Pemkot Jambi dan DPRD Bahas Zona Merah Kenali Asam, Walikota Maulana: Kami di Barisan Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menerima audiensi Panitia Khusus (Pansus) Polemik Zona Merah DPRD Kota Jambi pada Sabtu malam (7/3/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya mencari solusi atas persoalan sengketa lahan yang terjadi di kawasan Kenali Asam.

Dalam kesempatan itu, Pansus DPRD Kota Jambi memaparkan hasil konsultasi yang telah dilakukan dengan sejumlah kementerian di Jakarta.

Ketua dan anggota Pansus melaporkan bahwa mereka telah melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terkait status lahan yang saat ini disebut sebagai kawasan Barang Milik Negara (BMN).

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen berada di pihak masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak dasar mereka, khususnya mengenai kepastian status kepemilikan tanah.

Menurut Maulana, Pemkot Jambi saat ini masih menunggu surat resmi dari DJKN Palembang sebelum mengambil langkah lanjutan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Pemerintah Kota Jambi berada di barisan masyarakat karena kita memperjuangkan hak-hak dasar mereka. Saat ini kita menunggu surat dari DJKN Palembang. Setelah itu, kita akan membentuk Tim Terpadu untuk menyelesaikan persoalan ini,” kata Maulana.

Ia menjelaskan, tim terpadu yang akan dibentuk nantinya melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), hingga instansi terkait lainnya.

Tim tersebut diharapkan dapat mengkaji persoalan secara objektif dan transparan, sehingga solusi yang diambil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Maulana juga mengapresiasi langkah Pansus DPRD Kota Jambi yang telah melakukan koordinasi langsung dengan kementerian di tingkat pusat.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan dalam mencari jalan keluar atas polemik zona merah yang terjadi di Kenali Asam.

“Ini merupakan langkah maju. Pemerintah Kota Jambi berkomitmen penuh mendorong penyelesaian persoalan ini. Sambil menunggu rekomendasi resmi dari DJKN, pembentukan tim terpadu menjadi salah satu langkah strategis untuk memberikan kepastian bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah pusat, diharapkan persoalan sengketa lahan di kawasan Kenali Asam dapat segera menemukan solusi yang adil dan memberikan kepastian hukum bagi warga.(*)




Diza Hazra Dorong Peran Wanita dalam Pengajian Bahagia dan Pendidikan Agama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Pesantren Ramadan dan Pengajian yang diikuti oleh 21 organisasi keagamaan ibu-ibu di Kota Jambi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), dan penutupan resmi digelar pada Kamis, 05 Maret 2026.

Wawako Diza menekankan, kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menambah wawasan keagamaan ibu-ibu agar ibadah puasa lebih bermakna.

“Kegiatan ini menjembatani ibu-ibu agar tetap merasakan faedah bulan puasa lebih signifikan. Program ini menambah ilmu agama agar puasanya makin lancar, barokah, dan esensi Ramadan dapat dirasakan maksimal,” ujar Diza.

Menurutnya, bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah, sehingga setiap kegiatan yang diawali dengan niat baik akan bernilai ibadah.

Pesantren ini diharapkan dapat meningkatkan ketenangan, keteguhan jiwa, serta membentuk karakter Muslimah yang handal, cerdas, berbudi luhur, dan beramal soleh.

Selain itu, dalam menyambut Idul Fitri 1447 H, Diza juga mengingatkan peserta untuk menyalurkan zakat melalui lembaga terpercaya seperti Baznas Kota Jambi.

“Dana zakat dan sedekah yang disalurkan tepat sasaran dapat lebih bermanfaat. Pemkot Jambi saat ini menyalurkan bantuan langsung ke panti asuhan, bukan lagi membagikan takjil di jalan,” tambahnya.

Ketua Pelaksana Pesantren Ramadan dan Pengajian, Nover, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat silaturahmi antar Majelis Taklim sekaligus menambah wawasan keagamaan.

Kegiatan yang berlangsung dua hari ini menghadirkan sejumlah pemateri yang menyampaikan materi secara lengkap.

Pemkot Jambi juga tengah mempersiapkan program Pengajian Bahagia, yang akan rutin menghadirkan ibu-ibu Majelis Taklim dari seluruh kecamatan.

