mendorong, memfasilitasi, dan membuka ruang agar budaya itu hidup di tengah masyarakat,” katanya.

Melalui program Wali Kota Jambi Bahagia Berbudaya, Pemkot Jambi berharap budaya lokal tidak hanya lestari, tetapi juga menjadi identitas kota serta magnet wisata yang berkelanjutan.

Sebelumnya, dalam rangka pengembangan adat dan budaya di Tanah Pilih Pusako Betuah, Pemkot Jambi juga akan mengoptimalkan kawasan tematik berbasis Melayu Kuno di Kampung Batik, Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk.

Hal tersebut ditegaskan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Selasa (20/01/2026) di Ruang Rapat Wali Kota Jambi.

FGD dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dan diikuti jajaran terkait di lingkungan Pemkot Jambi, Baznas Kota Jambi, ketua RT, serta tokoh masyarakat dan agama.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pengembangan Kampung Batik akan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal serta diintegrasikan dengan pengembangan kawasan Danau Teluk secara tradisional.

“Pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi kunci. Jika masyarakat tidak dilibatkan dan tidak merasakan manfaat langsung, maka program ini tidak akan berjalan optimal,” tegasnya. (*)




Tragedi Bocah Tenggelam, Wali Kota Jambi Minta Orang Tua Lebih Waspada

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Fariz Naufal (11), bocah yang tewas akibat tenggelam di aliran Sungai Buntung, Kecamatan Jelutung.

Ia berharap kejadian tersebut menjadi perhatian bersama agar tidak terulang di kemudian hari.

Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Maulana saat melayat ke rumah duka di Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin

“Kami menyampaikan duka yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan,” ujar Maulana.

Fariz diketahui merupakan anak yatim piatu yang tinggal bersama kakek dan neneknya. Ia dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Buntung pada Sabtu (17/1/2026).

Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh warga bersama tim SAR pada malam hari.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kota Jambi melalui program Jambi Kota Peduli menyalurkan bantuan sebesar Rp2,5 juta serta kebutuhan pokok kepada keluarga korban.

Bantuan tersebut disalurkan bekerja sama dengan Baznas Kota Jambi.

Dalam kesempatan itu, Maulana juga menekankan pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam menjaga keselamatan anak, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Anak-anak, khususnya yang masih di bawah umur, sebaiknya tidak bermain di sungai atau aliran air. Arus bisa meningkat secara tiba-tiba dan sangat berbahaya,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot Jambi akan melibatkan pihak sekolah dan para guru untuk turut mengingatkan peserta didik mengenai bahaya bermain di sungai maupun saat hujan deras.

Menurut Maulana, edukasi dan pengawasan harus dilakukan secara bersama.

“Peran orang tua dan guru sangat penting agar keselamatan anak-anak tetap terjaga,” pungkasnya.(*)