Program ini diharapkan memperkuat peran wanita dalam mendidik anak-anak dan membentuk generasi masa depan bangsa yang cerdas, berakhlak, dan beriman.(*)




Prestasi Internasional, Walikota Maulana Raih Bintang Semangat Rimba Perak, Dukungan Kepemudaan Jambi Diakui

MELAKA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana, menerima penghargaan Bintang Semangat Rimba Kelas Kedua (Perak) dari Persekutuan Pengakap Malaysia (PPM) dalam Istiadat Penganugerahan Bintang dan Pingat di Dewan Seri Utama, Pejabat TYT Yang di-Pertua Negeri Melaka, Malaysia.

Acara ini menjadi simbol penguatan hubungan bilateral antara PPM dan pemerintah daerah Indonesia, khususnya Kota Jambi.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas komitmen, dukungan, dan dedikasi Wali Kota Maulana dalam memperkuat peran gerakan pengakap di tingkat lokal maupun regional, Jumat 6 Maret 2026 waktu setempat.

Majlis penganugerahan disempurnakan oleh Yang di-Pertua Negeri Melaka, TYT Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jambi, Dr. Al Haris, menerima Bintang Semangat Rimba Kelas Pertama (Emas) melalui perwakilan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman.

Ketua Pengakap Negara, Mej. Jen. Dato’ Prof. Dr. Mohd Zin Bin Bidin, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi “jembatan penting” untuk mempererat kerja sama dan persaudaraan pengakap lintas negara.

“Ini merupakan manifestasi penghargaan tertinggi dari PPM terhadap jasa dan komitmen luar biasa yang telah diberikan,” ungkapnya.

Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana, menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Penghargaan ini bukan hanya milik saya, tetapi juga milik seluruh jajaran Pemkot Jambi dan anggota pengakap di kota kami,” kata dia.

“Kami berkomitmen terus mendukung program kepemudaan dan pengembangan karakter generasi muda melalui pengakap dan kegiatan sosial lainnya,” jelasnya.

Sementara TYT Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam menambahkan, hubungan baik ini membuka peluang besar untuk program pembangunan kepemudaan, pertukaran budaya, latihan kepemimpinan, dan kerja sama kemasyarakatan yang berdampak positif bagi anggota pengakap kedua negara.

Bintang Semangat Rimba Kelas Emas adalah penghargaan tertinggi ketiga PPM, pertama kali dianugerahkan pada 1958.

Sementara Bintang Semangat Rimba Kelas Perak, yang diterima Wali Kota Jambi, merupakan penghargaan tertinggi keempat PPM, pertama kali dianugerahkan pada 1964.

Dalam acara ini juga hadir YB. Datuk VP Shanmugam, Exco Pembangunan Belia, Sukan, dan NGO yang mewakili Ketua Menteri Melaka, serta pejabat tinggi PPM.

Penghargaan ini menegaskan pengakuan terhadap dedikasi pemerintah daerah dalam mengembangkan kepemudaan dan karakter generasi muda melalui kegiatan pengakap.(*)




Bangun Kota Jambi Bahagia, Walikota Maulana Dorong Peran Aktif Majelis Taklim

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memanfaatkan momentum Ramadan 1447 H/2026 M untuk memperkuat spiritualitas masyarakat melalui kegiatan Pesantren dan Pengajian Ramadan yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan bertema “Melalui Pesantren Ramadan Kita Perkuat Silaturahmi dalam Membangun Keluarga Bahagia dan Qurani” tersebut diikuti sekitar 400 peserta dari 21 Majelis Taklim se-Kota Jambi.

Acara dibuka langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, serta dihadiri jajaran Pemerintah Kota Jambi dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, Abdullah Saman.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya bulan ibadah ritual, tetapi juga momentum pembinaan karakter dan peningkatan kualitas diri.

“Ramadan adalah bulan pembinaan akhlak dan pembentukan pribadi yang bertakwa. Ini bagian dari upaya kita mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan pesantren dan pengajian Ramadan bertujuan membentuk generasi beriman dan berakhlak mulia, meningkatkan pemahaman Al-Qur’an, menanamkan nilai integritas serta kedisiplinan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

Maulana juga menegaskan komitmen Pemkot Jambi dalam mendukung keberadaan Majelis Taklim sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga akhlak masyarakat, khususnya generasi muda.

“Silakan tumbuh dan berkembang. Banyak ruang yang bisa dimanfaatkan, dengan tujuan bersama membangun Kota Jambi,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, usai Idulfitri mendatang Pemkot Jambi berencana membentuk program Pengajian Bahagia yang melibatkan ibu-ibu Majelis Taklim dari seluruh kecamatan dan kelurahan.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi berakhlakul karimah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Jambi, Kamal Firdaus, menyampaikan kegiatan berlangsung selama dua hari, 4–5 Maret 2026.

“Kegiatan ini diikuti sekitar 400 peserta dari 21 Majelis Taklim se-Kota Jambi,” ujarnya.

Pesantren Ramadan tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Supian Ramli, Moehammad Yusuf, dan Muhammad Amin Abdullah.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Jambi berharap terbentuk karakter muslimah yang cerdas, berintegritas, berbudi luhur, serta mampu berperan aktif dalam membangun keluarga dan masyarakat yang religius.(*)




Tujuh Rumah Hangus di Danau Sipin, Maulana Pastikan Bantuan dan Konsumsi Korban Ditanggung

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Skip 2 RT 20, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Rabu (4/3/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Kota Jambi tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memastikan korban terdampak mendapat perhatian dan bantuan maksimal.

Peristiwa kebakaran yang terjadi Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB itu menghanguskan tujuh unit rumah semi permanen dan permanen.

Sebanyak delapan kepala keluarga atau 26 jiwa terdampak dalam musibah tersebut.

Dalam kunjungannya, Maulana didampingi jajaran Pemkot serta Badan Amil Zakat Nasional Kota Jambi menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga.

“Kami sangat prihatin, apalagi ini terjadi di bulan suci Ramadan. Saat masyarakat fokus beribadah, justru mendapat ujian kebakaran,” ujarnya.

Maulana memastikan kebutuhan konsumsi korban selama satu pekan ke depan akan ditanggung melalui Baznas Kota Jambi.

Makanan berbuka puasa dan sahur akan disiapkan oleh rumah makan terdekat agar korban tidak perlu memikirkan kebutuhan harian.

“Untuk sementara korban belum bisa beraktivitas normal. Karena itu kebutuhan makan kami tanggung selama satu minggu,” tegasnya.

Selain kebutuhan dasar, Pemkot Jambi juga menyalurkan perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak, seperti seragam, tas, dan buku, agar proses belajar tetap berjalan meski dalam kondisi darurat.

Dalam kesempatan itu, Maulana juga menyoroti meningkatnya frekuensi kebakaran selama Ramadan. Berdasarkan catatan Pemkot, dalam beberapa hari terakhir telah terjadi empat kali kebakaran di Kota Jambi.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama memastikan instalasi listrik aman, mencabut colokan yang tidak digunakan, serta memastikan kompor dalam keadaan mati saat hendak tarawih atau memasak sahur.

Respons cepat petugas pemadam kebakaran turut diapresiasi. Armada Damkar disebut tiba di lokasi hanya dalam waktu sembilan menit setelah laporan diterima melalui layanan darurat 112.

Kecepatan tersebut dinilai berhasil mencegah api meluas di kawasan permukiman padat dengan kondisi angin cukup kencang saat kejadian.

Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada unsur TNI, Polri, aparat kecamatan, dan warga yang bahu-membahu membantu proses pemadaman.

Pemkot Jambi memastikan korban mendapatkan kemudahan pengurusan administrasi, termasuk penerbitan surat keterangan musibah serta penggantian dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga yang hilang atau terbakar.

Berdasarkan laporan sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dan sumber api dari dapur.

Menjelang Idulfitri, Maulana kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa.

“Kita berharap tidak ada lagi kebakaran menjelang Idulfitri, sehingga masyarakat bisa merayakan hari raya dengan aman dan penuh kebahagiaan,” tutupnya.(*)




Maulana-Diza Hadir di Masjid NW Al Hijrah, Akses Wifi Gratis untuk Generasi Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menyerahkan bantuan akses wifi gratis bagi rumah ibadah di Masjid NW Al Hijrah, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Jumat (27/2/2026).

Penyerahan ini menjadi bagian dari Safari Ramadan 1447 H yang digelar Pemkot Jambi pada malam kesepuluh Ramadan.

Bantuan wifi gratis ini diharapkan dapat mendekatkan generasi muda dengan kegiatan keagamaan, sekaligus menjadi alternatif positif agar lebih dekat dengan rumah ibadah dan menjauh dari hal-hal negatif.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menekankan bahwa Safari Ramadan tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Ini kegiatan positif untuk melihat, bertemu, dan mendengar aspirasi masyarakat yang merupakan bagian penting dari kegiatan rutin Ramadan,” ujar Maulana.

Ia menambahkan bahwa bantuan wifi gratis juga bertujuan mendidik akhlak anak-anak agar tetap dekat dengan ibadah meski menikmati teknologi.

“Biarin mereka bermain, tapi saat waktunya salat atau ibadah lainnya mereka juga lakukan,” tuturnya.

Selain itu, Wali Kota Maulana menyampaikan perkembangan pembangunan di Kelurahan Sungai Asam untuk menanggulangi banjir.

“Dengan sistem pengendalian banjir yang sedang dibangun, kami targetkan dapat menuntaskan 60 persen dampak banjir di kawasan Sungai Asam,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Jambi juga menyalurkan bantuan operasional sebesar Rp5 juta kepada pengurus masjid serta paket sembako bagi warga kurang mampu.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Pemkot Jambi, pengurus masjid, organisasi keagamaan, Lembaga Adat Melayu, Forum Ketua RT, serta jamaah Masjid NW Al Hijrah.

Safari Ramadan ini menegaskan komitmen Pemkot Jambi di bawah kepemimpinan Maulana-Diza untuk terbuka terhadap aspirasi masyarakat, sekaligus mewujudkan visi Kota Jambi BAHAGIA dengan nilai-nilai agama sebagai fondasi utama.(*)




Sambut Ramadan 2026, Pemkot Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kota Jambi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Citra Land NGK, Kelurahan Mayang Mengurai, Kecamatan Alam Barajo, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari GPM Serentak Nasional yang diinisiasi Badan Pangan Nasional dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Program tersebut juga mendukung agenda ketahanan pangan nasional sesuai arah kebijakan pemerintah pusat.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan bahwa GPM akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.

Menurutnya, langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok saat momentum hari besar keagamaan.

“Kegiatan ini untuk memastikan akses pangan cukup dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam momen spesial Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M,” ujarnya.

Ia menegaskan, GPM menjadi instrumen penting dalam mengendalikan inflasi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Stabilitas harga dinilai mampu meningkatkan daya beli serta menjaga kelancaran roda perdagangan di Kota Jambi.

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa GPM merupakan bentuk intervensi langsung pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan berkualitas dengan harga ekonomis, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia mengungkapkan, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Provinsi Jambi per Januari 2026 tercatat sebesar 3,35 persen.

Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga menjadi penyumbang terbesar dengan andil 1,39 persen.

“Kegiatan ini menjadi salah satu instrumen nyata dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” kata Sani.

GPM Kota Jambi melibatkan berbagai pihak, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga mitra strategis seperti Bulog, Indogrosir, dan Toko Daging Indonesia. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan pengendalian stok dan harga pangan.

Untuk memastikan tidak terjadi permainan harga di lapangan, pemerintah juga membentuk Satgas Saber (Sapu Bersih) bersama aparat kepolisian.

Satgas ini bertugas mengawasi kesesuaian harga dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta menjaga distribusi tetap lancar.

Melalui GPM, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal secara berkelanjutan.(*)




Perkuat Toleransi dan Kendalikan Inflasi, Walikota Jambi Salurkan 400 Sembako Jelang Imlek

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kerukunan antar umat beragama sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Pemkot Jambi menyalurkan 400 paket sembako kepada pengurus klenteng dan masyarakat kurang mampu dari Komunitas Tionghoa, Kamis (12/02/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di Lobby Grha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, dan diserahkan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Jambi itu menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap keberagaman dan keharmonisan sosial.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa kegiatan ini bukan yang pertama dilakukan. Sebelumnya, Pemkot Jambi juga menyalurkan bantuan serupa saat perayaan Natal.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga toleransi di tengah masyarakat multikultural.

“Bulan ini ada dua momentum besar, yakni Ramadan dan Imlek. Untuk menjaga stabilitas harga serta membantu masyarakat, kami kembali menyalurkan bantuan sembako,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, khusus menyambut bulan suci Ramadan, Pemkot Jambi juga telah menyiapkan 4.000 paket sembako bersubsidi melalui Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar di seluruh kecamatan.

Langkah ini, lanjutnya, bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga strategi menjaga daya beli masyarakat agar inflasi tetap terkendali. Dengan demikian, stabilitas ekonomi daerah dapat terus terjaga.

“Kami berharap upaya ini dapat memperkuat toleransi, menjaga ekonomi tetap bergerak, dan mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” tambahnya.

Sejumlah penerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah.

Yulinda, salah satu warga Tionghoa, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu menjelang Imlek.

Hal senada disampaikan Erik yang merasa terbantu karena kebutuhan pokok menjelang hari raya dapat terpenuhi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Bidang Administrasi Umum, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Kesbangpol, Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setda Kota Jambi, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi.

Melalui langkah konkret ini, Pemkot Jambi menegaskan bahwa perayaan hari besar keagamaan menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.(*)




Wali Kota Maulana Targetkan 250 Ribu Bangunan di Jambi Miliki PBG, Urus Izin Cuma 2 Jam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., memimpin langsung apel gabungan kesiapan pendataan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Kamis (12/02/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari percepatan reformasi perizinan bangunan, menyusul perubahan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) menjadi PBG sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021.

Dalam arahannya, Maulana menegaskan bahwa pendataan ini bukan sekadar administrasi, melainkan strategi besar menata Kota Jambi agar lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.

Ia menyebut masih banyak bangunan di Kota Jambi yang belum mengantongi izin resmi.

“Pendataan ini untuk memberikan kemudahan. Target kita, 250 ribu bangunan di Kota Jambi memiliki PBG. Bahkan prosesnya bisa selesai hanya dalam 2 jam,” tegas Maulana.

Menurutnya, kemudahan tersebut tetap berjalan sesuai regulasi.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membangun di lokasi terlarang seperti di atas drainase, bantaran sungai, maupun bahu jalan.

Tak hanya soal legalitas bangunan, Maulana menilai pendataan PBG juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan administrasi yang tertib dan terdata, potensi pajak daerah dapat dioptimalkan secara adil dan proporsional.

“Pertumbuhan ekonomi bisa berjalan lebih baik dengan sistem administrasi yang rapi dan transparan,” ujarnya.

Apel gabungan tersebut diikuti oleh seluruh OPD terkait, camat, dan lurah se-Kota Jambi.

Wali Kota meminta jajaran lurah aktif turun ke lapangan memberikan edukasi persuasif kepada warga, bahwa PBG hadir bukan untuk mempersulit, melainkan melindungi keselamatan konstruksi dan memberikan kepastian hukum.

Pemkot Jambi juga mendorong sistem digital berbasis Online Single Submission (OSS) guna memperkuat transparansi.

Dokumen tata ruang seperti RTRW telah tersedia, sementara Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) tengah dipersiapkan agar bisa diakses publik.

Reformasi ini menjadi bagian dari visi besar Maulana mewujudkan Kota Jambi yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera.

Pendataan PBG juga akan memperkuat basis data perpajakan daerah yang hasilnya kembali kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Dengan pendekatan humanis dan profesional, Pemkot Jambi optimistis transformasi IMB ke PBG akan berjalan lancar serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.(*)




Gerakan Indonesia ASRI Digencarkan, Maulana Targetkan Kota Jambi Bebas TPS Liar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi semakin serius mewujudkan kota bersih dan tertata.

Melalui Program Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), Wali Kota Jambi Dr dr Maulana, MKM memimpin langsung aksi gotong royong di kawasan Terminal Rawasari, Rabu pagi (11/2/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari gerakan nasional kebersihan, tetapi juga sebagai langkah awal penataan lokasi yang akan difungsikan sebagai pusat Pasar Beduk Ramadan 1447 Hijriah.

Didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Maulana turun langsung bersama jajaran OPD dan unsur Forkopimda membersihkan area terminal.

Sejumlah instansi seperti Dinas Lingkungan Hidup, Damkar, PUPR, Dishub, dan Satpol PP turut dilibatkan dalam aksi tersebut.

Maulana menegaskan, gerakan ini sejalan dengan visi Program Kota Jambi Bahagia, di mana kebersihan dimulai dari tingkat RT melalui penguatan peran Operator Pengelolaan Berbasis Masyarakat (OPBM).

“Mulai tahun ini, melalui Kampung Bahagia, pengelolaan sampah berbasis RT kita optimalkan. Sampah diambil dari rumah ke rumah. TPS liar akan kita tutup,” tegas Maulana.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkot Jambi akan menambah 20 armada pengangkut sampah pada April 2026.

Tak hanya itu, pada Mei mendatang juga akan diresmikan pabrik pengolahan sampah menjadi pupuk di TPA Talang Gulo.

Menurut Maulana, kebersihan bukan sekadar soal estetika, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata.

“Kalau kota bersih, wisata tumbuh. Kalau wisata tumbuh, ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya optimistis.

Terminal Rawasari sendiri dirancang menjadi ruang publik multifungsi.

Selain menjadi lokasi Pasar Beduk Ramadan, kawasan ini ke depan akan dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas masyarakat.

Melalui gerakan gotong royong yang melibatkan banyak pihak ini, Pemkot Jambi berharap mampu menciptakan lingkungan kota yang bersih, nyaman, dan berdaya saing menjelang bulan suci Ramadan.(*)